cover
Contact Name
Arghob Khofya Haqiqi
Contact Email
arghobhaqiqi@stainkudus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
thabiea@stainkudus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
THABIEA (JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING)
ISSN : 25808974     EISSN : 2655898x     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Thabiea : Journal of Natural Science Teaching is a natural science education journal published by program studi Tadris IPA, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus. Thabiea is published twice a year as scientific communication means of academic people in the study of natural science education. Editorial board receives the articles from the educators, observers, researchers on natural science education to be published after having tight selection, peer review, and serious editing.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING" : 7 Documents clear
Peningkatan Soft Skill Kerja Sama Dan Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas VIII MTs Ma’arif NU 1 Patikraja Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Mahmudah, Laely
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.5162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menerapkan model Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPA Kelas VIII MTs Ma’arif NU 1 Patikraja dan (2) meningkatkan soft skill kerja sama dan pemahaman konsep peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Prosedur meliputi dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian bertempat di MTs Ma’arif NU 1 Patikraja. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, angket, dan tes (pre test post test). Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Problem Based Learning meliputi lima langkah, yaitu: mengorientasi peserta didik kepada masalah; mengorganisasikan peserta didik; membimbing penyelidikan individu dan kelompok; mengembangkan dan menyajikan hasil karya; dan menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. (2) hasil observasi selama proses pembelajaran, perbaikan dalam pembelajaran, dan hasil pre test post test menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan soft skill kerja sama dan pemahaman konsep peserta didik pada materi alat optik. (3) rata-rata hasil pre test post test peserta didik pada siklus I sebesar 66,52 dan pada siklus II sebesar 75,43. Peserta didik mengalami peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I sebesar 39% menjadi 83% pada siklus II.
Pengaruh Pemahaman Konsep Asam Basa terhadap Konsep Hidrolisis Garam Mata Pelajaran Kimia SMA Kelas XI Irawati, Ratna Kartika
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.4090

Abstract

Konsep-konsep dalam ilmu kimia bersifat abstrak dan saling berhubungan, seperti konsep asam basa dan hidrolisis garam. Hal ini dimungkinkan apabila pemahaman konsep asam basa siswa rendah maka akan sulit memahami konsep hidrolisis dengan baik. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep asam basa terhadap konsep hidrolisis garam pada mata pelajaran kimia SMA kelas XI MIPA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep yang terdiri atas 15 soal pilihan ganda berpasangan antara konsep asam basa dan hidrolisis garam. Analisis data menggunakan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemahaman konsep asam basa terhadap pemahaman konsep hidrolisis garam dengan korelasi tergolong kuat. Sebanyak 51,5% pemahaman konsep asam basa mempengaruhi pemahaman konsep hidrolisis garam.
Analisis Penerapan Pembelajaran Kimia Organik Berkonteks Isu Sosiosainstifik untuk Meningkatkan Literasi Sains Mahasiswa IPA Jannah, Ulum Miftahul; Rohmah, Siti Aslihatu; Noor, Faiq Makhdum
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.5491

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang dengan pesat, hal ini ditandai dengan pembaruan ilmu-ilmu sains. Kimia Organik merupakan salah satu mata kuliah sains yang kurang disenangi dan dipandang sulit oleh mahasiswa karena bersifat tidak berwujud. Tantangan pembelajaran mata kuliah kimia organik yaitu meningkatkan literasi saintifik mahasiswa. Rendahnya literasi saintifik mahasiswa di Indonesia disebabkan oleh proses belajar mengajar yang masih berorientasi pada penguasaan konsep sains melalui proses presentasi dan diskusi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis respons mahasiswa terhadap penerapan pembelajaran kimia organik dengan cara diskusi dan berargumentasi tentang isu-isu sosiosainstifik untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa tadris IPA. Penelitian dilakukan di jurusan Tadris IPA B IAIN Kudus angkatan 2017 yang melibatkan 36 mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Pengambilan data melalui analisis sesuai kebutuhan, observasi dan wawancara. Penelitian ini mengungkapkan bahwa 85% mahasiswa pendidikan IPA setuju bahwa pembelajaran berkonteks isu sosiosainstifik pembelajaran yang menarik. 75% setuju bahwa pembelajaran kimia organik berkonteks isu sosiosainstifik dapat mempermudah pemahaman isi materi. 90% setuju bahwa pembelajaran berkonteks isu sosiosainstifik meningkatkan literasi ilmiah. Pembelajaran mata kuliah kimia organik melalui diskusi dan argumentasi terkait isu-isu sosiosainstifik dapat meningkatkan literasi sainstifik mahasiswa.
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Berbasis EMC (Education Mini Club) sebagai Solusi Menghadapi Tantangan Pendidikan dI Era Revolusi Industri 4.0 Wulandari, Ayik; Handayani, Putri; Prasetyo, Dody Rahayu
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.5498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) dengan menggunakan metode Education Mini Club (EMC) sebagai solusi dalam menghadapi tantangan pendidikan diera revolusi 4.0 penelitian ini di lakukan karena adanya proses pembelajaran yang kurang sesuai dengan keadaan siswa yang tidak suka dengan metode pembelajaran yang monoton.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode observasi lapangan yang artinya pengamatan secara langsung dilapangan. Pelaksanaan pengamatan yang dilakukan di MTs Nu Ibtidaul Falah yang mendapatkan analisis data adanya peningkatan hasil belajar dengan menggunakan metode Education Mini Club (EMC) data tersebut di dapat dari hasil nilai pree test ( sebelum di terapkan nya medode Educatin Mini Club (EMC) di bandingkan dengan nilai setelah di terapkanya metode EMC ini hasil nilai yang diperoleh lebih bagus setelah di terapkannya metode EMC. Sebelum di terapkannya ada beberapa siswa yang belum mncapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang di tetapkan pihak sekolah setelah di terapakan metode EMC ini siswa semua telah mencapai KKM. 
Penerapan Pembelajaran Dengan Metode Mindmapping Menggunakan Coggle ™ Dewantara, Dewi
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.4923

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan ada atau tidaknya perbedaan antara hasil belajar sebelum dan setelah menerapkan pembelajaran dengan metode mindmapping menggunakan Coggle ™. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan metode one group pre-test post-test design. Jumlah sampel penelitian adalah 15 orang mahasiswa.  Teknik  pengumpulan data adalah dengan menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t berpasangan. Hasil analisis uji-t diperoleh nilai t= -5,985 dengan sig (2-tailed) = 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi yakni 0,05. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan antara hasil belajat mahasiswa sebelum dan setelah menerapkan Pembelajaran dengan metode mindmapping menggunakan Coggle ™.
Strategi yang Dapat Dikembangkan Dalam Pembelajaran Laboratorium Biologi Laelasari, Iseu; Sari, Nela Eva; Nuhaya, Nailan
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.4815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa strategi paedagogik yang dapat dilakukan oleh guru ataupun dosen untuk meningkatkan efektifitas dan efisensi pembelajaran laboratorium sehingga dapat mengembangkan autonomy dan kreativitas siswa serta meminimalisir anggaran dalam pelaksanaan kegiatan praktikum. Penelitian ini merupakan merupakan preliminary research yang didasarkan pada kajian pustaka dari enam jurnal utama dan tujuh  jurnal pendukung dengan tema kegiatan laboratorium. Hasil penelitian mengungkap bahwa beberapa strategi yang dapat dilakukan sebagai alternatif dalam pembelajaran laboratorium diantaranya: (1) penggunaan demonstrasi virtual lab dan video digital, (2) pembelajaran laboratorium melalui pendekatan Mutasi Based Learning (MBL), (3) mengimplementasikan unsur kebudayaan lokal yang relevan dalam modul laboratorium, (4) menjelaskan pengalaman penelitian yang autentik beserta hambatannya dan (5) dan mengkombinasikan beberapa metode dalam kegiatan hands on laboratorium. Strategi pertama dapat digunakan sebagai alternatif pelaksanaan kegiatan laboratorium yang dapat meminimalisir penggunaan anggaran, sedangkan strategi kedua sampai dengan kelima disinyalir dapat lebih mengembangkan autonomy dan kreativitas siswa dalam pelakasanaan kegiatan laboratorium biologi
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Subkonsep Invertebrata dengan Media Film di SMA Fawaida, Ulya
THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING Vol 2, No 1 (2019): THABIEA : JOURNAL OF NATURAL SCIENCE TEACHING
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thabiea.v2i1.4924

Abstract

Pembelajaran invertebrata adalah pembelajaran abstrak karena guru tidak mampu membawa hewan invertebrata pada saat pelajaran. Untuk itu peneliti mengembangkan perangkat pembelajaran dengan media film agar dapat menentukan apakah perangkat tersebut dikembangkan secara efektif dalam pembelajaran subkonsep invertebrata di sekolah menengah atas. Desain penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan subjek siswa dan guru. Kami subjek penelitian uji coba terbatas dan uji coba skala besar. Dalam uji coba terbatas menggunakan kelompok Karya Ilmiah Pemuda (KIR), yang berjumlah 20 siswa dan uji coba skala besar menggunakan dua kelas yaitu kelas XA dan XB. Untuk menentukan efektivitas pembelajaran gunakan hasil belajar dan indikator kegiatan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media secara efektif dalam pengajaran subkonsep film Invertebrata di SMA. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang telah mencapai indikator yang telah ditentukan yaitu ketuntasan belajar 100% pada skala terbatas dan pada skala luas 88, 37% (di kelas A) dan 97,90% (di kelas B). Aktivitas siswa menunjukkan lebih dari 75% termasuk dalam kriteria tinggi, sedangkan penilaian ahli terhadap media menunjukkan bahwa 76% media yang layak digunakan dan aspek materi media cukup layak untuk digunakan (46%).Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pengembangan efektif digunakan dalam pembelajaran sub konsep invertebrata pada siswa SMA.

Page 1 of 1 | Total Record : 7