cover
Contact Name
Factor M
Contact Email
journalfactor.m@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
surur.math@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Factor M
ISSN : 26553511     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
FACTOR M adalah jurnal ilmiah yang berada di lingkungan kampus IAIN Kediri yang diterbitkan dua kali setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Ini fokus pada bidang Matematika dan Pembelajaran Matematika. Artikel yang dapat dimuat pada jurnal ini adalah penelitian studi pustaka, eksperimen, penelitian pengembangan atau penelitian tindakan kelas.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
IMPLEMENTASI TOPOLOGICAL SORT DALAM PENGALIHAN ARUS KENDARAAN UNTUK MENGATASI PROBLEM KEMACETAN LALU LINTAS (Studi Kasus Jalan-jalan Besar di sekitar MAN 2 Malang sampai Mall Dinoyo City) Ilmiyah, Nur Fadilatul; Rifahmi, Nabilah Mukti; Ramadhani, Rizka Fajriana Putri
Factor M Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kemacetan lalu lintas merupakan hal yang sering terjadi di Kota Malang khususnya di pusat-pusat keramaian dan kawasan edukasi seperti di Jalan Bandung dan Jalan Veteran. Kemacetan dapat menghambat aktivitas masyarakat serta menimbulkan dampak di bidang sosial dan ekonomi. Salah satu alternatif untuk menghindari terjadinya kemacetan adalah dengan mengalihkan arus lalu lintas dari jalan yang padat kendaraan menuju jalan yang tidak padat kendaraan. Oleh karena itu dibutuhkan suatu algoritma yang efektif sehingga jumlah kendaraan yang ada di suatu jalan sesuai dengan kapasitas jalan tersebut. Penulisan artikel ini memiliki titik fokus analisis dan penjelasan mengenai cara penerapan algoritma topological sort untuk mendistribusikan kembali kendaraan yang bergerak dari titik asal menuju titik tujuan sehingga setiap ruas jalan dapat menampung kendaraan sesuai dengan jumlah kapasitasnya. Setelah dianalisis secara teoritis, algoritma topological sort dapat diterapkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di jalan-jalan tersebut. Kata kunci: kemacetan, topological sort.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM DENGAN MODEL THINK-PAIR- SHARE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Pujilestari, Sri
Factor M Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika berbasis open-ended problem dengan model think-pair-share lebih efektif dibandingkan pembelajaran matematika konvensional terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Dlingo, Bantul, Yogyakarta pada Semester Gasal. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A, VIII B, VIII C, VIII D dan VIII E semester 1 SMP Negeri 1 Dlingo . Sampel yang digunakan adalah dua kelas yang diambil secara teknik cluster random sampling, yaitu kelas VIII C sebagai kelas eksperimen, kelas VIII B sebagai kelas kontrol, sedangkan untuk kelas uji coba adalah kelas IX A. Posttest dilakukan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif peserta didik setelah diberi perlakuan. Soal tes yang diberikan, terlebih dahulu telah diujicobakan di kelas uji coba. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika berbasis open-ended problem dengan model think-pair-share lebih efektif dibandingkan pembelajaran matematika konvensional terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Kata kunci: pembelajaran matematika, open-ended problem, think-pair-share, berpikir kreatif.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SISWA MTs SUNAN GUNUNG JATI (STUDI KASUS LATAR BELAKANG SISWA MENGHADAPI UJIAN) Surur, Agus Miftakus; Rosyidi, Abdul Hafid; Prasetia, Yanuar Adi; Asrori, Khozinatul; Azizah, Latifatul
Factor M Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyontek adalah perbuatan yang dilakukan peserta didik dalam mencari jawaban dengan berbagai cara seperti melihat catatan, melihat buku, melihat jawaban dari teman dan juga mencari jawaban dari media internet, yang tujuannya supaya peserta didik dapat mengisi pertanyaan atau menjawab pertanyaan walaupun jawaban yang ia dapatkan belum tentu benar. Hampir semua siswa dalam kelas pernah atau melakukan perilaku menyontek. Hal tersebut disebabkan karena faktor kurang percaya diri, kebiasaan, malas, tidak siap, terpengaruh teman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab siswa mencontek di MTs Sunan Gunung Jati. Dengan mengetahui hal tersebut, maka dapat sehingga mampu ditanggulangi penyebabnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus, karena membahas permasalahan secara mendalam hingga pemecahan masalahnya dan juga menyangkut pelajaran yang dapat diambil. Adapun faktor yang membuat siswa melakukan prilaku menyontek, ada dua faktor yaitu faktor internal (dalam diri sendiri) dan faktor eksternal. Usaha untuk mengurangi menyontek dapat melakukan: Selalu membiasakan belajar sebelum ujian maupun pada hari-hari, mengontrol anaknya dan selalu mengingatkan anaknya untuk selalu belajar, memberikan punishment dan reward kepada siswa yang menyontek dan yang tidak menyontek. Kata kunci: menyontek, latar belakang, siswa
MODEL ALIRAN PANAS DALAM STERILISASI MAKANAN ATAU MINUMAN KALENG Annisa, Choirul
Factor M Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara pengawetan makanan atau minuman kaleng adalah dengan sterilisasi konvensional. Makanan atau minuman kaleng dipanaskan pada suhu tinggi dalam waktu tertentu secara konduksi. Pemberian panas sesuai dengan persamaan ∆Q=mc∆T, yang berarti kalor (∆Q) berbanding lurus dengan masa zat (m), kenaikan suhu (∆T) dan kalor jenis zat (c). Pemodelan aliran panas dan nilai sterilisasi dalam sterilisasi makanan atau minuman kaleng ini dapat dilakukan dengan menurunkan persamaan panas secara konduksi dari kontrol volume dengan model balok. Kemudian ditransformasikan ke dalam koordinat tabung sehingga menjadi 1/α ∂T/∂t=1/r ∂T/∂r+(∂^2 T)/(∂r^2 )+(∂^2 T)/(∂z^2 ). Sedangkan nilai sterilisasi pada waktu t didefinisikan dengan, F_0 (t)=∫_(t_0)^(t_1)▒exp{ln⁡(10)/σ_ref T(0,0,t)-T_ref }dt. Kata Kunci: Model Aliran Panas, Sterilisasi, Nilai Sterilisasi.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTEKSTUAL BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sulistyawati, Eka
Factor M Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkaitan dengan kompetensi pedagogik, sebagai seorang pendidik sangat penting untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran yang bervariasi. Salah satu cara untuk melaksanakan kegiatan yang bervariasi adalah dengan melakukan inovasi pada teknik pembelajaran yang sudah ada. Salah satu pendekatan pembelajaran yang telah diterapkan dalam pembelajaran matematika adalah pendekatan kontekstual. Seorang pendidik dapat melakukan inovasi dari kegiatan pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual yang sudah ada. Salah satu inovasi atau pengembangan dari pendekatan kontekstual adalah pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal. Penggunaan wujud-wujud budaya lokal dalam pembelajaran matematika haruslah dimulai dari pengkajian wujud budaya yang di masyarakat. Terdapat dua wujud budaya yaitu budaya yang bersifat konkret dan budaya yang bersifat abstrak. Wujud budaya yang bersifat konkret adalah wujud budaya yang tampak dan dapat diamati menggunakan indera manusia. Sedangkan budaya yang bersifat abstrak adalah wujud budaya yang tidak dapat secara langsung diamati menggunakan indera manusia. Penting bagi seorang pendidik untuk melakukan pengamatan terhadap wujud budaya yang ada di lingkungannya. Untuk mengkontruksi pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal terdapat beberapa kegiatan yang harus dilaksanakan pendidik yaitu (1) mendaftar wujud budaya lokal yang ada, (2) melakukan pengkajian standar kompetensi dan kompetensi dasar yang sesuai dengan wujud budaya lokal, (3) menentukan keterkaitan wujud budaya lokal dengan kompetensi dasar, (4) menjabarkan standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi indikator pencapaian kompetensi yang dapat diukur, (5) menyusun RPP berbasis budaya lokal, (6) menyusun lembar kerja siswa, dan (7) menyiapkan media dan alat peraga pembelajaran yang menunjang pelaksanaan pembelajaran matematika dengan pendekatan kontekstual berbasis budaya lokal. Kata Kunci : kompetensi pedagogik, budaya, budaya lokal, kontekstual.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CERAMAH INTERAKTIF Savira, Annisa’ Ni’ma; Fatmawati, Rahma; Rozin Z, Muchammad; Eko S, Muhammad
Factor M Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode ceramah ialah penerangan dan penuturan secara lisan oleh guru di depan siswa dan di muka kelas. Walaupun metode yang digunakan guru adalah metode ceramah, akan tetapi didalmnya tetap diselipkan Tanya-jawab dengan siswa supaya kelas tetap hidup, materi tersampaikan dan pembelajaran sesuai dengan target. Dengan demikian, upaya dalam meningkatkan minat belajar siswa menggunakan metode ceramah sudah dirasa efektif, dilihat dari pengertian kata minat merupakan kemauan atau keinginan diri melakukan sesuatu. Dibenturkan lagi dengan kenyataan, yakni tradisi penelitian kualitatif semakin mendapatkan tempat dalam wacana keilmuan. Penelitian yang didasarkan dari sudut pandang yang berbeda-beda kemudian dibuktikan kebenarannya dengan cara survei atau melihat realita yang ada baru bisa disimpulkan kebenarannya. Metode ceramah interaktif ialah guru menjelaskan di depan, dihadapan siswa langsung dengan ulasan materi yang disampaikan. Metode ceramah interaktif juga dikenal dengan metode praktis, sebab bisa mengaitkan fenomena kehidupan sehari-hari dan membuat siswa jadi lebih mudah untuk memahami. Kata kunci: minat belajar, metode ceramah, interaktif
GAYA KOGNITIF FIELD-DEPENDENT DAN FIELD-INDEPENDENT SEBAGAI JENDELA PROFIL PEMECAHAN MASALAH POLYA DARI SISWA SMP Wulan, Eka Resti
Factor M Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.142 KB) | DOI: 10.30762/f_m.v1i2.1503

Abstract

The aim of this research is to describe junior high school students? problem solving profile in the Pythagoras Theorem problem based on the cognitive styles of FI and FD. The subjects of this research consisting of two subjects FI and two subjects FD in VIII H SMP Negeri 2 Lumajang. Instruments used: cognitive style tests (GEFT), Pythagoras Theorem problem solving tests, and interview guideline. Problem-solving indicators that be used is Polya's problem solving steps: understanding the problem, devise a plan, carry out the plan, and looking back. The results of this study is the FI subject is better than the FD subject. The FI subject understand the problem very well, arranging a solution plan well, implementing a plan properly, and looking back well. Different from previous research, subject FI make error even though not any Polya?s step. Nevertheless, The FD subjects are categorized as lacking in the step of understanding the problem, devising a plan with deficient category, implementing the plan without looking back on the solution, so it is categorized as lacking and errors emerged at almost every step. Some errors in problem solving showed by FI and FD subjects, so for further research need to analyses errors and the other cognitive style.
ANALISIS KESALAHAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISWA KELAS VIII MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL DI SMP PGRI SUMOBITO Widyaning, Ellok Rini
Factor M Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.148 KB) | DOI: 10.30762/f_m.v2i1.1682

Abstract

Abstrak: Kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dapat dipandang sebagai indikator kesulitan yang dialami siswa bersangkutan sehingga dapat dikatakan, jika siswa mengalami kesulitan maka siswa tersebut akan mengalami kesalahan. Dalam penelitian ini, peneliti menelaah letak kesalahan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita materi system persamaan linier dua variable dan jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita. Kesimpulan penelitian ini adalah, bahwa kesulitan demi kesulitan yang dihadapi siswa bila tidak segera dipecahkan akan selalu dan semakin membebani siswa sehingga secara otomatis akan menghambat proses dan pola piker siswa sehingga prestasi belajarpun juga akan berpengaruh. Peneliti mencari dan memberikan jalan keluar dan mencoba memberikan bantuan pemecahan masalah kepada siswa dengan cara memberikan bimbingan dengan penuh perhatian, kasih sayang, telaten, tanggap terhadap berbagai situasi dan kondisi dan dilanjutkan dengan pemberian pelajaran remedial.Kata kunci: Sistem persamaan dua variabel; soal cerita; remidi
"HASIL UN BURUK HOTS YANG SALAH, BENARKAH?": ANALISIS HOTS PADA SOAL UNBK TERHADAP HASIL UN MATEMATIKA SMA DI INDONESIA akhyar, Muhammad Khoiril
Factor M Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.179 KB) | DOI: 10.30762/f_m.v1i2.1518

Abstract

Banyak siswa SMA mengeluhkan begitu sulitnya soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Mendikbud Muhadjir Effendy menyatakan sulitnya soal tersebut disebabkan oleh disisipkannya soal jenis Higher Order Thinking Skills (HOTS) ditingkat SMA. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  kepustakaan yang bertujuan untuk menganalisis apakah keberadaan HOTS pada soal UNBK menyebabkan rendahnya capaian nilai UN Matematika SMA IPA di Indonesia. Analisis tersebut meliputi klasifikasi HOTS pada soal UNBK berdasarkan taksonomi Bloom yang sudah direvisi oleh Krathwohl  dan  Analisis HOTS terhadap Hasil UN Matematika SMA IPA. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa, jika dilihat dari sudut pandang Widana (2017) yang menyatakan bahwa yang dimaksud soal HOTS, selain harus mencakup aspek Create, Evaluate, dan analysis, juga harus merupakan soal kontekstual dan non rutin, maka soal HOTS hanya dapat memberikan kontribusi kesalahan 39,4% (2017/2018) dan 37,4% (2018/2019). Oleh karena itu, bahkan jika tidak ada satupun soal HOTS yang dijawab dengan benar seharusnya siswa masih mampu mendapatkan capaian lebih tinggi dari hasil UN Matematika SMA IPA yaitu 37,06 (2017/2018) dan 39,23 (2018/2019). Sehingga anggapan bahwa soal HOTS berpengaruh terhadap buruknya nilai UN Matematika SMA IPA di Indonesia tidak terbukti.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Triani, Dewi Agus
Factor M Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.573 KB) | DOI: 10.30762/f_m.v2i1.1690

Abstract

Abstrak: Pengembangan bahan ajar matematika dengan pendekatan kontekstual ini didasarkan pada kenyataan bahwa minimnya bahan ajar yang tersedia sebagai reeferensi belajar siswa. Pengembang menggunakan model desain pengembangan Dick and Lou Carey. Hasil penelitian didapatkan buku ajar matematika mendapat penilaian kualifikasi baik, berdasarkan hasil validasi ahli pembelajaran diperoleh nilai sebesar 89,23%, dari ahli isi mendapat nilai 91% dan dari ahli desain buku ajar mendapat nilai 85%. Hasil tersebut menunjukkan buku ajar sudah layak sehinga tidak perlu revisi. Dari uji coba kelompok kecil mendapatkan nilai 93,23 sedangkan uji coba lapangan mendapatkan nilai 87,75%. Hasil tersebut menunjukkan buku ajar layak digunakan. Hasil pre test dan post test hasil belajar siswa juga menunjukkan ada peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 71.20 menjadi 86.60. Dengan program SPPS 16.0 didapatkan bahwa hasil uji t paired, pada signifikansi (2-tailed) tertulis 0.000 dan t= 16,938. Jadi, bahan ajar matematika terbukti secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Pengembangan, Buku Ajar, Matematika, Kontekstual

Page 1 of 2 | Total Record : 20