cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
International Journal of Elementary Education
ISSN : 25797158     EISSN : 25496050     DOI : -
Core Subject : Education,
International Journal of Elementary Education (IJEE) is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by cooperatiion between Institute of Research and Community Services of Universitas Pendidikan Ganesha and HDPGSDI (Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah dasar Indonesia). IJEE is providing a platform for the researchers, academicians, professional, practitioners and students on educational research that contributes to the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
THE IMPACT OF SCHOOL LITERACY MOVEMENT (GSL) ON THE LITERACY ABILITY OF THE FIFTH GRADERS AT SD NEGERI GUNUNG SARI, RAPPOCINI DISTRICT, MAKASSAR CITY Syawaluddin, Ahmad; haedah, Nur
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.116 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v1i4.12964

Abstract

This research  was aimed at knowing the impact of  (GLS) on the students’ literacy ability of the fifth graders at  SD Negeri Gunung Sari I,   Rappocini district,  Makassar city in the school year 2016/2017. The research approach used a quantitative approach with Pre-experimental Research design. The sample was selected  with purposive sampling by choosing class V as experiment class with the total number of  66 students and  those who were present were  50 students. The techniques of data collection used in this research were  test and documentation. The data collected from the literacy ability test result were then analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis  using  sample t-test of  Wilcoxon Test by using the test of two sides (two tailed test).  To test the normality of the data distribution,  Kolmogrov-Smirnov Normality Test was used with Asymp Sig. (2-Tailed)  of 0.002 for pretest data and 0.003 for posttest data. Literacy ability on initial test (pretest) was in very satisfactory category with the mean of 83.99 and the literacy ability in the final test (posttest) was in very satisfactory category with the mean of 90.23. Hypothesis testing was done by using  Wilcoxon Test Asymp Sig. (2-tailed) the value was 0.00 < 0.05. The conclusion of research based on the result of analysis showed  that there is an impact  of school literacy movement (GLS) on students’ literacy ability of fifth graders of  SD Negeri Gunung Sari I in  Rappocini  disctrict,  Makassar city
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Media Audio Visual terhadap Penguasaan Kompetensi Pengetahuan Matematika Adnyana, Wira
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.438 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, dengan desain penelitian “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus Srikandi dengan jumlah 396 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD Negeri 1 Sumerta sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 2 Sumerta sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing kelompok sebanyak 34 siswa pada kelompok ekperimen dan 24 orang siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan Matematika siswa yang dibelajarkan dengan Model Pembelajaran Problem Solving berbantuan media audio visual dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional (thit = 7,09 > ttabel = 2,003) dengan dk = 56 dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Problem Solving bebantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V.
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Resolusi Konflik terhadap Sikap Religius dan Hasil Belajar Pkn Siswa Permini, Desy
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.172 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran resolusi konflik terhadap sikap religius dan hasil belajar PKn siswa kelas V SD. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan Single Factor Independent Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V Gugus II Kecamatan Sawan sebanyak 150 siswa. Sampel penelitian berjumlah 62 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SDN 1 Bebetin dan SDN 3 Bebetin yang diambil dengan teknik random sampling pada kelas-kelas yang setara. Data yang dikumpulkan adalah sikap religius dengan metode kuesioner dan hasil belajar PKn dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan MANOVA. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Hasil Belajar PKn siswa yang mengikuti implementasi model resolusi konflik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 266,796; p < 0,05); kedua, sikap religius siswa yang mengikuti model resolusi konflik lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (F = 114,275; p < 0,05); ketiga, secara simultan sikap religius dan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti model resolusi konflik lebih baik daripada siswa yang mengikuti model konvensional. Model konvensional yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBASIS TAT TWAM ASI TERHADAP PENGUASAAN KOMPETENSI PENGETAHUAN IPS Adnyana, I Made Wira; Putra, I Ketut Adnyana; Suadnyana, I Nengah
International Journal of Elementary Education Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.747 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v1i4.12961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan penguasaan kompetensi pengetahuan IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran role playing berbasis tat twam asi  dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa  kelas V SD Negeri Gugus Budi Utomo Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian diperoleh Kelas V SD Negeri 14 Kesiman sebagai kelompok eksperimen dan Kelas V SD Negeri 6 Kesiman sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis data diperoleh thitung Sebesar 4,634. Taraf signifikansi 5% dan dk=67 diperoleh batas penolakan hipotesis nol sebesar 2,00. Berarti thitung > ttabel yaitu 4,634 > 2,00, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Rata-rata skor penguasaan kompetensi pengetahuan IPS kelompok eksperimen X̅ = 0,60 > X̅ = 0,41 siswa kelompok kontrol. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran role playing berbasis tat twam asi terhadap kompetensi pengetahuan IPS siswa kelas V SD Negeri Gugus Budi Utomo Tahun Ajaran 2016/2017.
Development of Pop Up Book Media Material Distinguishing Characteristics of Healthy and Unfit Environments Class III Students Elementary School Permana, Erwin Putera; Sari, Yeny Endah Purnama
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.709 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v1i1.13127

Abstract

This research is based on the observation in the third grade of Natural Science (IPA) subject matter of healthy and unhealthy environment characteristic, that most of students have difficulty in learning because the teacher uses conventional teaching method. In addition, the use of learning media is considered less maximized by teachers. This research is research and development (R & D) with model of ADDIE development. Stages there are 5 stages namely 1) Analysis (Analysis), Development (Design), Implementation (Implementation), Evaluation (Evaluation). Validation is done by material experts, media experts, and classroom teachers. The conclusion of this research is (1) Result of Development of Pop Up Book media with material to distinguish the characteristics of healthy and unhealthy environment Valid. (2) The teachers response to the learning media of Pop Up Book that was developed, after being used in learning material, characteristic of healthy and unhealthy environment obtained good response. Likewise the response of students to this media get a positive response. (3) Pop Up Book media characteristics of a healthy and unhealthy environment based on the overall assessment of the percentage of assessment is in the category of very appropriate to be used as a medium of learning Natural Science for grade 3 primary school students. Based on the conclusions of this study, recommended: (1) for teachers, one of the media that can be used in supporting the learning process is Pop Up Book, can help students become more active and can create a fun class atmosphere. (2) For further research, trials should be conducted more widely, so as to produce a widely used learning medium.
Pengaruh Reward dan Punishment Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV A SDN Merak I pada Mata Pelajaran IPS Melinda, Ima
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.368 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14408

Abstract

This study aims to determine whether there is a significant influence between the provision of rewards and pusnishment to the motivation of fourth grade students of SDN Merak I Tangerang and how big the contribution of reward and punishment influence on learning motivation. This research is a quantitative research. The population of this research is the fourth grade students of SDN Merak 1 Tangerang, which are 38 students. Sampling Technique Saturated .. Data collection is done by using questionnaire method (questionnaire). Data Research Results indicate that there is a significant influence between the discipline of learning on the motivation of learning grade IV This is obtained through the calculation of the test analysis with thitung tribe for 9.096 while the ttabel of 0.3932. Because thitung (9.096)> ttable (0.3932) and with significance test is known significance value 0,000 <0,05 then Ho is rejected and Ha accepted, which means there is positive and significant influence between reward and punishment variable on student learning motivation Amount of donation the influence given by X (reward and punishment) on Y (Student Motivation Motivation) is 82.1%, which means that the predictors of reward and punishment have influence on student learning motivation of 81,2% and the rest 18,8% influenced by other variables that are not examined in this study.
Pengaruh Model Siklus Belajar 5E (Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, Evaluation) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Penguasaan Konsep IPA Superni, Superni
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.329 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i2.14413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model siklus belajar 5E terhadap kemampuan berpikir kritis dan penguasaan konsep IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Gugus VII Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan rancangan Single Factor Independent Groups Design. Populasi dalam penelitian sebanyak 137 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 44 siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan tes uraian, dan data penguasaan konsep IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model siklus belajar 5E secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 7,055; p < 0,05); kedua, penguasaan konsep IPA siswa yang mengikuti model siklus belajar 5E secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 13,219; p < 0,05); ketiga, secara simultan kemampuan berpikir kritis dan penguasaan konsep IPA antara siswa yang mengikuti model siklus belajar 5E secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 7,440; p < 0,05). Model konvensional yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar dengan Model Pembelajaran VAK Berbantuan Media Tongkat Tokoh Rukmana, Winda; Hardjono, Nyoto; Aryana O, Arlita
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.334 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15954

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran VAK (Visual, Auditory, Kinestethic) berbantuan media tongkat tokoh. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan di kelas 2 SD Negeri Salatiga 06 Kota Salatiga. Data yang dikumpulkan meliputi aktivitas dan hasil belajar, hasil observasi guru, hasil observasi siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode observasi, metode dokumentasi, dan metode tes. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus meliputi 4 (empat) tahap yaitu persiapan, penyampaian, pelatihan, dan penampilan hasil. Pada penelitian ini dikatakan berhasil apabila sekurang-kurangnya 80% siswa memperoleh nilai ≥ 75. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Skor aktivitas pra siklus di kelas 3 sebesar 72% dengan nilai rata-rata 73,50 dan skor ketuntasan belajar siswa pra siklus sebesar 75% dengan nilai rata-rata 76,50; (2) Skor aktivitas siswa pada siklus I sebesar 70% dengan nilai rata-rata 76,20 dan pada siklus II sebesar 82,50% dengan nilai rata-rata 82,40; (3)Ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,50% dengan nilai rata-rata 78,15 dan pada siklus II sebesar 83,50% dengan nilai rata-rata 85,25. Dari data tersebut di atas jelas menunjukkan bahwa pada siklus I aktivitas dan hasil belajar belum sesuai harapan yang berarti indikator keberhasilan belum tercapai sedangkan pada siklus II aktivitas dan hasil belajar sudah sesuai harapan yang berarti indikator keberhasilan sudah tercapai
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Berbantuan Asesmen Kinerja Terhadap Keterampilan Proses Sains Wahyuni, Ni L.P.W; Wibawa, I M.C.; Renda, N.T
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.828 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan asesmen kinerja terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 137 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik group random sampling dengan teknik undian. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Penarukan yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Penarukan yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes keterampilan proses sains berupa soal uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan asesmen kinerja dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018 yang dibuktikan dengan nilai thitung (5,771) > ttabel (2,015). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbatuan asesmen kinerja berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V semester II di SD Gugus II Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018.
Pengaruh Model Pembelajaran Kolaboratif Berbantuan Peta Pikiran Terhadap Hasil Belajar IPA Mega Sari, Kadek Wiwin; Margunayasa, I Gede; Kusmariyatni, Ni Nyoman
International Journal of Elementary Education Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.798 KB) | DOI: 10.23887/ijee.v2i3.15964

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kolaboratif berbantuan peta pikiran dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sawan dan sampel sebanyak 44 siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t sampel independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kolaboratif berbantuan peta pikiran dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 5,59 > ttabel = 2,021). Dari rata-rata hitung, diketahui bahwa rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol (22,81 > 17,00). Jadi model pembelajaran kolaboratif berbantuan peta pikiran berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sawan Tahun Pelajaran 2017/2018.

Page 1 of 17 | Total Record : 170