cover
Contact Name
Jurnal Kesehatan Perintis
Contact Email
jkp@stikesperintis.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fennywartisa@stikesperintis.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis´s Health Journal)
Published by STIKES Perintis Padang
ISSN : 23559853     EISSN : 26224135     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Helath Journal) is published and imprinted by LPPM STIKes Perintis Padang. We published 2 times a year every Juny and Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
APLIKASI PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENGOLAHAN LIMBAH PADAT LABORATORIUM DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG Lestari, Rinda
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.986 KB)

Abstract

Hospital waste comes from health service units in hospitals including laboratories. All types of waste in the laboratory can be declared as infectious material, therefore the handling and disposal of waste must be handled properly so as not to cause negative impacts as a result of laboratory operations which if not managed properly can pollute the environment. Basically, waste management in hospitals must be done well and correctly according to the existing Standard Operating Procedure (SOP). So the writer is interested in examining the Application of the Implementation of Standard Operating Procedure (SOP) on Solid Waste Treatment in Dr. RSUP. M. Djamil Padang. The purpose of this study was to determine the compliance of officers in implementing SOPs for processing solid laboratory waste at Dr. RSUP. M. Djamil Padang. This type of research is a descriptive observational study with a cross sectional study approach, which is managing data from observations in the field by comparing the Standard Operating Procedures (SOP) that exist qualitatively. Primary data obtained from observations and checklists using prepared questionnaires. From the results of research conducted, it was found that 83% of SOPs had been carried out by laboratory cleaners and 17% of SOPs had not been carried out by laboratory cleaners. This is due to the unavailability of facilities needed by officers.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KENTANG (Solanum tuberosum L.) UNTUK PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN METODE HIDROLISA ASAM (HCL) Rosita, Betti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 4 No 1 (2017): JUNI 2017 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.31 KB)

Abstract

Waste from processing food ingredients, such as potato skin. Potato skin is one example of raw material for making biethanol because potato skin contains a lot of starch, cellulose, hemicellulose, lignin and sugar. Bioethanol is a liquid from the fermentation process of sugar from a source of carbohydrates (starch) using the help of microorganisms, bioethanol can be used as a substitute for fuel oil (BBM) depending on the level of purity. One example of raw material for making biethanol is waste or waste left over from processing food ingredients, such as potato skin. Potato skin can be made bioethanol because it contains a lot of starch, cellulose, hemicellulose, lignin and sugar. In this study the aim was to find out how much bioethanol levels produced from potato skin waste treatment using the hydolisa acid method using HCl to hydrolyze potato skin into glucose and the fermentation method using Saccharomyces cerevisiae because it has very high conversion to ethanol. The parameters tested were the determination of optimum fermentation time on the percentage of ethanol (2,4,6,8 and 10 days), determining the percentage of ethanol to variations in the concentration of acid (HCl) (0.2, 0.4, 0.6, 0.8 and 1 M) and determining glucose levels . From the research, the optimum fermentation time on the 8th day resulted in a percentage of ethanol 4.1% and the optimum percentage of ethanol at 0.6 M acid concentration (HCl) produced a percentage of 4.1% ethanol with a glucose level of 8.65%.
TABLE OF CONTENTS admin, admin
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 5 No 1 (2018): JUNI 2018 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis'S Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.628 KB)

Abstract

DAFTAR ISI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ASAM URAT PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT STROKE NASIONAL BUKITTINGGI TAHUN 2015 Nurhamidah, Nurhamidah; Nofiani, Selpi
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.317 KB)

Abstract

Asam urat merupakan hasil metabolisme normal dari pencernaan protein atau dari penguraian senyawa purin yang seharusnya akan dibuang melalui ginjal,feses, atau keringat. Dari data Riskesdas 2013, prevalensi penyakit sendi di Sumatera Barat berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan 12.7% dan berdasarkan diagnosis dangejala 21.8%. Penyakit asam urat ini lebih cenderung menyerang laki-laki meskipun bisa juga menyerang wanita yang telah mengalami menopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asam urat pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015. Jenis penelitian ini observasional dengan pendekatan studi analitik desain Cross sectional Study. Penelitian ini dilakukan pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi dengan jumlah populasi 605 orang dan sampel 40 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Accidental Sampling. Data primer dikumpulkan dengan wawancara langsung terhadap responden menggunakan kuesioner dan formulir FFQ. Data sekunder diambil dari hasil pemeriksaan kadar asam urat, data pasien rawat jalan yang telah melakukan pemeriksaan asam urat, gambaran umum, dan geografis. Data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan ujikorelasi. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 57.5% responden menderita asam urat, 55.0% responden dengan asupan purin tinggi, 82.5% dengan asupan vitamin C rendah,62.5% dengan asupan cairan tinggi,62.5% dengan tekanan darah normal, 60.0% dengan aktivitas fisik sedang, dan 52.5% dengan status gizi baik. Hasil uji statistik menunjukan tidak ada hubungan bermakna antara asupan vitamin C, cairan, tekanan darah, aktifitas fisik, dan ststus gizi dengan kejadian asam urat (p>0.05) dan ada hubungan bermakna antara asupan purin dengan kejadian asam urat (p<0.05). Kesimpulannya adalah asupan purin berhubungan dengan kejadian asam urat, sedangkan asupan vitamin C, cairan, tekanan darah, aktifitas fisik dan status gizi tidak berhubungan dengan kejadiaan asam urat pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi.
PROFIL PERESEPAN OBAT PADA POLI BEDAH RSUD BATUSANGKAR TAHUN 2012 Widyastuti, Widyastuti
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.619 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peresepan pada poli bedah RSUD Batusangkar pada tahun 2012. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif-restropektif. Hasil penelitian didapatkan 886 lembar resep. Berdasarkan analisa kelengkapan resep didapatkan semua resep memuat nama pasien, nama dokter dan signa. Resep yang mencantumkan umur sebanyak 67 lembar (7,56%), yang mencantumkan alamat sebanyak 642 lembar (72,46%) dan semua resep tidak mencantumkan berat badan pasien. Resep untuk anak-anak sebanyak 13 lembar (1,47%), resep untuk dewasa sebanyak 819 lembar (92,44%) dan tidak ada resep untuk bayi. Obat yang paling banyak diresepkan adalah dari golongan antimikroba yaitu antibiotika siprofloksasin (40,52%).
PEMANFAATAN AIR KELAPA SEBAGAI SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN PSEUDOMONAS FLUORESCENS DAN APLIKASINYA SEBAGAI PUPUK CAIR TANAMAN Mayaserli, Dyna Putri; Renowati, Renowati
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 4 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : LPPM STIKES PERINTIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.744 KB)

Abstract

Pengembangan pestisida hayati (bio-pesticide) yaitu penggunaan mikroba bermanfaat dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman pertanian terus dilakukan dalam rangka subtitusi pestisida sintetis yang diketahui banyak menimbulkan dampak negatif. Tujuan jangka panjang penelitian ini mendukung sistem pertanian ramah lingkungan dengan target khusus adalah dihasilkannya produk formulasi pestisida hayati berbasis bakteri penghasil kitinase (bakteri kitinolitik/bakteri pendegradasi kitin). Bakteri kitinolitik diharapkan mampu mengendalikan berbagai jenis patogen dari golongan cendawan dan nematoda karena sebagian besar komponen dinding sel patogen tersebut adalah kitin. Hasil penelitian menunjukkan air kelapa sangat baik digunakan untuk pertumbuhan Pseudomonas Fluorescens dengan memodifikasi pH hingga mencapai pH 7. Air kelapa yang di modifikasikan dengan penambahan kerapatan bakteri Pseudomonas Fluorescens efektif di gunakan sebagai pestisida hayati. Hasil yang paling baik diperoleh pada kerapatan bakteri 3x108 .
PERILAKU KONSUMSI MAKANAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH Anggraini, Millia; Yaslina, Yaslina; Nordila, Nordila
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.724 KB)

Abstract

Obesitas adalah suatu kondisi yang terjadi ketika kuantitas jaringan lemak tubuh tidak sesuai  dibandingkan dengan berat total dimana lebih besar daripada normal. Perilaku konsumsi makan adalah bentuk aplikasi kebiasaan makanyang  dipengaruhi oleh dua factor yaitu, tentang pandangan terhadap makanan dan pengetahuan .Studi ini bertujuan  adalah untuk menentukan hubungan perilaku konsumsi makanan dengan  kejadian obesitaspada anak usia sekolah. Studi ini menggunakan desain deskriptif analitik  dengan pendekatan cross sectional dengan cara pengumpulan menggunakan  kuesioner dan pengukuran berat badan.Teknik pengambilan sampel dilakukan stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang di SD 16 Koto Panjang Payobasung dengan sampel 58 responden dan data diolah dengan menggunakan rumus chi square. Hasil penelitian didapatkan 58 responden mengalami obesitas yaitu  (50%), responden yang perilaku konsumsi makanan yang tidak baik ( 48.3 % ) dan hasil uji stasistik didapatkan di peroleh nilai p=0,004 ,Nilai OR (Odds Ratio) = 5,833. Dari penelitian ini disimpulkan ada hubungan bermakna antara perilaku konsumsi makanan dengan kejadian obesitas pada anak usia sekolah. Diharapkan kepada Bapak/Ibuk guru untuk memberikan penerapan kepada siswa tentang pola makan yang sehat pada anak sekolah.
HUBUNGAN GAKY DENGAN KECERDASANANAK SD DI KOTA PADANG Yanti, Rahmita; Nova, Maria
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.845 KB)

Abstract

Kota Padang tahun 2009, Kecamatan Koto Tangah prevalensi Total Goiter Rate (TGR) anak sekolahnya adalah sebanyak 37,5%. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan di SD 05 Padang Pasir dan SD 37 Sungai Bangek didapatkan rata rata nilai untuk mata pelajaran kelas V dan VI ke 2 SD tersebut sangat berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa SD 05 Padang Pasir (lokasi di pusat kota) didapatkan rata-rata nilai yang lebih tinggi.  Tujuan penelitian ini untuk menilai hubungan GAKY dengan kecerdasan anak pada anak Sekolah Dasar di kota Padang tahun 2015. Disain penelitian adalah case control study. Populasi adalah seluruh anak kelas V dan VI SD 05 Padang Pasir dan SD 37 Sungai Bangek.Jumlah sampel sebanyak 80 orang, yang diambil secara Simple Random Sampling.Data dikumpulkan dengan kuesioner dan Food Frekuensi Quantitatif (FFQ) secara wawancara. Pengolahan data dilakukan secara SPSS dan dianalisis dengan uji Chi-square pada p value < 0,05.
PENGARUH PENGGUNAAN LABU SIAM (Sechium edule) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN KADAR SERATKERUPUK IKAN Asmira, Sepni; Arza, Putri Aulia
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.915 KB)

Abstract

One of the problems of adequate nutrition dominant place in Indonesian society is the problem of indigestion. Consumption of fibers in sufficient quantity is very good for constipation and safe for sensitive stomach or intestinal inflammation. Dietary fiber can reduce the risk of cancer due to incomplete digestion system (Soedarya, 2009). Chayote is one of the foods that are rich in fiber in addition to vitamins and minerals. West Sumatra province is one of the provinces chayoteproduction continues to increase from year to year, especially in the highlands. Use of squash in society merely boiled as a vegetable. Hence the need for the expansion of the potential of squash as a food product, one of them as an additional raw material in foods such as fish crackers so high nutritional value. This study aims to determine the best formulation of making fish crackers modified squash with different concentrations were viewed by the results of chemical tests and organoleptic test analyze changes in the levels of fiber crackers before and after added squash.The study was conducted in two phases, namely first  esearch and advanced research. Preliminary research include making fish crackers, organoleptic test and analysis of fiber content. Manufacture of modified fish crackers with chayote conjoined and organoleptic test was conducted in the Laboratory of food, STIKES Perintis West Sumatra and fiber content analysis in the laboratory Kopertis Region X. The results of organoleptic test fish crackers were added chayote shows the average - average level of A panelist on crackers color is brownish , the average level of A panelist on crackers aroma is neutral, the average - average level of A panelist on crackers are crunchy texture, the average - average preference level panelists to taste crackers are like. So than - average levels of most favored A panelist is on treatment D (addition of 150 grams of chayote). For the highest fiber content in treatment D (addition of chayote 150 g). More additions of chayote on the fish crackers can increase the fiber content in fish crackers.
UJI POTENSI EKSTRAK KAYU SECANG (CAESALPINA SAPPAN L.I) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ABLICANS Suraini, Suraini; Enlita, Enlita
JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis's Health Journal) Vol 2 No 2 (2015): DESEMBER 2015 : Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis's Health Journal)
Publisher : STIKES PERINTIS PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.753 KB)

Abstract

Pengobatan yang efektif terus dicari untuk menemukan senyawa antijamur. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antijamur adalah tanaman kayu secang(Caesalpinia sappan L.). Penelitian untuk mengetahui potensi ekstrak kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini in vitro dengan metode dilusi tabung.Tujuan penelitian adalah untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimal (KBM) dari ekstrak etanol dan ekstrak air kayu secang terhadap pertumbuhan Candida albicans. Konsentrasi ekstrak etanol dan ekstrak air yang digunakan adalah 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%.Hasil penelitian memperlihatkan  KHM ekstrak etanol kayu secang tidak dapat ditentukan,  sedangkan  KBM adalah konsentrasi 80%. Hasil statistik One Way ANOVA didapatkan p=0,001 (p<0,05), menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada perubahan konsentrasi ekstrak etanol kayu secang terhadap jumlah koloni jamur Candida albicans. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan antara konsentrasi ekstrak kayu secang dengan jumlah koloni (koefisien korelasi Pearson r=-0,334 : p < 0,05). Hasil Uji Regresi didapatkan persamaan regresi linearnya Y=1,762-2,674x, dengan nilai koefisien R Square (r2) sebesar 0,334. Penelitian  dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kayu secang mempunyai efek antifungal terhadap Candida albicans dengan konsentrasi bunuh minimumnya 80%.