cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health,
Bubul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES 'Aisyiyah Palembang.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan" : 10 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MASA KERJA PERAWAT DENGAN PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL PADA PERAWATAN LUKA POST OPERASI Astuti, Lenny; Yanza, Abdurahman
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2808.911 KB)

Abstract

Latar belakang: Infeksi nosokomial merupakan persoalaan serius yang menjadi penyebab langsung maupun tidak langsung kematian pasien. Walaupun beberapa kejadian Infeksi nosokomial tidak menyebabkan kematian pasien, namun menyebabkan pasien dirawat lebih lama akibatnya pasien harus membayar lebih mahal. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pencegahan dan pengendalian yang sistematis, terencana, dan terkoordinasi yang berkesinambungan, dimana dengan upaya pencegahan yang lebih mudah maka hal-hal yang berkaitan dengan problematika infeksi nosokomial dapat dicegah atau dibuat seminimal mungkin. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan masa kerja perawat dengan pencegahan infeksi nosokomial pada perawatan luka post operasi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Pusri Palembang. Metode: penelitian ini menggunakan survei deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan secara cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat yang memiliki sertifikasi perawatan luka di ruang rawat inap berjumlah 30 Perawat. Jenis analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisa Chi Square. Hasil: hubungan antara pengetahuan perawat dengan pencegahan infeksi nosokomial pada perawatan luka post operasi didapatkan nilai p: 0,037, dan hubungan antara masa kerja dengan pencegahan infeksi pada perawatan luka post operasi dengan nilai p 0,411. Saran: Dalam penilitian ini diharapkan perawat agar dapat meningkatkan pengetahuan dalam pencegahan infeksi noskomial pada perawatan dengan mengadakan pelatihan atau seminar ilmiah tentang infeksi nosokomial. Kata Kunci     : Pengetatahuan, masa kerja, Pencegahan Infeksi Nosokomial
HUBUNGAN STATUS KEPEGAWAIAN DENGAN IMPLEMENTASI SASARAN KESELAMATAN PASIEN OLEH PERAWAT PELAKSANA Surahmat, Raden; Fitriah, Nurul; Sari, Shenny Mutiara
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3261.953 KB)

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan keselamatan pasien merupakan salah satu tujuan utama pelayanan yangtidak hanya berlaku pada rumah sakit umum tetapi juga harus diimplementasikan pada rumah sakitjiwa yang harus dilaksanakan oleh seluruh perawat tanpa membedakan status kepegawaian. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perawat dan hubungan status kepegawaiandengan implementasi sasaran keselamatan pasien oleh perawat di Rumah Sakit Ernaldi Bahar ProvinsiSumatera Selatan tahun 2018. Metode : Penelitian merupakan penelitian deskriptif kuantitatif denganmenggunakan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 70 perawat pelaksana di 7 ruang rawatinap dan IGD Rumah Sakit Ernaldi Bahar pada bulan September sampai Desember 2018 dengan alatukur menggunakan kuisioner serta dianalisis menggunakan komputerisasi. Hasil: Berdasarkananalisis univariat pada karakteristik perawat, diketahui pendidikan vokasi 40 responden (70%), Ners(19 (27,1%), Magister 2 (2,9%). Jenis kelamin perempuan 46 (65,7%), laki-laki 24 (34,3%). Usia ratarata34 tahun. Masa kerja ? 2 tahun 12 (17,1%), > 2 tahun 58 (82,9%). Status kepegawaian PNS 50(71,4%), Kontrak 20 (28,6%). Analisis bivariat diketahui nilai p value (p=0,042) yang menunjukkanbahwa terdapat hubungan antara status kepegawaian dengan implementasi sasaran keselamatan pasien.Saran: Seluruh pihak rumah sakit terutama perawat pelaksana dan pihak manajemen perluberkomitmen terus meningkatkan monitoring dan evaluasi dalam mengimplementasikan keselamatanpasien sebagai usaha meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit.Kata Kunci : Perawat, Rumah Sakit, Sasaran Keselamatan Pasien, Status Kepegawaian
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RUPTURE PERINEUM PADA IBU BERSALIN NORMAL handayani, sri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3279.099 KB)

Abstract

Latar Belakang: perineum merupakan bagian permukaan dari pintu bawah panggul yang terletak dari vulva dan anus. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian rupture perineum pada ibu bersalin di BPM Nurtila Palembang tahun 2018. Metode Penelitian:  menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional, pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik non-random secara total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin normal di BPM Nurtila Palembang Tahun 2017. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji  chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018. Hasil: Penelitian diketahui distribusi frekuensi sebagian besar responden mengalami rupture perineum sebanyak 57 responden (62%), responden umur risiko rendah sebanyak 79 responden (85,9%), responden berat badan bayi tidak resiko sebanyak 85 responden (92,4%). Hasil uji statistik chi square diketahui bahwa tidak ada hubungan antara umur (pvalue 1,000 >  0,05) dan  berat badan bayi (pvalue 0,460 < 0,05). Saran: Diharapkan agar petugas kesehatan dapat meningkatkan  pelayanan yang maksimal pada saat persalinan seperti melakukan massage perineum, jalin kerjasama dengan ibu dan gunakan prasat manual yang tepat dapat mengatur kecepatan kelahiran bayi dan mencegah terjadinya rupture
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DAN TEKANAN DARAH TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS Alkhusari, Alkhusari; Putra, Muhammad Andika Sasmita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4221.643 KB)

Abstract

Latar Belakang : Kualitas hidup merupakan suatu penilaian subyektif dari tingkat kebahagian dankepuasan yang hanya dapat ditentukan menurut pasien itu sendiri dan bersifat multidimensi yangmencakup seluruh aspek kehidupan pasien secara holistik (bio, psiko, sosial, kultural, spiritual. Bagipenderita gagal ginjal kronis, hemodialisa akan mencegah kematian. Namun demikian, hemodialisatidak menyembuhkan atau memulihkan penyakit ginjal dan tidak mampu mengimbangi hilangnyaaktivitas matabolik atau endokrin yang dilaksanakan ginjal dan dampak dari gagal ginjal sertaterapinya terhadap kualitas hidup seseorang. Tujuan : Diketahuinya hubungan kadar hemoglobin dantekanan darah terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa diRumah Sakit Muhamaddyah Palembang Tahun 2019. Metode : Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional, teknik pengampilan sampel dengan carapurposive sampling dengan sampel sebanyak 48 orang. Hasil : penelitian ini didapatkan bahwasebagian besar pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa memiliki kadar hemoglobintidak normal berjumlah 39 orang (81,3%), tekanan darah tidak normal berjumlah 34 orang (70,8%)dan kualitas hidup buruk berjumlah 39 orang (81,3%) dari 48 responden. Hasil uji statistik denganmenggunakan uji chi square didapatkan ada hubungan yang bermakna antara kadar hemoglobin(p=0,000) dan tekanan darah (p=0,012) terhadap kualiatas hidup. Saran : diharapkan untuk petugaskesehatan khususnya perawat hemodialisa mempertimbangkan dampak yang dapat ditimbulkan bagipasien hemodialisa serta melibatkan dan meningkatkan peran serta keluarga sebagai support systemdalam rangka meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisa.Kata Kunci : Kadar hemoglobin, Tekanan darah, Kualitas hidup
HUBUNGAN HYGIENE DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Zairinayati, Zairinayati; Purnama, Rio
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3914.635 KB)

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu bentuk kurang gizi berupa keterlambatan pertumbuhan linear. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah pengetahuan gizi ibu yang kurang sehingga cendrung untuk memberikan makanan kepada anaknya tanpa memandang kandungan gizi, mutu dan keanekaragaman makanan. Faktor lain adalah perilaku higiene sanitasi makanan yang kurang baik, menyebabkan penyakit infeksi disertai gangguan seperti nafsu makan berkurang dan muntah-muntah. Kondisi ini dapat menurunkan keadaan gizi balita dan berimplikasi buruk terhadap kemajuan pertumbuhan anak (stunting). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kondisi hygiene sanitasi lingkungan (jenis jamban, sumber air bersih, kejadian diare, kejadian kecacingan) dengan kejadian  stunting pada. Metode: ini adalah case control dengan pendekatan retrospective study, dengan analisis data menggunakan uji statistik chi square. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh anak balita yang berumur 1-5 tahun yang dinyatakan mengalami stunting oleh dokter/petugas paramedis dan populasi kontrol adalah balita yang dinyatakan tidak menderita stunting dengan besar sampel 30 kasus dan 30 kontrol. Hasil: Anak yang menderita stunting sebesar 43, 3% berada pada rentang umur 3,2 - 3,9 tahun,  memiliki berat badan 9-15 kg sebanyak 73,3% dan 97% keluarga memilki pendapatan rendah (kurang dari juta/bulan). Hasil uji bivariat didapatkana ada  hubungan antara jenis jamban, sumber air bersih dengan kejadian stunting pada balita. Namun tidak ada hubungan antara kejadian kecacingan dengan stunting. Saran: kepada tenaga sanitarian khususnya agar dapat memberikan informasi kesehatan terkait dengan penggunaan air bersih, dan menggunakan jamban, karena daerah yang kondisi sanitasinya buruk, ditandai dengan rendahnya akses rumah tangga ke jamban sehat, umumnya punya prevalensi stunting yang tinggi dan perlu menggunakan pendekatan dengan analisis kohort untuk mengamati pengaruh langsung dari kejadian stunting. Keyword : Stunting, Sanitasi, Diare
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA AKSEPTOR KB PIL KOMBINASI Sari, Anjelina Puspita
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2498.291 KB)

Abstract

Latar belakang: KB pil kombinasi meningkatkan resiko hipertensi, stroke, myocardial infarction dan penyakit arteri perifer. Kontrasepsi pil kombinasi mengaktifkan sistem renin angiotensin yang peningkatannya dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada akseptor KB pil kombinasi. Metode: Penelitian ini merupakan studi cross sectional pada populasi akseptor KB pil kombinasi yang memenuhi kriteria inklusi yang diambil dengan teknik consecutive sampling di wilayah kerja salah satu Puskesmas Kota Padang sejak bulan Juni sampai Agustus 2017. Data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara umur dengan kejadian hipertensi pada akseptor kontrasepsi pil kombinasi (p=0,003). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsidengan kejadian hipertensi pada akseptor kontrasepsi pil kombinasi (p=0,001). Hasil penelitian ini juga menunjukkan hubungan yang signifikan antara Indeks Masa Tubuh (IMT)dengan kejadian hipertensi pada akseptor kontrasepsi pil kombinasi (p=0,034). Saran: Saran diperlukan pemantauan tekanan darah pada akseptor KB pil kombinasi yang tekanan darahnya tinggi dan menghentikan penggunaan kontrasepsi pil kombinasi pada wanita dengan hipertensi. Kata Kunci: Faktor Hipertensi, Kontrasepsi Oral Kombinasi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIET HIPERTENSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP Sunarmi, Sunarmi; Afrida, Ardina
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3037.376 KB)

Abstract

Latar belakang: Penyakit darah tinggi atau hipertensi merupakan penyakit yang timbul karena tekanan darah diatas normal diperkirakan 120/80 mmHg. Penanganan hipertensi dilakukan bersama dengan diet tinggi serat, diet rendah garam, dan diet rendah energi bagi penderita hipertensi. Tahun 2017 yang berobat hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang mencapai 518 pengunjung. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi terhadap pengetahuan dan sikap. Metode: Penelitian ini adalah pre exsperiment one group pre test post test design dengan pendekatan kuantitatif, sampel diambil secara purposive sampling berjumlah 25 responden yang berobat di poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Analisa data menggunakan Uji Tdilakukan pada bulan Januari 2019. Hasil: Uji T menunjukan pengaruh pendidikan kesehataan tentang diet hipertensi terhadap pengetahuan dan sikap. Terhadap pengetahuan tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi dengan nilai  0.589. Dan terhadap sikap tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi dengan nilai  0.417. Pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet hipertensi pengetahuan dan sikap hipotesis menolak Ha yang berarti tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok pre tes dan post tes. Saran: untuk peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan pendekatan cross sectional serta variabel yang lebih banyak. Kata Kunci                 : Pengetahuan, Sikap, Pendidikan Kesehatan Diet Hipertensi
KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL DAN LINGKAR LENGAN ATAS DENGAN TAKSIRAN BERAT JANIN Astriana, Willy
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2796.412 KB)

Abstract

Latar Belakang: Taksiran berat badan janin adalah perkiraan berat janin dalam rahim ibu. Berat bayi lahir rendah dapat dicegah dengan cara pemantauan berat janin sewaktu ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu hamil dan ukuran lingkar lengan atas terhadap taksiran berat badan lahir. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil trimester III. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Accidental sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan tabel distribusi dan uji statistik Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil: Ada hubungan antara berat badan  dengan taksiran berat badan lahir didapatkan nilai p value = 0,041 dan Ada hubungan antara ukuran lingkar lengan atas dengan taksiran berat badan lahir didapatkan nilai p value = 0,012.Saran: Tenaga keehatan harus meningkatkan pemantauan taksiran berat lahir sehingga dapat mencegah bayi lahir dengan berat janin tidak normal Kata Kunci: Taksiran Berat Janin
HUBUNGAN KOMUNIKASI ASERTIF PERAWAT DENGAN MUTU PELAYANAN DI RUMAH SAKIT Handayani, Mutmainah; Hidaya, Nurman
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1953.859 KB)

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi yang kurang baik masih sering ditemukan dan berdampak pada mutu pelayanan rumah sakit. Tujuan :Diketahuinya hubungan komunikasi asertif dengan mutu pelayanan di rumah sakit. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi melalui pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 responden, tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan analisis univariat untuk menganalisis variable yang ada secara deskriptif dan analisis bivariat. untuk mengetahui hubungan variable bebas terhadap variable terikat. Hasil: Sebagian besar perawat menggunakan komunikasi yang baik (77,77%), mutu pelayanan di rumah sakit sebagian besar adalah baik (53,33%)  dan terdapat hubungan signifikan komunikasi dengan mutu pelayanan di rumah sakit (p value 0,000). Saran : Diharapkan pihak manajemen rumah sakit dapat meningkatkan kemampuan komunikasi asertif perawat dengan cara melakukan pelatihan komunikasi asertif bagi perawat agar mampu meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit.Kata Kunci : Komunikasi, Mutu Pelayanan, Rumah Sakit
MANFAAT TABLET Fe DALAM MENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI ANEMIA Rahmadaniah, Indah; Leviani, Cindy Vilia
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3044.736 KB)

Abstract

Latar belakang: Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia gizi besi karena mempunyai kebutuhan zat besi yang tinggi untuk pertumbuhan dan peningkatan kehilangan akibat menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat tablet Fe dalam meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) pada remaja putri yang mengalami anemia di SMA Negeri 11 Palembang Tahun 2018. Metode: Penelitian ini bersifat one group pretest post test design dengan pendekatan quasy eksperimen. Sampel diambil dengan cara purposive sampling dan didapatkan sebanyak 61 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan pemeriksaan kadar Hb dilakukan secara langsung, kemudian hasil data yang didapat dicatat ke dalam lembar observasi. Analisa data yang dilakukan dengan uji statistik t-test dependent. Hasil:  Penelitian menunjukkan bahwa yang mengalami anemia berat sebanyak 21,3%, yang mengalami anemia sedang sebanyak 29,5 % dan mengalami anemia ringan sebanyak 49,2%. Responden yang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 54,1% dan responden yang mengalami peningkatan kadar Hb sebanyak 63,9%, hasil uji t-test dependent didapatkan ?.value 0,000.  Saran: Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dalam waktu yang lebih lama dan dilakukan penyuluhan terlebih dahulu tentang manfaat tablet Fe dan tentang status Gizi. Kata Kunci     : Konsumsi Tablet Fe, Kepatuhan, Anemia

Page 1 of 1 | Total Record : 10