cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
ANALISA SISTEM QR CODE UNTUK IDENTIFIKASI BUKU PERPUSTAKAAN Prathivi, Rastri
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 14, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i2.1225

Abstract

Information books in the library will provide a special identity on any book title. Identity of the books stored in the library will allow the borrower book knows the book title, author, ISBN number, number of shelves where the books are stored and the number of books available in the library. Identity can be summarized in a QR Code.With the QR Code on the books, the user can obtain information about a book without having to connect to the database, simply scanning the QR Code Reader. To create a QR Code requires an application generator. In this study, the authors will develop case studies QR Code Generator library FTIK University of Semarang. QR Code Generator will convert alphanumeric data from a book into a two-dimensional image. Which will be attached to each book in the library.
PERENCANAAN KONSTRUKSI PENGENDALI SEDIMEN (CHEKDAM) DI HILIR KALI PACAL BOJONEGORO Harjono, Harjono; Widhiastuti, Yulis
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 14, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i2.1224

Abstract

Meeting the needs and maintaining the availability of water is an effort where a situation where the area is usually not run by water such as settlements, industrial areas, and other public facilities. This situation is considered to be detrimental to both morally and materially, the impact of which will directly be felt by humans. Therefore humans must balance between needs and natural conditions.Please note that the Klepek Dam is one of the buildings that functions as a water reservoir after the Pacal Reservoir for irrigation needs in the rice fields. To realize the success of quality Dam buildings and able to function as planned, it is needed by making check dam using concrete consumption.From studies and calculations that have been done using software, AutoCad, and Harpes calculation methods, it is known the impact of flood discharge and cross section in the Lusi watershed to determine whether or not the cross section of the Pacal Reservoir is necessary. The problem of holding water in the Pacal Reservoir is overcome by making check dam using concrete consumption
RANCANG BANGUN PAKAN IKAN OTOMATIS TENAGA SURYA BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER Derman, Derman; Destyningtias, Budiani; Suprasetyo, Arif
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 14, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i2.1228

Abstract

Pemberian pakan merupakan salah satu hal penting untuk usaha budidaya ikan. Saat ini pemberian pakan umumnya masih tergantung pada sumber daya manusia yang bersifat manual. Oleh karena itu dirancang alat untuk memberi pakan ikan yang dapat bekerja secara otomatis berdasarkan waktu atau jadwal pemberian pakan dan takaran pakan. Pakan ikan otomatis ini menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) yang merupakan pengontrol utama, Inverter sebagai pengubah tegangan DC ke AC dari panel surya ke charge controller, Panel surya sebagai pembangkit listrik yang diperoleh dari sinar matahari yang dilengkapi dengan charge controller dan aki sebagai penyimpan dan penyalur tegangan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa alat penjadwalan pakan ikan otomatis tenaga surya menggunakan PLC telah berfungsi dengan baik. Alat tersebut bekerja berdasarkan sistem penjadwalan yang telah di setting melalui software cx-one programmer ke PLC. Alat akan bekerja sesuai jadwal yang telah diatur yaitu jam 7 pagi dan jam 4 sore serta kapasitas pakan yang keluar sudah terencana yaitu 1 Menit 30 detik. Pada saat pengujian nilai rata-rata tegangan solar cell tanpa beban  adalah 38,69 Vdc, sedangkan pada posisi berbeban didapatkan 36,92 Vdc, nilai rata-rata arus solar cell tanpa beban  adalah 1,80 A, sedangkan pada posisi berbeban didapatkan 1,56 A. Nilai rata-rata daya solar cell tanpa beban  adalah 70,02 W, sedangkan pada posisi berbeban didapatkan 48,74 W dan juga pada inverter menghasilkan daya keluaran rata-rata adalah 201,43 W
Rancang Bangun Wireless Router Menggunakan Raspberry PI Adhiwibowo, Whisnumurti; Ardiansyah, Baik Catur
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 14, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i2.1227

Abstract

Raspberry Pi is a credit card-sized SBC (Single Board Computer) developed by the Raspberry Pi Foundation in the UK with the aim of teaching basic computer science at school. Raspberry Pi can be used for various things including wireless. In this study will be carried out the implementation of wireless routers by using Raspberry Pi as the main media. This is done to implement the use of Raspberry Pi devices as an alternative to Wireless Routers or in the world of networking. The Wireless Router implementation method used is the PPDIOO network cycle method owned by CISCO which has the stages of Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, and Optimize. Wireless Router implementation uses several devices between Edimax - Wireless 802.11b / g / n usb wireless adapter as a device or Broadcast Wireless Raspberry Pi media as the main function of the device and system owned by the Wireless Router. Wireless Routers using Raspberry Pi become one of the best solutions for the needs of adding new wireless network segments if you see in terms of limited funds and existing devices. An administrator will easily build a new network using Raspberry Pi.
ANALISIS PRIORITAS PENANGANAN PERBAIKAN PRASARANA SDA WILAYAH SUNGAI BODRI KUTO DENGAN AHP EXPERT CHOICE Sudarmanto, Bambang
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Semarang Private University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.536

Abstract

Wilayah Sungai Bodri Kuto yang merupakan kewenangan Dinas PSDA Provinsi Jawa Tengah menghadapi beberapa masalah yang kompleks dan saling terkait. Permasalahan tersebut antara lain terjadinya erosi, banjir, kekeringan, masih belum adanya keterpaduan antar sektor, antar instansi dan kesadaran msyarakat yang rendah tentang pelestarian manfaat sumber daya alam. Permasalahan-permasalahan yang kompleks tersebut dijadikan pertimbangan utama dalam menata dan menyusun prioritas program dengan cara mensimulasikan atau memformulasikan permasalahan tersebut dalam bentuk parameter-parameter yang akan diolah menggunakan software AHP Expert Choice. Dengan menggunakan metode AHP Expert Choice, parameter-parameter yang mempengaruhi terhadap alasan penyusunan prioritas penanganan prasarana SDA WS Bodri Kuto disusun dalam tingkatan (hirarki) yang terbagi dalam komponen elemen-elemennya. Kemudian masing-masing parameter tersebut diberi bobot yang tentunya membutuhkan kesepakatan dengan para pihak yang terkait dan terlibat dalam pengelolaan SDA WS Bodri Kuto.Hasil studi Analisis Prioritas Penanganan Perbaikan Prasarana SDA WS Bodri Kuto dengan AHP Expert Choice menghasilkan rangking prioritas DAS yang perlu ditangani sebagai berikut : DAS Kuto, DAS Damar, DAS Bulanan, DAS Blukar, DAS Bodri, DAS Buntu, DAS Kendal, DAS Blorong, DAS Waridin, DAS Aji, dan DAS Plumbon.
KAJIAN DAMPAK PENINGKATAN KEBISINGAN AKIBAT OPERASINALISASI JALUR GANDA KERETA API (STUDI KASUS PEMBANGUNAN JALAN KA PARTIAL DOUBLE TRACK BREBES – LOSARI – CIREBON) Setiawati, Evi
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Semarang Private University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.537

Abstract

Jalur Brebes – Losari – Cirebon diklasifikasikan sebagi klas 1 sesuai klasifikasi track PT. KAI seperti ditentukan didalam Keputusan Perhubungan Menteri No KM 52 tahun 2000. Pengoperasian jalan kereta api akan dilaksanakan segera setelah pembangunan jalur ganda selesai dilaksanakan, dimulai dengan pemasangan rambu – rambu lalu lintas atau tanda peringatan di perlintasan sebidang. Dengan beroperasinya jalur ganda, maka ruang manfaat jalur kereta api diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan daerah yang tertutup untuk umum.Saat dilakukan survei lapangan, tingkat kebisingan (LSM) yang terukur dilokasi studi berkisar antara 38,7 dBA sampai 65,0 dBA pada saat tidak ada kereta. Sedangkan bila saat kereta api lewat (intermitten) mempunyaitingkat kebisingan 61,3dBA sampai 94,2 dB. Secara keseluruhan dampak kegiatan Pengoperasian Jalur Ganda KA Lintas Cirebon - Kroya terhadap peningkatan kebisingan dapat dikategorikan sebagai dampak negatif penting (NP). 
Waspada terhadap masalah gizi melalui pesan pedoman umum gizi seimbang (PUGS) ., Haslina
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Semarang Private University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.533

Abstract

Lite mengubah gaya dan perilaku telah dimakan membangkitkan masalah gizi, yaitu masalah yang lebih dan gizi kurang dengan risiko berbagai penyakit yang ditimbulkan, Upaya overcomings masalah gizi menyesuaikan diri hidup sumur dan teratur dengan hidangan mengkonsumsi sehari-hari dengan komposisi zat gizi yang seimbang berdasarkan pada keseimbangan gizi umum panduan pesan (PUGS). PUGS penuh 13 pesan utama. lt penting untuk mengetahui dan dipraktekkan oleh semua orang di semua kelompok dan lapisan masyarakat untuk sumur hidup, Kata kunci: gaya hidup, masalah gizi, PUGS
PREDIKSI GETARAN YANG DIAKIBATKAN OLEH KERETA API MELINTAS Margiantono, Agus
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Semarang Private University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.534

Abstract

Tapak proyek pembangunan Jalan KA Jalur Ganda Cirebon-Kroya terletak di dua propinsi yaitu Propinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dengan adanya jalur Ganda dipastikan akan terjadi peningkatan getaran disepanjang jalur tersebut. Berdasarkan Kep-49/MENLH/11/1996, dampak getaran ada 2 yaitu : dampak getaran untuk kenyamanan dan kesehatan serta dampak getaran mekanik untuk struktur dan bangunan. Disemua titik sampel  studi  didapatkan  semua  getaran  masih  dibawah  baku  tingkat  getaran  Berdasarkan Kep-49/MENLH/11/1996. Getaran terbesar akibat operasinal Kereta api terdapat disetasiun Kejaksan Cirebon. Perlu di  cermat jika  2  kereta melintas Getaran telah  melampaui baku  tingkat getaran Berdasarkan Kep-49/MENLH/11/1996.
UJI STABILITAS TERHADAP FLOW CAMPURAN ASPAL DENGAN MARSHALL TEST (KADAR ASPAL 5 % , PENETRASI 60/70) Muldiyanto, Agus
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Semarang Private University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.535

Abstract

Untuk mengantisipasi kebutuhan dan memperhitungkan beban lalu lintas, terhadap ketahanan jalan diperlukan penelitian tentang campuran asphal sangat diperlukan untuk mengetahui ke stabilitas terhadap flow dari campuran aspal. Adapun campuran lapisan aspal yang baik haruslah memenuhi 4 syarat yaitu; stabilitas, durabilitas, fleksibilitas dan skid resistance. Adapun  Dari analisa data percobaan yang dibuat sebanyak 9 buah benda uji dengan Kadar Asphal 5%, penetrasi 60/70 dengan menggunakan alat uji Marshall Test, diperoleh hasil rata-ratanya sebagai berikut untuk, nilai  VMA (Void in mineral agregat), (20,07%) yang  > 15 % sehingga rongga memenuhi sesuai yang diharapkan, VIM (Void in mix) nilainya 8,53 % > (3-5) % (ketentuan) bisa berakibat lapisan aspal meleleh keluar yang disebut bleeding. Nilai VFM sebesar 51,59 % < 75 % sehingga rongga terlalu banyak. Sedangkan nilai Stabilitas sebesar 836,808 kg > 800 kg, dan untuk nilai Flow sebesar 2,19 > 2 , dari hasil diatas maka campuran asphal ini dan sebaiknya digunakan untuk lalu lintas beban ringan. 
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEMARANG Ahmad, Fahrudin; Handayani, Iryan Dwi; Nurweni, Srihera
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol 13, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v13i2.930

Abstract

Kegiatan pembelajaran atau belajar mengajar yang optimal sangat membutuhkan lingkungan yang kondusif, dan tenang karena dibutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi pada prosesnya. Kawasan lingkungan kampus memerlukan lingkungan yang tenang dan tidak bising. Wilayah perkotaan sulit untuk mendapatkan lokasi kampus yang tenang. Penelitian ini mencoba mengungkapkan bagaimana evaluasi pada faktor kebisingan yang terjadi selama proses belajar mengajar. Penelitian dilakukan di Universitas Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik.Penelitian menunjukkan bahwa gedung perkuliahan fakultas teknik (gedung A) Universitas Semarang menunjukkan tingkat kebisingan dari baku kebisingan yang telah ditetapkan sesuai dengan (Standar Kualitas Akustik Bangunan Sekolah). Selain itu pihak Universitas Semarang harus menetapkan aturan dan kebijakan untuk mengendalikan tingkat kebisingan yang dibakukan, untuk meningkatkan kenyamanan pada proses perkuliahan.Dari hasil penelitian Tingkat  kebisingan  di  area  gedung  A fakultas teknik Universitas Semarang belum  sesuai  dengan standar baku yang telah ditetapkan yaitu masih lebih besar dari (55 dB).

Page 1 of 4 | Total Record : 35