cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
APLIKASI TEKNOLOGI BOKASHI PADA PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN SAPI DI KELOMPOK TANI LESTARI DESA ANDOOLO UTAMA KECAMATAN BUKE KABUPATEN KONAWE SELATAN Nasiu, Firman; Sutopo, Dedem; Hadini, Hairil Adzulyatno; Syamsuddin, Syamsuddin; Isnaeni, Purnaning Dhian; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i1.720

Abstract

Kelompok Tani Lestari merupakan kelompok tani yang dibentuk pada tahun 2010 di Desa AndooloUtama Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara yang saat iniberanggotakan 26 orang. Sistem pemeliharaan semi intensif yang dijalankan memberikan peluangpendapatan usaha yang lebih baik karena peternak dapat melaksanakan pengolahan kotoran ternaksapi menjadi pupuk organik. Dengan adanya kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini,tim pelaksana kegiatan akan berperan serta aktif dalam membantu meningkatkan pemahanan danketerampilan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah secara optimal melalui penyuluhan,bimbingan teknis, serta demonstrasi plot (demplot). Program kemitraan kepada masyarakat yangdilaksanakan disambut dengan sangat baik oleh seluruh anggota kelompok dan masyarakat sekitardan diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan dan pemahaman tentang pengolahan pupukorganik dapat memberikan pengaruh positif bagi peningkatan pendapatan peternak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN BIMBINGAN TEKNIS BUDIDAYA AYAM BANGKOK DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETERNAK Abadi, Musram; Saidi, La Ode; Aka, Rahim; Nafiu, La Ode; Badaruddin, Rusli; Has, Hamdan; Hadini, Hairil A; Indi, Amiluddin; Prasanjaya, Putu Nara Kusuma
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1452

Abstract

Sindangkasih merupakan salah satu desa penempatan transmigrasi pertama di Sulawesi Tenggara sejak tahun 1968 asal Jawa Barat  yang berada di wilayah Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak sapi Bali dan ayam buras (bukan ras) adalah bertani palawija dan hortikultura yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak diantaranya Kelompok Ternak Parahiyangan. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, maka sejak  tahun  2015  peternak  setempat  mulai  membudidayakan  ayam  buras  dari keturunan Ayam Bangkok yang pertumbuhannya dirasakan relatif  lebih baik, dibandingkan ayam kampung biasa, sehingga ayam Bangkok dibudidayakan untuk tujuan wirausaha yang berorientasi bisnis.Namun demikian,  beberapa  kendala  yang  menjadi  keluhan  peternak  mitra untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha adalah organisasi kelompok yang belum berjalan dengan baik serta pemahaman teknik budidaya ayam Bangkok juga belum optimal, hanya mengandalkan cara pengeraman alami, kondisi fasilitas kandang relatif sederhana dan dibuat seadanya. Kebersihan dan sanitasi kandang tidak diperhatikan dengan baik, karena feses ayam berserakan dalam kandang dan tidak ada upaya pengolahan lanjut menjadi pupuk organik. Kelompok mitra belum memahami cara memformulasi ransum sebagai upaya diversifikasi beragam jenis pakan yang memenuhi standar baku mutu seperti penyediaan pakan secara mandiri  (pellet).  Pemasaran  ayam  hanya  dijual  di  pasar-pasar  tradisional  dengan jumlah yang relatif terbatas.Berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok mitra maka target yang ingin dicapai setelah pelaksanaan program PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang: (1) manajemen kelompok; (2) teknik budidaya ayam Bangkok; (3) pembuatan kandang yang memenuhi syarat teknis dan kesehatan; (4) penggunaan mesin tetas; (5) penggunaan probiotik, vaksin dan pengobatan ayam yang sakit; (6) pembuatan pellet secara mandiri menggunakan mesin tepat guna; (7) pembuatan pupuk organik; (8) promosi produk melalui media cetak seperti poster, dan leaflet; (9) perluasan pasar melalui pasar moderen (swalayan) dan warung makan sebagai konsumen potensial.Berdasarkan hasil kegiatan pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada Kelompok Ternak Ayam Bangkok Parahiyangan di Desa Sindangkasih Kecamatan Ranomeeto Barat Kabupaten Konawe Selatan melalui penyuluhan dan bimbingan teknis, diharapkan memberikan manfaat terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak ayam Bangkok dengan memanfaatkan teknologi tepat guna serta perbaikan sistem pemeliharaan secara intensif  guna meningkatkan pendapatan keluarga peternak ayam Bangkok.
MEMASYARAKATKAN TRICHODERMA SP LOKAL SEBAGAI AGEN PENGENDALI HAYATI ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUM) Lahati, Betty Kadir; Abdul Latif, Zauzah
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i1.765

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat tentang Memasyarakatkan Trichoderma sp. lokalpada petani cabai mencakup kegiatan penyuluhan , pelatihan , demontasi dan monitoringserta evaluasi. Kegiatan ini memotivasi para peserta untuk menggunakan sumber daya alamdalam usaha pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Cabai. Kegiatan pengabdian inimemacu peserta untuk melakukkan aplikasi sendiri pada lahannya masing- masing. Padaakhir kegiatan tim PPM melakukkan monitoring dan evaluasi dilahan masing-masing peserta,para peserta pada akhirnya peserta sangat menyadari arti pentingnya penggunaan agen hayatiTrichoderma spp.yang sumber inokulumnya diambil dari lahan pertanian mereka sendiri lalukembangkan dan aplikasikan sendiri.
PELATIHAN KESIASIAGAAN DAN MITIGASI BENCANA TERHADAPA TARUNA SIAGA BENCANA (TAGANA) DI KOTA TIDORE KEPULAUAN husen, abd Hakim; suhardi, suhardi; rahman, ismail; Nur, Amran
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1462

Abstract

Taruna Siaga Bencana (TAGANA) adalah bagian dari pemerintah daerah wajib melaksanakan fungsinya dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Bencana adalah dampak dari suatu kejadian yang tidak dapat ditanggulangi dengan sumber daya setempat sehingga yang menjadi penting yaitu pemberian pelatihan kesiapsiagaan dan mitigasi kepada anggota relawan kemanusiaan dalam penanggulangan bencana untuk pengurangan resiko bencana. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Desain dan metode penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan penelitian One-Group Pre test?Post test. Sampel pada penelitian ini adalah semua anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Tidore Kepulauan dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan total sampling. anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sebelum diberikan pelatihan dilakukan pre test yang berhubungan dengan kesiapsiagaan bencana setelah itu melaksanakan pelatihan dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) kemudian dilakukan evaluasi pelatihan dengan cara post test kepada anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Pelatihan ini berlangsung selama satu hari. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney Test. Pada penelitian ini hasilnya menunjukan bahwa adanya perbedaan tingkat pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sebelum dilakukan pelatihan pengetahuan dan setelah dikakukan pelatihan tindakan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD)  dengan nilai (p = 0.000). Kesimpulan Pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sangat efektif dalam melakukan pertolongan untuk mengurangi korban dan tingkat resiko bencana.
PENERAPAN PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK BERBASIS LIMBAH TERNAK KAMBING UNTUK PRODUKSI SAYUR ORGANIK DI KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA sandiah, natsir; Has, Hamdan; Kurniawan, Widhi; Napirah, Astriana; Syamsuddin, Syamsuddin; Nasiu, Firman
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan merupakan lumbung pangan bagi provinsi Sulawesi Tenggara. Produk utama daerah ini adalah sayuran, buah-buahan, dan ternak kambing. Kerja sama antara peternak dan petani dalam bentuk ?simbiosis mutualisme? bersama sama menyelesaikan permasalahan yang dimiliki untuk memperoleh manfaat bersama. Limbah pertanian dapat digunakan sebagai pakan dan limbah peternakan digunakan sebagai pupuk. Apabila potensi limbah peternakan kambing dan pertanian yang ada di lokasi mitra dapat dioptimalkan maka peternak dan petani dapat memperoleh penghasilan tambahan dalam rangka peningkatan ekonomi rumah tangga peternak/petani. Oleh karena itu perlu dilakukan penguatan pengetahuan dan inovasi teknologi, solusi yang dapat ditawarkan dalam pengabdian ini adalah peningkatan presepsi dan pengetahuan peternak/petani tentang potensi limbah usaha, manajemen ternak kambing, manajemen kesehatan, manajemen pakan, selain itu perlu peningkatan skill atau kemampuan peternak dalam membuat/mengolah limbah pertanian menjadi pakan ternak kambing, mengolah limbah ternak kambing menjadi pupuk organik untuk tanaman.Target dan luaran yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pendapatan peternak dan petani efisiensi usaha (pemanfaatan limbah) serta diversiffikasi produk (pupuk organik). peningkatan motivasi dan pengetahuan serta keterampilan peternak tentang teknologi pengolahan pakan, awetan pakan, manajemen pemeliharaan kambing, kesehatan ternak, cara pembuatan pupuk organik berbasis limbah ternak, peningkatan ketentraman masyarakat, serta luaran fisik dalam bentuk kebun sayur organik, pupuk organik yang dihasilkan dari limbah ternak kambing. Pelaksanaan program Pengabdian ini diterapkan dalam 2 bentuk kegiatan, yaitu: (1) Kegiatan non fisik meliputi penyuluhan, bimbingan teknis, dan pendampingan sebagai media transfer informasi pengetahuan dan teknologi (2) Kegiatan fisik berupa model atau demonstrasi plot (demplot) sebagai sarana pelatihan dan percontohan tempat belajar peternak.
PENGELOLAAN ADMINISTRASI DAN PROFIL DESA MELALUI PENDEKATAN PLA (PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION) DI DESA POSI-POSI Mouw, Erland; Laritmas, Selfianus
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i2.902

Abstract

Desa Posi-Posi adalah salah satu desa di Kecamatan Loloda Utara. Berdasarkan pengamatan awal menunjukan permasalahan yang masih dihadapai oleh pemerintah desa yaitu belum adanya pengelolaan administrasi desa secara baik, contohnya belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelayanan administratif di desa, penataan arsip dokumen desa juga tidak teratur. Permasalahan kedua adalah selama ini pemerintah desa posi-posi belum memiliki dokumen profil desa yang dibuat melalui mekanisme partisipasi masyarakat, hal ini disebabkan oleh kurangnya partisipasi keterlibatan masyarakat dalam bebagai kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Berdasarkan potensi yang ada dan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat, maka diadakan kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen bersamaan dengan program kuliah kerja nyata oleh mahasiswa (KKN-PPM) dari Universitas Halmahera (UNIERA). Program pembelajaran pemberdayaan masyarakat (PPM) yang dilaksanakan di Desa Posi-posi Kecamatan Loloda Utara dengan mengambil tema ?Melalui Pengelolaan Administrasi dan Profil Desa Kita Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Demi Mewujudkan Desa Posi-Posi Yang Mantap?. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh dosen dari FISHUM bersama mahasiswa yang memprogram KKN ini meliputi penataan administrasi desa dengan pembuatan Standar Opersional Prosedur (SOP) Pelayanan Administratif, penguatan kompetensi perangkat desa melalui pendampingan pembuatan arsip desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan pembuatan profil desa.Metode kegiatan pemberdayaan yang digunakan adalah Participatory Learning And Action (PLA) atau Proses Belajar dan Praktek secara Partisipatif. PLA digunakan dalam upaya pendampingan kepada pemerintah desa dan masyarakat yang terdiri dari proses belajar (Pelatihan, curah-pendapat dan diskusi) tentang  pengelolaan administrasi desa dan mekanisme pembuatan profil desa secara partisipatif.Adapun tujuan yang sudah dicapai dari kegiatan KKN-PPM ini adalah pertama, telah memberikan pendidikan pengelolaan administrasi desa dan pembuatan profil desa, kedua penguatan sekaligus pendampingan kepada pemerintah desa dalam pembuatan SOP pelayanan administratif di desa, tata cara pengarsipan dokumen dan pembuatan profil desa.
APPLICATION OF HEALTH KNOWLEDGE IN DAIRY COWS AT PAMEGATAN VILLAGE CIKAJANG SUB-DISTRICT GARUT DISTRICT WEST JAVA PROVINCE Christi, Raden Febrianto; Tanuwiria, U Hidayat; Edianingsih, Primiani
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1736

Abstract

An indicator of the success of a livestock business is maintenance management carried out by farmers or people as managers. The health factor is a guarantee that must be considered because it is very influential on livestock productivity. This community service activity is carried out with the aim of increasing the knowledge of dairy farmers in the field of animal health so that they are able to analyze properly. Community service was attended by 30 dairy farmers located in Pamegatan Village, Cikajang Subdistrict, Garut Regency through the stages of activities carried out including material socialization (Focus Group Discussion), training, mentoring and evaluation. The results of this service activity can increase the knowledge and applicability of farmers in response to animal health. Dairy cows consisting of calves, young cows, and adults have different health practices to support their productivity so that the breeders can understand about conditions such as what diseases each attack. Therefore, it is expected to be given this counseling on the health of dairy farmers to understand all types of diseases as well as prevention or its applicative efforts.Keywords: Health application, dairy cows, breeder groups, Cikajang-Garut
PENDAMPINGAN BANK SAMPAH ONLINE DI KELURAHAN MAKASSAR TIMUR, KOTA TERNATE MENUJU SMART ENVIRONMENT Mubarak, Abdul; Marasabessy, Firda; Aryuni, Vrita Tri
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KKN/KUBERMAS-PPM ini bertujuan untuk menyelaraskan salah satu program kegiatan KUBERMAS Revolusi Mental yaitu Gerakan Bersih untuk dapat membangun kualitas manusia yang sadar sampah. Program pendampingan ini akan melibatkan warga setempat yang menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan di Makassar Timur. Harapannya kelurahan Makassar Timur dapat meminimalkan dampak negatif dari sampah dengan membangunan sumberdaya manusia serta mengembangkan teknologi smart environment. Solusi yang diberikan untuk menyikapi permasalah adalah memberika pelatihan administrasi bank sampah berbasis teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan portal bank sampah nasional Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 4 rangkaian kegiatan, yakni persiapan, sosialisasi bank sampah, program penghijauan, dan pelatihan bank sampah. Pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini program penghijauan dan sosialisasi tentang sadar sampah berhasil dilakukan bekerjasama dengan mahasiswa KKN/Kubermas dan peran serta aparat Kelurahan Makassar Timur. Program pendampingan Bank Sampah berhasil dilakukaan mulai dari sosialisasi tentang Bank Sampah dengan masyarakat, pembentukan pengurus dan pelatihan operasional Bank Sampah baik secara manual maupun secara elektronik menggunakan aplikasi Bank Sampah Online. Kata Kunci : bank sampah, teknologi informasi, aplikasi mobile
PENGAWETAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK DAN PENGOLAHAN SISA HASIL PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK DI KABUPATEN KONAWE SELATAN MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KULIAH KERJA NYATA- TEMATIK (KKN-TEMATIK) Bain, Ali; Nafiu, La Ode; Asminaya, Nur Santi; Aku, Achmad Selamet; Kurniawan, Widhi; Nasiu, Firman; Abadi, Musram; Has, Hamdan
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1439

Abstract

Kecamatan Mowila dan Wolasi menjadi dua kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki posisi strategis, sebagai penyangga kebutuhan Kota Kendari, karena memiliki potensi peternakan dan pertanian yang dapat diandalkan. Kedua kecamatan ini memiliki keunikan dalam hal produktivitas sebagai lumbung pangan yang baik di Kabupaten Konawe Selatan.  Sistem pemeliharaan ternak di Kecamatan Mowila dan Wolasi masih intensif terbatas, sudah banyak peternak yang menggunakan kandang tetapi masih ada yang hanya menggunakan sistem ditambatkan. Dalam hal pemberian pakan, peternak umumnya mengandalkan bahan pakan berupa rumput alam yang melimpah pada musim hujan dan sedikit pada musim kemarau yang mengakibatkan ternak mengalami kekurangan pakan pada musim kemarau.  Penerapan teknologi pengawetan pakan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menyediakan pakan ternak pada musim kering.  Selain itu, para petani umumnya hanya memanfaatkan produk utama pertanian tetapi belum memanfaatkan sisa hasil pertanian seperti jerami (batang dan daun) dari sisa  pertanian mereka, umumnya jerami dibiarkan menumpuk kemudian dibakar. Padahal, limbah pertanian dapat digunakan sebagai pakan ternak tetapi hanya sedikit dari petani yang memanfaakan limbah pertaniaannya sebagai pakan ternak dengan alasan kurang disukai oleh ternak.  Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-TEMATIK) di dua kecamatan ini dilaksanakan sebagai implementasi pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan civitas akademika Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam hal mengembangkan kegiatan pertanian dan peternakan yang sedang dijalankan.  Pengenalan beberapa teknologi sederhana seperti metode pengawetan pakan hijauan dan pengolahan limbah pertanian menjadi fokus kegiatan pengabdian ini dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber-sumber bahan pakan local yang potensial untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak yang optimal.
PKM KELOMPOK PETERNAK DESA WORAT WORAT KECAMATAN SAHU KABUPATEN HALMAHERA BARAT PROVINSI MALUKU UTARA Nurhamidin, Fauzia; Sjafani, Nur; Sadek, Rahmania
JURNAL PengaMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i1.709

Abstract

Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan kolaborasi antara tim PKM dariUniversitas Muhammadiyah Maluku Utara dan Universitas Khairun dengan mitra yaitukelompok peternak Worat Maju dan Worat Jaya. Masalah yang disepakati untukdiselesaikan melalui program PKM ini adalah memberikan penyuluhan danpengetahuan tentang manajemen pakan meliputi kegiatan pembuatan silase, penyusunanransum dan pemberiannya ke ternak dan memberikan pengetahuan tentang pemanfaatankotoran ternak yang diusahakan menjadi peluang usaha lain yaitu pupuk organikberkualitas. Selanjutnya diberikan pelatihan tentang pemanfaatan litter broiler dalamformulasi ransum ternak ruminansia dan pelatihan pembuatan pupuk organik darikotoran ternak dan sampah rumah tangga. Target dan luaran dari kegiatan ini adalahpenyuluhan dan pelatihan pembuatan silase dan penyuluhan dan pelatihan pembuatanpupuk organik berkualitas. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitupenyuluhan, pelatihan, dan penerapan. Untuk mengetahui peningkatan pemahamanpeternak dirancang suatu evaluasi yang dilakukan di awal (pre test) dan akhir kegiatan(post test). Kegiatan PKM yang berupa penyuluhan dan pelatihan dapat meningkatkansecara nyata pengetahuan anggota mitra terhadap pengetahuan tentang pemanfaatansilase dan manfaatnya serta pupuk organik dari kotoran ternak