cover
Contact Name
Azwinur
Contact Email
polimesin@pnl.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polimesin@pnl.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal POLIMESIN
ISSN : 16935462     EISSN : 25491199     DOI : -
Jurnal POLIMESIN is an peer-reviewed journal that publishes original and high-quality research papers in all areas of mechanical engineering. The editorial team aims to publish high quality and highly applied research and innovation that has the potential to be widely disseminated, taking into consideration the potential mechanical engineering that it could generate. Jurnal Polimesin is publish twice a year in February and August.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2010): Februari" : 10 Documents clear
Pengaruh implantasi ion tin (Titanium Nitrida) terhadap sifat mekanis baja VCL 140 Muhammad, Muhammad
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1337

Abstract

Implantasi ion dapat meningkatkan sifat mekanik seperti kekerasan bahan yang akan digunakan untuk komponen dan peralatan proses manufaktur. Implantasi ion dipengaruhi oleh jenis ion dopan, waktu dan energi yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh energi dan waktu implantasi ion titanium nitrida terhadap kekerasan dan struktur mikro pada baja VCL 140. Implantasi dilakukan pada arus berkas tetap 10 yA. Variasi waktu 60, 70, 80, 90, 100, 110, 120 menit, energi 75 keV dan variasi energi 15, 30, 45, 60, 75, 90 dan 100 keV dengan waktu implantasi 100 menit dilakukan untuk mendapatkan kekerasan optimum. Uji Kekerasan menggunakan metode Vickers dengan beban 10 gram dan waktu 10 detik. Topografi dari lapisan TIN diamati menggunakan scanning electron microscopy (SEM) dan komposisi kimia dari lapisan TIN dianalisa menggunakan energy dispersive spectroscopy (EDS).Kata kunci : Implantasi ion, VCL 140, kekerasan
Identifikasi permukaan aluminium dengan image processing dan artificial neural network Syahri, Irwin
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permukaan suatu logam, khususnya Aluminium berdasarkan image processing yang ditampilkan logam dengan pendekatan komputasi menggunakan Artificial Neural Network (ANN). Specimen dikerjakan dengan menggunakan beberapa mesin dan tingkat kecepatan putaran spindle dan kecepatan pemotongan yang berbeda sehingga didapatkan kekasaran permukaan yang berbeda. Specimen diambil image-nya menggunakan kamera digital 4 mega piksel dengan sumber pencahayaan, jarak dan jumlah pixel image yang sama. Image Alumunium selanjutnya di proses untuk dapat dikenali dengan ANN. Hasil penelitian menunjukkan model ANN 11 input 5S hidden dan 1 output: (11-5-1) menunjukkan hasil terbaik untukmengidentifikasi bentuk permukaan Alumunium dengan RMSE yang terkecil: 0.0038 untuk training dan testing.Kata kunci : Roughness surface, Image Processing, ANN
Alternatif pengunaan minyak sawit untuk bahan baku pembuatan polimer uretan Ali, Mukhtar ali
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1338

Abstract

Tulisan ini merupakan bagian pertama dari dua tulisan, dimana pada bagian pertama ini akan membicarakan tentang sintesa polyol yang berasal dari minyak kelapa sawit. Polyol ini selanjutnya akan direaksikan dengan isosinat (isocyanate) untuk membentuk poliuretan, yang akan dipaparkan pada bagian kedua. Poliuretan adalah salah satu jenis polimer yang popular, saat ini konsumsinya baik sebagai bahan dasar ataupun produk akhir termasuk lima besar didunia. Polimer ini dapat dibentuk sebagai, foam, elastomers, pembungkus (packaging), alat-alat olahraga, bahan-bahan penganti kulit, hingga sebagai bahan baku pembuatan cat dan juga sebagai perekat, seperti tujuan penelitian ini. Pada penelitian ini, kami mendapatkan suatu hal yang menarik bahwa ternyata dodecylbenzene sulfonic acid (DBSA) selain bertindak sebagai emulsifier juga bertindak sebagai katalis, dimana sebelum ini DBSA banyak digunakan hanya sebagai emulsifier. Dalam penelitian ini kami mengunakan Tosoh-Gel Permeation Chromatography (GPC) untuk menghitung berat molekul dan Perkin-Elmer, Fourier Infrared Spectroscopic (FTIR) untuk menentukan struktur group. Hasil penelitian yang diperoleh dengan mengunakan alat FTIR adalah struktur OH terdapat pada peak 3384.940, dimana nilai OH secara literatur adalah antara 3370-3470. Sedangkan berat molekul yang diperoleh dengan mengunakan GPC adalah 954, dimana secara literature nilai tersebut adalah antara 250 sampai 2500Kata Kunci : Poliuretan, poliol, minyak kelapa sawit, sintesa
Efek perlakuan panas terhadap retakan pada bahan aisi 1045 Ibrahim, Akhyar
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1306

Abstract

Baja SAE/AISI 1045 merupakan salah satu jenis baja karbon yang banyak dimanfaatkan untuk berbagai komponen dan konstruksi mesin. Namun demikian, dalam kondisi operasi dan konstruksi baja AISI 1045 seringkali terjadi kegagalan, akibat retakan yang timbul pada proses pengecoran, pabrikasi dan atau perlakuan panas. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan pengaruh hardening dan tempering terhadap kekerasan dan struktur mikro, dan retakan, Data penelitian ini dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan uji laboratorium, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) makin tinggi suhu pemanasan, makin tinggi harga kekerasan, (2) makin tinggi waktu penahanan, makin tinggi harga kekerasan, kecuali pada suhu 1000?C ketika waktu penahanan tinggi, harga kekerasan turun, (3) Hasil analisis struktur mikro dan makro menunjukkan bahwa makin tinggi suhu pemanasan makin tinggi retak guench, dan makin tinggi waktu penahanan makin tinggi juga retak guench. dengan jenis patah antar-batas-butir (intergranular), dan (4) makin tinggi suhu pemanasan makin tebal lapisan dekarburasi serelah hardening bahan tersebut.Kata kunci: AISI 1045, hardening, tempering, kekerasan, retak
Modifikasi optimasi mesin pengiris buah-buahan dan umbi-umbian pada mekanisme batang peluncur dengan penambahan double slider Marzuki, Marzuki
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1333

Abstract

Pengirisan buah-buahan (Singkong, Sukun, Pisang, Ketela, Kentang,) pada industri rumah tangga untuk dijadikan makanan ringan dalam bentuk keripik dan asinan dewasa ini masih dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia. Penggunaan mesin pengiris umbi-umbian dan buah-buahan yang menggabungkan mekanis dan elektris belumlah efisien dalam mengoptimalisasi kapasitas produksi dan pengirisan buah-buahan dengan variasi profil irisan sehingga hasil irisan masih belum maksimal. Mekanisme engkol peluncur pada mesin sebagai dudukan mata potong masih menimbulkan slip dan getaran. Modifikasi pada mekanisme batang peluncur dengan penambahan double slider telah meningkatkan performa mesin mencapai 20 Y6 dari sebelumnya terhadap hasil keluaran. Hal ini dimungkinkan oleh semakin mulusnya gerakan mata irisan tanpa menimbulkan slip dan getaran sehingga memberikan tingkat keseragaman hasil irisan dan keseragaman ketebalan. Pengujian unjuk kerja 1 unit mesin setara dengan 4 - 5 orang pekerja yang mahir/ahli dengan kemampuan untuk variasi bentuk pemotongan dan ukuran dengan sistem mata potong yang dapat ditukar sesuai dengan kebutuhan sehingga dapat meminimalkan waktu penyelesaian proses pengirisan dan menekan biaya dan ongkos produksi.Kata kunci: Mekanisme Batang Peluncur, Slider, Batang Luncur, Profil irisan, Efisiensi mesin
Efek implantasi ion chrom dan chromium nitrida terhadap laju korosi dan mikrohardness pada machinery steel vcl 140 Putra, Reza
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1339

Abstract

Keterbatasan material dalam menghalangi proses korosi merupakan dasar dari dilakukannya penelitian ini. Metoda yang dipilih untuk menghalangi korosi sekaligus menigkatkan kekerasan permukaan material adalah dengan teknik implantasi ion. Uji korosi dilakukan pada sampel menggunakan alat potensiostat PGS 201T dalam media NaCI 0,008M. Material yang terbuat dari baja VCL 140 diimplantasi ion chrom dan chromium nitrida dengan memvariasikan waktu implantasi pada energi 100 keV untuk mendapatkan kondisi optimum dari kekerasan permukaan, penurunan laju korosi dan menganalisa struktur permukaan yang terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kekerasan sebesar 439 HVN dan terjadi penurunan laju korosi hingga 1,13 mmpy akibat dari pembentukan lapisan baru pada permukaan material.Kata kunci : implantasi ion, kekerasan, laju korosi.
Pendekatan terpadu meningkatkan kemampuan menulis dalam bahasa inggris mahasiswa teknik mesin politeknik negeri lhokseumawe M.Nasir, M.Nasir -
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1334

Abstract

Dalam mempelajari sebuah bahasa, seperti bahasa Inggris, menulis (writing) merupakan skill yang dianggap paling sulit untuk dipelajari. Ini disebabkan karena mereka harus mempunyai latarbelakang pengetahuan tertentu baik tentang rhetorical organizations, kesesuaian bahasa yang digunakan atau lexicon spesifik dengan siapa mereka akan berkomunikasi (sebagai pembaca). Dalam rangka membantu instruktur bahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa dan agar dapat menulis dengan baik dalam bahasa Inggris, maka artikel ini mengarah untuk menyajikan kombinasi gaya (genre), produk, dan proses pendekatan dalam pengajaran menulis (writing). Agar lebih terfokus, artikel ini dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama membahas tentang literature review dari setiap pendekatan yang meliputi kelebihan dan kekurangan (strengths and drawbacks)nya. Bagian kedua meliputi pentingnya menggunakan pendekatan secara terpadu untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasiswa teknik mesin, Politeknik Negeri Lhokseumawe
Stabilitas mekanik material multikristal silicon wafer Pada pembuatan sel surya (solar cells) Azwar, Azwar
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1329

Abstract

Perkembangan aplikasi sel surya sebagai salah satu sumber energi meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun belakangan ini yang menyebabkan kebutuhan terhadap silicon sebagai material dasar pembuatan sel surya menjadi meningkat. Akibat dari semakin tingginya permintaan maka harga silicon menjadi naik, sehingga harga produksi sel surya ikut naik yang berimbas pada meningkatnya harga jual produk. Hal ini dikarenakan 40 % dari total biaya produksi berasal dari bahan baku silicon. Para industri pembuat sel surya mencoba untuk mengurangi penggunaan silicori yang berakibat langsung pada semakin tipis dan luas nya silicon wafer yang dihasilkan. Konsekuensinya adalah menurunnya kekuatan mekanik silicon wafer sehingga mudah mengalami patah selama proses produksi. Untuk itu meningkatkan kekuatan mekanik silicon wafer adalah cara untuk mengurangi perpatahan selama produksi. Perpatahan di inisiasi oleh adanya retak mikro (micro crack) baik pada permukaan, sisi atau bahkan didalam silicon wafer. Retak tersebut akan sangat mudah menjalar apabila diberikan gaya eksternal maupun internal. Memahami tentang bagaimana retak mikro itu terjadi dan sumber-sumber yang memungkin kan munculnya retak mikro tersebut harus bisa diketahui dan dimitigasi, sehingga dapat diantisipasi atau diminimalisir dengan cara melakukan optimasi pada setiap langkah- langkah proses produksi sel surya. Maka memahami perilaku mekanik material multicrystalline silicon wafer menjadi sangat penting dalam rangka meningkatkan kekuatan mekanik material tersebut sebagai bahan dasar pada pembuatan sel surya. Sehingga sel surya dengan harga yang sebanding dengan sumber energi listrik konvensional memungkinkan untuk dicapai.Katakunci: Sel surya, multikristall silicon, stabilitas mekanik, retak mikro, optimasi proses, energi listrik konvensional
Perancangan dan pembuatan mesin pengering (Dryer ) produk perkebunan dan pertanian Razy.A, Muhammad
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1336

Abstract

Pengering produk pertanian dan perkebunan sistem konveksi paksa adalah salah satu teknologi tepat guna yang berfungsi untuk mengeringkan produk-produk pertanian dan perkebunan dengan menggunakan sistem konveksi paksa. Alat pengering ini merupakan solusi untuk mendapatkan hasil dari produk yang lebih baik bila dibandingkan dengan pengeringan secara tradisional (dijemur dibawah sinar matahari langsung). Alat pengering sistem konveksi paksa terbagi dalam 3 (tiga) bagian, yaitu: Ruang Bakar yang terbuat dari pelat gavanis ketebalan 5 mm yang dilintasi oleh pipa pemanas yang berfungsi sebagai tempat untuk memanaskan udara, Ruang Pengering sebagai tempat untuk menaruh produk yang akan dikeringkan, dan Blower yang berfungsi untuk meniup udara ke dalam pipa pemanas. Didalam ruang Pengering terdapat 5 (lima ) rak pengering yang berfungsi sebagai tempat untuk menaruh produk yang akan dikeringkan, dan di dalam Ruang Pengering terdapat sirip-sirip yang berfungsi untuk mengalirkan udara panas sehingga terdistribusi ke setiap rak pengering. Hasil pengujian kelayakan alat pengering ini didapat suhu rata-rata sebesar 53,94 2 dengan menggunakan 30 kg bahan bakar dalam waktu 2,5 jam.Kata Kunci :Tanur, Ruang Pengering, Distribusi, Sistem Konveksi Paksa, Tray, Galvanis, Aluminium voil.
Variasi temperatur melting polypropylene terhadap perubahan bentuk produk dengan menggunakan desain extrusi single screw Darmein, Darmein
Jurnal POLIMESIN Vol 8, No 1 (2010): Februari
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jp.v8i1.1331

Abstract

Perancangan alat ekstrusi yang dilakukan dalam penelitian ini merupakan langkah awal untuk menambahkan investasi peralatan uji dan pengetahuan tentang pengolahan plastik. Dari hasil design dan manufaktur telah berhasil dibangun satu unit mesin ekstrusi single screw dan telah di operasikan. Pada penelitian ini, perubahan bentuk dan ukuran dari produk akan dianalisis dengan menggunakan variasi temperatur proses memiju titik lebur dari polypropylene. Variabel bebas adalah :170°, 180°, 190°, 200°, dan 210?, dan kecepatan putaran screw 60 rpm digunakan sebagai tempratur proses . Produk dibuat dalam bentuk barrel dengan ukuran dies 5 mm . Hasil penelitian ini telah dibuat sebuah mesin ekstrusi tipe single screw. Dengan menggunakan bentuk dan eksirusi sebagai indikator keberhasilan, maka tempratur proses yang sesuai untuk mesin ini pada perbandingan L / D - 14 untuk 11P sampai ke 180?Kata kunci: Plastik, Polypropylene, eksiruksi, Titik lebur

Page 1 of 1 | Total Record : 10