cover
Contact Name
AULIA AMINI
Contact Email
auliaamini1406@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bidanfik.ummat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram
ISSN : 25034340     EISSN : 26143364     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Midwifery journal-Jurnal Kebidanan UM. Mataram memuat naskah hasil penelitian di bidang ilmu kebidanan dan ilmu kesehatan masyarakat. Ruang lingkup dari Midwifery Journal berupa hasil penelitian dan kajian analitis berisi artikel ilmiah tentang kesehatan perempuan sepanjang daur kehidupannya. Informasi lengkap untuk pemuatan jurnal dan petunjuk penulisan jurnal tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal yang masuk akan melalui proses seleksi dan review. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (Periode Januari dan Juli). Beberapa tujuan yang hendak dicapai melalui jurnal ini, yaitu: peningkatan budaya melakukan penelitian ilmiah di kalangan civitas akademika, penghargaan dan penghormatan atas karya intelektual, menjadikan Midwifery Journal sebagai rujukan bagi pengembangan keilmuan dibidang kebidanan di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE DI PMB SUKANI EDI MUNGGUR SRIMARTANI PIYUNGAN BANTUL Sunarsih, Tri
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.952

Abstract

kelahiran dan kehamilan merupakan suatu hal yang fisioogis, namun jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi patologis (Miratu, dkk, 2015). Continuity of care dalam kebidanan merupakan serangkaian kegiatan pelayanan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta pelayanan keuarga berencana (Homer et all, 2014 dalam Ningsih, 2017). Tujuan memberikan asuhan berkesinambungan pada Ny. A umur 25 tahun primipara di PMB Sukani Edi. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan asuhan yang diberikan pada Ny. A mulai dari kehamilan, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir berjalan dengan lancar serta ibu dan bayi dalam keadaan normal
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN KEJADIAN OBESITAS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO – LEPO yanti, apri
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1093

Abstract

Abstrak Obesitas merupakan salah satu permasalahan gizi yang banyak dijumpai pada golongan masyarakat dengan sosial ekonomi menengah keatas. Makhluk hidup akan mencapai keseimbangan jika energi yang masuk sama dengan energi yang dikeluarkan .Menurut WHO (2000), seseorang dikatakan obesitas jika nilai Indeks Massa Tubuh (IMT) diatas 30,0 kg/m2.Sedangkan IMT antara 25 ? 29,9 kg/m2 disebut pre obesitas.Untuk orang Asia, IMT diatas 25 kg/m2 termasuk obesitas. Fenomena ini juga terjadi di Kota Kendari tercatat, pada tahun 2015 jumlah penderita obesitas yang ditemukan sebesar 698 orang dengan penderita terbanyak berada di wilayah kerja Puskesmas Lepo ? Lepo. Tahun 2016 jumlah penderita yang ditemukan meningkat menjadi 1344 orang dengan penderita terbanyak yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Mandonga dan Lepo- Lepo. Penelitian ini bertujuan untuk  menganalisis faktor?faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada wanita usia subur (WUS) di wilayah kerja Puskesmas Lepo Lepo Kota Kendari. Jenis Penelitian Yang di gunakan adalah kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional study.  Populasi dalam penelitian adalah wanita usia subur (WUS) yang menggunakan alat kontrasepsi berjumlah 2591 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 69 responden Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejaidian obesitas dengan koefien Phi 0,477 (kategori sefang). Terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi dengan kejadian obesitas dengan nilai koefisien phi 0,42 (sedang), terdapat hubungan antara pola makan dengan obesitas koefisien phi 0,62 (kuat).
DANCE PREGNANCY BERPENGARUH MENURUNKAN DIASTASIS RECTI PADA IBU HAMIL Fitriahadi, Enny
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1075

Abstract

Kondisi pemisahan otot rectus abdominis dapat terjadi pada 30% hingga 70% wanita hamil dan kemungkinan kondisi diastasis recti abdominal (DRA) menetap setelah masa kehamilan pada 35% hingga 60% wanita (Mota et al, 2014). Keadaan DRA dapat menjadi masalah pada otot perut setelah melahirkan yaitu berupa masalah psikologis, gangguan kosmetik dan masalah fisik seperti nyeri punggung, penonjolan pada dinding perut, kelemahan pada dinding perut serta penurunan kekuatan otot perut. Berdasarkan penelitian Boissonnault & Blaschak (1988) menemukan bahwa 27% wanita memiliki diastasis recti abdominis pada trimester kedua dan 66% pada trimester ketiga kehamilan. 53% dari wanita ini terus memiliki DRA segera setelah melahirkan dan 36% tetap tidak normal lebar pada 5-7 minggu pascapartum. Tujuan dari penelitian mengetahui pengaruh dance pregnancy terhadap diastasis recti pada ibu hamil. Tahapan dan metode penelitian ini menggunakan quasy experimental design dengan desain non-randomized pretest-posttes group. Uji beda hasil pre test dan post test pada kelompok eksperimen ataunon eksperimen menggunkan T-test digunakan untuk mengetahui perbedaan pre test dan post test pada pada kelompok intervensi. Hasil penelitian didapatkan hasil p-value 0,033. Simpulan pada penelitian ini Ho di tolak dan ha di terima artinya terdapat pengaruh dance pregnancy terhadap diastasis recti. Ucapan terima kasih untuk kemenristekditi yang sudah mendanai penelitian tahun 2019.
GAMBARAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALASAN Wahyuntari, Evi
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1122

Abstract

Prevalensi anemia di Negara berkembang 37,1%-75%. Anemia merupakan faktor penting dalam kehamilan karena berhubungan dengan kejadian morbiditas ataupun mortalitas pada ibu dan janin. Tujuan penelitian h mengetahui karakteristik ibu hamil dengan anemia. Penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ibu hamil dengan anemia di wilayah kerja Puskesmas Kalasan. Sampel 58 ibu hamil dengan kriteria inklusi inklusi ibu hamil anemia, tidak ada penyakit penyerta. Kriteria eksklusi: tidak mau menjadi responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner data sosio demografi (umur, pendidikan, pekerjaan, data obstetrik (paritas, riwayat anemia). Hasil : gambaran ibu hamil dengan anemia 49 (84,5%) responden  rentang usia tidak berisiko, 51 (88%) dengan pendidikan tinggi, 35 (60%) responden dengan paritas multigravida, 54 (93%) tidak memiliki riwayat anemia sebelumnya. Kesimpulan Gambaran anamia di wilayah Kerja Puskesmas Kalasan sebagian besar responden tidak mengalami anemia seblumnya.Saran denganmengetahui karakteristik responden, maka kejadian dapat di inimalisir dengan malakukan deteksi dini terhadap factor risiko.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS DANA DAN PUSKESMAS PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA Miarti, Ni Ketut
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1109

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang umum terjadi dan tersebar luas. Sekitar 56 juta wanita di seluruh dunia mengalami anemia, dua pertiga di antaranya berada di Asia. Menurut WHO kejadian anemia pada wanita secara keseluruhan adalah 35%, sedangkan anemia pada ibu hamil secara global adalah 51%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan  Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil DI Kabupaten Muna. Penelitian ini merupakan studi cross sectional. Populasi adalah ibu hamil di Puskesmas Dana dan Puskesmas Pasir Putih Kabupaten Muna  sebanyak 205 orang dan sampel sebanyak 186 orang yang diperoleh secara Simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji chi-square untuk hubungan tingkat kepatuhan konsumsi Fe dengan kejadian anemia ibu hamil  diperoleh nilai p value (0,004) dan OR=3,702, pola makan diperoleh nilai p value (0,015) dan OR=2,917, pendidikan ibu diperoleh nilai p value (0,145 dan OR=1,758, kunjungan ANC diperoleh nilai p value (0,000) dan OR=5,236, umur ibu diperoleh nilai p value (0,487) dan OR=1,143, Jarak Kehamilan diperoleh nilai p value (0,003) dan OR=3,833, Status Gizi diperoleh nilai p value (0,005) dan OR=3,514. Kesimpulan hasilmpenelitian ini ada hubungan tingkat kepatuhan konsumsi Fe, pola makan, kunjungan ANC, Jarak Kehamilan dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Sedangkan umur ibu dan pendidikan ibu tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
GAMBARAN PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) DI TEMPAT HIBURAN KAWASAN WISATA SENGGIGI WD, Siti Mardiah; Pamungkas, Catur Esty; Lestari, Cahaya Indah
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1071

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu destinasi wisata yang banyak diminati oleh turis domestik maupun mancanegara. Pantai Senggigi adalah salahsatunya. Sebagai daerah tujuan wisata, bukan hanya efek positif yang akan timbul, tetapi juga dampak negatifnya. Salah satu dampak negatif yang mungkin terjadi adalah penyebaran penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS). Tujuan penelitian adalah mengetahui secara mendalam Gambaran Perilaku Pencegahan IMS di Tempat Hiburan Kawasan Wisata Senggigi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subyek penelitian adalah pemilik Cafe, Club dan Spa. Triangulasi penelitian adalah KPA. Subyek penelitian diambil secara purposive. Tekhnik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan Pemilik Tempat Hiburan melakukan pencehan IMS melalui keikutsertaan pada program KPA dan karena adangan dukungan Pemda dalam program penanggulangan HIV/AIDS melalui diterbitkannya Perda tentang pelaksanaan pemberian kartu kunjungan kesehatan. KPA sebagai pemegang kendali dalam pelaksanaan program dengan bekerjasama lintas sektor. Disarankan perlu partisipasi aktif dari stakeholders dalam kebijakan untuk meningkatkan perhatian terhadap pekerja di tempat hiburan yang terinfeksi IMS dan menjadikan isu HIV/AIDS sebagai kasus yang harus segera ditangani dan menjadi salah satu target pembangunan daerah sesuai dengan target SDG?s.
EFEKTIVITAS PELVIC ROCKING EXERCISE TERHADAP KEMAJUAN PERSALINAN DAN KEJADIAN ROBEKAN PERINEUM Rizki, Lailatul Khusnul; Anggraini, Fritria Dwi
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama kala II dan kejadian robekan perineum pada ibu bersalin yang melakukan pelvic rocking exercise dan tidak. Jenis penelitian yg digunakan adalah analitik observasional, dengan rancangan Quasi Experiment jenis nonequivalent control group design. Hasil analisis uji Mann Whitney didapatkan ? value 0,009 (?<0,05), dapat diartikan bahwa ada perbedaan lama kala II yang cukup signifikan antara kelompok yang melakukan PRE dan yang tidak melakukan PRE. Hasil analisis uji Chi Square didapatkan ? value 0,028 (?<0,05), yang dapat diartikan bahwa ada hubungan PRE dg Kejadian Robekan Perineum dengan tingkat signifikansi sedang. Ada pengaruh Pelvic Rocking Exercise terhadap kemajuan persalinan dan kejadikan robekan perineum, sehingga PRE cukup efektif untuk mempercepat proses persalinan dan menurunkan kejadian robekan perineum pada ibu bersalin.
HUBUNGAN STATUS IMUNISASI DAN PERAN PETUGAS IMUNISASI DENGAN KEJADIAN CAMPAK DI KABUPATEN MUNA Falawati, Waode Fera
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1067

Abstract

Campak merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan dan banyak terjadi pada bayi dan anak. Terjadi KLB campak di Kabupaten Muna di beberapa wilayah Puskesmas pada tahun 2017 dan banyak menyerang anak-anak. Tujuan:  Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dan peran petugas imunisasi dengan kejadian campak di Kabupaten Muna. Metode:  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain case control. Populasi adalah semua penderita campak tahun 2017. Sampel dalam penelitian ini adalah 95 kasus dan 95 kontrol. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, wawancara dan dianalisis secara deskriptif, inferensial dan epidemiologi. Hasil : Hasil penelitian diperoleh bahwa status imunisasi berhubungan dengan kejadian campak di Kabupaten Muna dimana X2 hitung > X2 tabel (62,043 > 3,841), dengan OR: 29,963 ; CI95%; 10,171- 88,274, dan peran petugas imunisasi  tidak berhubungan dengan kejadian campak di Kabupaten Muna dimana diperoleh nilai X2 hitung < X2 tabel (1,604< 3,841) dengan OR: 0,635; CI95%: 0,339-1,188. Kesimpulan: Untuk mendapatkan kekebalan dari penyakit campak anak harus mendapatkan imunisasi campak pada usia 9 bulan, 24 bulan dan pada saat kelas 1 SD, peran petugas juga sangat diperlukan terutama pada manajemen rantai vaksin dan pelaksanaan posyandu. 
HUBUNGAN TINGKAT STRES AKADEMIK DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI D3 FARMASI TINGKAT 1 (SATU) FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM TAHUN 2019 Sari, Ika Nurmala
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1082

Abstract

Mahasiswa sebagai bagian dari sekelompok individu yang merupakan bagian dari sasaran integrasi akademik, menjadi kelompok yang rentan untuk mengalami ketidakseimbangan homeostatis akibat stres yang berasal dari kehidupan akademik. Peningkatan kejadian stress akademik akan meningkatkan kemampuan akademik yang mempengaruhi index perestasi dan beratnya stress dapat menyebabkan seseorang berperilaku negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan tingkat stress akademik terhadap siklus menstruasi pada mahasiswi Prodi D3 Farmasi tingkat 1 (satu) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram. Metode yang digunakan adalah metode penelitian korelatif dengan uji chi - square. Digunakan teknik purposive sampling hingga diperoleh sampel sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian merupakan kuesioner yang didasarkan atas variabel penelitian, yakni tingkat stress dan siklus menstruasi. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa 10 orang (28,4%) memiliki tingkat stres normal, 15 orang (42,4%) memiliki stress tingkat ringan, 8 orang (22,8%) memiliki stress tingkat sedang, dan 2 orang (5,7%) memiliki stress tingkat berat; 5 orang (14,2%) mengalami polimenorea, 24 orang (68,5%) memiliki siklus menstruasi normal, 6 orang (17,1%) mengalami oligomenrea. Hasil analisa bivariat pada SPSS dengan menggunakan ujichi ? square menunjukkan nilai korelasi korelatif (r) sebesar 0,760 dan nilai p sebesar 0,000(p < 0,05) yang berarti ada hubungan signifikan antara tingkat stress dengan siklus menstruasi mahasiswi D3 Farmasi Tingkat 1 (satu) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram. Kesimpulan berdsarkan hasilpenelitian pada mahasiswi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat stress dengan siklus menstruasi mahasiswi D3 Farmasi Tingkat 1 (satu) Universitas Muhammadiyah Mataram (p=0,000; p=<0,005 dengan besar korelasi r=0,760).
PENGARUH PENYULUHAN FILM DAN LEAFLET TERHADAP KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT ( IVA) DI PUSKESMAS PASARWAJO Septiani, Eka
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 5, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v5i1.1034

Abstract

Di Indonesia, kanker serviks merupakan kasus terbanyak dan hampir 70% ditemukan dalam kondisi stadium lanjut . Saat ini Indonesia menjadi negara dengan insiden kanker serviks tertinggi di Asia. Lebih dari 50 persennya meninggal dunia. Hal ini karena masih rendahnya pelaksanaan skrining, yaitu 1925.943 atau 5,1%. Padahal, pelaksanaan skrining yang ideal adalah 80% .Sebenarnya kanker serviks stadium awal bisa didiagnosa dengan melakukan pemeriksaan citologi melalui Inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ) . Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ) Positif 105.418 dan di curigai kanker leher rahim 3.601.Hampir 50% penderita kanker serviks ternyata tidak melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat (Kementerian Kesehatan, 2017). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pasangan usia Subur, di Puskesmas Pasarwajo yaitu kelurahan pasarwajo dan Kambumbulana. Jumlah wanita pasangan Usia subur tersebut secara berturut turut adalah 161 orang dan 90 orang. Besar sampel sebanyak 54 responden, Tehnik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan rumus Wilcoxon rank test dan uji mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyuluhan film, leaflet, berpengaruh terhadap pengetahuan, sikap dan keikutsertaan pemeriksaan tentang pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ) di Puskesmas Pasarwajo serta penyuluhan film lebih efektif di banding leafleat dalam meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan keikutsertaan pemeriksaan dalam pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ) di Puskesmas Pasarwajo. Perlu diadakannya penyuluhan kesehatan tentang deteksi dini kanker serviks dengan memanfaatkan penyuluhan film dengan kepada masyarakat terutama remaja perempuan agar dapat melakukan sedini mungkin secara rutin dan teratur setiap jadwal yang ditentukan, sehingga diharapkan mampu mendeteksi dini kanker serviks