cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 24 Documents
Vitamin C Ikan Sidat (Anguilla Marmorata) Asal Danau Poso Dan Muara Sungai Palu Jamaluddin, Jamaluddin; Damayanti, Anita Tri; Widodo, Agustinus
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10256

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) memiliki keunggulan gizi atau nutrisi yang tinggi seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, protein, mineral, dan asam lemak yang baik bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kadar vitamin C ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau Poso dan muara sungai Palu. Bahan dan Metode: Pengujian kadar vitamin C menggunakan bahan berupa daging ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel dengan metode HPLC (High Performance Liquid Chromatography) dengan teknik Purposive Sampling yang berdasarkan ukuran, tempat dan fase ikan sebagai syarat untuk pengambilan sampel. Hasil: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) pada fase Glass eel, Yellow eel, dan Silver eel asal danau Poso dan muara sungai Palu tidak terdeteksi adanya kandungan vitamin C. Kesimpulan: Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) tidak mengandung vitamin C.
Gambaran Pengetahuan Dan Praktik Menyusun Menu Sarapan Pada Orang Tua Siswa Sdit Al-Fahmi Palu Hermiyanty, Hermiyanty; Fitrasyah, Siti Ika; Aiman, Ummu; Ashari, Muhammad Rizki
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10167

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Salah satu isi pesan dari 13 PUGS adalah biasakan sarapan pagi. Namun, masih banyak penduduk Indonesia yang tidak sarapan. Kampanye sarapan sehat harus dilaksanakan oleh semua pihak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat pengetahuan sarapan dan gambaran penerapan prinsip gizi seimbang pada susunan menu sarapan pada orang tua siswa SDIT Al-Fahmi Palu. Bahan dan Metode: Bahan menggunakan piring tiruan yang terbuat dari kertas, kertas karton dan double tip. Desain penelitian adalah deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDIT Al-Fahmi Kota Palu pada tanggal 5 September 2017. Responden yang mengikuti penelitian sebanyak 51 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian berupa data frekuensi tingkat pengetahuan sarapan responden, frekuensi responden yang menjawab benar kuesioner pengetahuan sarapan, dan penerapan prinsip gizi seimbang pada susunan menu sarapan selama tiga hari menggunakan media piring tiruan. Hasil: Keseluruhan (100%) responden memiliki tingkat pengetahuan baik. Namun sebaliknya, ketika dilakukan praktik penyusunan menu diperoleh pada hari ke-1, dari 12 kelompok hanya 1 kelompok (8,3%) yang sudah menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan, pada hari ke-2 hanya 2 kelompok (16,7%) yang sudah menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan, dan pada hari ke-3 tidak ada satupun kelompok yang sudah menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan. Kesimpulan: Keseluruhan responden telah memiliki tingkat pengetahuan baik, namun pada praktinya hampir keseluruhan dari 12 kelompok responden yang belum menerapkan prinsip gizi seimbang dalam praktik menyusun menu sarapan
Analisis Kandungan Gizi Makro Pada Ikan Duo (Penja) Hitam Dan Putih Sebagai Pangan Lokal Kota Palu Jayadi, Yusma Indah; Rahman, Abd
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10421

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Pola Pangan Harapan Sulawesi Tengah belum memenuhi anjuran, potensi produk pangan Sulawesi Tengah salah satunya adalah ikan duo, atau biasa disebut penja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan gizi tepung ikan duo yang menjadi sumber protein dalam potensi makanan khas Kota Palu. Bahan dan Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif laboratorik, dilakukan di laboratorium Nutrisi Makanan Peternakan untuk pembuatan tepung ikan dan analisis proksimat, penelitan dilaksanakan mulai bulan Oktober- November 2016. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, ikan duo (penja) yang dijual di pasar inpres. Pembuatan tepung ikan duo (penja) di Laboratorium Peternakan dan selanjutnya akan diukur kadar proksimat kedua sampel. Hasil: Tepung ikan duo (penja) hitam dan putih, untuk kadar air telah memenuhi SNI mutu I yaitu 5,37% dan 6,3%, kadar protein telah memenuhi SNI mutu II yaitu 56,6% dan 54,19%, kadar lemak memenuhi SNI mutu I dan II yaitu 8,4% dan 9,72%, kadar serat memenuhi SNI mutu II yaitu 2,06% dan 2,61% dan kadar abu memenuhi SNI mutu I yaitu 10,5% dan 8,9%. Kesimpulan: Tepung ikan duo (penja) hitam dan putih lebih tinggi kadar proteinnya dibandingkan tepung teri. Kandungan gizi makro tepung ikan duo telah memenuhi SNI mutu I dan II, proteinnya lebih unggul dibandingkan tepung ikan teri.
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Umur 2-5 Tahun Di Puskesmas Biromaru Imelda, Imelda; Rahman, Nurdin; Nur, Rosmala
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10369

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Stunting merupakan suatu kondisi terganggunya pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh malnutrisi kronik. Prevalensi stunting di Kabupaten Sigi sebanyak 45,20 % (2015) dan kejadian stunting di Puskesmas Biromaru untuk anak umur 2-5 sebanyak 60 kasus (2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada anak umur 2-5 tahun. Bahan dan Metode: Jenis penelitian survey analitik dengan rancangan Case Control. Cara pengambilan sampel kasus dengan cara total sampling dan sampel kontrol purposive sampling berdasarkan pertimbangan tertentu dengan perbandingan 1:2, dengan sampel kasus pada penelitian ini sebanyak 60 anak dan sampel kontrol sebanyak 120, setiap sampel yang dipilih berdasarkan umur sebagai matching. Derajat stunting dinyatakan dengan z-score tinggi badan menurut umur. Data imunisasi dasar lengkap, pola asuh praktik pemberian makan, berat badan lahir rendah dan garam beryodium yang diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan test yodium. Analisis yang digunakan yaitu odd ratio dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Imunisasi dasar lengkap OR 7,667 (CI 95% 3,753-15,662), pola asuh praktik pemberian makan OR 30,565 (CI 95% 9,043-103,314), berat badan lahir rendah OR 6,956 (CI 95% 4,446-14,104) dan garam beryodium  OR 8,632 (CI 95% 4,268-17,456) merupakan faktor risiko kejadian stunting dan mempunyai hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Pola asuh praktik pemberian makan merupakan faktorutama terhadap kejadian stunting dengan OR 30,565
Risiko Gangguan Makan Dan Kejadian Anemia Pada Mahasiswa Putri Program Studi S1 Gizi Stikes Mitra Keluarga Syah, Muh Nur Hasan; Asna, Alfi Fairuz
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10116

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Anemia merupakan masalah gizi kesehatan masyarakat yang dapat terjadi pada seluruh usia. Pada tahun 2013 proporsi anemia di Indonesia adalah 21,7 persen. Anemia dapat disebabkan oleh banyak faktor salah satunya adalah pola konsumsi. Anemia pada remaja putri dan wanita usia subur dapat menyebabkan gangguan pada 1000 hari pertama kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko gangguan makan dan anemia pada mahasiswa gizi. Bahan dan Metode: Penelitian ini adalah studi cross sectional dengan sampel 46 mahasiswa gizi jenis kelamin perempuan berusia 19 tahun. Pengumpulan data risiko gangguan makan menggunakan kuesioner Eating Attitudes Test (EAT-26) data anemia diperoleh dari data sekunder hasil pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru. Data dianalisi dengan menggunakan SPSS, dilakukan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian terdapat 21,7 persen anemia dan 26,1 persen berisiko gangguan makan. 20 persen mahasiswa yang anemia memiliki risiko gangguan makan. Hasil uji statistik memperlihatkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara risiko gangguan makan dengan anemia. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian adalah risiko gangguan makan dapat terjadi pada mahasiswa gizi yang memungkinkan dapat menjadi penyebab anemia
Vitamin A Ikan Sidat (Anguilla Marmorata) Asal Sungai Palu Dan Danau Poso Jamaluddin, Jamaluddin; Widodo, Agustinus; Mufliha, Nurul
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2018): Juli
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i1.10260

Abstract

Pendahuluan & Tujuan: Ikan sidat (Anguilla marmorata) memiliki keunggulan gizi atau nutrisi yang tinggi seperti protein, mineral, asam lemak dan salah satunya yaitu vitamin A. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan jumlah kadar vitamin A ikan sidat (Anguilla marmorata) fase glass eel, yellow eel , silver eel  asal Sungai Palu dan Danau Poso. Bahan dan Metode: Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu Ikan sidat (Anguilla marmorata) berukuran Glass eel, Yellow eel, Silver eel yang berasal dari Sungai Palu dan Danau Poso, Ethanol, KOH, n-Hexane, BHT (Butil Hidroksil Toluen), Methanol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling melihat berdasarkan jenis berat, ukuran dan lokasi pengambilan. Metode yang digunakan yaitu Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dimana sebelumnya dilakukan uji saponifikasi (penyabunan) pada sampel ikan sidat. Hasil: vitamin A pada ikan sidat asal Sungai Palu fase glass eel sebesar 4,01 mg/kg (1336,67 IU/100 gram), yellow eel sebesar 7,26 mg/kg (2420 IU/100 gram), silver eel sebesar 9,73 mg/kg (3243,34 IU/100 gram). Vitamin A pada ikan sidat asal Danau Poso fase glass eel sebesar 0,22 mg/kg (73,34 IU/100 gram), yellow eel 7,16 mg/kg (2386,67 IU/100 gram), silver eel sebesar 11,3 mg/kg (3766,67 IU/100 gram). Kesimpulan: Kadar vitamin A ikan sidat fase glass eel asal Sungai Palu dan Danau Poso berbeda signifikan
Analisis Kandungan Vitamin B Pada Ikan Sidat (Anguilla Marmorata (Q.) Gaimard) Fase Elver Asal Danau Poso Fenti, Fenti; Widodo, Agustinus; Jamaluddin, Jamaluddin
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gjgk.v2i2.11321

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Vitamin merupakan zat-zat organik kompleks yang diperlukan tubuh dalam jumlah yang kecil, umumnya tidak dapat disintetis oleh tubuh tetapi penting dalam proses metabolik salah satunya adalah vitamin B. Vitamin B terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B6, B9 danB12. Sidat merupakan salah satu ikan yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi salah satunya vitamin B. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar vitamin B (B1, B2, B3, B6, B9, B12) pada ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase elver asal danau Poso . Bahan dan Metode : Penentuan kadar vitamin B1, B2, B3, B6, dan B9 menggunakan metode KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi), dan pada vitamin B12 menggunakan metode LC-MS (Liquid Chromatography–Mass Spectrometry). Hasil : Vitamin B2 dengan kadar 0,133 mg/100g, vitamin B3 dengan kadar 1,895 mg/100g, dan vitamin B12 dengan kadar 0,017mg/100g sedangkan pada vitamin B1, B6, dan B9 tidak terdeteksi adanya kadar. Kesimpulan : Ikan sidat (Anguilla marmorata (Q.) Gaimard) fase elver asal danau Poso dapat dijadikan sumber vitamin B2, B3, dan B12.
Penyelenggaraan Makanan Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas Iia Palu Oksandi, Oksandi; Rahman, Nurdin; Arifuddin, Adhar
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gjgk.v2i2.11320

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Kualitas penyelenggaraan makanan diorientasikan kepada kepuasan konsumen dengan memperhatikan berbagai hal antara lain penampilan makanan, cita rasa dan variasi menu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepuasan narapidana terhadap penyelenggaraan makanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu. Bahan dan Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Cross Sectional. Jumlah populasi yaitu 422 narapidana dan jumlah sampel yaitu 81 narapidana dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data dianalisis secara deskriptif yaitu analisis univariat dan bivariat, pada taraf kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil : Responden menilai penampilan makanan yang kurang baik yaitu 24,69%, cita rasa makanan yang kurang baik yaitu 14,81%, dan variasi menu yang kurang baik yaitu 18,51%. Hal ini berarti bahwa penampilan makanan, citarasa makanan, dan variasi menu yang disediakan termasuk baik dan penilaian kepuasan terhadap penyelenggaraan makanan termasuk puas yaitu, 88,88%. Penelitian menunjukkan bahwa penampilan makanan berhubungan dengan kepuasan penyelenggaraan makanan (ρ=0,006), cita rasa makanan berhubungan dengan kepuasan penyelenggaraan makanan (ρ=0,000), dan variasi menu berhubungan dengan kepuasan penyelenggaraan makanan (ρ=0,009). . Kesimpulan : Semakin baik mutu makanan yang disediakan untuk narapidana, maka semakin puas pula terhadap penyelenggaraan makanan
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan Di Wilayah Tambang Poboya, Kota Palu Agustia, Reski; Rahman, Nurdin; Hermiyanty, Hermiyanty
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gjgk.v2i2.11258

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Stunting merupakan keadaan kurang gizi yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan, yang sudah berjalan lama dan memerlukan waktu untuk pulih kembali. Pertambangan emas Poboya merupakan sumber terbesar masuknya logam merkuri, bahaya yang ditimbulkan yaitu berpengaruh terhadap pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko ASI eksklusif, penyakit infeksi dan status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Wilayah Tambang Poboya. Bahan dan Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode case control. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 84 responden yang terdiri dari 21 kasus dan 63 kontrol dengan perbandingan 1:3. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data ASI eksklusif, penyakit infeksi dan status imunisasi diperoleh melalui wawancara menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Data yang diperoleh dari analisis statistik dengan menggunakan uji Odds ratio (OR)  Hasil : Balita yang mendapatkan ASI Eksklusif yaitu 28,6% (kelompok kasus) dan 65,1% (kelompok kontrol). Balita yang mendeirta penyakit infeksi yaitu 81,0% (kelompok kasus) dan 55,6% (kelompok kontrol). Adapun status imunisasi yang tidak lengkap yaitu 52,4% (kelompok kasus) dan 22,2% (kelompok kontrol). Balita tidak ASI eksklusif OR = 4,659 (CI 95% 1,583-13,708), riwayat penyakit infeksi OR = 3,400 (CI 95% 1,027-11,257) dan status imunisasi OR = 3,850 (CI 95% 1,358-10,916) merupakan faktor risiko kejadian stunting Kesimpulan : Pemberian ASI tidak eksklusif, riwayat penyakit infeksi dan imunisasi tidak lengkap merupakan faktor risiko stunting
Anemia Dan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu Nur, A. Fahira
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2018): Desember
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gjgk.v2i2.11726

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah yang termasuk besar di dunia, karena dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu, sehingga generasi penerus bangsa akan berpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan anemia dengan kejadian berat badan lahir rendah di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu . Bahan dan Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan observasional Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 91 responden yang ditentukan dengan teknik Accidential sampling. Analisis data yaitu uji che-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05.  Hasil : Ibu yang anemia yaitu 72,5% dan BBLR yaitu 40,7%. Anemia kategori berat yaitu 4,39%, sedang yaitu 37,3%, dan ringan yaitu 30,7%. Tingkat anemia berpengaruh signifikan terhadap berat badan lahir (ρ= 0,000). Anemia memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian berat badan lahir rendah (ρ= 0.000) di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu. Kesimpulan : Anemia pada ibu hamil memiliki korelasi yang positif terhadap berat badan lahir bayi dan berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah

Page 1 of 3 | Total Record : 24