cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016" : 15 Documents clear
KEBERMAKNAAN HIDUP PEKERJA SEKS KOMERSIAL DITINJAU DARI KONSEP DIRI Purwaningtyastuti, Purwaningtyastuti; Savitri, Dian
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.575

Abstract

This study aims to to test empirically a link between the concept of self with meaning life commercial sex workers.Subject in this research was commercial sex workers do in the Sunan Kuning SemarangData collection method in penelitan it used scale meaning life and scale of the concept of self .The subject of this research as many as 42 people .Analysis using correlation product moment .Hypothesis advanced by in research which is there are the relationship between the concept of self with meaning living on commercial sex workers The analysis result of the data shows that r xy = 0,301 and p = 0.053 ( p & lt; 0.05 ) so that hypothesis this research rejected .There was no connection between the concept of self with meaning life .The concept of self contributed to meaning life of 9,06 % , while 90,94 % influenced by other factors were not involved in this research
PENERAPAN KONSEP TRIAS POLITICA DALAM SISTEM PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA : STUDI KOMPARATIF ATAS UNDANG–UNDANG DASAR TAHUN 1945 SEBELUM DAN SESUDAH AMANDEMEN Yulistyowati, Efi; Pujiastuti, Endah; Mulyani, Tri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.580

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan konsep Trias Politica dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia. Hal ini dapat di lihat dalam konstitusi negara Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sehubungan dengan amandemen 4 (empat) kali, yang dilakukan oleh pemerintah, untuk kesempurnaan, maka penelitian ini disajikan secara komparatif, baik sebelum dan sesudah amandemen. Metodelogi penelitian yang akan dipergunakan dalam penelitian ini diantaranya: metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analitis, sumber data terdiri data sekunder, metode pengumpulan data dengan melakukan penelitian kepustakaan, Metode analisis data yaitu kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia secara implisit, baik sebelum dan sesudah amandemen Undang-Undang Dasar Tahun 1945, menerapkan konsep Trias Politica Montesquieu, namun penerapannya tidak obsolut. Hasil dari studi komparatif dapat diketahui bahwa pembagian kekuasaan berdasarkan fungsi negara dalam sistem pemerintahan republik Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar Tahun 1945 sebelum amandemen ternyata tidak hanya Legislatif (MPR, DPR), Eksekutif (Presiden) dan Yudikatif (MA), namun selain dari 3 (tiga) fungsi tersebut, masih di bagi lagi yaitu ke dalam Kekuasaan Konsultatif (DPA) dan Kekuasaan Eksaminatif (BPK). Sedangkan sesudah amandemen ternyata juga tidak hanya Legislatif (MPR, DPR, DPD), Eksekutif (Presiden) dan Yudikatif (MA, MK), namun masih di bagi lagi ke dalam Kekuasaan Eksaminatif (BPK).
KAJIAN TENTANG PERLINDUNGAN HUKUMBAGI KONSUMEN TERHADAP PRODUK MAKANAN BERSERTIFIKAT HALAL Triasih, Dharu; Heryanti, B. Rini; Kridasaksana, Doddy
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.571

Abstract

Saat  ini banyak makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik beredar luas di pasaran. Konsumen seringkali kurang mengetahui apakah produk yang digunakannya halal ataukah haram. Tanda halal sering disalahgunakan oleh pelaku usaha untuk menarik minat konsumen dalam membeli suatu produk, walaupun produk dimaksud belum pernah diperiksa lembaga pemeriksa halal dan belum memiliki sertifikat halal sehingga konsumen merasa dirugikan karena barang haram diberi tanda halal. Hal inilah yang perlu untuk segera diatasi, salah satunya adalah dengan mengeluarkan Undang-undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Metode pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini akan dilakukan di kota Semarang  lokasi penelitian sebagai sampel didasarkan atas metode penentuan pourposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioneir, dan studi kepustakaan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer maupun data sekunder. Data hasil penelitian baik itu, data primer maupun data sekunder, akan dianalisis secara kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah Bentuk Perlindungan Hukum kepada konumen terhadap produk makanan yang bersertifikat halal di masyarakat adalah dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat sejak usia dini, hingga kepada masyarakat umum. Masyarakat sebagai Konsumen juga berhak untuk mendapatkan informasi yang benar tentang produk makanan yang bersertifikat halal yang mereka perlukan . Hal ini terkait dengan keselamatan konsumen Muslim, baik secara akidah, rohaniah maupun jasmaniah , dalam mengkonsumsi produk makanan sangat bergantung pada informasi produk makanan tersebut.   Upaya yang dilakukan Pemerintah terkait dengan produk makanan yang bersertifikat Halal  di masyarakat yaitu dengan jalan mengeluarkan UU No : 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, yang akan diberlakukan 3 tahun kemudian sebagai masa transisi  (2019 ). Dimana sebelum adanya Undang-Undang ini pemberian sertifikat halal pada produk makanan bersifat voluntary     ( sukarela ), sedangkan dengan adanya UU No: 33 Tahun 2014 ini pemberian sertifikat halal bersifat mandatory  ( wajib ). Bagi Pelaku usaha yang melanggar akan dikenakan sanksinya.
KESANTUNAN BERBAHASA SEBAGAI SEBUAH STRATEGI UNTUK MEMPERSUASIKAN PROMOSI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PARIWISATA INDONESIA (STIEPARI) SEMARANG Riana, Rati; Setiadi, Sofyandanu; Pratamanti, Enggar Dhian
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.576

Abstract

Penggunaan bahasa dalam mempersuasikan promosi perguruan tinggi sering menyimpang dari kesantuan berbahasa, terutama di perguruan tinggi swasta. Untuk mengetahui hal tersebut telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsi dan menjelaskan kesantunan serta penyimpangan prinsip kesantuan berbahasa sebagai stratregi untuk mempersuasikan promosi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI). Wujud data penelitian ini adalah pemakaian tuturan yang dilakukan tim promosi dalam berpromosi yang menyimpang dari kesantunan berbahasa. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, teknik rekam, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif. Berdasarkan analisis hasil penelitian ditemukan bahwa tim promosi melakukan promosi melalui media auditif, visual, dan audio visual. Media auditif yang dipakai, yaitu promosi melalui siaran radio Idola, presentasi di beberapa SMA/SMK di kota/kabupaten di Jawa Tengah. Berdasarkan temuan hasil penelitian, baik promosi melalui radio, maupun pada saat presentasi langsung ditemukan beberapa skrip spot percakapan yang menyimpang dari kesantunan berbahasa. Penyimpangan bahasa, yaitu dengan menggunakan bahasa gaul/bahasa humor sengaja dilakukan untuk menarik minat sasaran. Bahasa humor yang dipakai untuk berpromosi tersebut, efektif untuk menjaring mahasiswa baru. Tim promosi mampu berkomunikasi dengan calon mahasiswa secara baik dengan strategi berbahasa yang sesuai dengan situasinya dan bahasa yang disukai oleh para remaja.
IBM PENGRAJIN ABON DAN DENDENG SAPI Sudjatinah, Sudjatinah; Wibowo, Cornelius Hari; Iswoyo, Iswoyo
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.581

Abstract

Daging sapi merupakan salah satu komoditas pangan yang cukup memasyarakat  meskipun  masih  dipandang memiliki  harga  jual  yang  cukup tinggi.  Daging sapi bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk olahan antara lain diolah menjadi dendeng dan abon.  Kedua komoditas ini relatif populer karena merupakan hasil olahan daging sapi yang memiliki daya simpan cukup lama 3-6 bulan. Kedua mitra IbM adalah abon sapi merk “rambutan” dan dendeng "Gelatik" .Target luaran yang akan didapat dari kegiatan IbM adalah : 1). Mesin pencampur bumbu (mixer), 2). Peniris minyak stainless stell dan 3). Blogg.  Kegiatan IbM ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang digunakan untuk mencapai pemecahan masalah  yang telah ditetapkan di atas. Tahapan - tahapan kegiatan IbM ini meliputi: Evaluasi Intensifikasi Usaha, Pelatihan dan Penyuluhan  dan Monitoring.  Berdasarkan proses pelaksanaan kegiatan ini, semua tahapan kegiatan dari evaluasi intensifikasi usaha, pelatihan dan penyuluhan serta monitoring mendapatkan respon yang baik.  Hal ini disebabkan pengadaan mesin tumbler dan peniris minyak memang dibutuhkan oleh mitra sebagai salah satu cara mengatasi kendala alat penunjang yang dialami saat ini. Di bidang produksi abon terjadi peningkatan 10 % yang semula 600 kg/bulan menjadi 660 kg/bulan dengan omset semula sebelum IbM Rp 36.000.000,- per bulan menjadi Rp 42.000.000,- per bulan. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah kedua UKM mitra berhasil mencapai proses pengolahan abon dan dendeng dengan tekstur yang bagus dan kering dalam waktu yang singkat,  kedua UKM mitra berhasil menekan biaya operasional produksi dengan adanya mesin  pencampur bumbu (mixer) dan peniris minyak,  jaringan pemasaran abon menjadi lebih luas dan pelaksanaan proses produksi pada kedua UKM mitra lebih bersih dan higienis.
KEPUASAN NASABAH TERHADAP KUALITAS LAYANAN BNI e –BANKING Rusdianti, Endang; Purwantini, Sri; Wardoyo, Paulus
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.572

Abstract

Keluhan nasabah menunjukkan bahwa transaksi perbankan menggunakan electronic  banking  masih  kurang  populer,  dimana  nasabah  lebih  merasa  aman untuk bertransaksi melalui ATM karena adanya struk sebagi bukti transaksi, sehingga adanya keyakinan yang tinggi dalam bertransaksi ulang secara online maka  BNI harus mampu dan mempertahankan prestasinya sebagai bank dengan kualitas pelayanan yang prima kepada nasabah dengan sistem perbankan elektronik.Jenis penelitian ini adalah  penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer dari hasil kuesioner terhadap sampel 100 responden. Metode pengambilan sample secara non random karena dipilih nasabah yang menggunakan layanan e-banking dengan teknik accidental sampling. Metode analisis menggunakan Customer Satisfaction Index  dan Importance Performance Analysis untuk mendapatkan tingkat kepuasan nasabah melalui diagram kartesius dan analisis kesenjangan.Hasil analisis tingkat CSI 61,57%, hal ini memberikan gambaran bahwa nasabah cukup puas atas kinerja layanan yang diberikan oleh BNI e-banking, tetapi masih belum maksimal secara keseluruhan. Analisis Importance Performance  (IPA) dengan menggunakan Diagram Kartesius menunjukkan bahwa 8 item atribut pelayanan masuk pada kuadran I(atributes to improve) kuadran II ( maintain Performance) terdapat 5 item atribut pelayanan. Kuadran III (Atributes to maintain) terdapat 4 item atribut pelayanan. Pada kuadran IV (atributes to de-emphasize) terdapat 4 item atribut pelayanan.
Permodelan Komitmen Profesional Auditor di Jawa Tengah dengan Pendekatan Gender Rosyati, Rosyati; Damajanti, Anita; Arum Janie, Dyah Nirmala
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan komitmen profesional akuntan publik di Jawa Tengah berdasarkan gender dalam Kantor Akuntan Publik. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Independent Samples t-test. Penelitian ini tidak mampu membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara komitmen profesional afektif akuntan publik laki-laki dan perempuan di Jawa Tengah. Namun demikian, penelitian ini mampu membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara komitmen profesional akuntan publik laki-laki dan perempuan di Jawa Tengah. Penelitian ini juga membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara komitmen profesional kontinyu dan normatif akuntan publik laki-laki dan perempuan di Jawa Tengah.
MENYINGKAP RAHASIA KESUKSESAN USAHA TAHU BAXO BU PUDJI UNGARAN Utaminingsih, Adijati; Ariefiantoro, Teguh; Widowati, Sri Yuni
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.568

Abstract

Usaha tahu Bakso telah berkembang pesat  dan semakin banyak pelaku usahanya, sehingga menimbulkan persaingan  yang ketat di daerah Ungaran. Dengan persaingan yang ketat ini tahu baxo bu Pudji harus dapat bertahan  diantara munculnya kreatifitas-kreatifitas baru dalam perluasan produk tahu bakso. Tujuan Penelitian ini adalah: mengetahui potret usaha tahu Baxo bu pudji Ungaran dan mengetahui sumber daya perusahaan yang dimiliki usaha tahu baxo Bu Pudji sehingga mampu bertahan hingga saat ini. Desain Penelitian yang digunakan adalah Holistic Single Case Study yaitu penelitian yang menempatkan sebuah kasus sebagai fokus dari penelitian. Jumlah unit analisis hanya satu bahkan sama sekali unit analisisnya tidak dapat dijelaskan, karena terintegrasi dengan kasusnya. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dimana mendasarkan pada data-data yang digunakan responden atau informan kunci yaitu: Pak Pudji, Ibu Pudji, satu orang anaknya dan satu orang karyawan yang bekerja sudah lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian usaha merupakan faktor penting dalam membangun kesuksesan usaha, juga didukung oleh kontrol kualitas yang dapat dilaksanakan dengan baik. Juga memiliki prinsip kepasrahan yang dapat menjadi pedoman seluruh stakeholder usaha itu. Kekeluargaan juga memilki makna yang sangat dalam bagi karyawan, pemilik serta pihak yang berkaitan dengan usaha maka usaha tersebut akan menemukan kesuksesan yang sangat luar biasa.
STRATEGI ENTRENEURIAL MARKETING PADA UMKM KLASTER BANDENG PRESTO SEMARANG Budiati, Yuli; Universari, Nuria
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana  implementasi strategi entrepreneurial marketingdalam mempertahankan usaha  pada  UMKM Bandeng Presto Semarang, faktor pendukung dan faktor penghambat usaha . Dalam penelitian ini obyek yang digunakan adalah pelaku usaha Bandeng Presto Semarang  dengan empat informan sebagai sampel penelitian  dan menggunakan metode analisis kualitatif.Implementasi entrepreneurial marketing pada UKM Bandeng Presto Semarang antara lain UKM Bandeng Presto telah memasarkan produknya secara proaktive dengan berbagai cara kepada konsumen, pengelola UKM mengambil peluang  (opportunity driven) dari tiap jaringan yang dimiliki dan menerapkan informal marketing research. UKM Bandeng presto  selalu menjalin komunikasi langsung dengan pelanggan. UKM menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak(value creation through relationship and Alliance).Dalam mempertahankan pelanggan adalah menjalin komunikasi dengan pelanggan. Pengelola UKM Bandeng mengelola resiko bisnis secara hati-hati. UKM Bandeng presto  selalu menjalin hubungan dua arah kepada pelanggan. UKM menjalin kerja sama dan memperluas jaringan serta mempertahankan usahanya melalui penawaran harga yang terjangkau sehingga konsumen tetap membeli  produknya agar usahanya tetap bisa tumbuh, bukan hanya laba jangka pendek dan faktor yang kedala yang dihadapi UKM Bandeng Presto adalah  keterbatasan jaringan baik pasar, suplier, modal. Sebagian pengelola UKM masih takut resiko permodalan karena keterbatasan jaringan pemasaran. Lebih lanjut UKM perlu menciptakan nilai melalui pembinaan jaringan dan kerjasama.
INTERNAL STRATEGIC RESOURCE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KINERJA PENJUALAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI KABUPATEN KUDUS Widjajanti, Kesi; Sugiyanto, Eviatiwi Kusumaningtyas; Marka, Mira Meilia
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 18, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Jurnal Dinamika Sosial Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v18i2.573

Abstract

Penelitian ini menguji bagaimana sumber-sumber daya internal perusahaan dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja penjualan pada usaha mikro kecil menengah di Desa Padurenan Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Metode slovin digunakan untuk melihat sumberdaya internal 111 pelaku usaha dalam mempengaruhi kinerja penjualannya. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linear berganda dengan software Eviews. Dari lima hipotesis yang diajukan, tiga hipotesis di tolak dan dua hipotesis diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman usaha, diversifikasi produk dan teknologi tidak mempengaruhi kinerja penjualan. Sedangkan modal pinjaman berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja penjualan. Semakin tinggi modal pinjaman yang digunakan oleh pelaku usaha kecil, semakin rendah kinerja penjualan yang akan dihasilkan. Selanjutnya hasil penelitian juga menunjukkan wilayah pemasaran yang dimiliki oleh pelaku usaha berpengaruh positif terhadap kinerja penjualan. Semakin luas wilayah pemasaran, semakin tinggi pula kinerja yang dapat dihasilkan. Nilai adj R square sebesar 0.41 menunjukkan 41% variasi dari kinerja penjualan mampu dijelaskan oleh lima variabel independen yang digunakan yaitu pengalaman usaha, diversifikasi produk, teknologi, modal pinjaman dan wilayah pemasaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 15