cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 405 Documents
PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENYIMAK SISWA KELAS X3 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA ., I Wayan Erwin Widyaswara; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.; ., Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4068

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mengetahui (1) aktivitas belajar siswa di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha dengan menerapkan metode hypnoteaching, (2) peningkatan hasil belajar menyimak dengan menerapkan metode Hypnoteaching di kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (3) kiat-kiat guru dalam menerapkan metode Hypnoteaching agar dapat meningkatkan hasil belajar menyimak pada siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, dan (4)respons siswa kelas X3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja terhadap penerapan pendekatan Hypnoteaching untuk meningkatkan hasil belajar menyimak. Penelitian ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan menyimak siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran menyimak dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode wawancara yang dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktivitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode angket dan wawancara yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) penerapan metode hypnoteaching dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas X.3 SMA Laboratorium Undiksha Singaraja, (2) guru menerapkan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode hypnoteaching untuk meningkatkan kemampuan menyimak siswa, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran menyimak. Kata Kunci : hypnoteaching, hasil belajar, dan menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to determine (1) the activity of student learning in the classroom X3 Laboratory High School hypnoteaching Undiksha by applying the method, (2) improvement of learning outcomes by applying the method Hypnoteaching listening in class X3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (3) kiat- tips teacher in implementing Hypnoteaching methods in order to improve student learning outcomes in the classroom listening Laboratory High School X3 Undiksha Singaraja, and (4) response grader Laboratory High School X3 Undiksha Hypnoteaching Singaraja on the application of the approach to improve learning outcomes listening. This study was conducted in two cycles. Subjects in this study were teacher and student grade Indonesian X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, while the object of this research is the ability to listen to students. Data on student learning outcomes in learning listening collected by test method was analyzed by quantitative descriptive methods, tips collected by the teacher in the learning of the interview method is analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques, data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods, and student responses were collected by questionnaire and interview were analyzed with descriptive quantitative and qualitative methods. The results showed that, (1) the application of the method can improve the ability to listen hypnoteaching graders X.3 Singaraja Undiksha Laboratory High School, (2) teacher tips apply appropriate learning hypnoteaching in implementing methods to improve students' listening skills, and (3) students gave a positive response to learning to listen.keyword : hypnoteaching, learning outcomes, and listening
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN TIPE KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN MEDIA GAMBAR BIOTA LAUT UNTUK MENINGKATKAN HASIL KETUNTASAN BELAJAR MENULIS TEKS DESKRIPSI DI KELAS VIIA SMPN 1 TEGALLALANG ., Dewa Ayu Krisna Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6789

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualizationuntuk meningkatkan ketuntasan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa kelas VII A SMPN 1 Tegallalang, (2) peningkatan ketuntasan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa kelas VII A SMPN 1 Tegallalang berdasarkan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualzation dan (3) respon siswa terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization untuk meningkatkan ketuntasan hasil belajar menulis teks deskripsi siswa di kelas VII A SMPN 1 Tegallalang. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Tegallalang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, kuesioner, wawancara, dan metode tes. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa secara klasikal penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) sudah dapat dikatakan berhasil. Ini disebabkan oleh skor rata-rata kelas yang dicapai dalam pembelajaran menulis teks deskripsi dengan media gambar biota laut pada siklus II adalah 85,8 karena sudah sesuai dengan rancangan awal dalam penelitian ini, yakni tindakan dinyatakan berhasil, jika 75% siswa mendapat skor minimal 78. Penelitian ini bermanfaat untuk dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan, terkait dengan penggunaan metode atau teknik serta media dalam pembelajaran menulis teks deskriptif pada kurikulum 2013.Kata Kunci : kooperatif , metode pembelajaran TAI, teks deskripsi This descriptive study almed at knowing (1) step of the implementation of cooperative learning type Team Assisted Individualization to improve the result of study in writing descriptive text of students class VII A SMPN 1 Tegallalang, (2) improving result of study in writing descriptive text of studenst class VII A SMPN 1 Tegallalang based on the implementation of cooperative learning method type Team Assisted Individualization in improving students’ score in writing descriptive text. Subject of this study were the teacher of Bahasa Indonesia and the students of class VII A SMPN 1 Tegallalang. The data collection methot implemented were observation, questionnaire, interview, and test. The results of this study show that the implementation of TAI method improve students’ score in writing descriptive text. The average score achieved in cycle II is 85,5. This score is categorized high.keyword : cooperative learning, learning methods TAI, descriptive text
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS ANEKDOT DALAM BUKU MATI KETAWA CARA DARIPADA SOEHARTO SEBAGAI ALTERNATIF PEMILIHAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA ., Ni Putu Vina Novita Sari; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Dr. Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis struktur teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; (2) analisis kaidah kebahasaan teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; dan (3) analisis kelayakan teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto menjadi bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini berjenis deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Data dipilih dengan teknik sampel bertujuan. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto dapat dibedakan atas teks anekdot berstruktur lengkap dan teks anekdot berstruktur tidak lengkap. Dari 30 anekdot, 26 anekdot berstruktur lengkap dan 4 anekdot berstruktur tidak lengkap; (2) Kaidah kebahasaan teks anekdot yang ada dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto, yaitu penggunaan kalimat langsung, kalimat perintah, kalimat seru, kalimat retoris, kalimat yang menyatakan waktu lampau, kata kerja aksi, konjungsi penanda hubungan waktu, dan konjungsi penanda akibat. Satu anekdot paling banyak mengandung enam ciri kebahasaan dan paling sedikit mengandung dua ciri kebahasaan; (3) Ditemukan 24 anekdot yang memenuhi kriteria sebagai bahan ajar berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot. Ditinjau dari segi kebahasaan dan psikologi perkembangan remaja, dari 24 data, hanya 21 data yang layak dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA, yaitu “Obral Otak”, “Yang Boleh dan yang Tidak”, “Masker”, “Sesama Setan”, “Sumbangan Terbesar untuk Rakyat Indonesia”, “Ingin Sampaikan Kabar Gembira”, “Nanti Saya Laporkan”, “Teka-Teki Suksesi”, “Jendral Kuper”, “Cita-cita”, “Dibyo Jaga Traffic Light”, “Prabowo Jadi Intel”, “Ah, Bukan Urusan Kita!”, “TV dan Menteri”, “Harmoko Bingung”, “Kiat Sukses Oom Liem”, “Kabar Buat Bung Gafur”, “Ralat Bohong”, “Neraka Ganjarannya”, “SDM yang Paling Berharga”, dan “Uang Lebih Penting”. Pembelajaran struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot termuat dalam KI 3 dan KD 3.1: Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, eksposisi, dan negosiasi, baik melalui lisan maupun tulisan.Kata Kunci : teks anekot, bahan ajar, pembelajaran This study aims to describe (1) anecdotal text structural analysis in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; (2) the analysis of the linguistic rules of the anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; and (3) anecdotal text analysis of feasibility in the book Mati Ketawa Cara daripada Soeharto of being used as teaching material in the Indonesian language High School. This research is descriptive type using qualitative approach. The data in this study were collected by documentation method. Data were selected by purposive sampling technique. The results of this study are (1) the structure of anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto can be distinguished over the text of anecdotes with complete structure and anecdotal text of incomplete structures. Of the 30 data, 26 data structures complete and 4 data structures incomplete; (2) The rules of the language of anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto is characterized by the use of direct sentences, command phrases, intriguing sentences, rhetorical phrases, phrases expressing the past, action verbs, time-linking conjunctions, and consequential marker conjunctions. An anecdote contains at most 6 linguistic features and at least contains two linguistic features; (3) Found 24 eligible data based on the structure and rules of the language. In terms of linguistic and psychology of adolescent development, from 24 data, 21 data worthy of being used as teaching material in the Indonesian language high school. Learning the structure and rules of language of anecdotal text contained in basic competencies 3.1: Understanding the structure and rules of anecdotal text, observation reports, complex procedures, expositions, and negotiations, both through oral and written.keyword : anecdotal text, teaching materials, learning
Penggunaan Media Drama Komedi Opera Van Java untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Siswa Kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada Nopianti, Luh
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i6.992

Abstract

Penggunaan Media Drama Komedi Opera Van Java untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Naskah Drama Siswa Kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada oleh Ni Luh Nopianti NIM 0912011038 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif dengan menggunakan media drama komedi OVJ yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam penulisan naskah, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan menggunakan media drama komedi OVJ. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Bahasa 1 dan guru yang mengajar di kelas XI Bahasa 1 SMA Negeri 1 Sukasada pada semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa terhadap penggunaan video drama komedi OVJ. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas melalui dua siklus. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media drama komedi OVJ dapat (1) meningkatkan hasil belajar menulis naskah drama siswa, ditandai dengan perolehan skor rata-rata menulis naskah drama siswa 69,70 pada siklus I dan meningkat menjadi 77,15 pada siklus II, (2) menumbuhkan respons positif siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama, dan (3) ada beberapa langkah yang dapat ditempuh guru untuk meningkatlkan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama. Kata kunci : media drama komedi OVJ, menulis, naskah drama
Pembinaan Ekstrakurikuler Majalah Dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara ., Ni Made Dian Dwi Jayanti; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan keberadaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara; (2) mendeskripsikan proses pembinaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah ekstrakurikuler majalah dinding. Objek penelitian ini adalah keberadaan dan proses ekstrakurikuler majalah dinding. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ekstrakurikuler majalah dinding diatur berdasarkan surat keputusan kepala sekolah, pelaksanaannya berdasarkan program kerja yang dirancang oleh guru Bahasa Indonesia sekaligus sebagai pembina ekstrakurikuler majalah dinding, siswa yang mengikuti ekstrakurikuler majalah dinding dominan diikuti oleh siswi perempuan; (2) proses pembinaan ekstrakurikuler majalah dinding di SMP Negeri se-Kecamatan Negara memiliki cara yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan sekolah.Kata Kunci : Kata kunci: ekstrakurikuler majalah dinding dan pembinaan This research is a qualitative descriptive study aimed to (1) describe the existence of walls magazine in Junior High School in Negara sub-district, (2) describing the process of building a wall magazine in Junior High School in Negara sub-district. This research is descriptive qualitative research. The subject of this study is extracurricular of wall magazines. Object of this research is the existence and process of extracurricular of wall magazine. The method used collect the cata are observation, interviews, and documentation. This research used qualitative descriptive analysis techniques to analyse the data. The results of this study indicate that (1) the existence of extraculicullar of wall magazine by the headmaster decision letter and its implementation based on the work program that has been designed by the Indonesian language teachers at once become the founder of extraculicullar of wall magazine, Students who dominant to follow the extraculicullar of wall magazine are female students (2) the process of founding extraculicullar of wall magazine at Junior High School in Negara sub-district has different ways.keyword : The extraculicullar of walls magazine and founding
Penggunaan Film Pendek untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak ., Komang Ayu Agustina; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) hasil penggunaan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) respons siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan kuesioner. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan film pendek dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis cerpen sebesar 3,40, yaitu dari rata-rata 77,30 menjadi 80,70. Hasil respons siswa sangat positif, ini dapat dilihat dari 40 orang siswa yang mengisi kuesioner, 32 atau 80% siswa memberikan respons sangat positif, 8 atau 20% siswa memberikan respons positif, dan tidak ada siswa yang memberikan respons cukup positif, kurang positif, dan sangat kurang positif terhadap penggunaan film pendek untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci : film pendek, menulis cerpen This study aims to describe (1) the steps of learning to write short stories by using the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) the results of the use of the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) A respons class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak in learning to write short stories using short film. This study consisted of two cycles. The subject were students of class IX A SMP Negeri 1 Gerokgak totalling 40 people. Data collection method used in this research is the method of observation, tests and questionnaires. The data obtained from the test methods and methods questionnaires were analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques. Results of this study indicate that the use of short film can improve students’ ability to write short stories. An increase in the average score of 3.40 short story writing skills, ie an average of 77.30 into 80.70. Results of a student’s response is very positive, it can be seen from the 40 students who filled out a questionnaire, 32 or 80% student responded very positively, 8 or 20% of students gave positive response, and no student is responding quite positive, less positive, and very less positive towards the use of short film to improve the ability to write short stories.keyword : short film, write short stories
ANALISIS ESAI MAHASISWA PESERTA GELORA ESAI DITINJAU DARI SEGI SUBSTANSI DAN BENTUK ESAI sari, Putri Puspita
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.575

Abstract

ANALISIS ESAI MAHASISWA PESERTA GELORA ESAI DITINJAU DARI SEGI SUBSTANSI DAN BENTUK ESAI oleh I Gusti Ayu Putri Puspita Sari, 0912011004 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan kerelevanan topik dengan isi dalam esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai (2) mendeskripsikan pengorganisasian esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai (3) mendeskripsikan kekoherenan dan kekohesifan kalimat yang terdapat dalam esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai (4) mendeskripsikan keparalelan kalimat yang terdapat dalam esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai dan (5) mendeskripsikan ketepatan pemilihan kata yang terdapat dalam esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai. Subjek dalam penelitian ini adalah esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai sebanyak 41 karya. Objek penelitian ini adalah analisis esai ditinjau dari substansi dan bentuk esai. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) relevansi antara topik dan isi esai karya mahasiswa tergolong baik karena hanya terdapat enam kesalahan dari 41 esai sehingga diperoleh persentase sebesar 14,63%, (2) pengorganisasian esai karya mahasiswa peserta Gelora Esai tergolong baik, karena kesalahan yang ada hanya sebanyak 7,31%, (3) koherensi dalam esai cukup tinggi tetapi penggunaan piranti kohesi berupa konjungsi mengalami kesalahan sebanyak 40%, (4) kesalahan penggunaan kalimat paralel dalam esai ditemukan hanya satu dari 13 kalimat paralel, sehingga persentase kesalahan sebesar 0,07 %, dan (5) terdapat 98 penggunaan kata nonbaku dari 36320 kata, sehingga diperoleh persentase kesalahan pemilihan kata sebesar 0,0026%. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk meneliti esai-esai lainnya ditinjau dari segi substansi dan bentuk esai   Kata kunci: esai, analisis dari segi substansi dan bentuk esai
PENGGUNAAN MEDIA SHADOW PUPPET UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERCERITA SISWA KELAS VII B SMP N 2 SERIRIT ., Made Novi Ismayanti; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11616

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam penggunaan media shadow puppet (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII B SMP N 2 Seririt dengan menggunakan media shadow puppet (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan media shadow puppet. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B SMP N 2 Seririt yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran,peningkatan hasil belajar, dan respons siswa dalam penggunaan media shadow puppet. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada penegasan cara berekspresi; (2) penggunaan media shadow puppet dapat meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup),siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 73,1 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 77,5 (baik); (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penggunaan media shadow puppet dalam pembelajaran berbicara (bercerita). Oleh karena itu, diharapkan kepada guru Bahasa Indonesia di SMP N 2 Seririt agar menerapkan pembelajaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : media shadow puppet, berbicara, bercerita Classroom Action Research (PTK) is aimed (1) describing the steps taken in the use of media shadow puppet media (2) to describe improvement of storytelling skills in learning speaking students’s speaking of class VII B SMP N 2 Seririt by using shadow puppet media (3) to describe the response students against the use of shadow puppet media. Subjects in this study were teachers and students of class VII B and SMP N 2 Seririt totaling 30 people. The object of this research is the steps of learning, improvement of student learning outcomes, and student responses of students in the use of shadow puppet media. Data collection methods used in this research is the method of observation, test methods, and methods of questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results showed that, (1) the appropriate learning steps in this study are emphasized on the affirmation of the way of expression; (2) the use of shadow puppet media can enhance the ability of storytelling in learning to speak. In pratindakan average score of classical 65 (enough), the cycle I obtained an average score of 73.1 classical (good), while the second cycle of the average value of classical student becomes 77.5 (good); (3) The students responded very positively to the use of shadow puppet media in learning to talk (storytelling). Therefore, it is expected to Indonesian teacher at SMP N 2 Seririt in order to apply this learning appropriate steps found in the study. keyword : shadow puppet media, speaking, story telling
TEKNIK KOREKSI DALAM EVALUASI HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KERAMBITAN ., Ni Putu Pande Trisna Yuni Paramitha; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3351

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) cara guru mempersiapkan pelaksanaan teknik koreksi dalam evaluasi hasil belajar menulis karangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kerambitan, (2) teknik koreksi yang digunakan guru dalam mengevaluasi hasil belajar menulis karangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kerambitan, dan (3) hambatan yang dialami guru dalam mengoreksi karangan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kerambitan. Teori yang digunakan yaitu teori teknik koreksi, evaluasi, menulis, dan kesalahan bahasa dalam karangan. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia kelas XI IPA, IPB, dan IPS SMA Negeri 1 Kerambitan. Data pertama dan kedua diperoleh melalui metode kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data ketiga diperoleh melalui metode kuesioner dan wawancara. Melalui ketiga metode tersebut, data yang diperoleh diolah melalui empat tahapan, yaitu identifikasi data, klasifikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah (1) ketiga responden, mempersiapkan pelaksanaan koreksi dengan cara yang sama, yaitu menyediakan rubrik penilaian dalam RPP; (2) teknik koreksi yang digunakan oleh guru yang mengajar di kelas XI IPB adalah teknik koreksi langsung, sedangkan guru atau responden yang mengajar di kelas XI IPA dan IPS adalah teknik koreksi campuran (teknik koreksi langsung dan teknik koreksi tidak langsung), dan (3) hambatan yang dialami ketiga responsden adalah (1) kesulitan dalam membaca tulisan siswa, (2) membutuhkan waktu yang lama dalam melakukan pengoreksian, dan (3) memerlukan konsentrasi yang tinggi dalam mengoreksi. Hambatan yang berkenaan dengan kurang jelasnya tulisan siswa disebabkan oleh (1) tulisan siswa yang cenderung kurang rapi dan kurang bersih, (2) penulisan huruf atau kata yang terlalu rapat, dan (3) bentuk huruf yang sulit dibaca. Penyediaan waktu yang cukup lama juga menjadi kendala bagi guru dalam mengoreksi karangan siswa karena guru membutuhkan konsentrasi tinggi dalam mengoreksi karangan siswa, di samping karena guru membutuhkan kejelian dan ketelitian dalam mengoreksi karangan.Kata Kunci : teknik koreksi, evaluasi, karangan This qualitative descriptive study aims to describe (1) how teachers prepare for the implementation of the correction techniques in the evaluation of learning outcomes essay writing class XI student of SMA Negeri 1 Kerambitan, (2) correction techniques used by teachers in evaluating learning outcomes essay writing class XI student of SMA Negeri 1 Kerambitan, and (3) barriers experienced by teachers in correcting student essays in class XI SMA Negeri 1 Kerambitan. The theory used is the theory of correction techniques, evaluation, writing, and language errors in the article. Subjects were Indonesian teacher class XI Science, IPB, IPS and SMA Negeri 1 Kerambitan. The first and second data obtained through questionnaires, interviews, and documentation. The third data obtained through questionnaires and interviews. Through these three methods, the data obtained were processed through four steps, namely the identification of data, classification of data, presentation of data, and drawing conclusions. The findings in this study were (1) the third respondent, prepare for the implementation of the correction in the same way, which is to provide an assessment rubric in the RPP; (2) correction techniques used by the teacher in class XI IPB is a direct correction techniques, while the teacher or from those who have taught in class XI science and social studies is a mixture correction techniques (techniques immediate correction and correction techniques are not directly), and (3) barriers experienced by third responsden are (1) difficulty in reading the students, (2) take a long time to do the correction, and (3) require high concentrations in correcting. Barriers related to the students' lack of clarity caused by (1) writing students tend to be less neat and clean less, (2) writing letters or words that are too tight, and (3) the form of the letters difficult to read. Provision of a long time is also an obstacle for teachers in correcting student essays for teachers requires a high concentration in correcting student essays, as well as the teacher requires carefulness and accuracy in correcting essays.keyword : correction techniques, evaluations, essay
DRAMAWAN PUTU SATRIA KUSUMA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PERKEMBANGAN TEATER ILALANG SMA LAB UNDIKSHA SINGARAJA ., Desi Nurani Sari Ni Kadek; ., I Made Astika, S.Pd.; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11571

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) proses kreatif Putu Satria Kusuma dan (2) kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang di SMA Lab Undiksha. Penelitian inii menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Putu Satria Kusuma. Objek penelitian adalah kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang SMA Lab Undiksha Singaraja yang dibina. Data dikumpulkan melaui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) proses kreatif Putu Satria Kusuma dipengaruhi oleh beberapa hal, masa kecil, pendidikan, dunia kerja, dan tempat berproses (2) kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang dapat dilihat dari proses pembinaan, manajemen produksi, dan bentuk pementasan. Kata Kunci : Kata kunci: proses kreatif, teater, dramawan ABSTRACT This study aims to examine (1) the creative process of Putu Satria Kusuma and (2) Putu Satria Kusuma contribution to the development of Ilalang Theater at Undiksha Lab High School. This research uses qualitative descriptive design. The subject of research is Putu Satria Kusuma. The object of this research is Putu Satria Kusuma's contribution to the Ilalang Theater at SMA Lab Undiksha Singaraja. Data were collected through observation, interview and documentation methods. The result of this research is (1) Putu Satria Kusuma's creative process is influenced by several things, childhood, education, work world, and place of process. (2) Putu Satria Kusuma contribution to the development of Ilalang Theater can be seen from the process of coaching, production management, staging. keyword : Keywords: creative process, theater, playwright

Page 1 of 41 | Total Record : 405