cover
Contact Name
Anto Kuddy
Contact Email
kuddy.keuda@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jr.kuddy@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Bisnis
ISSN : 26150425     EISSN : 26227142     DOI : -
Core Subject : Economy,
JUMABIS merupakan jurnal enam bulanan untuk menyajikan tulisan tentang manajemen dan bisnis. JUMABIS berfokus pada pengembangan ilmu-ilmu ekonomi khususnya Manajemen dan Bisnis, baik tinjauan ilmiah maupun praktis, sehingga diharapkan menjadi media Ilmiah demi terciptanya integrasi antara kajian-kajian teoritis dan kajian praktis guna pengembangan keilmuan manajemen di berbagai aspek sosial. Pengembangan pemikiran yang menjadi sasaran utama JUMABIS adalah pengembangan manajemen pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, kewirausahawan, dan perbankan di setiap tingkatan manajemen dan implementasinya di lapangan, upaya ini tercermin dari aktifitas penelitian maupun kajian konseptual kalangan akademisi dan praktisi di lapangan dan dipublikasikan dalam bentuk Jurnal Ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018)" : 6 Documents clear
Potensi Existing Dan Pariwisata Berbasis Kemasyarakatan di Kabupaten Jayapura Ratang, Westim
Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.829 KB)

Abstract

ABSTRACKKekayaan Sumber daya alam dan kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Jayapura cukup beragam dan tersebar hampir di setiap wilayah pembangunannya, baik berupa potensi alamnya, kearifan kekayaan kebudayaan lokalnya, hingga kekayaan sejarahnya. Di Wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Jayapura terdapat deretan pantai-pantai yang indah (pantai Tablanusu, Amai, Dormena, Harlend dan lain-lain), di wilayah selatannya terdapat Danau Sentani. Segala potensi ini memiliki nilai tersendiri bagi sektor pariwisata dan sangat perlu untuk di kembangkan. Pengembangan potensi di bidang kepariwisataan ini perlu digiatkan dengan seksama sehingga tercipta suatu tata kelola yang baik dan mampu mengatur, menyediakan, melayani, memenuhi segala kebutuhan kepariwisataan di setiap obyek-obyek wisata yang menjadi sasaran pengembangan tersebut. Untuk mencapai suatu penataan yang prima itu perlu adanya pemahaman mengenai setiap potensi wisata itu secara mendalam tentang karakteristik, daya tarik, keunikan, dan juga tantangan-tantangan yang mengikutinya melaui suatu proses identifikasi dan pemetaan yang seksama sehingga tergambarkan secara jelas setiap potensi tersebut. Tujuan penelitian adalah: (1) Mengidentifikasi Potensi Obyek Wisata di Kabupaten Jayapura, (2) Melakukan Pemetaan Penyebaran Potensi Obyek  Wisata di Kabupaten Jayapura, (3) Mengidentifikasi existing objek dan destinasi wisata yang tersebar di Kabupaten Jayapura. Pembatasan Masalah hanya pada Wilayah pembangunan I, Teknik pengumpulan data dengan pengamatan, survey lapangan, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data mengunakan analisis komparasi atraksi wisata dan pemetaan penyebaran potensi obyek wisata. Hasil analisi Analisis potensi wisata terdapat beberapa tempat wisata yang sangat berpotensi yakni: Danau Sentani, Tugu Mac. Arthur, Ukiran Tradisional, Pahatan kayu, Air Terjun Suemba, Air Terjun Sereh. Wisata yang masuk dalam kategori berpotensi yakni Telaga Ombe, Telaga Busaring, Telaga Bukakang, Peti Batu dan lain sebagainya. Kondisi eksisting obyek dan destinasi wisata di Wilayah Pembangunan I Kabupaten Jayapura menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil saja destinasi wisata yang berpotensi untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Jenis destinasi wisata favorit di wilayah pembangunan I Kabupaten Jayapura didominasi oleh jenis wisata alam berbasis air yakni berupa: Danau Sentani, Pantai Amay, Tablasupa, Tablanusu, Kali Damsari, Kali Biru, sedangkan wisata berupa peninggalan sejarah adalah tugu Mac. Arthur.
Kajian Kinerja Mesin Pematangan Opak Ketan dengan Metode Roller Sagita, Boby Hera; Nafizah, Ully Yunita; El Hadi, Rosad Maali; Amani, Husni
Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.754 KB)

Abstract

Opak ketan merupakan salah satu makanan tradisional Jawa Barat yang proses produksi nya masih menggunakan proses tradisional. Proses utama pembuatan opak ketan adalah melalui propses pemanggangan manual, dimana opak diletakkan di atas kawat ram yang diletakkan di atas tungku bara api. Proses ini sangat bergantung dari ketrampilan karyawan dan ketepatan dalam membolak-balik bahan makanan agar memperoleh hasil yang optimal. Hal inilah yang menyebabkan variatif nya hasil kualitas pemanggangan opak. Selain itu, proses pemanggangan tradisional memiliki kapasitas produksi yang terbatas, sehingga permintaan yang tinggi dari pelanggan sering kali tidak dapat dipenuhi. Alat mesin pematangan opak ketan dengan metode roller, kemudian, dikembangkan sebagai produk teknologi tepat guna yang dapat diimplementasikan oleh industri kecil Opak. Mesin pematangan opak ketan dengan metode roller ini didesain untuk dapat dijadikan media pematangan menggunakan penggerak mesin dengan tenaga listrik, dan dengan tingkat kecepatan rendah. Dengan menggunakan mesin pematang opak ketan metode roler ini, diharapkan proses pematangan bisa dilakukan dengan mesin, tingkat kematangan bisa di seragamkan, dan proses produksi tidak dibatasi oleh ketrampilan karyawan. Paper ini membahas kajian kinerja dan kelayakan dari mesin pematangan opak ketan menggunakan roler. Kajian yang akan dibahas mencakup kajian performa mesin dari segi waktu pemanggangan dan kapasitas produksi opak ketan.
Analisis Pengaruh Faktor Produksi Terhadap Produksi Jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura Dawan, Daniel; Rumanasen, Helena
Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.187 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Apakah factor produksi yang terdiri dari luas lahan, bibit dan pupuk berpengaruh secara simultan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 2) Apakah factor produksi yang terdiri dari luas lahan, bibit dan pupuk secara parsial berpengaruh terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. 3) Variabel manakah yang berpengaruh dominant terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani jagung yang berdomisili di Kelurahan Koya Barat yang terdiri dari 73 KK. sampel yang akan digunakan adalah 42 orang petani jagung yang ada di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah penyebaran kuesioner. Sedangkan model analisisnya adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, secara simultan, variabel luas lahan (X1), bibit (X2) dan pupuk (X3) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami variabel secara simultan variabel luas lahan (X1), bibit (X2) dan pupuk (X3) memberikan kontribusi sebesar (94%) terhadap produksi jagung. Luas lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung, artinya setiap luas lahan bertambah maka produksi jagung akan semakin meningkat. Variabel bibit berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung, artinya setiap bibit bertambah maka produksi jagung akan bertambah pula. Serta variable pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi jagung. Serta secara dominant dapat diketahui bahwa variabel luas lahan (X1) memiliki pengaruh yang dominan terhadap produksi jagung di Kelurahan Koya Barat Distrik Muara Tami dengan memiliki nilai korelasi parsial sebesar 0,676 atau 67,6%.
Identifikasi Mata Pencaharian Alternatif Masyarakat Lokal di Calon Kawasan Konservasi Teluk Depapre, Jayapura Paulangan, Yunus P.; Al. Amin, Muh. Arsyad; Wahyudin, Yudi; Kodiran, Taryono
Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.47 KB)

Abstract

Teluk Depapre  telah ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional penunjang pembangunan di Provinsi Papua dan juga akan diusulkan sebagai pencadangan kawasan konservasi perairan dipastikan telah memberikan dampak terhadap masyarakat khususnya masyarakat lokal di sekitar kawasan. Tujuan dari penelitian ini, yakni mengidentifikasi, menentukan dan merumuskan strategi pengembangan mata pencaharian alternatif. Penelitian ini menggunakan empat pendekatan yaitu: studi kepustakaan, observasi dan survei serta Participatory Rural Appraisal (PRA). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Coastal Livelihood System analysis,  analisis Rating Scale dan analisis  kelayakan usaha. Berdasaran analisis rating scale, didapatkan sebanyak tiga mata pencaharian alternatif yang teridentifikasi yang sangat potensial dikembangkan, yakni usaha pembuatan ikan asap, penyewaan pondok wisata dan penangkapan ikan dengan bantuan rumpon. Kemudian hasil analisis kelayakan secara finansial dari didapatkan rasio pendapatan terhadap total biaya (BCR) dari ketiga jenis mata pencaharian alternatif tersebut, maka rasio pendapatan tertinggi yakni usaha pembuatan ikan asap (3,70), kemudian usaha penyewaan pondok wisata (2.64), dan penangkapan ikan dengan bantuan rumpon (1,62). Berdasarkan efisiensi penggunaan investasi (ROI), maka usaha ikan asap lebih efisien yakni (90%), usaha penyewaan pondok wisata (85%), dan penangkapan ikan dengan bantuan rumpon (58%). Berdasarkan Payback Period (PP), yakni berdasarkan tingkat pengembalian investasi yang lebih cepat dalam satu tahun yakni tercepat usaha ikan asap (0.04), usaha penyewaan pondok wisata (2.17), dan usaha penangkapan ikan dengan bantuan rumpon (2,32). Mengingat kendala-kendala yang ada dalam pengembangan usaha mata pencaharian tersebut khususnya, ketersediaan bahan baku, modal, dan minat serta penguasaan teknologi yang masih rendah maka perlu strategi pelatihan dan pendampingan oleh stakeholder yang terkait.
Analisis Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK) Terhadap Kinerja Kampung (Studi Pada Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Provinsi Papua) Dawan, Daniel
Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.843 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1). Memahami peran masing-masing komponen kampung dalam pelaksanaan Rencana Strategi Pembangunan Kampung (Respek) di Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. 2). Memahami hakekat dari masing-masing  komponen kampung  terhadap implementasi program Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK), di Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. 3). Untuk mengetahui apakah  Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK), memberikan perubahan melalui kinerja kampung.Penelitian  yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian pada Kampung Asey Kecil Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura. Hasil penelitian menunjukan bahwa  Analisis Rencana Strategi Pembangunan Kampung (RESPEK), telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan kampung, khususnya Kampung Asey Kecil, baik dari segi sarana prasarana (pendidikan,pelayanan kesehatan), infrastruktur (pembuatan bak air bersih, listrik, jalan, MK serta peningkatan makanan dan gizi. Keberhasilan RESPEK tidak terlepas dari strategi pembangunan yang diterapkan diantaranya adalah Pendekatan Budaya Lokal, Pendekatan Strategi Partnership serta Pendekatan Partisipatory dengan adanya pendekatan tersebut mampu menjawab persoalan pembangunan kampung, dan telah memberikan dampak nyata terhadap pembangunan kampung. Komponen kampung sangat berperan serta dalam program pembangunan kampung, yang dicanangkan Pemerintah Daerah Provinsi Papua sesuai dengan Undang-undang Otonomi Daerah Nomor 22 Tahun 1999 serta Undang-undang Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 bagi Provinsi Papua yang memberikan kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota dan Kabuapten serta masyarakat dapat mengatur dan mengurus dirinya sendiri.
Menilai Tingkat Kesehatan Bank Papua Menggunakan Metode Altman Z-Score dan CAMEL Marwa, Dina Ludia; Kuddy, Aprianto L.
Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Manajemen dan Bisnis, ISSN : 2615 - 0425 (Print), e-ISSN : 2622 - 7142 (Online)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.332 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan bank menggunakan metode Altman Z-Score dan CAMEL pada PT. Bank Papua tahun 2013-2017. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif yang terdapat dalam laporan keuangan dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan dan dokumentasi. Metode analisi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis rasio model Altman Z-Score four Variabel dan CAEL. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dapat dilihat kesehatan keuangan PT. Bank Papua menggunakan Atlam Z-Score menunjukan posisi yang sehat pada tahun 2013, namun pada tahun 2014-2017 posisi kesehatan Bank Papua berada pada posisi rawan mengalami kebangkrutan. Begitu juga dengan Metode CAEL pada tahun 2013-2017 menunjukan posisi yang sehat dilihat dari CAR, ROA, BOPO, LDR walaupun pada tahun tertentu menunjukan posisi yang kurang sehat tetapi secara keseluruhan dapat dikatakan sehat. Namun angka kredit bermasalah dari tahun 2013-2017 meningkat sangat besar sehinggal NPL menunjukan ketidak sehatannya Bank Papua.

Page 1 of 1 | Total Record : 6