cover
Contact Name
Putri Wulandini S
Contact Email
putri.wulandini@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
JKA@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Abdurrab
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25412620     EISSN : 25798723     DOI : -
Core Subject : Health,
JKA adalah Jurnal Keperawatan Abdurrab yang lahir November 2016, jurnal ini merupakan wadah penelitian bagi dosen dan perawat, mengenai perkembangan keilmuan keperawatan. Jurnal ini telah memiliki OJS (E-ISSN: 2579-8723) dan sangat membantu bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. JKA terbit pada bulan juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN MOTIVASI PASIEN PADA PEMAKAIAN RETAINER PASCA FIXED ORTHODONTI DI PERFECT SMILE PEKANBARU Natassa, Jihan; Rachmathika, Ira; Lubis, Rachman
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.014 KB)

Abstract

The retainer is a passive which help in dealing orthodonti which helps in correct and stabilization of teeth in a long time to provide opportunities reorganization structure-structure supporters after phase active in care orthodonti treatment. This research aims to knowing Factors-Factors Of Importance Usage Hawley Retainer Pasca Orthodonti Fixed in clinic Perfect Smile 2016. This type of research is quantitative descriptive with a totals of samples is 66 respondents in clinic Perfect Smile Pekanbaru. When the research on may-june 2016. This research was conductif by filling out a questionnaire. Results of univariate analyst status user hawley retainer there are many 13 respondents (19,7%), knowledge level against a removable retainer  good knowledge 52 respondents (78,8%) and not good 14 respondents (21,2%), attitude positive is 61 respondents (90,9%) and attitude negative 5 respondents (7,6%), motivation good is  64 respondents (97,0%), and motivation not good 3 (4,5%). Status user removable more in dominated by that do not use removable retainer, level knowledge patient in dominanted is good, attitude is positive and motivation is motivation good. Be expected the research it can be help add the knowledge is retainer and usefulness and can be reference to researchers further.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN POSISI MENYUSUI CRADLE HOLD TERHADAP NYERI EPISIOTOMI PADA IBU POST PARTUM DI RUANGAN CAMAR I RSUD ARIFIN ACHMAD Febrianita, Yulia; Hasanah, Fitri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.523 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian posisi menyusui Cradle Hold terhadap nyeri episiotomi pada ibu post partum. Penelitian ini menggunakan disain “Quasy Experiment” dengan rancangan pre-post test with control group. Sampel dipilih berdasarkan kriteria inklusi sebanyak 30 orang dengan purposive sampling. Intensitas nyeri diukur dengan Skala Numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi menyusui cradle hold efektif dalam menurunkan nyeri ibu post partum (Pv=0,000). Implikasi dalam pelayanan keperawatan adalah posisi menyusui Cradle Hold terbukti mengurangi nyeri episiotomi pada ibu post partum, dengan demikian perlu dibuat Standar operasional (SOP) yang mendapat dukungan institusi rumah sakit.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SERANGAN JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK KHUSUS JANTUNG RSUP DR. M. DJAMIL PADANG 2017 Iqbal, Revi Neini; Sari, Rebbi Permata
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.4 KB)

Abstract

Abstract   Coronary heart diseaseis a diseaseof highcurrentand is theleading cause of death, especially inworld. Based on theinitialresearchstudyof10familiesincludinga family of 7peopledo notknowabout theearly symptoms, attitudesandefforts tocontrolandtreatmentofcoronaryheartdisease, resulting in the risk ofcoronary heartdisease. The purpose ofthe studyto determine thefactors-factors related tothe incidence ofcoronary heart disease. Design research is an analytical technique using cross sectional study, conducted in the department of cardiac clinic of Dr. M. Djamil Padang on 05 May s/d 04 September 2017. Respondent control of coronary heart disease as much as 1557 people. The sample was 94 people simple random sampling analysis data processing through univariate and bivariate. Get research results coronary heart disease events (68,1%), negative attitudes (57,4%) and family measures on the incidence of heart attacks that have a unfavorable action (59,6%). Found a significant relationship between the attitude of the family with the incidence of coronary heart disease (p = 0.003) and asignificant correlation between the actions of the family incidence of coronary heart disease (p = 0.004). The results of this study it can be concluded that there is a significant relationship attitudes and actions of family on the incidence of coronary heart Advice for nurses in the cardiac clinic to improve the delivery of information and services, especially in the provision attitudes and actions towards family understanding of coronary heart disease and control measures in the form of leaflets or counseling. Keywords : attitudes, family action, the incidence of heart attack, heart control, heart coroner.   Abstrak Penyakit jantung koroner merupakan penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia. Bedasarkan studi awal penelitian dari 10 orang keluarga 7 orang keluarga diantaranya tidak mengetahui tentang gejala awal, sikap dan upaya pengendalian dan perawatan dari penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor–faktor yang  berhubungan dengan kejadian serangan jantung koroner. Desain penelitian adalah analitik dengan menggunakan tehnik penelitian cross sectional, yang dilakukan di poliklinik jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian dilakukan pada tanggal 05 Mei s/d 04 September 2017. Populasi adalah keluarga yang mendampingi pasien dengan penyakit jantung koroner. Dengan jumlah populasi 1157 orang. Sampel berjumlah 94 orang simple random sampling pengolahan data melalui analisa data secara univariat dan bivariat.  Hasil penelitian menunjukkan kejadian serangan jantung (68,1%.), sikap negatif (57,4%) tindakan yang tidak baik (59,6%). Di temukan adanya hubungan yang bermakna sikap keluarga dengan kejadian serangan jantung koroner (p=0,003) dan ada hubungan yang bermakna tindakan keluarga terhadap kejadian serangan jantung koroner (p=0,004). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap dan tindakan keluarga terhadap kejadian serangan jantung koroner. Peneliti menyarankan kepada perawat di poliklinik jantung untuk dapat memberikan penyuluhan tentang pemahaman sikap, dan tindakan keluarga terhadap penyakit jantung koroner dan upaya pengendaliannya.. Kata Kunci: sikap, tindakan keluarga, kejadian serangan jantung, pengendalian, jantung korener
PENGARUH LINGKUNGAN FISIK TERHADAP TERJADINYA STRESS KERJA PADA PEKERJA INDUSTRI BENGKEL LAS DI KOTA PEKANBARU Ningsih, Kursiah Warti; Fitri, Rahmi Pramulia
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.569 KB)

Abstract

Stressisan inevitable consequence of modern life. Job stress can be define dasaphysical and mental responses that occurwhenthe demand/job requirements do notmatch the capabilities, resources orneeds ofthe worker. Based on theresults ofthe initial survey conducted by researchersin May 2016, thatintheworkshopthere isa riskof physicalwork environmenthazardssuch astemperature, lightingandnoisecoming fromthe equipment. Thistypeof researchdesignisAnalyticcross sectional study, witha samplesizeof65peopleworkingin thewelding shopPekanbaru. Sampling was done bypurposive sampling. Data analysis was performedusing univariate, bivariatechi-squaretest, and multivaria telogistic regression. The result showed that the variables that significantly influencethe works tessis temperature (OR = 22.36), lighthing (OR =13.51), noise (OR =2.04) and age(OR =1.85). This study found 33 of 65 respondent sex periencing work stress (50.8%). Variable related tojob stress are work experience, hours worked, age, use of PPE, noise, temperature and lighting. Variables that have a significant impactis the temperature, lighting, noise, age. The most dominant variableis the temperature (OR: 22.36). Should be applied to the management of stress on workers so stresscan be overcome. Keyword                     :     Job stress, welding shop, the physicalenvironment
EFEKTIFITAS SPIRITUAL CARE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT UMUM KAB. DHARMASRAYA Arwin, Arwin; Khotimah, Siti
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 2 (2018): Vol 1 No 2 Januari 2018
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.134 KB)

Abstract

Jauhnya seseorang dari spiritual menyebabkan mudah stres dalam menghadapi permasalahan hidupnya. Stres merupakan respon tubuh, sifatnya nonspesifik terhadap setiap tekanan. Beban psikologis pasien yang akan dioperasi dapat menimbulkan stres karena  pembedahan dan  implikasinya. Kondisi pasien yang akan dioperasi banyak mengalami stres. Berdasarkan data survey awal pada tanggal 19 dan 30 maret 2016 melalui wawancara di RSUD Sungai Dareh, ada 10 pasien preoperasi. Dari 10 pasien yang akan dioperasi, 8 orang diantaranya mengalami stres, 2 pasien mengalami stres sangat tinggi, 3 orang pasien mengalami tingkat stres tinggi, 2 orang mengalami tingkat stres menengah, dan 1 orang mengalami tingkat stres rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas spiritual care menurunkan tingkat stres pasien sebelum operasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan uji t-test dependent atau paired sampel t-test. Hasil penelitian ini diketahui bahwa sebanyak 58% pasien terpenuhi aspek spiritualnya dan sisanya tidak terpenuhi. Sebanyak 26% pasien mengalami tingkat stres sangat tinggi, 74% pasien mengalami tingkat stres tinggi. Jumlah pasien dalam tingkatan stres sangat tinggi menurun menjadi 0%, jumlah pasien yang mengalami tingkat stres tinggi juga menurun menjadi 34 pasien atau 68%, dan sisanya berada pada tingkat menengah. Spiritual care sangat efektif menurunkan tingkat stres pada pasien preoperasi di RSUD Kabupaten Dharmasraya.   Kata Kunci : Spiritual Care, stres, Pasien Pre Operasi
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, UANG JAJAN DAN PENDAPATAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN OVERWEIGHT PADA SISWA KELAS 4 DAN 5 SDN 001 SUKAJADI PEKANBARU Husanah, Een
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.261 KB)

Abstract

The prevalence of overweight and obesity in children continued to increased significantly throughout the world .In indonesia riskesdas according to 2007 national prevalence of overweight children aged 6-14 years in males 9.5 % and in women 6.4 % , this figure will almost same with estimated who amounting to 10 percent in children aged 5-17 years. The purpose of this research is to find relations their knowledge about nutrition , snack money and income tuadengan scene overweight people. The kind of research this is research quantitative with the design cross sectional .As for the population this study were students grade 4 and 5 sdn 001 sukajadi pekanbaru which consisted of 240 students , with the sample of the 51 students. Research conducted in analysis by using the chi squThe prevalence of overweight and obesity in children continued to increased significantly throughout the world .In indonesia riskesdas according to 2007 national prevalence of overweight children aged 6-14 years in males 9.5 % and in women 6.4 % , this figure will almost same with estimated who amounting to 10 percent in children aged 5-17 years. The purpose of this research is to find relations their knowledge about nutrition , snack money and income tuadengan scene overweight people. The kind of research this is research quantitative with the design cross sectional .As for the population this study were students grade 4 and 5 sdn 001 sukajadi pekanbaru which consisted of 240 students , with the sample of the 51 students. Research conducted in analysis by using the chi square with 95 % confidence and the  p value < 0,05 atau α 5%. The results of the study the majority of respondents have of knowledge of good about their knowledge about nutrition and snack money received above average 8000 , and the average family income 4.000.000. The analysis shows there was a correlation between their knowledge about nutrition children with the incident overweight ( p = 0,022 also in snack money and income parents with the genesis overweight ( p = 0,005 and p = 0.010 ). Need to do activities weighing weight in monitoring purposes growth and students actively participate in making wall magazine so fellow students can sharing obtain information on overweight are with 95 % confidence and the  p value < 0,05 atau α 5%. The results of the study the majority of respondents have of knowledge of good about their knowledge about nutrition and snack money received above average 8000 , and the average family income 4.000.000. The analysis shows there was a correlation between their knowledge about nutrition children with the incident overweight ( p = 0,022 also in snack money and income parents with the genesis overweight ( p = 0,005 and p = 0.010 ). Need to do activities weighing weight in monitoring purposes growth and students actively participate in making wall magazine so fellow students can sharing obtain information on overweight
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TEMPAT TINGGAL PADA LANSIA DI KOTA PEKANBARU wignyo, su; Nia, Eka R; T, Nefri; Suryanti, Suryanti
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 2 (2018): Vol 1 No 2 Januari 2018
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.58 KB)

Abstract

Peningkatan angka harapan hidup penduduk Indonesia berdampak pada peningkatan jumlah penduduk lansia. Pertambahan jumlah lansia dapat menimbulkan berbagai permasalahan kompleks baik bagi diri lansia, keluarga maupun masyarakat yang meliputi aspek biologis, mental, fisik ataupun sosial ekonomi yang akan berpengaruh terhadap status gizi lansia. Masalah gizi pada lansia perlu menjadi perhatian khusus karena mempengaruhi status kesehatan dan mortalitas. Lingkungan tempat tinggal memiliki dampak besar bagi kesehatan lansia, mengakibatkan perubahan peran lansia dalam menyesuaikan diri dan berdampak terhadap status gizi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan tempat tinggal pada lansia di Kota Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis rancangan observasional dengan desain cross sectional serta uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Status gizi lansia di nilai dengan melakukan pengukuran IMT (Indeks Masa Tubuh). Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2017 di Panti Sosial dan komplek perumahan Beringin Indah Pekanbaru dengan jumlah sampel 113 orang lansia. Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan status gizi antara lansia di Panti Sosial dengan di komplek perumahan Beringin Indah Pekanbaru dan didapatkan P-value 0.003 (p<0.05). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan tempat tinggal pada lansia di Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PERAWAT RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) PETALA BUMI PEKANBARU Maimun, Nur; Aryani, Fina
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.054 KB)

Abstract

Productivity is very important in determining the continuity of the company or organization. Besides labor productivity is also influenced by motivation, workload, and work environment. Motivates one employee to work usually is complicated, because it involves many factors of motivation. Motivation as a psychological process in a person influenced several factors such as internal and external factors. The purpose of this study was Relationships Work Motivation Factor Against Nurses Work Productivity patient inpatient in RSUD Petala Bumi. This type of research is quantitative by using a cross sectional study design with total sampling technique. The results of research that there is a connection between the personal maturity (p value = 0.000), there is a relationship between desire and expectation (p value = 0.000), there is a relationship between needs (p value = 0.007), there is a relationship between job satisfaction (p value = 0.005 ), there is a correlation between the work environment (p value = 0.005), there is a correlation between salary (p value = 0.000), there is a relationship between the award (p value = 0.005) with productivity, and there is no relationship between control and productivity (p value = 0.311). Then advice is to improve personal maturity employees , meet wishes and expectations employees and the need for example by the award for employees with performance to work created satisfaction that may increase productivity work..  
PENGARUH PEER EDUCATION TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMAK ABDURRAB KOTA PEKANBARU PROVINSI RIAU Marlita, Lora
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.375 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dari masa anak-anak  kemasa dewasa (Santrock, 2007). Sofyan (2013) mengatakan remaja adalah suatu tahap kehidupan yang bersifat peralihan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, seperlima dari penduduk di dunia adalah remaja, dengan 900 juta penduduk remaja berada di negara yang sedang berkembang dengan 20 persennya berada di Indonesia. Faktor-faktor yang dianggap berperan dalam munculnya permasalahan seksual pada remaja diantaranya terbatasnya kalangan yang mendapatkan pelayanan tentang pendidikan seks.Perubahan biologis yang terjadi dan pengaktifan hormonal karena  seringnya mengakses materi porno, rendahnya  pengetahuan remaja yang cenderung lebih sering memunculkan aktifitas seksual dan pengaruh teman sebaya (Kusmiran, 2011). Upaya untuk mengatasi masalah perilaku seksual remaja tidak bisa hanya dilaksanakan oleh tenaga ahli saja seperti psikolog, konselor, dan pendidik. Tujuan penelitian ini untuk melakukan penelitian tentang pengaruh peer education terhadap perilaku seksual pada remaja. Mengetahui pengaruh peer education  terhadap perilaku seksual pada remaja di SMAK Abdurrab  Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Desain yang digunakan dalam penelitian  ini adalah Quasy Experiment (pre post with control design dengan intervensi peer education. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAK Abdurrab Kota  Pekanbaru tahun 2016 sebanyak 99 orang. sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden dengan 34 orang kelompok intervensi dan kelompok kontrol.hasil Pada kelompok intervensi terjadi peningkatan secara bermakna terhadap perubahan perilaku seksual  remaja setelah diberikan intervensi peer education yaitu dengan p value ˂ 0,05, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi peningkatan secara bermakna terhadap perubahan perilaku seksual remaja  dengan p value ˃0,05. Peran teman sebaya sangat berpengaruh dengan masalah perilaku seksual remaja, karena teman sebaya dapat  menjadi sumber daya protektif yang dapat meminimalkan angka terjadinya masalah perilaku seksual pada remaja. Penelitian ini dijadikan salah satu referensi untuk melakukan asuhan keperawatan pada anak remaja.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS PRANIKAH PADA SISWA SMK NEGERI 8 PADANG TAHUN 2017 Novera, Milya; Arianti, Diana; Septianingsih, Dela
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.637 KB)

Abstract

Abstract Adolescence is one of the stages in an individuals life to reach adulthood. The problem of sexuality is very visible among teenagers. Based ond SKRRI 2012 survei,  between 51-75% students in Padang City done devation of sexsual behavior. The purpose of this study is to determine the influence of counseling on the level of knowledge and attitudes of teens about premarital sex. This research is a quantitative research method that is pre-experimental design with one group of pretest-posttest design. The populations of this study are 589 students from XI grade of  SMK, used cluster random sampling  technique with the number of samples are 58 female students. This study was conducted at SMKN 8 Padang in 2017. The analysis was using dependent T-test. The result showed an increase in knowledge and attitudes of teens about premarital sex before and after getting the counseling with p value = 0,000 from it was 70.7% of adolescents had low level became 8.6%, 22,4% of adolescents had low medium level became 13,8% and also 6,6% of adolescents had high knowledge became 77,6% after being given the counseling, and The adolescent attitudes was 44,8% negative and was 55,2% positive before giving counseling became decreased became was 34.5% negative and was 65,5% positive after being given counseling. It can be concluded that there is an influence of counseling to level of knowledge and attitude of adolescents before and after getting the counseling about premarital sex. It is expected that the school for provide information and counseling program for youth through cooperation with local health agencies that health center care to increase knowledge and attitudes of adolescents about health  specially the premarital sex that activities such as counseling at school for every month a specially since the beginning of the school orientation. Keywords:  Knowledge, Attitude, Premarital ,sex, Adolescence ABSTRAK Remaja merupakan salah satu tahap dalam kehidupan individu untuk mencapai dewasa. Survei SKRRI 2012,  siswa/i SMAN di Kota Padang melakukan penyimpangan perilaku seksual. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah. Penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan metode pre-eksperimental desaign dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian siswa kelas XI SMK Negeri 8 Padang, teknik pengambilan sampel cluster random sampling dengan jumlah sampel 58 siswa. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 8 Padang pada bulan Januari s/d Juli tahun 2017. Analisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji T- test dependen. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap remaja tentang seks pranikah sebelum dan sesudah penyuluhan dengan p=0,0007,7% tingkat pengetahuan rendah menjadi 8,6%, 22,4% tingkat pengetahuan sedang menjadi  13,8% dan 6,9% tingkat pengetahuan tinggi menjadi 77,6% setelah diberikan penyuluhan. Sikap remaja 44,8% negatif dan positif 55,2% sebelum penyuluhan mengalami penurunan menjadi 34,5% bersikap negatif dan 65,5% bersikap positif sesudah diberikan penyuluhan. Dapat disimpulkan, ada pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang seks pranikah. Disarankan pihak sekolah untuk memberikan informasi atau penyuluhan  lebih lanjut melalui kerjasama dengan instansi kesehatan setempat seperti puskesmas dan klinik swasta tentang kesehatan khususnya pencegahan seks pranikah sejak awal orientasi sekolah dan menjadi kegiatan rutin setiap bulan.

Page 1 of 4 | Total Record : 40