cover
Contact Name
Yurni Suasti
Contact Email
Yurni Suasti
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Geografi
ISSN : 20867042     EISSN : 26146525     DOI : -
Journal of Geography adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Geografi Fakuktas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. Journal of Geography menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas tentang keilmuan keilmuan Geografi, Kependidikan Geografi serta hasil penelitian Ilmiah para Geografer di Jurusan Geografi FIS UNP. Semua artikel diterbitkan setelah melalui proses peer-review dari pakar di bidang masing-masing. Journal of Geography terbit dua kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DI SMP 15 PADANG Surtani, Surtani; Jusniar, Jusniar
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.51 KB)

Abstract

Abstrak Pembelajaran yang berkualitas ditandai dengan meningkatnya pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa dalam pembelajaran. Indikasi utama terlaksananya pembelajaran yang berkualitas adalah terbentuknya disiplin belajar siswa yang optimal. Optimalnya disiplin dalam pembelajaran dapat terlaksana apabila reward dan punishment berjalan seimbang. Indikator terbentuknya disiplin mencakup 1) Kemampuan, 2) Tauladan, 3) reward/punishment, 4) adil, 5) pengawasan, 6) ketegasan, 7) hubungan sosial yang baik.
PENINGKATAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MELALUI PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. surtani, surtani
JURNAL GEOGRAFI Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.225 KB)

Abstract

Pembelajaran yang berkualitas ditandai dengan meningkatnya pengetahuan, sikap dan keterampilan siswa dalam pembelajaran. Indikasi utama terlaksananya pembelajaran yang berkualitas adalah terbentuknya disiplin belajar siswa yang optimal. Optimalnya disiplin dalam pembelajaran dapat terlaksana apabila reward dan punisment berjalan seimbang. Indikator terbentuknya disiplin mencakup 1) Kemampuan, 2) Tauladan, 3) reward/punishment, 4) adil, 5) pengawasan, 6) ketegasan, 7) hubungan sosial yang baik
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH SBSNP DAN NON SBSNP rahmanelli, Rahmanelli; Iryasman, Iryasman
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.833 KB)

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum 2013 di sekolah SBSNP dan SBSNP.Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif.Informan terdiri dari 2 orang guru IPS yang mengajar di kelas VII, pelaksanaan penelitian bulan Oktober sampai Desember 2016.Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi untuk RPP, observasi pembelajaran, dan wawancara dengan informan. Analisis data kuantitatif menggunakan formula persentase, dan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa; 1) kemampuan guru dalam menyusun RPP, baik di Sekolah SBSNP, maupun sekolah Non SBSNP sudah baik, 2) kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran sudah baik, 3) kemampuan guru melakukan penilaian masih kurang (khususnya dalam mengembangkan instrumen penilaian kompetensi sikap spiritual dan sosial), dan 4) tingkat keterpakaian buku oleh guru sudah baik. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian khusus, 1) kemampuan guru merancang pembelajaran belum terpadu, dan masih terintegrasi, 2) latar belakang pendidikan guru yang belum sesuai dengan tuntutan pembelajaran terpadu, 3) pemahaman guru tentang konsep pembelajaran terpadu masih kurang, dan 4) belum sepenuhnya menerapkan ?Pendekatan Saintifik? (khususnya dalam mengembangkan indikator kompetensi sikap spiritual dan sosial)
DAMPAK KEBERADAAN KAMPUS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BUKITTINGGI TERHADAP PERUBAHAN PEMANFAATAN LAHN DI WILAYAH SEKITARNYA ridwandi, Ridwandi; ahyuni, Ahyuni; Wilis, ratna
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.871 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss1/100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi perubahan penggunaan lahan. (2) mengidentifikasi perubahan fungsi bangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dampak keberadaan kampus terhadap perubahan pemanfaatan lahan (1) berubah sawah menjadi permukiman seluas 6,28 ha atau 39,6% (2)berubah  semak belukar menjadi permukiman seluas 0,09 ha atau 0,58% (3) berubah  tegalan menjadi permukiman seluas 1,56 ha atau  9,84% (4) perubahan fungsi bangunan  yang terjadi sebesar 7,69% rumah tinggal berubah fungsi menjadi rumh kost/kontrakan ataupun menjadi fungsi perdagangan dan fungsi lainnya(5) 58,4% bangunan yang berdiri disekitar kampus difungsikn untuk penyediaan kebutuhan kampus.
ANALISIS KECENDRUNGAN SPASIAL (SPATIAL TENDENCY ANALYSIS) KOTA PADANG MELALUI PENDEKATAN KENAMPAKAN FISIKAL MORFOLOGI (SEBAGAI BASIS DATA DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN KERUANGAN) Yulfa, Arie; Syahar, Fitriana
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1286.367 KB)

Abstract

Abstrak Pengembangan wilayah adalah berbagai upaya mengubah kondisi yang ada menjadi lebih baik dengan maksud mengatasi masalah-masalah diantaranya terkait pengalokasian sumberdaya, persebaran penduduk, penyediaan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecendrungan spasial (spatial tendency analysis) Kota Padang akibat proses perkembangan wilayah kota, melalui perembetan kenampakan fisikal morfologi meliputi : permukiman, persawahan, pertegalan dan hutan serta kecepatan perubahan kenampakan fisikal morfologi tersebut. Analisis kecendrungan spasial memiliki peran yang sangat penting dalam perencanaan pengembangan wilayah sebab memberikan informasi tentang kecendrungan perkembangan wilayah dalam kurun waktu tertentu, khususnya penambahan atau pengurangan penggunaan lahan tertentu. Peran penting lainnya adalah sebagai basis data dalam pengambilan kebijakan dan keputusan dalam rangka upaya mitigasi bencana untuk daerah rawan bencana berdasarkan pendekatan keruangan dan pertimbangan pengembangan wilayah terkait daya dukung lahan.  Metode yang digunakan untuk menjawab tujuan adalah menggunakan data ? data sekunder berupa citra satelit dan data perubahan penggunaan lahan menurut jenisnya. Analisis data citra dengan teknik overlay untuk melihat kecendrungan melalui kenampakan visual dan analisis prediksi kecepatan penambahan maupun pengurangan dari kecendrungan spasial yang terjadi.      
PERKEMBANGAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA roli, m; aziz, ahyuni; Syahar, fitriana
JURNAL GEOGRAFI Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.912 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol5-iss2/25

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perkembangan objek wisata di Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini untuk melihat perkembangan objek wisata di Kabupaten Lima Puluh Kota sesuai dengan Teori Butler tahun 1980 dari Model Tourism Area Life Cycle ( TALC) Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah objek wisata andalan Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu Objek Wisata Lembah Harau, Objek Wisata Batang Tabik, Objek Wisata Pusako Rumah Gadang, dan Objek Wisata Kapalo Banda. Jenis analisi data yang digunakan adalah analisis data sekunder (ADS) dan Scoring Model dari Gunn dan Model TALC sebagai alat ukur dalam penelitian yaitu perkembangan objek wisata ditahap Eksplorasi (exploration), Tahap keterlibatan (involvemento), Tahap Pengembangan (development), Tahap Konsolidasi (Consolidation), Tahap kestabilan (stagnation), Tahap penurunan kualitas (decline), dan Tahap peremajaan kembali (rejuvenate). Data yang diolah yaitu data sekunder yang didapatkan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil temuan peneliti diperoleh: 1) Tahap perkembangan objek wisata ditinjau dari aspek jumlah kunjungan dan sarana prasarana yaitu a) Objek Wisata Lembah Harau berada di Tahap Kestabilan (Stagnation), b) Objek Wisata Batang Tabik berada pada Tahap Konsolidasi (Consolidation), c) Objek Wisata Pusako Rumah Gadang berada pada Tahap Penurunan Kualitas ( Decline), d) Objek Wisata Kapalo Banda berada pada Tahap Keterlibatan (Involvement). 2) Jumlah kunjungan wisatawan dari tahun 2007 sampai 2014 terbanyak terjadi di Objek Wisata Lembah Harau 1.023.617 jiwa dan perkembangan sarana prasarana dengan skor 4,8, Objek Wisata Kapalo Banda 499.612 jiwa dan perkembangan sarana prasarana dengan skor 2,2, Objek Wisata Batang Tabik 447.096 jiwa dan perkembangan sarana prasarana dengan skor 3,2 , Objek Wisata Pusako Rumah Gadang 9.708 dan perkembangan sarana prasarana dengan skor 4. Dapat disimpulkan perkembangan objek wisata di Kabupaten Lima Puluh Kota masih butuh perhatian khusus seperti kegiatan pemberdayaan SDM yang berkualis agar pengelolaan terlaksana dengan baik serta pemeliharaan sarana prasarana agar objek wisata tersebut dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, baik bagi pemerintah maupun masyarakat
PEMETAAN KARAKTERISTIK MATAAIR SAAT MUSIM KEMARAU DI SUB DAS BOMPON, KABUPATEN MAGELANG PROVINSI JAWA TENGAH Pradana, Fadli; Handayani, Reni Puspa
JURNAL GEOGRAFI Vol 7 No 2 (2018): Penelitian DAS Bompon
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.925 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol7-iss2/361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristikmataair saat musim kemarau di Sub Das Bompon.Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus untuk mengetahui karakteristik dan kualitas mataair.Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, statistik parametrik, dan komparatif.Hasil penelitian diketahui bahwa tipe mataairtergolong dalam mataair depresi.Semua mataair ini masih aktif dan bersifat perennial yang mengalir tetap saat musim kemarau.Berdasarkan Baku Mutu air minum menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 492 Tahun 2010, ketiga mata air tersebut tidak memenuhi standar mutu air yang layakPenggunaan dan pemanfaatan air pada ketiga sumber mata air tersebut lebih digunakan untuk MCK, pengairan sawah penduduk, serta digunakan untuk pengairan kolam ikan.
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI GAMPONG ALUE NAGA KECAMATAN SYIAH KUALA TAHUN 2004-2019 Zalmita, Novia; Alvira, Yuri; Furqan, M. Hafizul
JURNAL GEOGRAFI Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.769 KB) | DOI: 10.24036/geografi/vol9-iss1/920

Abstract

Gampong Alue Naga merupakan salah satu gampong di Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh dan berada di kawasan pesisir yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Gampong Alue Naga dipisahkan oleh Sungai Lamyong yang berada ditengah gampong. Pasca tsunami penggunaan lahan di Gampong Alue Naga mengalami perubahan yang cukup besar. Penelitian ini mengangkat masalah tentang perubahan penggunaan lahan yang terjadi Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar perubahan penggunaan lahan yang terjadi di Gampong Alue Naga menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan aplikasi ArcGIS pada citra temporal Gampong Alue Naga. Adapun citra temporal yang digunakan yaitu citra tahun 2004, 2009, dan 2019. Untuk melihat perubahan penggunaan lahan yang ada di Gampong Alue Naga maka peta penggunaan lahan di overlay hingga mendapatkan peta yang baru yaitu peta perubahan penggunaan lahan. Hasil menunjukkan bahwa, perubahan lahan yang terjadi di Gampong Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala cukup signifikan pada beberapa lahan seperti lahan terbangun, kebun kelapa, dan lahan tambak. ABSTRACT Gampong Alue Naga is one of the villages in the Syiah Kuala District of Banda Aceh City and is located in a coastal area directly adjacent to the Selat Malaka. Gampong Alue Naga is separated by the Lamyong River in the center of the village. After the tsunami the land use in Gampong Alue Naga has experienced significant changes. This study raises the problem of land use changes that occur in Gampong Alue Naga, Syiah Kuala District. The purpose of this study was to determine how much land use change occurred in the Gampong Alue Naga using a Geographic Information System (GIS) using the ArcGIS application on the temporal image of the Gampong Alue Naga. The temporal image used is the image in 2004, 2009 and 2019. To see changes in land use in the Gampong Alue Naga, the land use map is overlaid to get a new map, namely the land use change map. The results show that land changes that occurred in Gampong Alue Naga, Syiah Kuala District were quite significant in some lands such as built up land, coconut plantations, and pond areas.
KAJIAN KERUANGAN PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DI KECAMATAN MUNGKA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Maisanti, Yepi; ahyuni, Ahyuni; febriandi, Febriandi
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1333.655 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola persebaran peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. 2) Pola usahatani peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. 3) Jangkauan pemasaran produksi peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan: 1) Pola persebaran peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota adalah pola mengelompok dengan interval indeks tetangga terdekat 0,53 skor Z=-8,71. 2) Analisis ekonomi untuk produksi menurut skala usaha ternak menunjukkan bahwa hasil ternak ayam petelur dengan skala 500-3.000 ekor memiliki keuntungan yang besar dimana, R/C Ratio masing-masing skala usaha yang diperoleh >1 artinya semakin tinggi skala usaha maka akan semakin tinggi pula pendapatan yang diperoleh oleh peternak. 3) Jangkauan pemasaran peternakan ayam ras petelur di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota dengan jarak tempuh 561,1 km. Pemasarannya mencapai luar Provinsi yaitu Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Riau.
PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MELALUI PROFESIONALISME GURU DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Syafrizal, Syafrizal
JURNAL GEOGRAFI Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1466.891 KB)

Abstract

Abstrak To improve the educational quality is an importan attemp that should be done by all Indonesian and government. The bundles of educational problems have to be solved and distributed not only to the municipal  government but also to the prefectural government and the stakeholders of education. The distribution of task and responbility on the improvement of educational quality cannot be done automatically without stakeholders? comprehension and understanding of the importance of educational improvement. But, teachers and school principal at least can do much when the stakeholdersgive much attention and prosperity to make them better life and more professional. In addition, the concept of school based management should be implemented soon to support the decentralization of educational management. It hopefully could make more effective beurocracy. However, it has to be implement wisely and carefully to avoid wider corruption, collusion, and nepotism at the local and root level.

Page 1 of 13 | Total Record : 123