cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL PENJAKORA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
KONTRIBUSI POWER OTOT LENGAN DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL TOLAK PELURU PADA MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA FKIP UR Wijayanti, NI Putu Nita; Slamet, Slamet; Syahriadi, Syahriadi; Riswindra, Yelzi
JURNAL PENJAKORA Vol 2, No 2 (2015): September 2015
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.495 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini berawal dari observasi yang penulis temui di lapangan, ternyata  pelaksanaan dari gerakan tolak peluru khususnya gaya O’Brein mahasiswa semester II Program studi Pendidikan Olahraga UR, masih banyak terdapat kekurangan sehingga tolakannya menjadi tidak maksimal, yang diduga dipengaruhi oleh power otot lengan power dan power oto ttungkai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi power otot lengan dan power otot tungkai terhadap hasil tolak peluru mahasiswa semester II Program studi Pendidikan Olahraga UR..Jenis penelitian adalah korelasional Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa semester II Program Stud Pendidikan Kepelatihan Olahraga UR yang berjumlah 78 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling, maka sampel pada penelitian ini ditetapkan sebanyak 45 orang putra yang telah lulus mata kuliah atletik tolak pelurugaya O’Brien. Untuk mendapatkan data penelitian digunakan tes shot put, standing broad jump dan tes tolak peluru. Data yang diperoleh dianalisis dengan product moment sederhana dan gandadan koefisien determinan untuk menentukan kontribusi.            Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dengan hasil tolak peluru, ditandai dengan hasil yang diperoleh yaitu rhitung0,306 >rtabel0,294, dengan kontribusi sebesar 9,36%, kemudian terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan hasil tolak peluru, ditandai dengan hasil yang diperoleh yaitu rhitung0,816 >rtabel0,294, dengan kontribusi sebesar 66,59%, dan juga terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dan power otot tungkai terhadap hasil tolak peluru mahasiswa semester II Program studi Pendidikan  Olahraga UR, Ini ditandai dengan hasil yang diperoleh Rhitung0,819 > Rtabel0,294, dengan kontribusi sebesar 67,07%.
EVALUASI PROGRAM PELATIHAN KONDISI FISIK ATLET BULELENG PADA PORPROV. BALI XII TAHUN 2015 Yoda, I Ketut; Sudiana, I Ketut; Peling, Sri Widhari Yuganthari
JURNAL PENJAKORA Vol 3, No 1 (2016): April 2016
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.699 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan tanggapan atlet terhadap program pelatihan kondisi fisik dan implementasinya pada persiapkan atlet Buleleng pada porprov. Bali XII tahun 2015, (2) untuk mendeskripsikan tingkat kondisi fisik atlet Buleleng  dalam porprov. Bali XII tahun 2015. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan 50% dari jumlah populasi 600 orang sebesar 300 orang atlet, tersebar pada 30 cabang olahraga, dan pelatih fisik dari masing-masing cabang olahraga berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dengan angket (kuesioner), tes, dan pengukuran. Berdasarkan kajian teori dan hasil pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) sebanyak 38% pelatih belum mampu menyusun program pelatihan fisik dengan baik sehingga pelaksanaan pelatihan tidak bisa berlangsung secara maksimal yang berimplikasi pada rendahnya tingkat kondisi fisik atlet Buleleng pada persiapan Porprov. Bali XII tahun 2015; (2) dari delapan belas (18) item tes kondisi fisik yang dilakukan oleh atlet Buleleng pada persiapan Porprov. Bali XII tahun 2015 menggambarkan bahwa tingkat kondisi fisik atlet Buleleng baik putra maupun putri tergolong rendah. Berdasarkan temuan tersebut di atas, maka peneliti merekomendasi beberapa hal seperti berikut: (1) KONI Buleleng dan Pengurus Cabang Olahraga di Buleleng, agar mencari solusi dalam upaya peningkatan kualitas pengetahuan pelatih kondisi fisik kecabangan olahraga seperti melakukan pelatihan kepada para pelatih, mengirim pelatih untuk magang, melakukan program penataran bagi pelatih, dan lain-lain; (2) Program kerjasama antara FOK UNDIKSHA perlu ditingkatkan lagi tidak hanya dalam hal melakukan tes kondisi fisik atlet Buleleng, tetapi dalam hal peningkatan kualitas pelatih, peningkatan kemampuan manajemen pengurus KONI dan Pengcab., penggunaan fasilitas, penyusunan Renstra KONI Buleleng, dan penyusunan program kerja KONI dan Pengcab.
PERANAN PERMAINAN PAINTBALL DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN TERHADAP REMAJA Siregar, Nofi Marlina; Herlangga, Martino
JURNAL PENJAKORA Vol 3, No 1 (2016): April 2016
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.331 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui peranan permainan paintball dalam membentuk karakter kepemimpinan terhadap remaja, tempat penelitian ini dilaksanakan di Eco Park Green MissionAncol Jakarta Utara. Waktu penelitian pada 14 November 2014 hingga 11 Januari 2015. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei dengan teknik wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah para komunitas paintball, sampel dalam penelitian ini terdiri dari 16 orang. Untuk uji coba sampel akan diambil 8 orang untuk diamati. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik non random sampling yaitu dengan purposive sampling. Dari data yang telah diolah dapat disimpulkan sebagai berikut: penerapan permainan paintball dapat membangun sikap atau karakter kepemimpinan terhadap remaja sehingga dapat berguna dalam kehidupan sosial. 
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN GERAK PADA ANAK USIA DINI Wahjoedi, Wahjoedi
JURNAL PENJAKORA Vol 3, No 2 (2016): September 2016
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.839 KB)

Abstract

pembangunan pendidikan nasional esensinya merupakan pemberian akses yang luas, pemerataan, dan peningkatan kualitas atau daya saing sumber daya manusia yang telah menempuh jenjang pendidikan tertentu. Pendidikan nasional Indonesia sebagaimana diamanatkan sejak awal kemerdekaan hingga era reformasi melalui pemberlakuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional meliputi jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Keempat jenjang pendidikan tersebut merupakan satu kesatuan utuh, dan tidak boleh salah satu menganggap lebih bermakana dari yang lain, yang satu menafikan yang lain. Keempatnya merupakan jembatan emas menuju terciptanya sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, berkarakter Pancasila dan berdaya saing global. Untuk merenda jalan menuju tercapainya sarasan tersebut, maka pondamen awal yang harus diperhatikan secara lebih cermat dan serius adalah jenjang pendidikan anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan jenjang pendidikan sebelum pendidikan dasar, yang dapat diselenggarakan melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan/atau informal. Yang menjadi semakin menarik adalah tentang betapa pentingnya layanan pendidikan pada anak usia dini yang harus memperhatikan karakteristik khusus, tahap tumbuh kembang, dan minat anak usia dini. Sebagaiamana dipahami bersama, dunia anak adalah dunia bermain, berfantasi, bercengkrama ria bersama kawan-kawan seusianya (joyfull learning). Berdasarkan kenyataan tersebut, maka substansi penting yang patut mendapat perhatian adalah pentingnya aktivitas fisik atau gerak bagi anak usia dini. Berangkat dari hal tersebut, maka kajian ini akan memberikan kupasan secara khusus tentang pengembangan pembelajaran gerak pada anak usia dini, khususnya di Play Group dan Taman Kanak-kanak.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA (Studi di Seluruh SMA Negeri Kota Kediri) Khuddus, Lutfhi Abdil
JURNAL PENJAKORA Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.811 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru dikjasor di SMA Negeri Kota Kediri. Temuan yaitu, dalam membelajarkan siswa guru tersebut belum menerapkan konsep dan tujuan dikjasor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sumber data adalah guru dikjasor di SMA Negeri di Kota Kediri. Hasil penelitian untuk SMAN I mendapatkan nilai 2,3 setelah lokakarya menjadi 2,7. SMAN II nilai 2,8 menjadi 2,9. SMAN III nilai 1,9 menjadi 2,0. Untuk SMAN IV nilai 1,6 menjadi 2,7. SMAN V nilai 3,0 menjadi 2,6. SMAN VI nilai 1,8 menjadi 2,2. SMAN VII nilai 1,3 menjadi 1,8. SMAN VIII nilai 2,1 menjadi 2,2. Rata-rata pretest 2,1 dan rata-rata postest 2.38. Guru belum menerapkan konsep dan tujuan dikjasor, setelah diadakan lokakarya dan dinilai dengan statistik uji-t, diketahui bahwa th = 1,147 < t1% = 2,977. Kesimpulannya bahwa ada perbedaan yang tidak signifikan. Artinya tidak ada peningkatan keterampilan mengajar guru di SMA Negeri di Kota Kediri.
PENGARUH MOTIVASI BEROLAHRAGA DAN STATUS GIZI TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Sepriadi, Sepriadi
JURNAL PENJAKORA Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.735 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh motivasi berolahraga dan status gizi terhadap tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional, dimana variabel bebasnya adalah motivasi berolahraga dan status gizi sedangkan variabel terikatnya adalah tingkat kebugaran jasmani. Sampel berjumlah 41 orang mahasiswa putera. Teknik pengumpulan data dengan angket untuk mengetahui motivasi berolahraga, IMT untuk mengetahui status gizi dan tes lari 2400 meter untuk tes kebugaran jasmani. Teknik analisis data menggunakan korelasi sederhana dan ganda serta koefesien determinasi untuk mengetahui berapa persen pengaruh varaibel bebas terhadap varaibel terikat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Motivasi berolahraga memberikan pengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani sebesar 15,93%. 2) Status gizi memberikan pengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani sebesar 7,54%., 3) Motivasi berolahraga dan status gizi secara bersama-sama memberikan pengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani sebesar 24,30%.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pendidikan Jasmani pada Pembelajaran Tematik Terintegrasi Siswa Kelas IV Rohmansyah, Nur Azis
JURNAL PENJAKORA Vol 4, No 2 (2017): September 2017
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.568 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya data siswa yang kurang memahami dan menguasai tentang konsep pendidikan jasmani. Permasalahan dalam penelitian ini tentang bagaimana pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep pendidikan jasmani pada pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas IV. Tujuan yang harus dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menentukan apakah terdapat pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep pendidikan jasmani pada pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah murid kelas IV SDN Lamper Pandean 05 Semarang. Sampel yang diambil 72 siswa dengan menggunakan sampel jenuh. Data ini diperoleh melalui post-test instrumen penelitian pertanyaan dalam bentuk narasi. Desain penelitian yang digunakan menggunakan posttest-kontrol. Berdasarkan analisis data penelitian, saat mendapatkan perlakuan model pembelajaran problem based learning, siswa menunjukkan hasil yang positif dan berdampak signifikan pada kemampuan siswa dalam memahami konsep pendidikan jasmani. Hasil koefisien uji-T adalah 5.973 dan meningkat 5%. Terdapat perbedaan besar pada rata-rata nilai percobaan di kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dan didapatkan data nilai rata rata kelompok eksperimen lebih tinggi 82.944 daripada kelompok kontrol 69.583. Disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemahaman konsep pendidikan jasmani pada pembelajaran tematik terintegrasi siswa kelas IV. Saran yang dapat dikemukakan adalah guru harus bisa untuk memberikan bahan dengan melibatkan siswa secara aktif, sehingga siswa dapat memanfaatkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata kunci   : pembelajaran problem based learning, pemahaman pendidikan jasmani, tematik terintegrasi..
Pengaruh Metode Interval Training Terhadap Peningkatan Kesegaran Jasmani Mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga Hanrdiansyah, Sefri
JURNAL PENJAKORA Vol 4, No 2 (2017): September 2017
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.613 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh metode interval training terhadap peningkatan kesegaran jasmani mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP. Jenis penelitian adalah eksperimen semu yang diberikan kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP yang mengikuti perkuliahan Pembentukan Kondisi Fisik. Sampel penelitian berjumlah 18 orang, yang terdiri dari 4 perempuan dan 14 laki-laki teknik sampel dengan menggunakan purposive sampling. Latihan ini diberikan sebanyak 16 kali pertemuan. Instrument digunakan dalam penelitian adalah  Tes Tingkat Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) dengan rentang usia antara 16-19 tahun. Berdasarkan pengukuran kemampuan awal (pre test) diperoleh rata-rata tingkat kesegaran jasmani mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP  sebesar 16.17 dengan kategori sedang dan kemampuan akhir (post test) diperoleh rata-rata sebesar 17.72 dengan kategori baik. Dari pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus statistik uji beda dependent sampel diperoleh thitung sebesar 3.56, sedangkan ttabel pada α = 0.05 dan derajat kebebasan (dk)= n-1 adalah sebesar 1,74. Dengan demikian thitung 3.56 > ttabel 1.74 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode interval training terhadap peningkatan kesegaran jasmani mahasiswa Jurusan Pendidikan Olahraga FIK UNP . Kata-kata kunci: interval training, tingkat kesegaran jasmani, mahasiswa 
PENGARUH PELATIHAN JUGGLING TERHADAP KELINCAHAN DRIBBLING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MAHASISWA JURUSAN PENJASKESREK FOK UNDIKSHA Artanayasa, I Wayan
JURNAL PENJAKORA Vol 1, No 1 (2014): September 2014
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.269 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Juggling terhadap kelincahan dribbling bola dalam permainan sepakbola. Penelitian ini adalah penelitian menggunkan rancangan kuasi eksperimen lapangan dengan rancangan randomed pretest-postest control group design, dengan Populasi penelitian sebanyak 260 dan sampel penelitian sebanyak 80 orang mahasiswa.Adapun metode pengumpulan data menggunakan tes standar kelincahan dribbling bola dalam permainan sepakbola. Teknik analisa data yang digunakan adalah statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kelincahan dribbing bola mahasiswa yang mengikuti pelatihan juggling antara kelincahan dribbling bola mahasiswa yang mengikuti pelatihan berpasangan dalam permainan sepakbola  dengan thitung sebesar 2,47 dan  ttabel =1,67 untuk db 78 dan taraf signifikan pada α = 0,05. Ini berarti kelincahan dribbing bola mahasiswa yang mengikuti pelatihan juggling lebih baik daripada kelincahan dribbling bola mahasiswa yang mengikuti pelatihan berpasangan dalam permainan sepakbola
PENGARUH PELATIHAN SIT-UP BESAR SUDUT 450, 900, DAN 1200 TERHADAP KEKUATAN OTOT PERUT Meiriawati, Made
JURNAL PENJAKORA Vol 1, No 1 (2014): September 2014
Publisher : JURNAL PENJAKORA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.445 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pelatihan sit-up besar sudut 450, 900, dan 1200 terhadap kekuatan otot perut. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan penelitian the modifide randomized pre-test post-tes control group design. Sampel penelitian siswa putra kelas X SMA Dharma Praja Denpasar tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 24 orang. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok dengan jumlah yang sama. Kelompok 1 diberi perlakuan sit up besar sudut 450,kelompok 2 diberi pelatihan sit up besar sudut 900, kelompok 3 diberi pelatihan sit up besar sudut 1200 , dan kelompok 4 sebagai kelompok kontrol. Kekuatan otot perut diukur dengan tes sit up selama 30 detik. Data dianalisis dengan uji ANAVA satu jalur menggunakan program SPSS 16.0 pada taraf signifikansi 0.05.Uji ANAVA satu jalur menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh antara masing-masing kelompok dengan nilai signifikansi hitung 0,000. Analisis dilanjutkan dengan uji Least Significant Different  (LSD) untuk memperoleh perbandingan antar kelompok. Hasil uji LSD menunjukkan nilai mean difference kelompok 1 terhadap kelompok kontrol 9,167, kelompok 2 terhadap kelompok kontrol 18,833, kelompok 3 terhadap kelompok kontrol 34,667.  Nilai mean difference dari kelompok perlakuan 3 terhadap kelompok perlakuan 1 sebesar 25,500. Nilai mean difference dari kelompok perlakuan 3 terhadap kelompok perlakuan 2 sebesar 15,833. Dari hasil analisis dan pembahasan disimpulkan bahwa: pelatihan sit-up besar sudut 450, 900, dan 1200 memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot perut siswa putra kelas X SMA Dharma Praja Denpasar tahun pelajaran 2012/2013, dimana kelompok perlakuan sit up besar sudut 1200 memiliki pengaruh tertinggi dalam meningkatkan kekuatan otot perut. 

Page 1 of 10 | Total Record : 97