cover
Contact Name
Azwinur
Contact Email
polimesin@pnl.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polimesin@pnl.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal POLIMESIN
ISSN : 16935462     EISSN : 25491199     DOI : -
Jurnal POLIMESIN is an peer-reviewed journal that publishes original and high-quality research papers in all areas of mechanical engineering. The editorial team aims to publish high quality and highly applied research and innovation that has the potential to be widely disseminated, taking into consideration the potential mechanical engineering that it could generate. Jurnal Polimesin is publish twice a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2009): Februari" : 10 Documents clear
Kajian pola aliran penyerap panas dengan teknik sudut hambatan 1050 Haiyum, Muhammad
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1297

Abstract

Pola aliran dalam saluran tersebut mempunyai suatu stuktur tiga dimensi yang kompleks, karena pemisahan aliran disebabkan oleh perubahan arah yang mendadakitiba-tiba dari aliran di dalam belokan tajam lebih-lebih untuk aliran sekunder yang disebabkan oleh gaya sentrifugal, oleh karena itu laju perpindahan panas konveksi lokal untuk permukaan daerah yang kecil diharapkan tingkat perubahan secara nyata. Ukuran kolektor adalah 250 cm x 80 cm. Pada setiap sisi dari kotak absober dilapisi dengan isolator termal berupa karet bewarna hitam dengan tebal 10 mm. Sebagai penyerap radiasi surya pada pengujian ini digunakan pasir besi dengan tebal 6 cm. Posisi kotak pemanas udara dibuat miring 15?. Jumlah hambatan sebanyak sembilan buah. Susunan hambatan yang berbentuk saluran multi belokan tajam (sudut 105?) dan tanpa belokan. Pengujian dilakukan di alam terbuka dengan menggunakan energi surya sebagai energi pemanas dan pengukuran temperatur dilakukan sebanyak 29 titik pada laluan aliran Pengujian dilakukan dari jam 11.00 sampai dengan 15.00 wib. Hasil penelitian menunjukan, distribusi temperatur tertinggi dapat dicapai oleh kolektor dengan belokan tajam sudut hambatan 105? yaitu temperatur maksimum 83? C pada waktu pukul 12.30 ? 13.30. Hasil dari kajian ini menyatakan bahwa tipe kolektor saluran sudut hambatan 105" memperoleh kemampuan memanaskan udara di dalam saluran kolektor cukup baik.Kata kunci : Kolektor surya, saluran multi belokan, hambatan, absorber
Perancangan turbin uap untuk siklus gabungan Syarief, Jenne
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1343

Abstract

Turbin gas beroperasi pada temperatur yang tinggi, sekitar 1100 ? 1650?C. Temperatur gas-gas hasil pembakaran pada turbin gas biasanya masih cukup tinggi, sehingga masih mengandung energi yang cukup besar. Energi ini masih bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi siklus turbin gas sekaligus meningkatkan daya yang dihasilkannya. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi ini adalah dengan menggunakan siklus turbin uap. Siklus turbin gas yang dilanjutkan dengan siklus turbin uap disebut sebagai siklus gabungan (Combined Cycle)Pada siklus turbin uap, energi gas-gas hasil pembakaran dimanfaatkan untuk memanaskan uap pada suatu Heat Recovery Boiler. Uap dari Boiler digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang selanjutnya akan menjalankan generator. Uap yang dapat dihasilkan oleh Heat Recovery Boiler biasanya memiliki laju aliran massa yang cukup kecil, sehingga daya yang dapat dibangkitkan oleh turbin uap juga akan relatif kecil.Kata kunci: Turbin Uap, Combined Cycle, Siklus Gabungan
Penggunaan media benda kerja berurut pada praktek kerja pelat di jurusan teknik mesin politeknik negeri mizi, Tur
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1350

Abstract

Banyak hambatan yang dijumpai dalam praktek kerja pelat sehingga menyebabkan terlambatnya benda kerja dikumpulkan. Kemungkinan ini disebabkan karena belum adanya media pembelajaran praktek yang tepat. Dalam tulisan ini akan dipaparkan bagaimana membuat media proses atau tahap-tahap pemotongan dan pembentukan benda kerja pada mata kuliah Praktek Teknologi Mekanik khususnya pada benda kerja pelat. Media tersebut bertujuan untuk mencegah keterlambatan dan kegagalan dalam membuat benda kerja dari hasil kerja pelat. Media akan memuat proses tahapan dalam membuat suatu benda kerja. Tahapan-tahapan tersebut adalah ukuran awal, mal, pengerjaan awal, pengerjaan akhir, dan benda yang telah jadi, Diantara nama benda kerja yang dibuat medianya adalah macam-macam sambungan, penekukan, sambungann siku, dan kotak. Media ini dipaku pada papan sehingga ukuran dan bahan media sama ukuran dan bahan benda kerja yang akan dibuat. Media ini digunakan oleh instruktur waktu menjelaskan tentang praktek yang akan dilaksanakan dan pada waktu praktek media ini tetap dapat dilihat. Dengan penggunaan media ini ternyata dapat menghasilkan pembelajaran praktek kerja pelat yang efektif dan efisien. Kegagalan yang ditemui sangat sedikit dan tugas praktek dapatdiselesaikan tepat waktu..Kata Kunci: Media, benda kerja, kerja pelat.
Pemasangan karet mounting sebagai alternatif penurunan getaran pada traktor roda dua Abdullah, Mohd. Arskadius
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1345

Abstract

Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya, diperlukan peningkatan produksi pertanian untuk mencukupi kebutuhan sumber tenaga yang paling praktis dipergunakan oleh traktor roda dua di lapang adalah yang berasal dari enjin bakar internal. Enjin bakar internal yang umum dikenal adalah enjin diesel dan enjin bensin. Kedua jenis enjin ini, memiliki keunggulan dan kelemahan. Kelemahan yang menonjol dari enjin diesel adalah besarnya getaran dan tingginya tingkat kebisingan yang ditimbulkannya. Sedangkan keunggulannya dari enjin diesel, apabila diterapkan pada traktor roda dua adalah memudahkan dalam perawatan. Dengan pemasangan karet peredam (mounting) jenis karet alam shore A 78 (Ma78), getaran yang ditimbulkan oleh enjin pada traktor roda dua dapat tereduksi (turun) percepatan (akselerasi) getaran sesuai dengan ketebalan karet alam yang dipasang pada traktor roda dua. Pada kenyataannya ketebalan karetdengan ketebalan H25 mm lebih mampu meredam getaran.Kata kunci : mounting, getaran, shore, akselerasi.
Evaluasi sistem pembangkit tenaga uap dengan perangkat lunak cycle-tempo" fikar, Zul
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1351

Abstract

Pembangkit tenaga uap dengan dearator yang berkapasitas 100 MW telah dievaluasi menggunakan perangkat lunak Cycle-Tempo dan Microsoft excel add-on FluidProp. Cycle- Tempo merupakan perangkat lunak yang berdaya guna sebagai alat untuk mengevaluasi pembangkit tenaga uap dengan pemodelan. Hasil pemodelan dengan Cycle-Tempo dan perhitungan menggunakan Microsoft excel add-on FluidProp memuaskan. Penyelesaian dengan Cycle-Tempo memiliki ketidakseimbangan energi yang lebih kecil yaitu 0,01 kW dibandingkan dengan hasil evaluasi Microsoft excel add-on FluidProp yaitu 1,87 kW. Berdasarkan pada hasil evaluasi dengan Cycle-Tempo, kinerja sistem sebesar 33,746 dan rasiokerja balik adalah 4,8556.Katakunci : Cycle-Tempo, Microsoft Excel add-on FluidProp, dearator, efisiensi, rasio kerja 
Pengaruh pemanasan terhadap sifat-sifat fisika tanah gambut laili, Nur
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1347

Abstract

Tanah gambut di Indonesia seluruhnya ditaksir mencapai 16-27,7 juta ha yang tersebar sebagian besar di kepulauan Sumatera, Kalimantan, Jawa/bali, Maluku/Nusa Tenggara dan Irian Jaya. Tanah gambut di Indonesia umumnya mendominasi wilayah sepanjang pantai, serta belum ada diperoleh data yang jelas mengenai jumlah luas tanah gambut atas dasar bahan asal, cara pembentukan, jenis pelapukan dan ketebalan bahan organiknya. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode pemanasan sample tanah dalam muffle furnance selama 1 jam dengan temperature 25? (control), 175"C (Dehidrasi sempurna dari sample), 325?C (Dehidrasi dari bentuk gel0, 475 (Pembakaran bahan organic). Hasil dari pemanasan ini dimasukkan dalam analisa Statistik rancangan acak lengkak (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna tanah hitam menjadi hitam mereahan pada pemanasan 475"C, porositas tanahnya sebesar 93,71?6 sehingga porositas tanah gambut yang besar akan memberikan peluang air untuk lolos besar. Kerapatan lindaknya memberikan pengaruh yang nyata berdasarkan analisa sidik ragam suhu semakin tinggi, kerapatan lindak yang diperoleh nilainya semakin kecil sekitar 0,09 gr/cm' pada suhu 475'C. Kandungan C- organik tanahnya memberikan pengaruh yang nyata pada pemanasan 475"C sebesar 5,5096 yaitu tanah mengalami penurunan yang sangat besar saat pembakaran bahan dan kemasaman tanahnya, semakin tinggi suhu yang diberikan maka Ph tanah tinggi dan tingkat kemasaman tanah rendah.Kata kunci : Tanah gambut, warna tanah, kerapatan lindak, porositas tanah, C-organik tanah, PH.
Karburisasi baja ST 37 dengan media arang batok kelapa Ismy, Adi Saputra
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1340

Abstract

Salah satu cara untuk memperkeras permukaan logam agar tahan dari keausan dengan bagian inti tetap ulet dilakukan dengan proses karburisasi, yaitu suatu proses penambahan unsur karbon pada baja karbon rendah dengan jalan membuat lingkungan yang tepat pada temperatur dimana fase austenit terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media karbon arang batok kelapa terhadap hasil kekerasan material uji (baja karbon rendah). Proses perlakuan yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan memanaskan material didalam pack atau kotak yang berisi media arang batok kelapa dengan variasi ukuran butir media (CX200), (200xC 300), (C2300), hingga mencapai temperatur austenisasi (950 C) dan ditahan pada temperatur tersebut (holding time) dengan variasi selama 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam dan 5 jam. Kemudian material uji didinginkan diudara. Penelitian menggunakan 15 spesimen dan arang batok kelapa sebagai media karbon. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan arang batok kelapa sebagai media karbon dapat meningkatkan kekerasa. Dibandingkan dengan kekerasan awal, hasil yang dicapai dari penelitian ini terjadi peningkatan kekerasan.Kata kunci : Karburisasi, Temperatur Austenite, keausan, kekerasan
Perancangan dan fabrikasi mesin extrusi single screw Mawardi, Sumardi Indra
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1348

Abstract

Penelitian ini dilakukan dimulai dari desain sampai mesin ekstrusi dapat digunakan. Mesin ekstrusi yang dibangun adalah tipe single screw. Pada penelitian ini perubahan bentuk produk tersebut akan dianalisis dengan memvariasikan temperatur proses terhadap temperatur melting dari jenis plastik polypropylene. Temperatur proses yang digunakan sebagai variabel bebas pada penelitian ini adalah 165", dan 180?, C, dan putaran screw konstan 60 rpm. Bentuk produk adalah batangan silinder dengan ukuran die 5 mm. Dari hasil penelitian ini telah dibangun sebuah mesin ekstrusi single screw. Dengan menggunakan bentuk dan dimensi ekstruded sebagai indikator keberhasilan maka, temparatuer proses yang sesuai untuk mesin dengan single screw padaperbandingan L/D ? 14 pada kisaran 180" C.Kata-kata kunci : Ekdtrusi, Single screw, plastik, polypropylene
Rancang bangun kopling cakar persegi dengan bantuan komputer (cad) Cebro, Irwin Syahri
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1342

Abstract

Kopling cakar persegi dapat meneruskan momen dalam dua arah putaran. Parameter desain dari kopling cakar persegi sangat tergantung pada daya dan putaran yang akan diteruskan, faktor koreksi serta jenis bahan yang digunakan. Disain kopling cakar persegi secara manual disamping memberikan hasil yang kurang teliti juga sangat tidak efektif dalam penggunaan waktu. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem CAD untuk menghitung dan menggambarkan kopling cakar persegi. Perancangan kopling cakar persegi dengan bantuan komputer (Computer Aided Design, CAD) diperlukan untuk menentukan parameter desain kopling cakar persegi serta pembuatan gambar kerja secara otomatis. Dengan sistem ini efesiensi waktu dan akurasi desain dapat lebih akurat dibandingkan dengan proses perancangan kopling cakar persegi secara manual. Struktur program yang dibangun terdiri dari bagian input data rancangan, bagian output parameter desainhasil perhitungan dan gambar kerja.Kata kunci : Kopling cakar persegi, parameter desain, gambar teknik. 
Kaji ekonomi biaya operasional pembangkit uap berbahan bakar minyak bakar dan batubara Fakhriza, Syukran
Jurnal POLIMESIN Vol 7, No 1 (2009): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v7i1.1349

Abstract

Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional yaitu pengurangan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan peningkatan penggunaan batubara. Dalam rangka menunjang kebijakan tersebut maka perlu dilakukan penelitian unjuk kerja dan kajian ekonomi bila PLTU unit 1 Semarang berkapasitas 50 MW yang dirancang beroperasi dengan bahan bakar minyak jenis minyak bakar dikonversi menjadi PLTU berbahan bakar batubara. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur, pengumpulan data lapangan. Hasil perhitungan dan pembahasan menyimpulkan bahwa adanya potensi penghematan bila dilaksanakan konversi bahan bakar dari minyak ke batubara adalah Rp 367.897.391.955,00/tahun, Akan tetapi, penggantian bahan bakar minyak bakar ke batubara membutuhkan biaya investasi untuk penggantian boiler yang ada (existing) dengan boiler berbahan bakar batubara dan biaya penambahan peralatan penanganan batubara dan abu (coal and ash handling system), civil work (cerobong/stack). Secara perhitungan investasi menunjukkan kelayakan secara ekonomi penggantian bahan bakar minyak ke batubara dengan Break Event Point (BEP) terjadi pada tahun ke 5, Benefit Cost Ratio (BCR) ? 2,34 dan Internal Rate of Return (IRR) pada tahun ke 28 sebesar 3844.Kata kunci : minyak, batubara, boiler.

Page 1 of 1 | Total Record : 10