cover
Contact Name
Maria Tuntun Siregar
Contact Email
Maria Tuntun Siregar
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_ak@poltekkes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Analis Kesehatan
ISSN : 22523553     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Analis Kesehatan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of medical areas. It covers the parasitology, bacteriology, virology, haematology, clinical chemistry, toxicology, food and drink chemistry.
Arjuna Subject : -
Articles 94 Documents
FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA MALARIA VIVAX DI PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN Shafira, Indah Dian; Krisanti, Inocentia Gita
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1863

Abstract

Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan Plasmodium. Pada tahun 2017, kasus malaria di dunia mencapai 216 juta kasus. Lampung merupakan salah satu provinsi dengan kejadian malaria yang masih cukup tinggi dengan Kabupaten Pesawaran sebagai daerah dengan kasus terbanyak, khususnya pada Puskesmas Hanura. Tujuan penelitian ini yaitu identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada penderita malaria vivax di wilayah kerja Puskesmas Hanura. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel adalah penderita malaria vivax selama kurun waktu enam bulan terakhir yaitu April - September 2019. Didapatkan proporsi tinggi penderita malaria vivax tidak patuh dalam minum obat yaitu sebesar 53,4%. Dimana perempuan memiliki kepatuhan minum obat yang lebih tinggi daripada laki-laki. Sebesar 51,1% pasien berusia ? 17 tahun memiliki kepatuhan yang tinggi daripada usia < 17 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan yang bermakna antara jenis kelamin, usia, dan pengalaman menderita malaria sebelumnya dengan kepatuhan minum obat.
STUDI DESKRIPTIF BAHAN TAMBAHAN DILARANG PADA JAJANAN PASAR DI PASAR KOTA BANDAR LAMPUNG Nuraini, Sri; Nurminha, Nurminha
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1862

Abstract

Pewarna tambahan merupakan zat warna atau bahan lain yang dibuat dengan cara sintetis atau cara kimiawi, atau bahan alami dari tanaman, hewan, mineral atau sumber lainnya yang diekstrak, diisolasi atau terbuat dari akstrak atau isolat dengan atau tanpa perubahan identitas, yang bila ditambahkan atau digunakan ke dalam bahan makanan, obat atau kosmetik, atau ketubuh/bagian tubuh, bisa (sendiri atau karena reaksi dengan bahan lain) menjadi bagian dari warna dari bahan tersebut. Jajanan adalah makanan dan atau minuman yang diolah oleh pengrajin makanan ditempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga, rumah makan/restoran, dan hotel. Tujuan Penelitian untuk mengetahui berapa persentase  jajanan yang memenuhi persyaratan  Permenkes RI No.033 tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah  deskriptif. Populasi sekaligus sampel adalah jajanan pasar yang dijual di Pasar Kota Bandar Lampung. Pemeriksaan bahan tambahan yang dilarang, dengan cara kualitatif  menggunakan Tes Kit. Hasil penelitian didapatkan 2 sampel (16,67%) positif  mengandung rhodamin B, sehingga tidak sesuai persyaratan Permenkes RI No. 033 tahun 2013. Seluruh sampel (100%) tidak mengandung boraks.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA Shaqiena, Anindita; Mustika, Sindi Yulia
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1861

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles sp. betina. Lampung merupakan daerah endemis malaria dengan Annual Parasite Incidence (API) yang tinggi. Kabupaten Pesawaran merupakan daerah dengan API tertinggi di Lampung, dengan kasus terbanyak di daerah Hanura. Tingginya angka kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Hanura dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap malaria. Penelitian ini dilakukan dengan studi potong lintang, di wilayah kerja Puskesmas Hanura, khususnya Desa Sukajaya Lempasing. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Sukajaya Lempasing dengan sampel sebanyak 35 orang yang terseleksi. Data yang dikumpulkan berupa kuesioner Pengetahuan, sikap dan perilaku. Analisis data dilakukan secara univariat.  Hasil penelitian didapatkan, pengetahuan masyarakat tentang malaria sudah baik dilihat dari tingginya persentase masyarakat yang mengetahui tentang malaria dan gejalanya, berikut upaya pencegahan dan pengendaliannya. Masyarakat yang setuju untuk melakukan penghindaran diri terhadap gigitan nyamuk sebanyak 91%, sebanyak 97% setuju untuk diambil darahnya dan 94% setuju dalam keterlibatan upaya pemberantasan nyamuk. Simpulan penelitian ini adalah pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terhadap malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Hanura sudah baik.
GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PEKERJA BENGKEL LAS DI KECAMATAN SUKARAMI PALEMBANG TAHUN 2019 Asrori, Asrori; Nurhayati, Nurhayati; Mutholib, Abdul; Ellinasari, Tiara Fita
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1865

Abstract

Pekerja bengkel las berpotensi menghirup asap yang mengandung kadmium dari proses pengelasan, hal ini dapat menyebabkan disfungsi ginjal, yang menghambat ekskresi urat dan dapat menyebabkan hiperurisemia. Penelitian ini bertujuan  mengetahui gambaran kadar asam urat pada pekerja bengkel las di Kecamatan Sukarami Palembang. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional. Sampel sebanyak 40 pekerja bengkel las. Kadar asam urat diperiksa dengan metode uricase. Hasil penelitian ini mendapatkan 6 orang (15,0%) dengan kadar asam urat tinggi dan 34 orang (85,0%) dengan kadar asam urat normal. Dari 6 sampel dengan kadar asam urat tinggi; berdasarkan umur, sebanyak 3 orang (50,0%) dengan umur berisiko dan 3 orang (8,8%) dengan umur tidak berisiko; berdasarkan waktu kerja, sebanyak 1 orang (25,0%) dengan waktu kerja berisiko dan 5 orang (13,9%) dengan waktu kerja tidak berisiko; berdasarkan masa kerja, sebanyak 4 orang (40,0%) dengan masa kerja berisiko dan 2 orang (6,7%) dengan masa kerja tidak berisiko; berdasarkan penggunaan APD sebanyak 5 orang (23,8%) dengan penggunaan APD tidak sesuai dan 1 orang (5,3%) dengan penggunaan APD sesuai; berdasarkan tekanan darah, sebanyak 1 orang (14,3%) dengan tekanan darah tinggi, 4 orang (15,4%) dengan tekanan darah normal dan 1 orang (14,3%) dengan tekanan darah rendah; berdasarkan asupan purin, sebanyak 3 orang (25,0%) dengan asupan purin tinggi dan 3 orang (13,6%) dengan asupan purin sedang.
PENGARUH MENSTRUASI TERHADAP PROFIL HEMATOLOGI PADA SISWI SMPN 22 BANDAR LAMPUNG Siregar, Maria Tuntun; Rahayu, Pudji
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1860

Abstract

Siklus menstruasi dapat mempengaruhi kesehatan remaja putri, seperti ketidakteraturan menstruasi, menoragia, dismenorea dan lain-lain. Tujuan penelitian ini  mengetahui pengaruh menstruasi terhadap profil hematologi pada siswi SMPN 22 Bandar Lampung. Penelitian dilakukan di SMPN 22 Kota Bandar Lampung, dan pemeriksaan profil hematologi dilakukan di laboratorium  rumah sakit Dr.H.Abdoel Muluk Bandar Lampung, pada bulan Oktober ? November 2016. Pemeriksaan profil hematologi meliputi jumlah lekosit, jumlah trombosit, jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit Populasinya adalah seluruh siswi kelas VIII SMPN 22 Kota Bandar Lampung, dan sampelnya sebanyak 68 siswi, yang bersedia di ambil darah venanya. Hasil penelitian menunjukkan korelasi yang sangat lemah dan tidak signifikan (p > 0,05) antara lama menstruasi dengan profil hematologi, yaitu makin lama menstruasi maka makin sedikit jumlah lekosit, dan makin rendah kadar hemoglobin, tetapi  makin banyak jumlah trombosit, jumlah eritrosit, dan kadar hematokrit. Sedangkan hubungan siklus menstruasi dengan jumlah lekosit, jumlah trombosit, dan  jumlah eritrosit menunjukkan korelasi yang sangat lemah. Tetapi hubungan siklus menstruasi dengan kadar hemoglobin dan kadar hematokrit menunjukkan korelasi yang kuat walaupun tidak signifikan (p > 0,05). Korelasi yang signifikan terjadi antara siklus menstruasi dengan jumlah lekosit dan jumlah eritrosit, karena nilai p < 0,05.
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN AIR GARAM TERHADAP PENURUNAN KADAR FORMALIN PADA CUMI- CUMI ASIN Sugiarti, Mimi; Aminah, Siti
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1864

Abstract

Meski secara resmi formalin dilarang digunakan sebagai pengawet makanan namun kenyataan masih sering ditemukan makanan yang mengandung formalin. Tujuan penelitian untuk mengetahui berapa lama perendaman air garam  yang paling baik untuk menghilangkan formalin. Penelitian dilakukan secara pra eksperimen dengan one-group pretest post test design. Penelitian ini dilakukan dengan merendam cumi-cumi asin yang mengandung formalin menggunakan air garam, dengan variasi waktu 15 menit, 30 menit, 60 menit dan 90 menit. Penelitian dilakukan di laboratorium Toksikologi Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Tanjungkarang. Pengukuran kadar formalin menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan ada penurunan kadar formalin setelah direndam dengan air garam selama 15 menit, 30 menit, 60 menit dan 90 menit, yaitu 37,3105%, 49,3890 %, 54,7773 %, 72,1172 %.
STUDI PERBANDINGAN JUMLAH PLASMODIUM MALARIA MENGGUNAKAN VARIASI VOLUME DI LABORATORIUM RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE Puasa, Roni
Jurnal Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2019): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v8i2.1859

Abstract

Pemeriksaan malaria yang merupakan Gold Standart adalah dengan menggunakan mikroskop. Dignosa malaria secara mikroskopis dapat dilakukan dua cara yaitu  dengan menghitung jumlah Plasmodium secara semikuantitatif dan kuantitatif. Cara kuantitatif dilakukan dengan menghitung jumlah Plasmodium malaria bersamaan dengan menghitung  jumlah leukosit, bila jumlah Plasmodium telah mencapai 100 sel dan  leukosit telah mencapai 200 maka dihentikan, bila  Plasmodium belum mencapai 100 sel maka leukosit dihitung  hingga mencapai 500 sel leukosit. Volume sampel  darah  yang digunakan untuk pembuatan sediaan darah tebal adalah 6 µl, 10 µl, 16 µl dan 20 µl. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan  jumlah Plasmodium malaria dari setiap variasi volume sampel darah tebal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian Studi Perbandingan  (Comparatif Study) dan dianalisa menggunakan Uji Anova. Jumlah sampel 1 (satu), kemudian sampel tesebut di multipikasi menjadi 120 sediaan darah. Hasil penelitian  menggunakan analisa statistik dengan derajat kepercayaan 95% didapatkan nilai signifikan setiap variasi volume  baik 10µl, 16µl dan 20µl pada sediaan darah tebal dengan nilai 0.000  < 0.005, maka hipotesa Ha diterima. Kesimpulan adalah ada perbedaan  yang signifikan antara lama volume standar 6µl dengan variasi volume 10 µl, 16 µl dan 20 µl.
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut di Kelurahan Wonoharjo Kabupaten Tanggamus Ariyanto, Ariyanto
Jurnal Analis Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.874 KB) | DOI: 10.26630/jak.v7i2.1204

Abstract

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang berfungsi untuk mengunyah, berbicara dan mempertahankan bentuk muka.Mengingat kegunaannya yang sangat penting maka perlu untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut agar gigi dapat bertahan lama dalam rongga mulut. Menjaga kebersihan gigi dan mulut sangatlah penting, karena menjaga agar mulut tetap bersih, mencegah infeksi pada rongga mulut, serta untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Tingginya penyakit gigi dan mulut sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah faktor perilaku masyarakat yang belum menyadari pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut. Jenis peneliitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian analitik. Teknik pengumpulan data dengan pendekatan cross sectional yaitu mengadakan pengamatan hanya sekali terhadap beberapa variabel dan diukur pada saat bersamaan. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Wonoharjo Kabupaten Tanggamus dengan jumlah sampel 284 orang. Analisa data yang dilakukan dengan cara univariat, bivariat dengan Chi Square dan multivariat dengan regresi logistic. Hasil analisis bivariat variabel yang berhubungan dengan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut adalah pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,044), sikap tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,018), tindakan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut (p=0,013). Hasil uji regresi logistic diperoleh hasil yang paling dominan berpengaruh terhadap pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut adalah variabel tindakan responden (OR=1,749)
Pengaruh Lama Pengadukan Pada Penambahan Serbuk Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Terhadap Penurunan Bilangan Asam Dan Bilangan Peroksida Pada Minyak Jelantah Nuraini, Sri; Purwadi, Purwadi; Putri, Reni Anggita
Jurnal Analis Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.704 KB) | DOI: 10.26630/jak.v7i2.1203

Abstract

Mutu minyak goreng ditentukan oleh titik asapnya. Kerusakan minyak yang utama yaitu timbulnya bau dan rasa tengik yang disebut proses ketengikan. Hal ini disebabkan oleh otooksidasi radikal asam lemak tidak jenuh dalam lemak.Otooksidasi dimulai dengan pembentukan radikal-radikal bebas yang disebabkan oleh faktor-faktor yang dapat mempercepat reaksi seperti cahaya, panas, peroksida lemak, atau hidroperoksida, dan logam-logam berat. Kerusakan minyak goreng dapat dilihat dengan memeriksa kadar bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak tersebut. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat reaksi oksidasi, dengan mengikat radikal bebas.Kulit buah rambutan mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengadukan pada penambahan serbuk kulit buah rambutan terhadap penurunan kadar bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak goreng jelantah. Data hasil uji univariat menunjukkan bahwa setelah dilakukan penambahan serbuk kulit buah rambutan dengan variasi lama pengadukan dapat menurunkan bilangan asam dan bilangan peroksida.Data hasil uji bivariat yang dianalisis menggunakan uji Oneway Anova dengan menunjukkan nilai signifikan untuk bilangan asam dan bilangan peroksida yaitu 0,000. Hasil tersebut menunjukan bahwa hasil uji kurang dari nilai α yaitu 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh lama pengadukan pada penambahan serbuk kulit buah rambutan terhadap penurunan bilangan asam dan bilangan peroksida pada minyak jelantah.
Hubungan Sikap dan Perilaku Orangtua Dalam Pemberian Minuman Menggunakan Botol Susu Terhadap Terjadinya Karies Botol Pada Siswa Tk Al-Azhar 2 Bandar Lampung Yosa, Avoanita; Simbolon, Bintang H.
Jurnal Analis Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.979 KB) | DOI: 10.26630/jak.v7i2.1202

Abstract

Sikap dan perilaku orang tua sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku anaknya yang tercermin pada kesehatan gigi anak. Sikap bukan hanya kondisi internal psikologis yang murni, tetapi proses kesadaran individual yang dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, orang lain, kebudayaan dan media massa. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh lingkungan melalui observasional  learning, cara pandang, dan cara pikir yang dimiliki seseorang terhadap informasi . Orang tua merupakan model yang ditiru oleh seorang anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap dan perilaku orang tua dalam pemberian minuman menggunakan botol susu terhadap terjadinya karies botol pada siswa/i TK. Penelitian dilakukan secara potong lintang pada 71 siswa/i dan orang tua Taman Kanak-Kanak Al-Azhar 2 Bandar Lampung. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan sebagian besar orang tua dari responden adanya hubungan sikap dan perilaku orang tua terhadap terjadinya karies botol pada anak. Petugas kesehatan Puskesmas sebaiknya membina dalam bidang kesehatan gigi di TK Al-Azhar 2 Bandar Lampung yang merupakan salah satu sekolah di wilayah kerja Puskesmas.

Page 1 of 10 | Total Record : 94