cover
Contact Name
Riki Ruli A. Siregar
Contact Email
riki.ruli@sttpln.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
riki.ruli@sttpln.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Power Plant
ISSN : 23561513     EISSN : 2656372X     DOI : -
The Scientific Journal of "Power Plant" is a collection of scientific works by lecturers, researchers, and practitioners in the field of Mechanical Engineering that have been published since September 2012. This journal is the result of scientific work, research in the fields of Energy, Materials and Energy Conversion to contribute in writing scientific which will be useful for the application of science and technology, especially in the field of Mechanical Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 87 Documents
ANALISA KEGAGALAN PLATEN TUBE SUPERHEATER PLTU TELUK SIRIH Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1825.361 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.67

Abstract

Superheater is a main part of boiler that serves as one of steam temperature riser after water evaporated by heat inside a boiler. The steam comes out from boiler drum, by utilizing hot air flowinside boiler. Superheater tube is a very important part of process inside the plant, with a high operating temperature of 540°C (in PLTU Teluk Sirih). Because of this, the tube will be maintained by inspection on each scheduled shutdown. Leakages often occur in platen tube of superheater, exactly at its bend or elbow tube. To know causes of the leakages of the part, we conducted observation analysis i.e., visual observation (metallographic testing), spectrometry and hardness test. From the metallographic test analysis, pearlite and ferrite phases present. At the leakage part, it could be observed the tube has lost much of pearlite phase caused by heating. Pearlite micro structure indicates hardness of a material. In spectrometry test of the leaked tube sample using ASTM SA213 T22 standard, value of carbon rises very high by 0.148 from normal value, 0.15 at maximum. We also obtained from it average hardness of 178 HB (ASTM standard). From analysis of the superheater platen tube, damage caused by abrasion of bad materials hit the tube and decreasing pearlite phase caused by temperature changes. Tiny parts of the tube that hit by steam fell eroded and over time the tube broken. Another thing we can conclude is burst of fire in boiler may cause thinning and tube leakage.
ANALISA KERUSAKAN RODA GIGI CACING PADA GEARBOX AIR PREHEATER PLTU UJP BANTEN 3 LONTAR UNIT 1 Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1778.097 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.68

Abstract

Pada PLTU UJP Banten 3 Lontar terjadi kerusakan pada Roda Gigi Miring dalam Gearbox, dimana benda tersebut patah yang menyebabkan unit 1 berhenti beroperasi. Dari segi pengamatan visual yang terjadi dikarenakan benda kelelahan kerja, gap yang tidak merata sehingga Air Preheater bekerja dengan gesekan yang besar antara elemen yang berputar dengan seal perapat. Tidak maksimalnya putaran elemen dan motor terus memberi beban putaran, sehingga roda gigi terjadi deformasi fracture fatigue, dengan dibuktikan dari hasil pengamatan visual, uji komposisi kimia yang masih sesuai dengan standar ASTM A291, uji kekerasan sebesar 264 HB dan 282 HB diatas standar ASTM A291 sebesar 223-263 HB, uji metalografi menunjukan fasa martensit yang tidak seragam, dan SEM-EDX melihat morfologi mikrostruktur pada permukaan poros, yaitu pada beachmark, rubbings, dan rekahan akhir.
ANALISIS HEAD LOSSES PADA PENSTOCK UNIT III DI PERUM JASA TIRTA II UNIT JASA PEMBANGKIT PLTA IR. H. DJUANDA Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1520.821 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.70

Abstract

One of the power plants in the labor system is hydropower, which is a power plant by utilizing water resources as its working fluid. In the operation of the hydropower requires high reliability sothat the energy production contuinitas to the load center or to the power system network can be more optimum. One of the components in the hydropower plant is penstock. Closed pipeline, whether it is laminar or turbulent, must have head losses. Head losses on penstock is a phenomenon of losses on the penstock so as to make the head value on the hydropower becomes reduced. At Penstock unit III PLTA Ir. H. Djuanda there are two phenomenon of head losses, namely: head losses major caused by friction penstock against water and minor head losses in the form of bend 900 with radius 4.375 m and 11.3 m from the axis penstock. Temperature changes affect the size of head losses, but they do not significantly affect penstock efficiency. At a temperature of 240C and a flow rate of 5m / s obtained a total head losses of 0606 m so as to make the potential of turbine inlet power down to 31,247 MW or 99.21%.
KAJIAN TERKAIT INDUSTRI MATERIAL HANKAM DAN KEBENCANAAN DARI SISI PASAR Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1298.227 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.71

Abstract

Suatu wacana untuk kemandirian bangsa dalam memproduksi alat utama sistem persenjataan atau alut sista dan alat utama mitigasi dan penanggungan bencana (alam) merupakan agenda nasional yang perlu mendapat dukungan dari berbagai bidang teknologi. Termasuk juga didalamnya perencanaan dan tahapan pencapaian yang sistematis dan terpadu. Maka tindak lanjutnya perlu adanya strategi bagaimana membangun dan mengembangkan industri Bidang Teknologi Material Guna Mendukung Industri Pertahanan dan Keamanan Nasional dan Mitigasi Bencana. Kajian terkait industry material hankam dan kebencanaan dari sisi pasar satu pola pikir bagaimana suatu industry matrial yang dapat mendukung industry hankam dan industry kebencanaan yang dipasar sangat dibutuhkan.
PENGARUH FOULING TERHADAP LAJU PERPINDAHAN PANAS PADA SUPERHEATER BOILER CFB PLTU SEBALANG Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1663.955 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.72

Abstract

Salah satu unit yang paling penting dalam produksi uap pada PLTU adalah boiler. Salah satu boileh jenis PLTU sering digunakan adalah boiler tipe CFB (Circulating Fluidized Bed), dan jenis bahanbakar batu bara yang digunakan banyak mengandung zat basa. Superheater merupakan salah satu komponen terpenting pada boiler. Superheater berfungsi untuk memanaskan uap agar kandungan energi panas dan kekeringannya bertambah sehingga menjadi uap superheat. Permasalahan yang sering terjadi pada superheater yaitu penumpukan abu (fouling) yang terjadi pada tube superheater tersebut. Unsur yang paling berpengaruh pada fouling adalah material basa terutama kadar Na2O. Bila kadar abu batubara banyak, kemudian unsur basa dalam abu juga banyak, ditambah kadar Na2O yang tinggi, maka fouling akan mudah terjadi. Kadar sulfur yang tinggi cenderung mendorong timbulnya fouling. Fouling dapat menyebabkan penurunan laju perpindahan panas antara flue gas dengan steam pada superheater. Potensi fouling dapat diukur menggunakan suatu persamaan, tetapi persamaan tersebut hanya memperhitungkan chemical composition dari batubara tersebut. Dari penelitian diperoleh hasil terjadi penurunan laju perpindahan panas untuk high temperature superheater dari sootblowing satu ke sootblowing selanjutnya sebesar 511,8458 kW atau sekitar 3,012%. Sedangkan penurunan laju perpindahan panas untuk low temperature superheater dari sootblowing satu ke sootblowing selanjutnya sebesar 3421,506 kW atau sekitar 13,028%. Unsur yang paling berpengaruh pada fouling adalah material basa terutama Na, yang dalam hal ini kadar Na2O. Potensi terjadinya fouling yang dihitung dari data analisis fly ash menunjukkan nilai potensi fouling sebesar 4,0069 yang masuk dalam kategori potensi fouling tinggi pada fly ash lignit.
PENGARUH JENIS PENGETAHUAN DAN KECAKAPAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS PADA MAHASISWA TEKNIK MESIN SEKOLAH TINGGI TEKNIK PLN Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1410.145 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.74

Abstract

The purpose of this study was to investigate the effects of genre knowledge and sentence structure toward dtudent’s writing skill in recount text in STT PLN Jakarta.In this research, the writer uses survey methodology with approach to correlation.The result of study identivies : 1 ) There is an effect of significant genre knowledge and sentence structure toward student’s writing skill in recaoun text with coefficient correlation multiple Ry 12 = 0.811.Genre knowledge and sentence structure to give 65.8 % toward variation student’s writing skill in recount text via similarity multiple regression Y = 34.466 + 0.793 x 1 + 0.602 x 2 which significant to standard 0.05. In relation to result of the recearch significant exam is able to F account = 35.563 > F table = 3.25. 2) There is an effect which significant genre knowledge toward student’s writing skill in recauntext variable genre knowledge the way of effecttive give 64.3 % toward variation student’s writing skill in recaunt text. The result of the researce significant is able to t account ( 4.836 ) > t table ( 1.69 ) to standart real 5 % . 3 There is an effects significant between sentence structure student’s writing skill in recaount text .Variable sentence structure the of evective give 35.7 % toward variation student’s skill in recount text .The result of significant is able to t account ( 3. 058 ) < t table ( 1.69 ) to standard real 5 %.
PENGARUH KEGAGALAN TERHADAP KINERJA CHILLER Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.035 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.75

Abstract

Dalam artikel ini kami melakukan analisa pengaruh delapan jenis kegagalan terhadap kW/Ton chiller dengan menggunakan regresi satu variabel. Kemudian hasil ini kami bandingkan dengan yangdiperoleh dalam penelitian lain. Hasilnya adalah bahwa tidak semua kegagalan dapat dideteksi dengan perubahan nilai kW/Ton chiller dan tidak semua kegagalan menyebabkan naiknya konsumsikW/Ton chiller. Selain hal ini, jenis metode regresi dan satuan yang digunakan juga berpengaruh terhadap hasil kW/Ton chiller.
STUDI EKSPERIMENTAL KINERJA CLOD STRORAGE MINI DENGAN REFRIGERANT R2 DAN R404A Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 1 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.013 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v6i1.76

Abstract

Untuk meningkatkan kapasitas efek refrigerasi dari sistem refrigerasi kompresi uap telah dikembangkan teknologi penukar kalor subcooling. Peningkatkan kapasitasnya tergantung pada efektivitas penukar kalor liquid suctionnya. Refrigerant R22 adalah refrigerant yang merusak ozon, dan R404A adalah refrigerant yang tidak merusak ozon. Pada penelitian eksperimentah ini akan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik R404A sebagai substitusi dari R22. Analisis kinerja pengaruhnya ditinjau dari efektvitas penukar kalor subcooling liquid suction terhadap perubahan rasio tekanan kompresor, COP, RCI, derajad sub cooling terhadap COP. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa temperatur evaporator pada kondisi stabil dengan R404A lebih rendah dari pada R22 baik menggunakan atau tanpa penukar kalor subcool, kapasitas refrigerasi R22 lebih besar daripada menggunakan R404A. Kerja kompresor dengan refrigerant campuran R290/R600a lebih besar daripada R404a, adanya subcool kerja compressor reltif tidak berubahCOP dengan campuran R290/R600a lebih besar daripada R404a, dan adanya subcool akan mengakibatkan COP menurun. Secara umum dapat dikatakan bahwa R404A dapat digunakan sebagai pengganti dari R22
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN BIG OIL GUN DAN TINY OIL GUN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SAAT START UP UNIT DI PLTU BANTEN 3 LONTAR Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 5 No 1 (2017): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.923 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v5i1.107

Abstract

Konsumsi energi di Indonesia yang terus meningkat namun tidak berbanding lurus dengan ketersediaan sumber daya alam berupa minyak bumi dan batubara yang merupakan energi primer dalam pembangkitan listrik. Oleh karena itu, perlu dilakukan penghematan agar berimbang antara konsumsi dan persediaannya. Hal tersebut juga sesuai dengan Kebijakan Energi Nasional yangdikeluarkan pemerintah tentang penghematan energi yang salah satunya adalah penghematan bahan bakar. Proses start up unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banten 3 Lontar dengan kapasitas 3 x 315 MW, menggunakan Big oil gun dengan bahan bakarnya yaitu HSD (High Speed Diesel) saja. Sejak 2014, Tiny oil gun muncul dengan konsep konsumsi bahan bakar yang jauh lebih hemat daripada Big oil gun . Start up dengan Tiny oil gun menggunakan sedikit solar + batubara. Start awal ini bertujuan agar tercapai temperatur dan tekanan di dalam ruang bakar (furnace). Perbedaan di antara keduanya jelas memiliki kelebihan serta kekurangan dari segi waktu, keandalan dan konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menganalisa perbandingan penggunaan Big oil gun dan Tiny oil gun pada proses start up dan konsumsi bahan bakarnya yang kemudian dihubungkan dengan berapa besar biaya start up yang dikeluarkan setiap kali start up dilakukan selama penggunaan yang terus berjalan serta studi kelayakan investasi pada Tiny oil gun. Start up dengan Tiny oil gun berhasil menghemat konsumsi bahan bakar solar hingga 89,9% atau sebesar 54698 liter dan menghemat biaya Start up sebesar 61% atau sebesar Rp 263.836.213 per kali Start up serta hasil dari studi kelayakan investasi pada Tiny oil gun menyimpulkan investasi layak untuk diterima dan dijalankan.
ANALISIS STRATEGI TEKNOLOGI PLTS FOTOVOLTAIK DI INDONESIA TERHADAP NILAI EQIVALENSI DAN PEMANFAATAN PERWILAYAH Jurnal, Redaksi Tim
JURNAL POWERPLANT Vol 5 No 1 (2017): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.865 KB) | DOI: 10.33322/powerplant.v5i1.108

Abstract

The equivalence value and utilization by region in the focus of the Technology Strategy Analysis Photovoltaic solar power in Indonesia is a form of solar power energy potential optimization analysisbased on the results of the model output MARKAL by taking two cases: the base case (BASE CASE) and the case of investment costs vary PLTS (PVCOST). The base case is a case where all conditionsare taken based on the conditions from 2000 to 2016 when growth in electricity consumption is assumed to remain average, in 2030 Java is expected to require PLTS of 12.16 GW. But the use ofsolar power at 12.16 GW by-case basis and 46.65 GW in the case PVCOST in Java and 16.85 GW in the case PVCOST in Sumatra can be said to be irrational considering there are still local energysources that can be used like a mini/micro-hydro and geothermal has not been used optimally.