cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+6287882270014
Journal Mail Official
jurnal.jikm@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50 Lenteng Agung, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
ISSN : 22524134     EISSN : 23548185     DOI : -
Core Subject : Health,
JIKM menerima naskah publikasi dari hasil penelitian atau naskah tinjauan pustaka (literature review) yang belum pernah dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain dalam bentuk cetakan maupun digital (e-journal). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM) mencakup artikel di bidang Manajemen Pelayanan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Kesehatan Reproduksi, Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Kesehatan, Gizi Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Articles 70 Documents
Analisis Persetujuan Klaim BPJS Kesehatan pada Pasien Rawat Inap Ariyanti, Fajar; Gifari, Muhammad Tijar
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.333 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.415

Abstract

Untuk mencapai prinsip pelaksanaan JKN yang efektif, BPJS kesehatan melakukan pembiayaan pelayanan kesehatan dengan sistem paket INA CBG?s kepada penyedia fasilitas kesehatan tingkat lanjut, salah satunya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan. Di dalam proses verifikasi klaim BPJS ternyata terdapat banyak kendala yang terjadi salah satunya adalah penolakan berkas oleh verifikator yang dapat berdampak pada potensi adanya gangguan operasional rumah sakit. Kelengkapan informasi rekam medis dan ketepatan kode diagnosa menjadi faktor yang mempengaruhi klaim BPJS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gambaran persetujuan klaim BPJS kesehatan meliputi kelengkapan informasi, ketetapan diagnosis, dan persetujuan klaim BPJS. Penelitian ini adalah penelitian Cross sectional deksriptif dengan menggunakan data sekunder berupa data rekam medis pasien rawat inap RSUD Tangerang Selatan periode Januari-Maret 2019. Hasil penelitian menunjukkan 65,9%  informasi rekam medis lengkap 87,6% diagnosis utama tepat, dan 85,7% klaim BPJS kesehatan disetujui. Disarankan kepada pihak manajemen RSUD Tangerang Selatan untuk memperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan klaim ditolak seperti kelengkapan informasi rekam medis dan ketepatan kode diagnosis utama guna mengurangi angka klaim yang ditolak pada klaim BPJS Kesehatan.
Efektifitas Program Pendidikan Kesehatan Terhadap Durasi Persalinan Pada Ibu Bersalin Spontan Desmawati, Desmawati; Agustina, Agustina
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.795 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.410

Abstract

Durasi persalinan adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk persalinan normal. Persalinan lama (macet) akan berdampak buruk untuk ibu dan janin. Program pendidikan holistik  dibutuhkan dalam rangka mencegah persalinan lama dan ibu bisa bersalin secara spontan. Program pendidikan kesehatan bertujuan supaya waktu persalinan menjadi lebih pendek pada fase latent, fase aktif dan kala dua persalinan. Studi ini adalah rancangan quasi experimental dengan melibatkan 54 ibu bersalin spontan (n=27 pada kelompok kontrol) dan (n=27 pada kelompok intervensi). Durasi persalinan diukur dalam menit. Program ini diberikan sejak ibu hamil 36-37 minggu sampai ibu melahirkan spontan (tidak seksio sesaria) dengan metode pengajaran holistik, demonstrasi, follow up ibu via telepon setiap hari sampai masuk ruang bersalin dan observasi durasi persalinan di ruang bersalin. T-test digunakan untuk menganalisa data penelitian ini. Hasil; Ada pengaruh yang signifikan program pendidikan holistik terhadap durasi persalinan kala 2 pada bersalin spontan di kelompok intervensi (t= 4.152, p =0.000) dibanding dengan kelompok kontrol. Namun tidak ada perbedaan yang signifikan antara durasi persalinan pada fase latent (t=0.88, p=0.383) dan fase aktif (t=0.358, p=0.722) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Luaran penelitian membuktikan  program ini  bisa diterapkan ditatanan praktek pelayanan kesehatan  dalam mempersingkat durasi persalinan kala dua.    
Literasi Gizi (Nutrition Literacy) dan Hubungannya dengan Asupan Makan dan Status Gizi Remaja Syafei, Abdullah; Badriyah, Lulu'ul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.468 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.402

Abstract

Literasi gizi (nutrition literacy) merupakan suatu tingkatan sejauh mana seorang individu memiliki kapasitas atau kemampuan untuk mendapatkan, memproses, dan memahami informasi terkait gizi. Tingkat literasi gizi pada remaja terkait dengan pola konsumsi makan yang akan berkontribusi terhadap masalah gizi pada remaja seperti obesitas, anemia, dan gangguan makan lain juga berdampak terhadap kondisi kesehatan secara umum. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi di SMAN 2 Tangerang Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 148 orang. Instrument yang digunakan berupa kuesioner unutk mengukur tingkat literasi gizi. Asupan makanan remaja diukur malalui metode food recall 2x24 jam yang akan menghasilkan tingkat konsumsi masing-masing zat gizi dari bahan makanan yang dikonsumsi. Status gizi diukur dengan metode indeks massa tubuh (IMT) dengan menggunakan parameter berat badan dan tinggi badan remaja. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara literasi gizi dengan status gizi (r=0,576) dan asupan energy (r=0,560). Sedangkan hubungan antara literasi gizi dengan asupan zat gizi protein (r=0,196), lemak (r=0,167) dan karbohidrat (r=0,290) relatif lemah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan materi ajar dalam melakukan pendidikan terkait literasi gizi bagi remaja.
Kesiapan Kader Posyandu dalam Edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional kepada Masyarakat Hartono, Risky Kusuma; Supriyatna, Rahmat
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.759 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.379

Abstract

Target universal kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum terpenuhi sedangkan kader posyandu belum banyak dilibatkan untuk membantu proses edukasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan kader posyandu dalam melakukan kegiatan edukasi seputar program JKN kepada masyarakat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian yaitu kader posyandu. Analisis data dilakukan dengan mengulas hasil wawancara mendalam antar informan kader posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi terkait program JKN kepada masyarakat terbatas pada obrolan, di sela-sela kegiatan posyandu, diantara rapat RT dan pemanfaatan grup telekomunikasi. Dukungan yang diberikan dari Puskesmas masih terbatas dan kurangnya pelatihan informasi seputar program JKN kepada kader Posyandu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Belum ada kegiatan terencana, formal dan rutin yang diselenggarakan oleh kader untuk melakukan edukasi program JKN kepada masyarakat. Puskesmas bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sebaiknya memberikan pelatihan rutin kepada kader posyandu mengenai informasi seputar program JKN agar edukasi yang disampaikan oleh kader kepada masyarakat semakin komprehensif.
Persepsi dan Perilaku Membaca Label Pangan dan Informasi Gizi pada Siswa SMK Wijaya Kusuma Badriyah, Lulu'ul; syafei, abdullah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.526 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.401

Abstract

Informasi pada label kemasan makanan menentukan apakah makanan bergizi, berkualitas dan aman dikonsumsi. Label makanan juga berperan penting terhadap keputusan konsumen dalam membeli makanan, namun perilaku membaca label pangan kemasan di Indonesia masih cukup rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku membaca label pangan dan informasi gizi pada pangan kemasan pada siswa SMK Wijaya Kusuma. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Wijaya Kusuma Jakarta Selatan dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan dari Juni - September 2019 dengan jumlah sampel 150 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan 68,7% responden berusia 16 tahun, 56,7% responden mempunyai uang saku <Rp.500.000, 64% responden pernah mendapatkan informasi dengan label pangan dan informasi gizi, 48,7% responden yang mempunyai pengetahuan tentang label pangan dan informasi gizi kurang, 62,7% responden mempunyai persepsi positif terhadap label pangan dan informasi gizi, 68,7% responden yang mempunyai kemampuan membaca label gizi sangat kurang, dan 43,3% responden yang kadang-kadang menggunakan label gizi sebagai acuan pembelian makanan kemasan. Hasil uji statistik menunjukkan hanya pengetahuan tentang label pangan dan informasi gizi yang berhubungan dengan jenis kelamin. Disarankan meningkatkan pengetahuan siswa dalam membaca label informasi gizi.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja serta Dampaknya bagi Kinerja Karyawan Klinik Deswara, Deswara; Arifin, Yusuf
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.51 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i04.400

Abstract

Kepemimpinan transformasional dan motivasi merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja. Kepuasan kerja akan berdampak pada kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi terhadap kepuasan kerja serta dampaknya bagi kinerja karyawan kontrak nonmedis di klinik layanan primer. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan analisis jalur. Analisis jalur digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel yang bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat dan pengaruh langsung maupun tidak langsung dari beberapa variabel. Subjek penelitian adalah seluruh karyawan kontrak nonmedis pada salah satu klinik layanan primer di Cimahi, Jawa Barat, yang berjumlah 22 subjek. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner, observasi, dan wawancara pada bulan September 2014. Data penelitian diuji secara statistik menggunakan uji korelasi dan uji regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, motivasi, kepuasan kerja, dan kinerja mendapat penilaian baik. Kepemimpinan tranformasional memiliki pengaruh langsung yang lebih besar terhadap kepuasan kerja karyawan kontrak nonmedis. Selanjutnya, kepuasan kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan kontrak nonmedis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan kepada manajemen klinik agar dapat meningkatkan kepuasan kerja yang berdampak pada kinerja karyawan kontrak nonmedis.
Determinan Kejadian Malaria darmawansyah, darmawansyah; Habibi, Julius; Ramlis, Ravika; Wulandari, Wulandari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.958 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i03.370

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang menyebabkan kematian dan menurunkan produktivitas kerja. WHO menyatakan angka kematian akibat malaria diseluruh dunia diperkirakan 1,5?2,7 juta pertahun. Indonesia merupakan salah satu negara berisiko malaria. Puskesmas padang ulak tanding Kabupaten Rejang Lebong pernah mengalami KLB Malaria. Kegiatan yang sudah dilakukan Puskesmas padang ulak tanding terkait KLB malaria hanya sebatas indentifikasi nyamuk, observasi lingkungan tempat tinggal, dan penyuluhan pada masyarakat. Suatu wilayah yang mengalami KLB tidak cukup dengan identifikasi dan observasi saja, melainkan perlu dilakukan penyelidikan epidemiologi secara mendalam dengan pengkajian determinan kejadian malaria. Tujuan penelitian adalah diketahuinya determinan kejadian malaria didaerah wabah pada Puskesmas padang ulak tanding rejang lebong. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional study. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu semua populasi dijadikan sampel berjumlah 175 orang. Veriabel indenpenden (Breeding palce, Reppelant, PH air, kasa ventilasi, keberadaan kandang ternak, penggunaan kelambu) dan variabel depedenden (Kejadian Malaria). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk membuktikan bahwa masing-masing variabel berisiko terhadap kejadian malaria, uji yang dilakukan adalah uji Chi Sguare (?2). Hasil Penelitian didapatkan adalah ada hubungan yang bermakna antara Breeding palce (p=0,001), Reppelant (p=0,001), PH air (p=0,001), kasa ventilasi (p=0,016), keberadaan kandang ternak (p=1,000), penggunaan kelambu (p=0,090) dengan kejadian malaria di daerah wabah. Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu membersihkan genangan air disekitar rumah, menggunakan obat anti nyamuk pada saat beraktivitas diluar rumah malam hari dan menggunakan kasa pada pentilasi rumah sehingga dapat menghidari dari gigitan nyamuk anopheles.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tindakan Kekerasan Dalam Pacaran Pada Siswa SMA N 16 Kota Bekasi Febryana, Rohmi; Aristi, Dela
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.569 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i03.352

Abstract

Kekerasan dalam pacaran merupakan permasalahan remaja yang penting dan harus menjadi perhatian banyak pihak karena dapat berdampak pada kesehatan, seperti dampak fisik berupa memar, patah tulang, dan yang paling berbahaya dapat menyebabkan kecacatan permanen atau bahkan kematian serta dampak psikis berupa sakit hati, jatuhnya harga diri, malu, cemas, memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi hingga munculnya keinginan untuk bunuh diri. Selain itu juga pada kekerasan seksual dapat berdampak pada kesehatan reproduksi remaja seperti kehamilan tidak diinginkan, aborsi dan penyakit menular seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor ? faktor yang berhubungan dengan tindakan kekerasan dalam pacaran pada siswa SMA X tahun 2019 dengan menggunakan analisis statistik uji Chi Square. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA X yang pernah atau sedang berpacaran, sampel penelitian ini sebanyak 132 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80,3% responden pernah melakukan tindakan kekerasan dalam pacaran. Faktor yang berhubungan dengan tindakan kekerasan dalam pacaran adalah pengalaman kekerasan dalam keluarga (P value 0,042) dan keterpaparan konten kekerasan di media online ( P value 0,048). Sekolah dapat meningkatkan pengetahuan siswa dengan mengadakan penyuluhan terkait dengan kesehatan reproduksi dimana salah satu materinya adalah kekerasan dalam pacaran. Bagi orang tua sebaiknya meningkatkan komunikasi yang baik dengan anak remaja, mempelajari pola asuh yang tepat sejak dini dan saat anak menginjak usia remaja.
Pengalaman Pasien HIV/AIDS yang Menjalani Pengobatan Antiretroviral (ARV) di Yayasan Bina Muda Gemilang Balaraja Tangerang Septimar, Zahrah Maulidia; Adawiyah, Siti Robeatul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.515 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i03.340

Abstract

Pengobatan antiretroviral (ARV) kombinasi merupakan terapi terbaik bagi pasien terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) hingga saat ini. Tujuan utama pemberian ARV adalah untuk menekan jumlah virus (viral load), sehingga akan meningkatkan status imun pasien HIV dan mengurangi kematian akibat infeksi oportunistik. Pada tahun 2015, menurut World Health Organization (WHO) antiretroviral sudah digunakan pada 46% pasien HIV di berbagai negara. Penggunaan ARV tersebut telah berhasil menurunkan angka kematian terkait HIV/AIDS dari 1,5 juta pada tahun 2010 menjadi 1,1 juta pada tahun 2015. Desain penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi. Partisipan di tentukan dengan teknik purposive sampling berjumlah sepuluh orang dengan terdiri dari pasien yang positif HIV AIDS yang sedang menjalani pengobatan ARV.Tekhnik wawancara mendalam dilakukan menggunakan alat perekam dan panduan wawancara terstruktur, serta catatan lapangan.Analisa data menggunakan qualitative content analysis dengan pendekatan Collaizi. Tujuan penelitian ini di harapkan dapat menggali lebih dalam tentang pengalaman pasien HIV/AIDS yang menjalani pengobatan ARV. Dari hasil penelitian di temukan beberapa tema yang menjadi pembahasan tema yang di cantumkan berdasarkan apa yang terjadi pada pasien HIV/AIDS yang berkaitan dengan pengalaman konsumsi ARV. Yaitu pemahaman mengenai penyakit HIV/AIDS, mengalani ketidaknyamanan fisik, memahami ketidaknyamanan psikis, hambatan yang dialami selama pengobatan, dukungan selama menjalani pengobatan, harapan untuk mencapai kesembuhan dari penyakit. Diperlukan studi pendahuluan lebih lanjut untuk mengkaji secara mendalam tema yang telah teridentifikasi pada jumlah partisipan yang lebih banyak.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pra Nikah Remaja Saputri, Yunita Ilhami
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.88 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v5i1.314

Abstract

Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual baik dengan lawan jenis maupun dengan sesama jenis, bentuk perilaku ini bermacam-macam mulai dari berpegangan tangan sampai tingkah laku berkencan, bercumbu dan bersenggama. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pra nikah pada remaja di SMP Negeri 5 Tangerang, Tahun 2014. Desain penelitian deskriptif dengan metoda cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi di SMP Negeri 5 Tangerang, Tahun 2014 sejumlah 172 orang. Dari hasil pengolahan data didapatkan bahwa remaja yang pernah melakukan perilaku seks pra nikah sebanyak 106 remaja (61,6%). Pada hasil analisis bivariat didapatkan bahwa pengetahuan, peran orang tua dan sumber informasi mempunyai hubungan yang bermakna dengan perilaku seks pra nikah pada remaja. Pengetahuan, peran orang tua, dan informasi yang diberikan tentang seks belum optimal, diperlukan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang seks.