cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health,
Bubul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES 'Aisyiyah Palembang.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan" : 10 Documents clear
PENGARUH RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Marleni, Lily; Haryani, Jessy
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3377.434 KB)

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolic 90 mmHg (Nurarif & Kusuma, 2015). Hipertensi merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, baik muda maupun tua. Hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kenaikan tekanan darah baik secara lambat atau mendadak (akut). Seiring berubahnya gaya hidup mengikuti era globalisasi, kasus hipertensi terus meningkat, hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Tujuan: pengaruh relaksasi autogenik terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Tahun 2018. Metode: Disain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment pretest and post test control group desain.. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian adalah seluruh penderita hipertensi sebanyak 21 responden dengan teknik purposive sampling. Jenis analisa data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Berdasasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata tekanan darah sebelum diberikan terapi relaksasi autogenik sebesar 150.00/100.00 dengan standar deviasi 7.400/5.115. Dari hasil estimasi interval dapat disimpulkan 95% di yakini bahwa rata-rata tekanan darah sistol sebelum di berikan terapi relaksasi autogenik di antara 146.16 sampai dengan 152.89 dan rata-rata tekanan darah diastol sebelum diberikan terapi relaksasi autogenik diantara 92.91 sampai dengan 97.57. Saran: Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang cara mencegah terjadinya hipertensi, bagaimana gaya hidup yang sehat dan sebagainya, mulai untuk mencoba pengobatan non-farmakologi seperti terapi relaksasi autogenic. Kata kunci: Hipertensi, Relaksasi Autogenik
PENGARUH BREASTFEEDING SELF EFFICACY TREATMENT (BEST) TERHADAP PERLEKATAN DAN RESPON IBU-BAYI SELAMA PROSES MENYUSUI Saputra, Andesma; Pertiwi, Ariani Arista Putri; Nisman, Wenny Artanty
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6050.312 KB)

Abstract

Latar belakang: Breastfeeding self efficacy treatment (BEST) merupakan media edukasi yang menggunakan modul dan audiovisual. BEST adalah intervensi yang mengembangkan teori self efficacy dalam menyusui yaitu prestasi kinerja, pengalaman orang lain, persuasi verbal, dan respon fisiologis agar meningkatkan pengetahuan ibu, teknik perlekatan, respon  ibu menyusui, dan pada akhirnya berhasil memberikan ASI secara ekslusif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan unutuk mengetahui pengaruh breastfeeding self efficacy treatment (BEST) terhadap perlekatan dan respon ibu-bayi selama proses menyusui di Puskesmas Ngampilan dan Wirobrajan Yogyakarta. Metode:penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan  metode eksperimental (quasi eksperimen) dengan menggunakan rancangan post only control group design. Penelitian ini dilakukan terhadap 43 ibu menyusui yang dibagi 2 kelompok yaitu 21 responden kelompok intervensi yang diberikan edukasi kesehatan berupa video dan modul. Sebanyak 22 responden kelompok kontrol yang diberikan modul saja. Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari - Maret 2018. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi LATCH dan MBA, serta lembar identitas responden. Analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon dan mann-whitney dengan nilai p< 0,05. Hasil :Hasil penelitian ini menunjukkan adanya  peningkatan skor perlekatan dan respon ibu menyusui pada kelompok intervensi yang mendapat BEST lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Secara statistik tidak ada pengaruh BEST secara signifikan pada perlekatan dan respon ibu menyusui setelah intervensi baik pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol pada post test I dan post test 2 dengan nilai p > 0,05. Saran : Puskesmas diharapkan memfasilitasi ruang dan menyediakan media pembelajaran yang berkelanjutan. Kata Kunci: BEST, Perlekatan, Respon ibu-bayi menyusui.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU AGRESIF REMAJA PADA SISWA SMP KELAS VIII Dewi, Dita Komala; Tiurma, Tiurma; Romlah, Romlah
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4373.072 KB)

Abstract

Latar Belakang: Orang tua berperan penting dalam membentuk tingkah laku anaknya. Secara tidak langsung sikap dan perilaku orang tua yang permisif dan otoriter kepada anak dapat mengakibatkan anak cenderung berperilaku agresif. Perilaku agresif anak remaja cenderung mengalami peningkatan yang ditandai dengan keterlibatan remaja dalam berbagai bentuk kerusuhan, perkelahian, demonstrasi dan tindakan kekerasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku agresif remaja SMP kelas VIII. Metode: Penelitian kuantitatif desain cross sectional, memenuhi kritria inklusi pada siswa SMP kelas VIII, sample berjumlah 109 siswa, melalui teknik total sampling, sejak februari- juni 2018. Data dianalisis dengan uji statistik Kendall Tau. Hasil: penelitian didapatkan paling banyak responden dengan pola asuh otoritatif yaitu 98 (89,9%) dan perilaku agresif paling banyak agresif aktif yaitu 58 (53,2%). Hasil uji Kendall Tau didapatkan ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku agresif remaja dengan p-value = 0,044 dan r = -0,191 yang berarti koefisien korelasi sangat rendah dengan arah yang negatif. Saran: dalam penelitian ini diharapkan kepada orang tua agar memberikan dan menerapkan pola asuh yang konsisten dan tegas untuk mengurangi dan mengatasi masalah perilaku pada anak. Kata kunci: Pola Asuh, Perilaku Agresif, Remaja
HUBUNGAN PARITAS DAN UMUR IBU BERSALIN DENGAN TEKHNIK MENYUSUI YANG BENAR Oktarida, Yustina
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2770.253 KB)

Abstract

Latar Belakang: untuk mengetahui Hubungan paritas dan umur ibu bersalin dengan tekhnik menyusui yang benar. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan paritas dan umur ibu bersalin dengan tekhnik menyusui yang benar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cros sectional. Analisa data menggunakan  analisa univariat dab bivariat Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas Bulan Maret-Mei 2019 yang berjumlah berjumlah 39 orang. Hasil:.Pada hasil analisa didapatkan paritas yang mempengaruhi teknik menyusui yang benar dari 23 responden paritas beresiko dengan tekhnik menyusui tidak benar sebesar 87,0%. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p value 0,000.Pada hasil analisa didapatkan umur yang mempengaruhi teknik menusui yang benar dari 21 responden umur beresiko dengan tekhnik menyusui benar sebesar 76,2%. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara umur dengan teknik menyusui yang benar dengan p value 0,042.Ada hubungan antara paritas dan umur ibu dengan  tekhnik menyusui yang benar. Saran: Sebaiknya bidan aktif melakukan kunjungan ke rumah khususnya pada warga yang memiliki ibu yang sedang menyusui sehingga dapat memecahkan masalah dalam tekhnik menyusui. Kata Kunci :Paritas, umur ibu, tekhnik menyusui yang benar
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA DIII KEPERAWATAN Pebriani, Sintiya Halisya
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3855.263 KB)

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan smartphone oleh mahasiswa dapat memberikan dampak yang positif dan negatif dalam proses pembelajaran. Dengan kemudahan dalam mendapatkan informasi dengan smartphone membuat mahasiswa termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran dikelas. Sebaliknya bagi mahasiswa yang tidak bisa mengendalikan diri dalam penggunaan smartphone dan terus menerus menggunakanya akan menyebabkan terganggunya konsentrasi belajar didalam kelas karena mahasiswa cenderung lebih asyik menggunakan smartphone dibandingkan dengan memperhatikan dosen yang sedang menjelaskan mata kuliah yang sedang berlangsung. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara penggunaan smartphone dengan motivasi belajar pada mahasiswa DIII Keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu deskirptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Analisa data menggunakan uji chi square. Jumlah sampel penelitian sebanyak 150 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa DIII Keperawatan STIK Siti Khadijah tingkat I,II dan III. Hasil :  uji statistik chi square didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara penggunaan smartphone dengan motivasi belajar (? value = 0,65). Saran : mengurangi intensitas penggunaan smartphone agar tidak mengalami kecanduan smartphone yang berdampak pada gangguan kesehatan dan lebih bijak dalam penggunaan smartphone dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci      : Smartphone, Motivasi Belajar, Mahasiswa
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN RAWAT INAP DENGAN PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PASIEN UNTUK MEMILIH RUMAH SAKIT Mariana, Dina
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5591.471 KB)

Abstract

Latar belakang: Adanya tuntutan masyarakat yang sangat tinggi terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Sebagian pasien memutuskan untuk kembali berkunjung ke rumah sakit salah satunya ditentukan oleh kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan: diketahuinya hubungan kualitas pelayanan keperawatan rawat inap dengan proses pengambilan keputusan pasien untuk memilih Rumah Sakit. Metode: Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 185 sampel. Pengambilan data melalui kuesioner dan dilakukan padaa bulan bulan Maret - April 2018. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel menggunakan uji Fisher Exact dan Chi Square, dengan ? = 0,05 dan CI = 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kualitas pelayanan keperawatan dilihat dari tangible (p value = 0,008), Responsiveness (p value = 0,000), assurance (p value = 0,000),  empathy (p value = 0,001), perawat terhadap proses pengambilan keputusan pasien untuk memilih Rumah Sakit. Sedangkan untuk reliability (p value = 0,082), perawat didapatkan tidak ada hubungan dengan proses pengambilan keputusan pasien untuk memilih Rumah Sakit. Saran: Rekomendasi penelitian ini adalah perlu upaya peningkatan kualitas pelayanan keperawatan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit seperti melakukan pelatihan klinis rutin dan berkala untuk perawat pelaksana di ruang rawat inap tentang jenjang karir perawat. Kata Kunci: Kualitas pelayanan keperawatan, Proses pengambilan keputusan pasien,                     Memilih Rumah Sakit
PENGARUH PELATIHAN PIJAT BAYI DAN BALITA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU Ulandari, Desi; Oxyandi, Miming; Wahyuni, Tri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3171.565 KB)

Abstract

Latar belakang: Pijat bayi disebut juga sebagi stimulasi touch atau terapi sentuh. Dikatakan terapi sentuh karena melalui pijat bayi inilah akan terjadi komunikan yang nyaman dan aman antara ibu dan buah hatinya . Masalah dalam pelaksanaan pijat bayi pada saat ini adalah masih adanya anggapan dari orangtua atau keluarga yang menganggap bahwa pijat bayi bukanlah bentuk terapi. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pijat bayi dan balita terhadap tingkat pengetahuan ibu di RB Mitra Ananda Tahun 2019. Metode: Penelitian menggunakan metode penelitian menggunakan pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest-postest. Jumlah sempel 32 responden yang mempunyai bayi usia 0-6 tahun. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan menggunakan uji t test. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018. Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan pijat bayi dan balita sebanyak 16 responden (50%) dengan berpengetahuan baik dan 16 responden (50%) berpengetahuan kurang, distribusi frekuensi tingkat pengetahuan responden sesudah penyuluhan pijat bayi dan balita sebanyak 23 responden (71,9%) dengan berpengetahuan baik dan 9 responden (28,1%) berpengetahuan kurang. Hasil uji statistik t test diketahui bahwa  ada pengaruh penyuluhan pijat bayi dan balita terhadap tingkat pengetahuan ibu di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang tahun 2018 p value 0,000 < 0,05. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan informasi dengan melakukan penyuluhan pada ibu nifas tentang cara pijat bayi sehingga anak tidak mudah sakit.Kata Kunci     : Pijat bayi, Penyuluhan, Pengetahuan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE Riyanti, Neni; Safitri, Lia
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3370.185 KB)

Abstract

Latar belakang.  Salah satu upaya pemerintah dalam program pencegahan anemia pada ibu hamil adalah dengan pembagian suplemen besi atau tablet Fe. Penanganan anemia dengan pemberian tablet Fe ini merupakan cara yang paling efektif dalam meningkatkan kadar  zat besi pada ibu hamil. Efektifitas program ini kadang terhambat karna kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe. Tujuan: Untuk mengetahui  faktor ? faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang Tahun 2018. Metode: Menggunakan metode survey analitik dengan pedekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square.Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2018 sampai dengan Januari 2019. Hasil: Uji chi-square menunjukkan ada hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan(p value 0,001< ?0,05), umur dengan pengetahuan (p value 0,009< ? 0,05), pekerjaan dengan pengetahuan (p value 0,003<? 0,05), tingkat ekonomi dengan pengetahuan Fe (p value 0,002< ?0,05),dengan pengetahuan tentang tablet Fe di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang tahun 2018. Saran: Kepada pihak Rumah Bersalin untuk dapat meningkatkan jumlah ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe secara lengkap diantaranya dengan cara memberikan pendidikan kesehatan pada ibu hamil berupa konseling langsung kepada ibu hamil atau penyuluhan kepada masyarakat sehingga ibu hamil dapat memperoleh informasi yang benar tentang  tablet Fe.Kata kunci      : Pengetahuan tablet Fe,Pendidikan,Umur,Pekerjaan,tingkat ekonomi
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS DENGAN INISIASI MENYUSUI DINI Pratiwi, Adelina
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3190.71 KB)

Abstract

Latar belakang: Pemberian ASI satu jam pertama kelahiran dapat menurunkan angka kematian bayi. Program Inisiasi Menyusu Dini dapat menyelamatkan sekurang-kurangnya 30.000 bayi Indonesia yang meninggal dalam bulan pertama kelahiran, dan mengurangi angka kematian balita sebanyak 8,8%. Berdasarkan laporan Riskesdas Tahun 2016 diketahui bahwa pelaksanaan IMD di Sumatera Selatan yang < 1 jam sebesar 48,1% dan yang ? 1 jam sebesar 4,3%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap Ibu nifas dengan Inisiasi Menyusui Dini. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang berjumlah 96 orang dengan jumlah sampel sebanyak 49 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober ? Desember 2018. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi ibu  yang melakukan Inisiasi Menyusu Dini sebanyak 41 responden (83,7%). Distribusi frekuensi pengetahuan ibu sebanyak 38 responden (77,6%). Distribusi frekuensi sikap ibu sebanyak 28 responden (57%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini (p value = 0.005), dan tidak ada hubungan bermakna sikap ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini (p value = 0,710). Saran: Disarankan pada RB Mitra Ananda Palembang untuk tetap melakukan Inisiasi Menyusu Dini pada bayi sesegera mungkin setelah bayi lahir dan selama kurang lebih 1 jam. Kata Kunci : Sikap, Pengetahuan, Inisiasi Menyusu Dini
HUBUNGAN PEKERJAAN DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KUNJUNGAN ANC Camelia, Rini
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 10, No 2 (2019): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2601.641 KB)

Abstract

Latar belakang: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) antenatal care selama kehamilan untuk mendeteksi dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan Idealnya bila tiap wanita hamil mau memeriksakan kehamilannya, bertujuan untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang mungkin ada atau akan timbul pada kehamilan tersebut lekas diketahui, dan segera dapat diatasi sebelum berpengaruh tidak baik terhadap kehamilan tersebut dengan melakukan pemeriksaan antenatal care. Tujuan: mengetahui hubungan antara pekerjaan ibu dan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kunjungan ANC. Metode: metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan rancangan Cross- sectional. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan penelitian. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling yang berjumlah 54 orang. Tekhnik analisa data menggunakan  analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan tabel distribusi dan uji statistik Chi-Square, dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan: ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu dengan kunjungan ANC dengan hasil analisa bivariate hasil uji statistik Chi- Square diperoleh nilai p value 0,004. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan kunjungan ANC dengan dengan hasil analisa bivariate hasil uji statistik Chi- Square diperoleh nilai p value 0,004. Saran: Berupaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang resiko tinggi kehamilan. Upaya-upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan kegiatan penyuluhan dan promosi kesehatan kepada masyarakat Kata Kunci : Pekerjaan, Pengetahuan, Kunjungan ANC

Page 1 of 1 | Total Record : 10