cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
WAREWOLF GAME: STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MENGOPTIMALKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI PKBM PANDAWA Muhdar, Syafruddin; Nurmiwati, Nurmiwati; Mus, Akhmad H.
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.752 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1656

Abstract

Abstrak: Pembangunan pendidikan tidak hanya  untuk mengembangkan aspek intektual saja melainkan juga watak, moral, sosial dan fisik peserta didik, atau dengan kata lain menciptakan manusia Indonesia seutuhnya. Mengajar yang baik tentunya membutuhkan strategi yang baik pula. Maksud mengajar disini bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa atau peserta didik semata melainkan memberikan pengalaman dan nilai pada anak . Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah Werewolf Game. Werewolf game merupakan salah satu alternatif Strategi pembelajaran yang mampu mengoptimalkan pendidikan karakter. Penggunaan strategi pembelajaran ini mampu mengkombinasikan antara permainan dan pendidikan terutama pendidikan karakter sehingga siswa mendapatkan pengalaman yang asik dan menarik ketika mengikuti proses pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari penerapan strategi ini adalah: 1. Melalui strategi Pembelajaran werewolf game, motivasi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran khusunya kompetensi berbicara menjadi lebih meningkat, sehingga siswa menjadi lebih aktif, berani berbicara atau memerankan peran yang telah dibagikan didepan kelas pada setiap tahapan kegiatan yang dilaksanakan. 2. Melalui penerapan strategi pembelajaran werewolf game, nilai karakter siswa menjadi meningkat. Hal ini berdampak positif untuk peserta didik ketika berbaur dengan masyarakat. Abstract: Educational development is not only to develop intellectual aspects but also the character, morals, social and physical aspects of students, or in other words to create Indonesian people as a whole. Good teaching certainly requires a good strategy. The purpose of teaching here is not only transferring knowledge to students or students but rather providing experiences and values to children. One strategy that can be applied is Werewolf Game. Werewolf game is one alternative learning strategy that is able to optimize character education. The use of this learning strategy is able to combine games and education, especially character education so that students get a cool and interesting experience when following the learning process. The results obtained from the application of this strategy are: 1. Through the werewolf game Learning strategy, students' motivation to participate in the learning process especially speaking competency becomes more increased, so students become more active, dare to speak or play roles that have been distributed in front of the class at each stage of the activity which is implemented. 2. Through the application of the werewolf game learning strategy, the value of student characters increases. This has a positive impact on students when mingling with the community.
STRATEGI TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM KAMPANYE POLITIK PILKADA SERENTAK 2018 Habiburrahman, Habiburrahman; Gani, H. Arsyad Abd; Setiawan, Irma
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.116 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1683

Abstract

Abstrak: Tindak tutur komisif sangat berperan dalam rangka mengikat penuturnya untuk melaksanakan segala hal yang disebutkan dalam ujarannya pada beberapa tindakan yang akan datang seperti menjanjikan, bersumpah, menawarkan, mengancam dan memanjatkan doa. Sementara kampanye diartikan sebagai serangkaian usaha dan tindakan komunikasi yang terencana untuk mendapatkan dukungan dari sejumlah besar khalayak yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara terorganisir dalam suatu proses pengambilan keputusan dan dilakukan secara berkelanjutan dalam kurun waktu tertentu. Analisis data kualitatif dalam penelitian ini terdiri atas tiga alur kegiatan yang terjadi secara simultan, yaitu kegiatan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau menarik simpulan. Ketiga kegiatan tersebut saling berinteraksi, berawal dari pengumpulan data dan berakhir pada selesainya penulisan laporan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penggunaan fungsi tindak tutur komisif dalam kampanye politik Pilkada Serentak 2018 di Desa Bajur ada dua, yaitu 1) strategi langsung, dan 2) strategi tidak langsung. Kedua strategi tersebut terdapat dalam empat penggunaan fungsi tindak tutur, yaitu 1) strategi langsung tindak tutur komisif dengan cara menjanjikan, 2) strategi langsung tindak tutur komisif dengan cara menawarkan, 3) strategi tidak langsung tindak tutur komisif dengan cara  mengancam dan 4) strategi tidak langsung tindak tutur komisif dengan cara memanjatkan doa.Abstract: Commissive speech acts are very important in order to bind the speaker to carry out all the things mentioned in his utterance in a number of future actions such as promising, swearing, offering, threatening and saying prayers. While the campaign is defined as a series of planned efforts and communication actions to get support from a large number of audiences carried out by a person or group of people in an organized manner in a decision making process and carried out continuously in a certain period of time.. In accordance with this view, this research is classified as a qualitative descriptive study. Data collection in this study relates to the following matters: (1) preparation of data collection, (2) observation techniques, and (3) interview techniques. Qualitative data analysis in this study consists of three activities that occur simultaneously, namely data reduction, data presentation, and data verification or drawing conclusions. The three activities interact with each other, starting with data collection and ending with the completion of the research report writing. The results showed that the strategy for using the commissive speech act function in the 2018 Simultaneous Local Election political campaign in Bajur Village was twofold, namely 1) direct strategy, and 2) indirect strategy. The two strategies are contained in the four uses of the speech act function, namely 1) the direct strategy of commissive speech act by promising, 2) the direct strategy of commissive speech act by offering, 3) the indirect strategy of commissive speech act by threatening and 4) the strategy of indirect speech direct commissive speech acts by saying prayers.
MENINGKATKAN KEMAMPUANAN MENULIS PUISI MELALUI METODE OUTBOUND PADA SISWA KELAS IX SMPN 5 PRAYA TIMUR LOMBOK TENGAH Bilal, Arpan Islami; Darmurtika, Linda Ayu; Suyasa, I Made
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.43 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1679

Abstract

Abstrak: Sebagai upaya meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IX SMPN 5 Praya Timur Lombok Tengah, maka salah satu pilihan tepat adalah dengan melakukan kegiatan pembelajaran di luar kelas melalui pemanfaatan keunggulan alam sebagai sumber belajar (outbond). Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, bagaimanakah peningkatan keterampilan menulis puisi melalui metode outbound pada siswa Kelas IX SMPN 5 Praya Timur Lombok Tengah. tahun pelajaran 2014-2015?. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi melalui metode outbound pada siswa Kelas IX SMPN 5 Praya Timur Lombok Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah PenelitianTindakanKelas (PTK). Metode pengumpulan data dalam peneltian ini yaitu, metode observasi, metode tes, dan metode dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa, pada siklus satu diperoleh nilai rata-rata 62 dengan ketuntasan klasikal sebesar 63,33%, mengalami peningkatan pada siklus dua diperoleh nilai rata-rata 77 dengan ketuntasan klasikal sebesar 90%, sehingga terlihat bahwa presentasi ketuntasan belajar siswa pada siklus II sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan yakni ? 85%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode outbound dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas IX SMPN 5 Praya Timur Lombok Tengah. Abstract: As an effort to improve poetry writing skills in class IX SMPN 5 Praya Timur Central Lombok, then one of the right choices is to conduct learning activities outside the classroom through the utilization of natural excellence as a Learning resource ( Outbound). The problem formulation in this research is how the improvement of poetry writing skills through outbound method in students of class IX SMPN 5 Praya Timur Central Lombok. Lesson year 2014-2015?. The purpose of this research is to improve poetry writing skills through the outbound method in students of class IX SMPN 5 Praya East Lombok. The type of research used is Class Action Research (PTK). The methods of collecting data in this study include observation methods, test methods, and documentation methods. Based on the results of the study, it can be concluded that, on one cycle was obtained an average value of 62 with a classical-proof of 63.33%, increased in cycles of two achieved an average value of 77 with a classical lead of 90%, So it is seen that the presentation of learning to learn students in cycle II already meet the stipulated criteria of ? 85%, thereby concluded that the application of the outbound methods can improve poetry writing skills in class IX students SMPN 5 Praya Timur Central Lombok. 
LANDASAN FILOSOFIS BUKU DUNIA KATA KARYA M. FAUZIL ADHIM Hardi, Rahmat Sulhan; Zuchdi, Darmiyati
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.143 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1675

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan landassan filsafat pendidikan dari buku keterampilan menulis yang berjudul Dunia Kata karya M. Fauzil Adhim. Penelitian ini menggunakan analisis konten inferensial. Prosedur dalam penelitian ini antara lain: pengadaan data, reduksi data, inferensi, dan analisis data. Sumber data penelitian ini adalah buku Dunia Kata karya M. Fauzil Adhim. Validitas data menggunakan validitas semantis sedangkan reliabilitas menggunakan test retest reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku Dunia Kata karya M. Fauzil Adhim berlandaskan filsafat idealisme, pragmatisme, esensialisme, perenislisme,dan humanisme religius. Hal ini didasarkan pada isi buku yang didominasi pentingnya ide atau niat dalam menulis untuk beribadah kepada Tuhan Yang Mahaesa dan menjadikan para pembaca buku ini untuk menulis hal-hal yang dapat bermanfaat untuk orang lain. Penulis juga mengajak pembaca untuk belajar menulis dari orang-orang terdahulu yang telah berjuang dalam menulis sehingga dapat sukses menulis.Tulisan yang dihasilkan tidaklah hanya bagus semata, akan tetapi memiliki kebermanfaatan dan dapat mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik.Abstract: The purpose of this research is to find the foundation of educational philosophy from the writing skills book entitled Dunia Kata by M. Fauzil Adhim. This research uses inferential content analysis. The procedures in this study include: data procurement, data reduction, inference, and data analysis. The source of this research data is the book Dunia Kata by M. Fauzil Adhim. Data validity uses semantic validity while reliability uses retest reliability testing. Fauzil Adhim is based on philosophies of idealism, pragmatism, essentialism, perenislism, and religious humanists. This is based on the contents of the book that discusses ideas or intentions in writing to worship God Almighty and makes the readers of this book to write things that can be useful for others. The writer also invites the reader to learn to write from people who have struggled to write so that they can write successfully. Writers who produce only good, will support usefulness and change others for the better.
REALITAS BAHASA BALI DI LOMBOK TERKINI Mandala, Halus
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.409 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1681

Abstract

Abstrak: Makalah ini menelaah pemakaian Bahasa Bali (BB) pada masyarakat Bali di Pulau Lombok terkini. Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena menurunnya pemakaian bahasa daerah sebagai bahasa pertama yang tergerus  akibat intensifnya pemakaian bahasa kedua. Penentuan subjek penelitian digunakan teknik purposive sampling dan informan ditetapkan dengan cara  sowball sampling dengan jumlah berdasarkan batas titik jenuh. Dalam pengumpulan data digunakan teknik angket dan wawancara, kemudian diolah dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa rerata pemakaian BB di Lombok baik dalam keluarga maupun di luar rumah (masyarakat) untuk kalangan  orang tua dan generasi muda di desa masih bertahan dengan angka 74,9%, di kota homogin 54,5%, dan kota hiterogin 16%. Artinya, Pemakaian BB di Lombok mengalami proses ketidakbertahanan dibandingkan pemakaiannya di desa dengan di kota lebih-lebih di daerah hiterogin. Meski demikian, realitas pemakaian BB di Lombok terkini pada kegiatan upacara agama, upacara adat, seni budaya, dan di kalangan ormas Hindu rata-rata mencapai 63,3%. Abstract: This paper examines the use of Balinese (BB) in the most recent Balinese community on the island of Lombok. This research was conducted based on the phenomenon of the decline in the use of regional languages as the first language eroded due to the intensive use of second languages. Determination of the research subject used purposive sampling technique and the informant was determined by sowball sampling with the amount based on the saturation point limit. In the data collection used questionnaire and interview techniques, then processed with quantitative and qualitative analysis. The results show that the average BB usage in Lombok, both in the family and outside the home (community) for the elderly and young people in the village, still stands at 74.9%, in homogeneous cities 54.5%, and hiterogin cities 16%. That is, the use of BB in Lombok experiences a process of insecurity compared to its use in villages with cities more or less in the hiterogin area. However, the reality of the current use of BB in Lombok in the activities of religious ceremonies, traditional ceremonies, arts and culture, and among Hindu mass organizations on average reaches 63.3%.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULIS CERITA PENDEK MELALUI METODE PEMETAAN PIKIRAN CAKAR AYAM DI KELAS IX A SMP NEGERI 9 MATARAM Hasanah, Eny Nur
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.113 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1678

Abstract

Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan tiga siklus dengan masing-masing pelaksanaan siklus meliputi (a) perencanaan tindakan (planning), (b) pelaksanaan tindakan (acting), (c) pengamatan (observing), (d) refleksi (reflecting). Sedangkan prosedur penelitian mencakup langkah-langkah: (1) persiapan, (2) studi/survei awal, (3) pelaksanaan siklus, dan (4) penyusunan laporan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa aktivitas dan prestasi siswa kelas IXASMP Negeri 9 Mataram dalam  menulis cerpen meningkat. Peneliti melakukan tindakan dalam tiga siklus, pada siklus I terlihat bahwa persentase skor tes siswa mencapai 47%. Hal ini menunjukan bahwa siswa belum sepenuhnya mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan pada siklus II telah mengalami penigkatan persentase tes siswa mencapai 69%, dan pada siklus III mencapai 91%. Hal ini menunjukan ada peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa. Peningkatan ini antara lain  disebabkan adanya peningkatan motivasi dan kreativitas siswa dalam belajar. Hal tersebut menandakan adanya peningkatan hasil belajar pada materi menulis cerpen  pelajaran Bahasa Indonesia  Walaupun pada dasarnya model pembelajaran metode peta pikiran (mind mapping)  cakar ayam  bukan satu satunya metode yang bisa digunakan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, akan tetapi metode ini dapat sangat  membantu siswa dalam memahami materi menulis cerpen. Namun hal tersebut juga perlu didukung dengan adanya kemauan dari para siswa untuk mempelajari cerpen dengan lebih giat lagi agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Berdasarkan hasil yang diperoleh oleh siswa pada siklus III tersebut, penelitian  ini dinyatakan berhasil untuk mencapai tujuan penelitian yang ingin dicapai.Abstract: This research is to find out the increase in activities and achievements of IXA grade students of SMP Negeri 9 Mataram in writing short stories with the application of mind mapping methods for chicken paws. This Classroom Action Research uses three cycles with each cycle including (a) action planning, (b) acting, (c) observing, (d) reflecting. While the research procedure includes the steps: (1) preparation, (2) initial study / survey, (3) implementation of the cycle, and (4) preparation of the report.The results of data analysis showed that the activities and achievements of IXA grade students of SMP Negeri 9 Mataram in writing short stories increased. Researchers took action in three cycles, in the first cycle it was seen that the percentage of student test scores reached 47%. This shows that students have not fully achieved mastery learning. Whereas in the second cycle, the percentage of students' tests increased to 69%, and in the third cycle it reached 91%. This shows that there is an increase in the percentage of students' mastery learning. This increase was partly due to an increase in student motivation and creativity in learning. This indicates an increase in learning outcomes in the Indonesian short story writing material. Although basically the learning model of the mind mapping method is not the only method that can be used in Indonesian subjects, but this method can greatly help students in understand short story writing material. But it also needs to be supported by the willingness of students to study short stories more actively so that they can be applied in daily life. Based on the results obtained by students in the third cycle, this study was stated successful in achieving the research objectives to be achieved.
KAJIAN ETNOLINGUISTIK PROSES RITUAL MERARIQ PADA TRADISI BUDAYA ADAT SASAK DI DESA PENGEMBUR KECAMATAN PUJUT KAB. LOMBOK TENGAH Waluyan, Roby Mandalika; Milandari, Baiq Desi
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.541 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1690

Abstract

Abstrak: Etnolinguistik merupakan salah satu bidang kajian bahasa yang memfokuskan bahasan pada kajian tentang seluk-beluk hubungan aneka pemakaian bahasa dengan pola kebudayaan dalam masyarakat tertentu atau ilmu yang mencoba mencari hubungan antara bahasa, penggunaan bahasa dan kebudayaan pada umumnya. Tujuan makalah ini adalah untuk mendeskripsikan   proses  ritual  merariq   pada   tradisi    budaya    adat    Sasak    di Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kab. Lombok Tengah. Makalah ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian jenis kualitatif bertujuan untuk memaparkan data sebagaimana adanya. Dalam makalah ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data akan dijelaskan atau dipaparkan dan diuraikan sesuai dengan sifat alamiah data tersebut, yaitu dengan cara menuturkan, mengklasifikasi dan  menganalisisnya.  Data  diperoleh melalui  teknik observasi yang dibantu teknik perekaman menggunakan tape recorder. Data penelitian terdiri atas dua jenis, yaitu: (1) data percakapan; dan (2) data catatan lapangan berupa interaksi verbal. Langkah selanjutnya yang ditempuh adalah pengolahan data dan analisis data. mengorganisasikannya ke dalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar. Analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara,  catatan  lapangan,  dan  dokumentasi  dengan  cara  mengorganisasikan  data  ke dalam  kategori,  menjabarkan  ke  dalam  unit-unit,  melakukan  sentesa,  menyusun  ke  dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri  sendiri  maupun  orang  lain. Abstract: Ethnolinguistics is one area of language studies that focuses on the study of the intricacies of the relationship between the use of language with cultural patterns in certain societies or the science that tries to find the relationship between language, language use and culture in general. The purpose of this paper is to describe the process of merariq rituals in the traditional Sasak cultural traditions in the Pengembur Village, Pujut District, Kab. Central Lombok. This paper is classified as a qualitative descriptive study. This type of qualitative research aims to describe the data as it is. In this paper the researcher uses qualitative research methods. With a qualitative descriptive approach, the data will be explained or explained and described in accordance with the nature of the data, namely by telling, classifying and analyzing it. Data obtained through observation techniques assisted by recording techniques using a tape recorder. Research data consists of two types, namely: (1) conversation data; and (2) field notes data in the form of verbal interactions. The next step taken is data processing and data analysis. organize it into a basic pattern, category, and description unit. Data analysis is the process of systematically searching for and compiling data obtained from interviews, field notes, and documentation by organizing data into categories, describing into units, performing centers, organizing into patterns, choosing which ones are important and which are will be studied, and make conclusions so that they are easily understood by themselves and others.
KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN PENDEKATAN PROSES PADA MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM untari, titin
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.566 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1674

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian deskriptif kuantitatif ini adalah mendeskripsikan kemampuan menulis cerita berbasis pendekatan proses pada mahasiswa semester tiga di program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Mataram di Mataram Lombok NTB. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode observasi, dokumentasi dan tugas dalam pengumpulan datanya serta dihitung dengan menggunakan rumus PAP. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester tiga kelas B. penilaian yang dilakukan oleh dosen mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknis observasi langsung dan penilaian kemampuan menulis cerita dengan teknis tugas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penerapan pendekatan, proses pada pelaksanaan pembelajaran terdapat 2 aktivitas yaitu aktifitas dosen dan aktivitas mahasiswa. Aktivitas yang dilakukan dosen meliputi tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.  Aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran meliputi aktivitas mengamati, menanya, mencoba, menalar dan mengkomuikasikan dalam bentuk cerita. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa nilai yang masuk dalam kategori tinggi sebanyak 33 orang dengan persentase 94,29%, sedangkan siswa yang nilainya masuk dalam kategori sedang sebanyak 2 orang dengan persentase 5,71% dan tidak ada siswa yang masuk dalam kategori rendah. IPK yang mampu dicapai pada proses pembelajaran ini adalah 76,48 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, kemampuan mahasiswa dalam menulis cerita pendek melalui pendekatan proses termasuk dalam kategori tinggi.Abstract: The purpose of this quantitative descriptive study was to describe the ability to write stories based on a process approach toward the third-semester students in the Elementary School Teacher Education Study Program at the Muhammadiyah University of Mataram in Mataram Lombok West Nusa Tenggara. This study used a quantitative descriptive approach by using observation methods, documentation, and tasks in collecting the data and it was calculated by using the PAP formula.The subject of this research was the third-semester students of Class B. The assessment was conducted by the lecturer included the assessment of attitude competence with direct observation techniques and assessment of the ability to write stories with tasks technique. Based on the results of research and discussion, the application of the approach, the process of implementing learning there are 2 activities, namely lecturer activities and student activities.Activities done by lecturers included three stages of activities, namely preliminary activities, whilst activities and closing activities while student activities in learning included observing, asking, trying, reasoning and communicating in the form of stories.Based on the results of data analysis, it could be concluded that the scores classified as the high category were 33 people with a percentage of 94.29%, while students whose grades were included in the moderate/ medium category were 2 people with a percentage of 5.71% and there were no students in a low category. The GPA that was achieved in this learning process was 76.48 with a high category. Thus, the ability of students to write short stories through a process approach is classified as a high category.
DEPOSIT HARIAN “KATA” ANAK USIA 3 &4 TAHUN Niswariyana, Ahyati Kurniamala
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.746 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1682

Abstract

Abstrak: Kemampuan berbahasa anak usia prasekolah menjadi tolok ukur orang tua atas kecerdasan anaknya. Hal ini menjadikan orang tua berpacu satu sama lain untuk meningkatkan kemampuan merangkai kosa kata anak-anak mereka. Pemahaman sebagian orang tua tidak sepenuhnya keliru, sebab beberapa pendapat mengatakan bahwa kemampuan merangkai kata anak dalam usia tertentu ditentukan oleh jumlah kata yang mampu dikuasai anak. Usia 3 &4 tahun ialah usia di mana anak sedang aktif memproduksi kata. Hal ini tak luput dari stimulus yang diberikan orang tua dan lingkungan tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) jumlah kata yang mampu dikuasai anak dalam usia 3 &4 tahun serta kemampuannya dalam merangkai kata; 2) stimulus dan respon orang tua terhadap cerita yang diujarkan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti akan memfokuskan penelitian pada jumlah kata yang dikuasai anak serta stimulus yang diberikan orang tua dan lingkungan belajar anak. Subjek penelitian adalah anak usia 3 &4 tahun. Data diperoleh melalui metode simak, dengan teknik simak libat cakap dan simak bebas libat cakap.Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dikahiri dengan verifikasi data.Abstract: The ability to speak of preschooler children is a measurement media of parents toward the intelligence of their children.  This makes parents race against each other to improve their children's vocabulary skills. The understanding of some parents is not fully wrong, because some opinions say that the ability to combine words of children at a certain age is determined by the number of words that can be mastered by children. The age of 3-4 years is the age at which children are actively producing words. This is all depends on the stimulus given by parents and the environment where the child grow. This study aimed at finding out: 1) the number of words that children can master at 3-4 years of age and their ability to compose words (combine words) ;  2) parents' stimulus toward children's language development. This study used descriptive qualitative methods.  The researcher focused on the number of words that were mastered by the child as well as the stimulus given by parents and the child's learning environment. The research subjects of the research were children aged 3-4 years.  Data was obtained through referral methods, with recording techniques. Data analysis was done by reducing data, presenting data, and it was completed with data verification. 
ESTETIKA RAGAM HIAS BATIK SASAMBO DI SENTRAL KERAJINAN SMKN 5 PAGESANGAN MATARAM Lamusiah, Siti; Arrahman, Rudi
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.979 KB) | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1677

Abstract

Abstrak: Batik SaSaMbo tidak hanya menjadi ciri khas dari Bima, tetapi juga merupakan ciri khas Lombok, Sumbawa. Batik SaSaMbo yang ada di Bima memiliki motif yang berbeda dari motif batik yang dimiliki oleh Lombok dan Sumbawa terutama ragam hiasnya yang lebih banyak variasinya. Motif batik pada zaman dahulu di Bima hanya menggunakan motif ba  wang, kupu-kupu, kepiting, dan cabe, tetap seiring dengan perkembangan zaman corak dan ragam hiasnya makin beragam, seperti motif umalengge (rumah adat), motif renda (nama kampung), kabateto?i (sarambi kecil), madasahe, (mata kerbau), kakando (tunas bambu), dan lain-lain. Berdasarkan  latar belakang di atas, adapun rumusan masalahnya adalah ?Bagaimanakah estetika ragam hias batik SaSaMbo  di sentral kerajinan SMK 5 Mataram? Hasil penelitian ini diharapkan dapa tmemberikan konstribusi terhadap pengembangan model batik SaSaMbo dengan berbagai macam ragam hias yang sesuai dengan ciri khas daerah NTB, dapat memberikan konstribusi terhadap pengetahuan tentang keindahan ragam hias batik SaSaMbo yang bermanfaat bagi masyarakat NTB, serta dapat memberikan masukan terhadap pengrajin yang ada di SMK 5 Mataram mengenai keterampilan/kerajinan batik SaSaMbo yang menjadi ciri khas masyarakat NTB (Sasak, Sumbawa, Mbojo). Pendekatan penelitian yang di gunakan adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian dengan menggunakan penelitian etnografi. Instrument penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen Abstract: SaSaMbo Batik is not only a hallmark of Bima, but also a characteristic of Lombok, Sumbawa. SaSaMbo batik in Bima has a different motif from the batik motifs owned by Lombok and Sumbawa, especially the more varied variations of the decoration. Batik motifs in Bima are more likely to use motifs that are closely related to local culture. Batik motifs in ancient times in Bima only used ba wang motifs, butterflies, crabs, and chillies, still in line with the development of the era and the variety of decoration more diverse, such as umalengge motifs (traditional houses), lace motifs (village names), kabateto 'i (small sarambi), madasahe, (buffalo eyes), kakando (bamboo shoots), etc. Based on the background above, the problem formulation is "What is the aesthetic variety of SaSaMbo batik in the handicraft center of SMK 5 Mataram? The results of this study are expected to contribute to the development of the SaSaMbo batik model with a variety of decorations that are in line with the characteristics of the NTB region, can contribute to knowledge about the beauty of the SaSaMbo batik variety that is beneficial to the NTB community, and can provide input to existing craftsmen at SMK 5 Mataram regarding the skills / crafts of SaSaMbo batik which are characteristic of the people of NTB (Sasak, Sumbawa, Mbojo). The research approach used is a qualitative approach. This type of research using ethnographic research. The research instrument was carried out by observation, in-depth interviews, and document studies

Page 1 of 4 | Total Record : 38