cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), kebidanan dan keperawatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual.
Articles 46 Documents
ANALISIS RHODAMIN B PADA SEDIAAN LIPSTIK DAN PERONA MATA SECARA KCKT Komarudin, Dede; Fauziah, Siva; Pramintari, Ratih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.312 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.387

Abstract

Rhodamin B is a red synthesis dye that is often used in the cat and textile industries, including carcinogens if used and accumulates in the body. Lipstick and eye shadow are a type of decorative cosmetics that have red color in the preparations in large quantities. Based on BPOM findings there is still an examination of rhodamine b in a decorative cosmetic preparation, a study was carried out on the analysis of Rhodamin B. For the collection and calculation of rhodamin B levels in lipstick and eye shadow, the HPLC method was carried out. The mobile phase used was 95% acetonitrile: 20 mM diamonium hydrogen phosphate buffer solution pH 6 (80:20), Gemini C18 column, 548nm PDA detector with a flow rate of 0.71 ml / min. The samples cited were five eye shadow samples and three lipstick samples. Two of the three lipstick samples contained rhodamine B and all of the eye shadow samples contained rhodamine B. The highest level of Rhodamine B in the eye shadow sample was 776.98 mg / kg and the lowest in the lipstick sample was 4.23 mg / kg.
ANALISIS PENYELENGGARAAN SISTEM PEMELIHARAAN ALAT RADIOLOGI RUMAH SAKIT Rahmiyati, Ayu Laili; Kulsum, Dewi Umu; Hafidiani, Widy Laila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.087 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.390

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penyelenggaraan sistem pemeliharaan alat radiologi di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen di RSUD Cikalong Wetan. Hasil penelitian menunjukan pada aspek input Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat memerlukan tambahan, anggaran pemeliharaan yang terbatas sehingga program pemeliharaan terhambat, ketersediaan SOP dan dokumen terkait pemeliharaan sudah lengkap dan sarana prasarana yang masih memerlukan tambahan. Pada aspek proses, penyelenggaraan pemeliharaan alat radiologi secara keseluruhan telah dilakukan oleh pihak IPSRS tetapi belum sepenuhnya terlaksana. Pada aspek output, penyelenggaraan pemeliharaan alat radiologi di RSUD Cikalongwetan masih perlu ditingkatkan lagi. Disarankan kepada manajemen Rumah Sakit lebih memperhatikan sistem pemeliharaan alat (input, proses, dan output). Ketersediaan peralatan oleh pihak rumah sakit akan mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan, termasuk kepuasan pasien. Oleh karena itu, peralatan haruslah lengkap serta kondisi maupun fungsi sarana fisik alat kesehatan harus dalam keadaan baik dan dapat mendukung pelayanan kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDAPATAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN OLEH PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL riyanti, fitri fajar; Fadhila, Della Azzah; Fauziah, Nurul Aini; Amirudin, Amirudin; Suripto, Yusuf; Wattimena, Like
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.775 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.369

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya mengalami kenaikan. Faktor tingkat pendapatan mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh pasien BPJS di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan rancangan Cross Sectional Study yang dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien BPJS yang berobat dalam satu hari di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya yaitu 50 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak sebanyak 30 responden dan diambil menggunakan teknik quota sampling. Uji chi square digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel dengan CI= 95% dan nilai ?=0,05. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat pendapatan (p= 0,000), dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh pasien BPJS Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Kesimpulan dari penilitian ini, pendapatan merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sukmajaya.
UJI AKTIVITAS ANTI HIPERLIPIDEMIA MINYAK IKAN GINDARA (Lepidocybium flavobrunneum) PADA TIKUS PUTIH JANTAN DEWASA GALUR WISTAR Majid, Nur Cholis; Simanjuntak, Partomuan; Suwarno, Tisno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.006 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.386

Abstract

Minyak ikan telah banyak diteliti mengandung senyawa EPA, DHA dan berbagai asam lemak yang diduga dapat memperbaiki kadar kolesterol, salah satunya adalah minyak ikan gindara yang menjadi daya tarik peneliti untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antihiperlipidemia dari minyak ikan gindara terhadap kadar kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida pada tikus putih jantan. Minyak ikan gindara diberikan secara oral pada 15 ekor tikus jantan galur wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok selama 14 hari. Kelompok I sebagai kontrol normal hanya di berikan CMC 0,5%, Kelompok II sebagai kontrol negatif hanya diberikan induksi dari lemak sapi, Kelompok III sebagai kontrol positif diberikan fenofibrat dengan dosis sebesar 5,4 mg/kg bb tikus, Kelompok IV dan V sebagai kelompok uji diberikan minyak ikan gindara dengan dosis sebesar 2,7 mg/kg bb tikus dan 5,4 mg/kg bb tikus. Setelah 14 hari pemberian, dilakukan pemeriksaan terhadap kadar kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian minyak ikan gindara dengan dosis 5,4 mg/kg bb tikus dapat menurunkan kadar kolesterol total, LDL dan trigliserida serta meningkatkan kadar HDL lebih baik dari perlakuan 2,7 mg/kg bb tikus. Hasil identifikasi senyawa yang terkandung dalam minyak ikan gindara adalah Caprolactam, n-Pentadecanol, E-1,9-Hexadecadiene, 9-Tetradecan-1-ol, acetate, Squalene dan (9E)-9-Octadecenoic acid.
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN STATUS PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) Yulianto, Bekti Joko; Prasetyo, Denny; Pratama, Yoga; Firmansyah, Firmansyah; Andini, Tria Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.012 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i3.363

Abstract

Data WHO tahun 2013 menunjukkan bahwa kekurangan gizi pada anak merupakan penyebab lebih dari sepertiga jumlah kematian anak. Cakupan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) di Indonesia Tahun 2014 terdapat 47,7%. Pemberian MP-ASI secara tepat akan berpengaruh baik untuk gizi dan tumbuh kembang bayi, sebaliknya jika pemberian MP-ASI terlalu dini akan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak dan penyakit degeneratif pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan dan status pekerjaan ibu terhadap pemberian MP-ASI di wilayah Kelapa Dua Kota Depok pada bulan Juli 2019. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi usia > 6 bulan pada bulan Juli 2019, teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 30 responden dan instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu (p-value=0,002), status pekerjaan ibu (p-value=0,005) dengan pemberian MP-ASI dan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (p-value=1,000) dengan pemberian MP-ASI. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang MP-ASI kepada ibu berpendidikan rendah dan atau ibu yang tidak bekerja.
Pengaruh Pemberian Jus Terong Ungu terhadap Perlemakan Hati Tikus Wistar Sufyan, Dian Luthfiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.7 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.301

Abstract

ABSTRACT Non Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) is an infiltration of fat inside hepatocytes until exceeding 5% of the liver weight. Eggplant (Solanum melongena L.) contain high anthocyanin level, (8 - 85 mg per 100 gram edible portion) and pectin fiber. This study was aimed to determine the effect of eggplant juice to the fatty liver of Rattus novergicus strain Wistar that were given atherogenic diet. This study using control group post test design performed in wistar rat that placed in pharmacologic laboratory of Brawijaya University. Sampling was carried out by completely random sampling with 30 rats for total sample. Data were processed and analyzed using SPSS 16. Statictical test using one way ANOVA and post hoc tukey. The results showed there was significant correlation between dosage I (1,3 gr/3 ml), dosage II (2,6 gr/3 ml) and dosage III (5,2 gr/3 ml) of eggplant juice to fatty liver (p<0,001). Food intake of rat influenced the number of fatty liver cells. This reasearch conclusion is eggplant juice has effect to white rat fatty liver. Based on this study, it was recommended to consume eggplant as anthocyanin and pectin source to reduce fatty liver that induced by atherogenic diet. Key words: NAFLD, atherogenic diet, eggplant, anthocyanin, pectin   Perlemakan hati non alkohol adalah suatu infiltrasi dari lemak, terutama trigliserida di dalam hepatosit atau sel-sel hati hingga lebih dari 5% berat organ hati. Terong ungu (Solanum melongena L.) merupakan tanaman sayur yang mengandung pigmen antosianin cukup tinggi yakni 8 ? 85 mg per 100 gram nya serta serat pektin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek jus terong ungu terhadap perlemakan hati tikus wistar yang diberi diet aterogenik. Penelitian eksperimental ini menggunakan metode Control Group Post Test Design bertempat di laboratorium farmakologi FKUB. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan jumlah sampel total sebanyak 30 tikus putih. Data diolah dan dianalisis menggunakan SPSS 16. Uji statistik menggunakan one way ANOVA dilanjutkan Post Hoc Tukey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dosis I (1,3 gr/3 ml), dosis II (2,6 gr/3 ml) dan dosis III (5,2 gr/3 ml) jus terong ungu terhadap perlemakan hati (p<0,001). Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jus terong ungu memiliki efek terhadap perlemakan hati tikus putih. Dari penelitian ini, disarankan konsumsi terong ungu sebagai sumber antosianin dan pektin untuk menurunkan perlemakan hati yang dipicu oleh faktor diet aterogenik. Kata kunci:perlemakan hati non alkohol, diet aterogenik, terong ungu, antosianin, pektin
PENGARUH EMPAT VARIABEL TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN KONDOM WANITA PENJAJAK SEKS (WPS) Trirestuti, Chrisna; Novita, Astrid
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.317 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.295

Abstract

Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) mengalami peningkatan yang cukup cepat karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu perubahan demograi, fasilitas kesehatan yang kurang memadai, pendidikan kesehatan  dan  pendidikan  seksual kurang  tersebar,  kontrol  IMS belum  dalam  berjalan baik serta adanya perubahan perilaku masyarakat terutama dalam bidang agama dan moral. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh langsung, tidak langsung dan besaran antara Peran Tenaga Kesehata, Dukungan Teman, Sumber informasi dan Ketersediaan Sarana Prasarana terhadap Perilaku penggunaan kondom pada Wanita Penjaja Seks (WPS) di Jalan Raya Puncak-Bogor tahun  2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, dengan menggunakan sampel berada pada rentan 30 sampai dengan 60 orang. Dan alat pengumpulan data adalah instrumen  kuisioner dengan model pertanyaan tertutup.  Sedang teknik analisis menggunakan  pendekatan  kuantitatif dengan analisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS. Bedasarkan hasil penelitian ditemukan varibel yang berpengaruh secara langsung Sumber Informasi dengan Perilaku Penggunaan Kondom 6,78 %, Dukungan teman berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom, 9,32 % sedangkan untuk pengaruh tidak langsung peran tenaga kesehatan terhadap perilaku penggunaan kondom 9,91%. Sumber Informasi berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom 0,10 % sedangkan untuk pengaruh tidak langsung peran tenaga kesehatan terhadap perilaku penggunaan kondom 9,91%, Ketersediaan sarana prasarana berpengaruh secara langsung dengan Perilaku Penggunaan Kondom 39,08% sedangkan untuk  pengaruh tidak langsung ketersediaan sarana prasarana terhadap perilaku penggunaan kondom tidak ditemukan.
PENGUKURAN FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMANFAATAN ULANG JASA KEPERAWATAN PENYEMBUHAN TB PARU Kusdiman, Dede; Darmadja, Sobar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.364 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.294

Abstract

Penyakit tuberkulosis  paru  (TB paru)  merupakan  penyakit  infeksi yang disebabkan  oleh   kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru  dan bronkus. Pengobatan penyakit ini sangat penting dalam keteraturan waktu, sehingga kesinambungan dalam pengobatan dan perawatan. Pengobatan yang harus dilakukan secara terus menerus hingga tuntas merupakan kunci kesembuhan penderita dari penyakit TB Paru-nya. Banyak faktor yang mempengaruhi penderita TB Paru memanfaatkan kesinambungan jasa keperawatan rutin di puskesmas Cisompet, dengan tujuan untuk melakukan pengobatan rutin  tanpa putus selama 6 bulan pengobatan. Faktor tersebut adalah Peran Pengawas menelan obat, peran keluarga, motivasi, dan persepsi tentang penyakit TB Paru tersebut. Metode yang digunakan  dalam penelitian  ini adalah cross sectional, yaitu arah  melintang  dengan menggunakan sampel 54 responden dari populasi masyakarat. Alat pengumpulan data adalah instrumen kuisioner  dengan  model pertanyaan  tertutup.  Teknik analisis menggunakan  pendekatan  kuantitatif dengan analisis menggunakan  Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware  smart PLS dan Special Package for Statistis Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukan adanya antar variabel penelitian dan pengaruh variabel peran keluarga terhadap kesinambungan pemanfaatan perawatan jasa pengobatan TB Paru melalui persepsi memiliki hubungan tertinggi dengan nilai t statistic sebesar 9,377 dengan menggunakan CI 95% di atas nilai 1,96. Disimpulkan bahwa persepsi tentang penyakit memiliki nilai tertinggi terhadap kesinambungan pemanfaatan jasa keperawatan penyembuhan TB paru, sehingga disarankan untuk dilakukan pembentukan sosialisasi terhadap masyarakat mengingat keluarga memiliki peran yang sangat vital dan berpengaruh terhadap psikologi keluarga penngidap  penyakit TB Paru.  
PERAN BIDAN, PERAN KADER, KETERSEDIAAN FASILITAS DAN MOTIVASI IBU TERHADAP PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL Kartini, Ade; Novyani, Ernita Prima
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.839 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.293

Abstract

Kelas ibu hamil merupakan salah satu kegiatan yang di fasilitasi puskesmas dengan secara umum tujuan di adakannya kelas ibu hamil adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang kehamilan, perubahan tubuh dan keluhan selama kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan Nifas, KB pasca persalinan, perawatan bayi baru lahir, mitos/kepercayaan/adat istiadat setempat, penyakit menular dan akte kelahiran.namun  masih banyak ibu hamil yang belum memahami pentingnya  kelas ibu hamil, sehingga seringkali menjadi enggan untuk memanfatkan kelas tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh langsug dan tidak langsung peran bidan, peran kader, ketersediaan fasilitas dan motivasi ibu terhadap pemanfaatan kelas ibu hamil di Puskesmas Pamulihan   Kabupaten  Garut tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional, yaitu arah melintang dengan menggunakan sampel 75 responden dari populasi ibu hamil. Alat pengumpulan  data adalah instrumen  kuisioner dengan model pertanyaan  tertutup.  Sedangkan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi sotware smart PLS dan Special Package for Statistis Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukan adanya sebesar 5,115% ketersediaan fasilitas, 25,05% motivasi, 48,63% peran bidan, dan 0,54% peran kader, dan berdasarkan temuan tersebut, pengaruh langsung antara peran bidan terhadap perilaku pemanfaatan kelas ibu hamil memiliki nilai tertinggi dibanding nilai lainnya sebesar 48,63%. Hasil kesimpulan variabel peran bidan memiliki nilai paling besar terhadap pemanfaatan kelas ibu hamil, sehingga disarankan untuk Mensosilisasikan terhadap kelas ibu hamil sehingga dapat merangsang ibu hamil untuk memanfaatkan kelas ibu hamil.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA DINI DI SMK PELITA ALAM BEKASI Lubis, Dinni Randayani; Rahmayeni, Rahmayeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.852 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v16i01.291

Abstract

Kehamilan dini pada usia kurang dari 20 tahun merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang memberikan resiko tinggi dan berbagai penyulit baik pada ibu maupun pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung serta besaran antara peran orang tua, tenaga kesehatan, teman sebaya dan motivasi terhadap perilaku pencegahan kehamilan usia dini pada siswi SMK Pelita Alam Bekasi tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswi di SMK Pelita Alam Bekasi berjumlah80 orang.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  analisis Structural  Equation  Model  menggunakan Smart PLS 2.0 dan SPSS 18. Hasil pengujian hipotesis dengan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan adanya  peran orang tua sebesar 45,51% dengan nilai T-Statistic 11.761, peran tenaga kesehatan sebesar 9,77% dengan nilai T-Statistic 3.229, teman sebaya sebesar 17,55% dengan nilai T-Statistic 6.15, motivasi sebesar 9,61% dengan nilai T-Statistic 3.839. Hal ini berarti ada pengaruh antara peran orang tua, peran tenaga kesehatan, teman sebaya dan motivasi terhadap perilaku pencegahan kehamilan usia dini pada remaja. Peran orang tua merupakan  faktor dominan  yang mempengaruhi perilaku pencegahan kehamilan usia dini. Disarankan pada orangtua untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan bimbingannya  kepada para remaja putri  dengan melakukan komunikasi seefektif mungkin.