cover
Contact Name
Dr. Ferry Lismanto Syaiful, S.Pt
Contact Email
ferrylismanto5@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ferrylismanto5@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Hilirisasi IPTEKS
Published by Universitas Andalas
ISSN : 26217198     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Hilirisasi IPTEKS merupakan salah satu media publikasi ilmiah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas untuk menampung tulisan yang melaporkan hasil kegiatan-kegiatan hilirisasi riset yang dilakukan oleh civitas akademika berupa pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan komersialisasi produk, inovasi produksi, penerapan aplikasi, produk-produk, teknologi, rekayasa sosial, kebijakan publik, prototipe dan permodelan.. Jurnal ini diterbitkan empat (empat) kali setahun yaitu pada bulan Maret Juni, September dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 99 Documents
PENGELOLAAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH PADA MASYARAKAT SEKITAR KAMPUS 2 UNAND, PAYAKUMBUH Saibah, Bintang Rizky Abdullah Majo; Marlina, Winny Alna; Faisal, Ranny Fitriana; Agestayani, Agestayani; Erizal, Erizal; Susiana, Susiana; Srivani, Musbatiq; Ahmad, Faisal Ali; Jauharry, Jauharry
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 4b (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.631 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.4b.274-284.2018

Abstract

Aspek lingkungan, ekonomi dan sosial merupakan tiga pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan. Akan tetapi berdasarkan Dokumen Informasi Kinerja Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) Sumatera Barat Tahun 2017 disebutkan timbulan sampah di Sumatera Barat mencapai 2.452.213 kg/hari dan hanya 34,54% kabupaten/kota yang sudah mengelola sampah dengan benar. Sejauh ini penanganan yang dilakukan terhadap sampah lazimnya adalah dengan penumpukan, pengumpulan, dan pengangkutan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sehingga diperlukan upaya mengurangi sampah dengan cara mengolah dan memilah sampah. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah pemberdayaan bank sampah. Oleh karena itu, Campus 2 UNAND Payakumbuh melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui acara sosialisasi dan pelatihan yang bertema “Menyulap Sampah Menjadi Rupiah” yang tidak lain, bertujuan untuk mendidik masyarakat untuk dapat mereduksi sampahnya. Selain sebagai wujud atas kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan sampah juga dirasa menjadi modal usaha yang minim budget untuk dijadikan bisnis berkelanjutan Dalam pelatihan ini para peserta dibekali ilmu baru tentang pengelolaan sampah dan pemberian nilai tambah pada sampah koran yang tidak terpakai menjadi barang yang berguna seperti vas bunga.
RENCANA AKSI PEREMAJAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT KELOMPOK TANI DAN KUD BUKIT JAYA DI KABUPATEN DHARMASRAYA PROVINSI SUMATERA BARAT Noer, Melinda; Syarfi, Ira Wahyuni; Azhari, Rafnel
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 4b (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.604 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.4b.339-346.2018

Abstract

Perkebunan kelapa sawit di Propinsi Sumatera Barat sudah memasuki umur tanaman yang tidak ekonomis lagi untuk terus diusahakan, sehingga perlu diremajakan untuk mewujudkan pembangunan perkebunan berkelanjutan. Penanaman kembali (replanting) untuk tanaman yang berumur >25 tahun sudah harus dilakukan. Kabupaten Dharmasraya sedang mempersiapkan masyarakat pekebun kelapa sawit untuk program replanting tanaman kelapa sawit. Namun pada banyak kondisi perkebunan rakyat, koperasi petani yakni KUD menjadi penting untuk dikembalikan fungsi dan perannya dalam replanting, sehingga KUD perlu diberdayakan. KUD Bukit Jaya adalah satu-satunya KUD Perkebunan Plasma PIR-Trans di Kab. Dharmasraya yang masih aktif dan antusias untuk melakukan replanting, namun anggotanya belum melaksanakan replanting. Permasalahan KUD Bukit Jaya adalah belum mendapatkan akses bantuan hibah dana replanting, memiliki dana Idapertabun sebagai modal awal replanting namun belum diterima, dan KUD belum memiliki rencana aksi untuk replanting. Kegiatan ini membantu KUD Bukit Jaya untuk menyusun rencana aksi replanting tanaman kelapa sawit di wilayah kerjanya, memfasilitasi akses bantuan hibah dana replanting dan Idapertabun. Hasil kegiatan ini, telah membuat KUD Bukit Jaya memiliki rencana aksi replanting, terbukanya akses untuk pendanaan melalui hibah dana replanting dan bantuan bibit unggul.
PENGEMBANGAN KLASTER TANAMAN CABAI DI KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATERA BARAT Ekaputra, Eri Gas; Arlius, Feri; Chatib, Omil Charmyn; Irsyad, Fadli
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3b (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.391 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3b.99-108.2018

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang paling diminati di masyarakat seperti halnya bawang merah, dan bawang putih. Hal ini dikarenakan komoditas tersebut dibutuhkan disetiap lapisan masyarakat, terutama di Provinsi Sumatera Barat.  Permintaan terhadap cabai biasanya akan semakin tinggi menjelang hari istimewa seperti lebaran, tahun baru, dan hari besar nasional. Tingginya permintaan tersebut akan menyebabkan kenaikan harga cabai di pasaran, diperparah dengan musim hujan dan cuaca ekstrim, hal ini akan menyebabkan produksi cabai menjadi terhambat hingga gagal panen pastinya akan terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan. Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan klaster nasional cabai tersebut adalah perlu adanya dukungan teknologi pertanian serta upaya penumbuhan kelembagaan sehingga diperlukan pendampingan yang intensif. Kepentingan masing-masing petani yang beragam dapat menjadi tantangan sekaligus peluang dalam penyadaran petani untuk berkelompok. Sehingga perlakuan dominasi pengumpul cabe dengan melakukan kegiatan spekulatif menjual cabai di suatu wilayah dengan harga yang tinggi mengakibatkan adanya supply shock yang pada akhirnya dapat memicu inflasi pada wilayah sentra cabai. Perubahan iklim wilayah yang terjadi pada tingkat probabilitas yang bervariasi berkisar antara 58 % - 100 %. Parameter iklim yang mengalami tren signifikan yaitu; kecepatan angin kumulatif dan maksimum dengan tren negatif pada probabilitas 100%, kelembaban relatif rata-rata dan minimum dengan tren positif pada probabilitas sebesar 100 %, dan Evaporasi dengan tren positif pada probabilitas rata-rata 95 %. Berdasarkan perhitungan neraca air pada Stasiun Candung didapatkan jadwal tanam cabai yang tepat berada pada Bulan Februari. Sedangkan pada Stasiun Matur, jadwal yang tanam cabai dapat dilakukan pada Bulan Mei, dan Stasiun Gobah pada Bulan Januari. Diharapkan kepada petani cabai untuk menyesuaikan jadwal tanam cabai pada bulan tersebut agar mendapatkan kuantitas dan kualitas cabai yang diharapkan.
DISEMINASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PAKAN BUATAN ALTERNATIF DENGAN CAMPURAN LIMBAH KANGKUNG AIR, IPOMOEA AQUATICA FORKS UNTUK PEMBUDIDAYA IKAN DI SUMATERA BARAT Efrizal, Efrizal; Rusnam, Rusnam; Syaiful, Ferry Lismanto
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.938 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.1-10.2018

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk pemanfaatan limbah kangkung air, Ipomoea aquatica Forks, sebagai salah satu bahan baku (material row) pakan buatan alternatif  dan  meningkatkan pengetahuan serta keterampilan petani ikan (masyarakat) Kelurahan Koto Tangah dalam bidang usaha pembuatan pakan/pelet ikan di Sumatera Barat.  Metoda yang digunakan dalam kegiatan ini adalah  (1) Penyuluhan (ceramah), dan (2) Peragaan pembuatan tepung dari limbah kangkung air dan pembuatan  pelet/pakan ikan alternatif dengan campuran tepung kangkung air. Dari hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:Pengetahuan dan keterampilan kelompok tani sawah laweh dan kelompok tani ikan batang kandis jaya di Desa Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kec. Koto Tangah Padang sebelum dilaksanakan kegiatan pengabdian IbM ini masih sangat rendah. Namun demikian  motivasi atau keinginan masyarakat kelompok tani mitra IbM untuk melakukan usaha budidaya atau pemeliharaan ikan sangat besar. Hal ini dapat dilihat dari keinginan masyarakat kelompok tani mitra IbM  untuk menguasai teknologi pembuatan pakan ikan dari hasil limbah kangkung  air sangat  tingg. Lebih jauh dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mencari pakan alternatif untuk pakan ikan sehingga kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik di kedua daerah mitra.
TRANSFER TEKNOLOGI SAMBUNG MENGGUNAKAN ANAKAN (Root-sucker) SEBAGAI BATANG BAWAH UNTUK PROPAGASI TANAMAN KESEMEK DI BATU BAGIRIEK ALAHAN PANJANG Hayati, P.K. Dewi; Sutoyo, Sutoyo; Herawati, Netti; Suliansyah, Irfan; Marta, Nini; Kuswandi, Kuswandi
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.546 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.11-17.2018

Abstract

Persimmon, kesemek, buah kaki atau manggih hutan dalam bahasa minang adalah berbagai sebutan untuk buah yang dihasilkan oleh tanaman pohon  Diospyros kaki Thunb.  Buah kesemek mengandung berbagai nutrisi penting, anti toksik dan bahkan anti kanker. Kesemek merupakan tanaman sub tropika sehingga di Indonesia kesemek hanya beradaptasi pada ketinggian ± 1400 mdpl, seperti Alahan Panjang. Petani biasanya menggunakan anakan untuk perbanyakan, namun akibatnya tanaman membutuhkan waktu yang lama untuk berbuah, lebih dari 8 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer teknologi sambung pucuk menggunakan anakan (root-sucker) sebagai batang bawah (root-stock) sebagai upaya untuk mendapatkan perbanyakan kesemek secara cepat dan tanaman cepat berbuah. Mitra kegiatan ini adalah kelompok tani Harapan Baru yang berada di Batu Bagiriek Alahan Panjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat dari bulan Oktober hingga Desember 2016. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan grafting. Hasil kegiatan adalah petani meningkat pengetahuannya tentang manfaat buah kesemek, teknik budidaya dan pasca panen serta mampu melakukan grafting atau penyambungan pada kesemek menggunakan root-sucker (anakan) sebagai batang bawah. Berdasarkan hasil uji statistika menggunakan analisis Likert, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan memiliki nilai indeks 92, menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan bermanfaat atau berhasil mentransfer pengetahuan dan juga keterampilan kepada petani.
DISEMINASI TEKNOLOGI DETEKSI KEBUNTINGAN DINI “DEEA GESTDECT” TERHADAP SAPI POTONG DI KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT Syaiful, Ferry Lismanto
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.18-25.2018

Abstract

Daerah Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki potensi lahan perkebunan maupun pertanian yang cukup luas. Kinali merupakan salah satu nagari di Pasaman Barat dengan luas wilayah  489.64 km₂ merupakan salah satu nagari di Kabupaten ini yang memiliki daya dukung lahan yang luas dan berpotensi dalam pengembangan usaha peternakan sapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi pada peternak dan masyarakat tentang optimalisasi penggunaan “DEEA GestDect” sebagai deteksi kebuntingan dini pada sapi rakyat dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peternak dalam penangan reproduksi/ kebuntingan ternak di daerah Kinali Pasaman Barat. Metoda yang digunakan dalam kegiatan ini adalah (1) Penyuluhan (ceramah), dan (2) Demontrasi pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) dan desiminasi teknologi penggunaan “DEEA GestDect” sebagai alat deteksi kebuntingan dini pada sapi rakyat. Dari hasil kegiatan pengabdian yang telah dilakukan maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: Pengetahuan dan keterampilan peternak dan masyarakat di daerah Kinali Pasaman Barat sebelum dilaksanakan kegiatan pengabdian ini belum mengenal deteksi kebuntingan dini pada sapi. Namun demikian  motivasi atau keinginan peternak dan masyarakat untuk melakukan usaha budidaya ternak sapi sangat besar. Hal ini dapat dilihat dari keinginan peternak dan masyarakat untuk menguasai teknologi teknologi deteksi kebuntingan dini “DEEA GestDect” terhadap sapi rakyat sangat  tinggi. Lebih jauh dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam penangan reproduksi/ kebuntingan dini ternak di daerah Kinali Pasaman Barat.
OPTIMALISASI PERFORMANCE REPRODUKSI DAN ADOPSI INOVASI UREA MOLASES BLOCK (UMB) PADA KELOMPOK PETERNAKAN SAPI MAKMUR, KECAMATAN PAUH, PADANG Ediset, Ediset; Rusmana, Rusmana; Heriyanto, Edwin; Anas, Amrizal; Basyar, Basril
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.846 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.26-32.2018

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada kelompok peternak ini adalah untuk: 1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang performance reproduksi, 2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam membuat pakan ternak Urea Molases Block (UMB), dan 3) menumbuhkan semangat kewirausahaan di bidang peternakan sapi. Sasaran dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah anggota kelompok peternak sapi Makmur dan peternak lain yang bukan anggota kelompok serta Penyuluh Pertanian yang memilki wilayah kerja di lokasi kegiatan pengabdian. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode penyuluhan dengan beberapa pendekatan, yaitu metode ceramah/ sosialisasi, kunjungan rumah dan usaha tani serta metode demonstrasi. Pendekatan ceramah/ sosialisasi dipakai pada waktu penyampaian materi yang berkaitan dengan semangat kewirausahaan, dan pendekatan kunjungan rumah dilakukan untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan cara reproduksi, sedangkan pendekatan penyuluhan demonstrasi diterapkan pada kegiatan pengenalan inovasi pakan Urea Molases Block (UMB). Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menunjukan bahwa partisipasi sasaran kegiatan pengabdian begitu tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian karena di samping anggota kelompok yang hadir juga hadir peternak lain, penyuluh dan bahkan mahasiswa peternakan yang sedang melakukan Farm Experience, serta pada sesi diskusi banyak pertanyaan yang muncul terkait dengan materi yang dipaparkan oleh narasumber bahkan pada beberapa aspek terjadi diskusi yang cukup mendalam. Gambaran partisipasi kegiatan tersebut sejalan dengan perubahan perilaku yang terjadi pada sasaran kegiatan, terutama perubahan pada aspek koknitif dan perubahan pada aspek psikomotorik, di mana pada aspek koknitif peternak mengetahui potensi ekonomi usaha peternakan sapi serta mengetahui dan terampil mengatur reproduksi ternak terutama setelah induk melahirkan anak, serta terampil cara membuat UMB dan cara memberikan UMB pada ternak sapi yang dipelihara.
PENGEMBANGAN USAHA KELOMPOK PRODUSEN DADIH DI KECAMATAN TILATANG KAMANG Suresti, Amna; Aritonang, Salam N; Wati, Rahmi
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.218 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.33-42.2018

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pelatihan, pembinaan dan pendampingan pada kelompok produsen dadih di Kecamatan Tilatang Kamang. Kegiatan ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan motivasi wirausaha mitra; 2) meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang manajemen pemeliharaan ternak kerbau; 3) meningkatkan kemampuan mitra dalam mendiversifikasi dadih menjadi beberapa produk serta 4) mengembangkan wilayah pemasaran. Hasil dari kegiatan ini di antaranya adalah: 1) meningkatkan jiwa kewirausahaan mitra sebagai upaya menunjang kegiatan pengembangan kelompok; 2) Kegiatan penyuluhan manajemen pemeliharaan ternak kerbau mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan peternak dalam memelihara ternak kerbau; 3). Pelatihan dan percontohan diversifikasi dadih mampu meningkatkan pendapatan dan 4) Kegiatan promosi dan pengembangan jaringan pemasaran telah dijadikan sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan volume produksi kelompok usaha.
INTRODUKSI IPTEKS PADA PETERNAKAN SAPI DI KELOMPOK TANI RAWANG SAIYO DAN KELOMPOK TANI TUAH SEPAKAT Sowmen, Simel; Khasrad, Khasrad; Rusdimansyah, Rusdimansyah
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.133 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.43-49.2018

Abstract

Kegiatan pengabdian bagi kelompok tani Rawang Saiyo dan kelompok tani Tuah Sepakat di Kabupaten Solok dan Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat dengan target luaran menumbuhkan swadaya masyarakat dalam usaha peternakan sapi potong dan pemanfaatan lahan untuk kebun rumput atau pastura; mencoba mengatasi permasalahan kondisi kandang yang belum memadai, kekurangan stok air akibat penampung air yang bocor dan sumber air yang jauh, lamanya proses pengolahan kotoran akibat kurang memadainya tempat pengolahan kotoran, kekurangan hijauan yang terjadi saat musim kemarau karena banyak tanaman hijauan yang mati. Program ini dilakukan dengan metode penyuluhan, diskusi terfokus, percontohan dan pelatihan. Metode pelaksanaan ipteks dilakukan dengan menerapkan sejumlah teknologi sesuai permasalahan yang ada yaitu perbaikan kandang, perbaikan tempat pengolahan kotoran dan penampung air serta peningkatan produksi pastura alam dengan introduksi leguminosa cover crop, usaha pengadaan air ke kelompok tani sehingga dapat menjamin kelangsungan usaha peternakan sapi. Pemanfaatan jerami padi yang merupakan by product dari sawah yang berada dekat kelompok tani melalui teknologi amoniasi jerami sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengganti hijauan.
TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS KOTORAN SAPI SIMENTAL DENGAN PENGGUNAAN TITHONIA (Thitonia diversifolia) DAN MOL REBUNG PADA KELOMPOK TANI TERNAK Rakhmadi, Ade; Allismawita, Allismawita; Juliyarsi, Indri
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 3a (2018): September 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.38 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.3.50-55.2018

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bersifat penyuluhan. Dengan mengambil judul : Penyuluhan Penambahan Tithonia (Thitonia diversifolia) dan MOL Rebung Pada Pembuatan Kompos Kotoran Sapi Simental Kelompok Tani Ternak Di-Kanagarian Koto Baru Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar. Penyuluhan ini dilatarbelakangi kesulitan petani peternak di-Kanagarian Koto Baru dalam memperoleh pupuk. Disamping harganya yang mahal pupuk juga sulit untuk didapatkan.Maka dari latarbelakang itu masyarakat ingin berubah dari membeli pupuk anorganik ke pupuk organik seperti kompos. Kompos merupakan pupuk organik yang mudah didapatkan. Dalam pembuatannya membutuhkan waktu 4-6 bulan.Hal ini dapat dipersingkat dengan pemakaian starter kompos seperti EM4 dan stardex.Akan tetapi starter kompos ini berharga mahal dan sulit didapatkan. Untuk itu maka MOL (Mikro Organisme Lokal) Rebung dapat menggantikan starter yang mahal. Selain harga yang murah, MOL Rebung ini mudah dibiakkan. Kotoran sapi Simmental merupakan bahan baku pembuatan pupuk kompos. Akan tetapi masih mempunyai unsur hara yang rendah.Untuk itu ditambahkan tithonia sebagai penambah unsur haranya.Penyuluhan di Kanagarian Koto Baru mendapat antusias yang besar dari masyarakat, karena masyarakat sangat membutuhkan pupuk kompos. Dalam penyuluhan masyarakat diajarkan dalam memperbanyak starter MOL dari Rebung. Perbanyakan starter ini menggunakan rebung, gula merah dan air cucian beras sebagai medianya.

Page 1 of 10 | Total Record : 99