cover
Contact Name
Henky Irawan
Contact Email
henkyirawan.umrah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
Intekakuakultur.umrah@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Intek Akuakultur
ISSN : 25796291     EISSN : -     DOI : -
The scope of Intek Aquaculture Journal include System and Technology, Biotechnology, Nutrition and Feed, Fish Health Management, Water Quality Management , Reproduction and Genetics in the field of Aquaculture.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur" : 8 Documents clear
PEMULIAN IKAN PAPUYU (Anabas testudineus) DENGAN TEKNIK HYBRIDISASI FILOGENETIK MERISTIK DARI TIGA TIPE EKOSISTEM PERAIRAN RAWA Slamat, Slamat; Rina, Ririen Kartika; Ansyari, Pahmi
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.204 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.253

Abstract

PENERAPAN TEKNOLOGI PEN CULTURE PADA BUDIDAYA PERIKANAN PERAIRAN DALAM DAN DANGKAL DI PERAIRAN LAUT KEPULAUAN NATUNA Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/intek.v1i2.257

Abstract

Peraiaran kepulauan Natuna memiliki potensi lahan budidaya laut yang besar, baik pada perairan dangkal di pesisir hingga perairan dalam. Pemanfaatan lahan  budiaya perikanan laut masih  terbatas pada keramba, rakit dan long line dengan biota ikan ekonomis tinggi dan rumput laut. Budidaya dengan teknologi pencultur dapat memanfaatkan lahan budidaya di perairan pesisir yang dangkal hingga ke dalam perairan di perairan dalam dengan biota budidaya yang beragam selain ikan juga bisa biota bethos bernilai ekonomis seperti teripang dan bulu babi. Penerapan teknlogi dalam budiaya perikanan laut pen cultur dapat menjadi alternativ pemberdayaan masyarakat di kepulauan Natuna
DEVELOPING SIMPLE PROTOCOL ON NATURAL FEED CULTURE FOR REARING SEAHORSE JUVENILE Irawan, Henky; Yulianto, Tri; Ilhamdy, Aidil Fadli; Jayardi, Andre
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.907 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.258

Abstract

Seahorse already cultured by two societies, where the problem was the lack of knowledge, skill, difficulty in finding the materials and tolls, also the problem in managing the seahorse juveniles rearing. The simple protocol with the steps that can easily understand for the non-expert society knowledge and the accessible for materials and tolls that affordable was the solution.
PENGARUH PEMBERIAN FITOPLANKTON Tetraselmis chuii, Tetraselmis suecica DAN Nanochloropsis oculata YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN KOPEPODA Apocyclops sp Jayardi, Andre; Irawan, Henky; Yulianto, Tri
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.264 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.259

Abstract

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN HORMON HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN hCG DAN OVAPRIM TERHADAP WAKTU LATENSI DAN FEKUNDITAS DALAM PEMIJAHAN IKAN BAWAL BINTANG Trachinotus blochii Mulah, Arif; Razai, Tengku Said; Putra, Wiwin Kusuma Atmaja
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.073 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.260

Abstract

Salah satu cara untuk mengoptimalkan induk dalam pemijahan adalah dengan rangsangan hormonal secara injeksi. Hormon human Chorionic Gonadotropin (hCG) dan Ovaprim merupakan hormon yang mampu mengoptimalkan pemijahan induk ikan. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui tingkat efektivitas penggunaan hormon human Chorionic Gonadotropin (hCG) dan Ovaprim dalam pemijahan ikan bawal bintang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (hCG x hCG; hCG x Ovaprim; Ovaprim x Ovaprim; Ovaprim x hCG) dan tiga ulangan, dengan dosis setiap perlakuan yaitu 250 IU/kg bobot tubuh ikan. Hasil terbaik dari penelitian ini adalah perlakuan hCG x Ovaprim dengan waktu latensi 15,17 jam, Fekunditas 482.776 butir. Kesimpulan penelitian ini adalah perlakuan ovaprim x ovaprim dapat mempercepat waktu latensi pemijahan dan pelakuan hCG x Ovaprim menghasilkan kualitas telur terbaik dilihat dari parameter fekunditas.
PENGARUH HORMON HUMAN CHORIONIC GONADOTROPIN hCG DAN PREGNANT MARE SERUM GONADOTROPIN PMSG TERHADAP PEMATANGAN GONAD IKAN BAWAL BINTANG Trachinotus blochii Handrianto, Rian; Razai, Tengku Said; Putra, Wiwin Kusuma Atmaja
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.047 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.261

Abstract

PERFORMANCE PERTUMBUHAN IKAN PAPUYU BERDASARKAN FILIAL F0, F1, F2, F3 dan F4, DALAM UPAYA MENDAPATKAN BENIH BERKARAKTER UNGGUL Ansyari, Pahmi; Slamat, Slamat
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.987 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.262

Abstract

PEMANFAATAN TEPUNG SOSIS KADALUARSA SEBAGAI SUMBER PROTEIN DALAM FORMULASI PAKAN UNTUK PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis sp.) Fitriadi, Ren; Ekawati, Arning Wilujeng; Nursyam, Happy
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.446 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.263

Abstract

Telah diteliti pengeringan sosis kadaluarsa dengan menggunakan pengeringan oven untuk dijadikan bahan dalam formulasi pakan ikan nila (Oreochromis sp.) dengan tujuan untuk mengkaji suhu dan waktu yang optimal untuk menghasilkan pengeringan terbaik dilihat dari karakteristik kimia, kandungan asam amino dan nilai TBA (Thiobarbituric acid ). Selain itu, dikaji penggunaan tepung sosis kadaluarsa dalam formulasi pakan ikan nila (Oreochromis sp.) untuk menghasilkan kelulushidupan, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, rasio efisiensi protein, retensi protein, retensi energi dan daya cerna protein.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor suhu dan waktu. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap, yaitu Tahap 1 (Suhu dan waktu pengeringan sosis kadaluarsa) suhu (40, 60 dan 80 0C) waktu (20, 25 dan 30 jam) dan 3 kali ulangan. Tahap II adalah pemberian dosis tepung sosis kadaluarsa yaitu A(0%), B(10%), C(20%), D(30%), dan E(40%) dan tiga kali ulangan.Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah karakteristik kimia, kandungan asam amino, bilangan TBA (Thiobarbituric acid) kelulushidupan, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, rasio efisiensi protein, retensi protein, retensi energi, daya cerna protein dan kualitas air. Data yang diperoleh dari hasil penelitian, kemudian dianalisis secara statistik menggunakan analisis keragaman ANOVA. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pengeringan terbaik dengan suhu 600C dan waktu 20 jam memberikan pengaruh terbaik pada penurunan kadar air 10,80%, kadar protein 10,33%, kadar lemak 13,22%, kadar abu 6,79%, nilai bilangan TBA(Thiobarbituric acid) 0,613 mg malonadehida/kg. Dosis tepung sosis kadaluarsa terbaik yang dapat yaitu sebesar 14,07% untuk laju perumbuhan spesifik 1,47%BB/hari; 14,20% untuk rasio konversi pakan 1,60, 14,27% untuk rasio efisiensi protein 2,24%; 14,17% untuk retensi  protein 20,96%; 13,59 untuk retensi energi 17,28; 14,48% untuk daya cerna protein 73,74%. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa tepung sosis kadaluarsa dapat digunakan sebagai sumber protein untuk pertumbuhan ikan nila(Oreochromis sp.) dan menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi yang baik dibandingkan dengan tanpa penggunaan tepung sosis kadaluarsa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8