cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Agrine?a
ISSN : 08542813     EISSN : 23016698     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Journal Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
UJI EFIKASI INSEKTISIDA BAHAN AKTIF PERMETRIN 300 G/L TERHADAP POPULASI HAMA ULAT DAUN (PLUTELLA XYLOSTELLA L) PADA TANAMAN KUBIS (BRASSICA OLERACEA) KUSNANTO, JOKO; KURNIA DEWI, TYAS SOEMARAH; BUDIYONO, AGUS; SUPRAPTI, ENDANG; HARYUNI, HARYUNI
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.205 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.903

Abstract

Cabbage plants (Brassica oleracea) are one of the vegetables that are widely cultivated by farmers in Indonesia, both in the highlands and lowlands. Cabbage plants are usually cultivated at the beginning of the dry season. Cabbage has high production potential and its marketing is relatively easy. So that it is right if the cabbage is prioritized as one of the leaf vegetable plants that needs to be further developed. Cabbage production in the last six years shows a trend of fluctuations every year. Production in 2012 increased by 0.14% to 7,550,021 tons from 7,539,533 tons, then increased by 1.95% to 7,469,013 tons in 2013, and decreased 3.06% to 7,461,697 tons in 2014, then in 2015 it decreased 2.62% to 7,265,840 tons, then in 2016 the production increased to 7,274,126 tons and subsequently in 2017 it increased 2.64%. Fluctuations in cabbage production are inseparable from the effect of an increase or decrease in the area of harvest and the attack of plant pests. The aim of this study was to determine the most effective concentration of the active ingredient of Permethrin 300 g/l to control Plutella xylostella L caterpillar pest in cabbage plants. This research was conducted in Sudimoro Village, Teras Subdistrict, Boyolali Regency at an altitude of 196 m above sea level with alluvial brown soil types, with soil solum thickness > 90 cm. Based on the Oldeman classification, Sudimoro Village is a D3 zone, with a wet month length of 3-4 months and a dry month length of 3-6 months. The method used in the study was a non factorial Complete Group Randomized Design (RAKL) with 5 (five) different concentrations of insecticide treatments. The concentration treatments used were 1 cc/ liters (C1), 0.75 cc/ liters (C2), 0.5 cc/ liters (C3), 0.25 cc/ liters (C4), and control (C5). The results showed that the treatment of the active ingredient concentration of insecticide Permethrin 300 g/l had a very significant effect on the parameters of the Plutella xylostella L population, the weight of the wet stover, the weight of the crop, and the diameter of the crop. However, it does not significantly affect the parameters of plant height and dry stover weight.The effectiveness of the active ingredient insecticide Permethrin 300 g/l in the parameters of the population of Plutella xylostella L is best in the treatment concentration of 0.75 cc/ liters (C2), with a 100% efficacy rate.
KARAKTER PERAKARAN DAN HASIL BERBAGAI VARIETAS PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) DENGAN APLIKASI MIKORIZA PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN PRIYANTO, JOKO; AZIEZ, ACHMAD FATCHUL; HARIENI, SETIE
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.322 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.902

Abstract

Padi (Oryza sativa L) merupakan komoditas pangan yang sangat penting peranannya dan menjadi komoditas utama pangan di indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi padi melalui teknik budidaya padi dengan menambahkan mikoriza pada tanaman. Akar adalah bagian terpenting pada tanaman yang berada didalam tanah dan memiliki peran yang sangat penting dan menyerap air dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mikoriza terhadap karakter perakaran dan hasil varietas padi sawah yang dibudidayakan pada lahan tadah hujan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2018 sampai dengan Juli 2018 di di desa Demangan, kecamatan Sambi, kabupaten Boyolali. Dengan lahan sawah tadah hujan dan ketinggian tempat 130 mdpl dengan jenis tanah Regosol dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dan di Laboratorium Ilmu Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara Split Plot dengan dua faktor yaitu mikoriza sebagai main plot dan varietas sebagai sub plot dan diulang tiga kali dengan taraf mikoriza sebagai berikut ; M0 : tanpa mikoriza, M1 : dengan mikoriza dan varietas dengan taraf sebagai berikut ; V1 : varietas situbagendit, V2 : varietas pepe, V3 : varietas mentikwangi, V4 : varietas way apo buru, V5 : varietas memberamo, V6 : varietas mekongga, V7 : varietas IR 64, V8 : varietas inpari13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) perlakuan penggunaan mikoriza pada tanaman padi menunjukkan berpengaruh berbeda nyata terhadap panjang akar, luas permukaan, berat segar dan kering akar, berat kering tanaman dan berat gabah kering panen/petak. (2) Perlakuan berbagai varietas tanaman padi merupakan cara untuk mengetahui varietas terbaik. Varietas yang terbaik adalah varietas memberamo karena dapat terinfeksi mikoriza dengan sangat efektif. (3) Hasil tertinggi berat gabah kering panen/hektar terdapat pada M1V1 dengan perlakuan dengan mikoriza varietas memberamo dengan berat 3.725 kg, dan hasil terendah berat gabah kering panen/petak terdapat pada M0V7 dengan perlakuan tanpa mikoriza varietas IR 64 dengan berat 1.956 kg.
ANALISIS KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENARIK PENGUNJUNG (STUDI PADA KAMPOENG KOPI BANARAN, PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX KABUPATEN SEMARANG) SIPAYUNG, EUNIKE; PRIYANTO, SONY HERU
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.129 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.901

Abstract

This research was conducted in Kampoeng Kopi Banaran (Kakoba), an agrotourism owned by PT. Perkebunan Nusantara IX (Persero) located in the area of coffee plantation Getas Afdeling Assinan, Jl. Raya Semarang ? Solo KM 1,5. Thisresearch aims to: (1) knowing Kakoba?s marketing communication (2) knowing the changing and factors affecting Kakoba?s marketing communications(3) knowing the impact of Kakoba?s marketing communication changes in attracting visitors. This research was conducted on February ? March 2018. The participants of this research were the management of Kakoba. Data collection techniques used were observation, interviews, and study documentation.This study used a qualitative approach with descriptive design.The research results explain Kakoba marketing communication strategies are: advertising, direct marketing, and sales promotion. There is one discovery about marketing communication strategy: private relation. There are other types of communication: physical environment and quality of services that support the delivery of messages to visitors. Factors affecting the changing of marketing communications in Kampoeng Kopi Banaran is technology and information, as well as the better assessment and consumer knowledge. The impact of agrotourism marketing communication changes in Kakoba is the increasing number of visitors from year to year.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP HASIL BEBERAPA MACAM VARIETAS TANAMAN KEDELAI ( GLYCINE MAX L) BAGUS SETYAWAN, NUR MUHAMAD; HARIENI, SETIE; WIYONO, WIYONO
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.362 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.900

Abstract

Kebutuhan kedelai tahun 2015 sebanyak 963,10 ribu ton biji kering. Meningkat sebanyak 8,10 ribu ton ( 0,85 persen ) dibandingkan tahun 2014. Peningkatan produksi tersebut terjadi di luar Pulau Jawa sebanyak 30,41 ribu ton, sementara di Pulau Jawa terjadi penurunan produksi sebanyak 22,31 ribu ton. Peningkatan produksi kedelai terjadi karena kenaikan produktivitas sebesar 0,18 kuintal/hektar ( 1,16 persen ) meskipun luas panen mengalami penurunan seluas 1,80 ribu hektar ( 0,29 persen ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, untuk mengetahui pengaruh varietas tanaman kedelai terhadap dosis pupuk kandang kambing dan untuk mengetahui interaksi antara dosis pupuk kandang kambing dengan varietas tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di Desa Teguhan Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen, dengan ketinggian tempat 86 dpl dengan jenis tanah grumusol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama dosis pupuk kandang kambing dan faktor kedua varietas tanaman kedelai dan diulang 3 kali. Adapun faktor penelitian dimaksud sebagai berikut : 1) Faktor I, Dosis pupuk kandang kambing (K) yaitu K0 : 0 kg/ha (kontrol), K1 : 10 ton/ha, K2 : 20 ton/ha, K3 : 30 ton/ha, 2) Faktor II, Macam Varietas Kedelai (V) yaitu V1 : Grobogan, V2 : Burangrang, V3 : Baluran. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian ini adalah 1) Perlakuan dosis pupuk kandang kambing pada semua parameter dengan penggunaan dosis 10 ton/ha menunjukkan rata-rata hasil yang berbeda dengan hasil yang lebih banyak dibandingkan parameter lainnya, Perlakuan macam varietas menunjukkan bahwa varietas baluran merupakan varietas dengan hasil yang terbaik dibandingkan kedua varietas lainnya pada semua parameter penelitian, 2) interaksi antara dosis pupuk kandang dan macam varietas kedelai pada semua parameter penelitian menunjukkan tidak berbeda nyata. 3) Untuk hasil kedelai pada berat biji per petak tertinggi pada perlakuan varietas Baluran yaitu 299,5 g ( 2,11 ton/ha ) dan terendah pada perlakuan verietas Grobogan yaitu 206 g ( 1,39 ton/ha ).
KESESUAIAN BERBAGAI VARIETAS PADI SAWAH PADA BUDIDAYAORGANIK AZIEZ, ACHMAD FATCHUL
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.315 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.899

Abstract

Varietas padi sawah sangat banyak namun setiap varietas mempunyai karakter agronomi dan fisiologi yang berbeda. Tidak semua varietas sesuai untuk dibudidayakan secara organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari varietas yang memang sesuai untuk budidaya secara organik.Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dengan tanah Inceptisol. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 15x2 dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas dua faktor. Faktor I adalah cara budidaya yaitu budidaya organik dan budidaya konvensional dan faktor II adalah macam varietas terdiri 15 varietas yaitu Mentikwangi, Mentiksusu, Pandanwangi, Rojolele, Cianjur, Pelita Remaja, IR64, Situbagendit, Cisedane, Ciherang, Inpari, Gilirang, Cimelati dan Fatmawati. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SAS 9.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa Varietas Mentikwangi, Pelita I-1 dan Fatmawati menghasilkan berat gabah yang meningkat bilamana dibudidayakan secara organik. 
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPETITIF CPO INDONESIA PRASETYO, AGUNG
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.069 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.898

Abstract

Penurunan permintaan berbagai negara importir CPO selama 2017 menyebabkan kondisi persaingan antar negara eksportir CPO seperti Indonesia, Malaysia, Colombia, Brazil dan Thailand menjadi lebih ketat. Guna memenangkan persaingan dengan pesaing salah satu variabel yang menjadi tolok ukur utama adalah harga barang yang dijual.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keunggulan secara kompetitif CPO Indonesia dengan menggunakan konsep Biaya Sumber Daya Domestik dengan analisis CAR (Competitive Advantages Ratio). Hasil penelitian menunjukanIndonesia memiliki keunggulan secara kompetitif dengan nilai CAR 0,3-0,41. Keunggulan kompetitif di Indonesia dicapai dengan penggunaan yang efektif pada biaya yang bersumber dari sumber daya domestik. Keunggulan kompetitif dapat menjadi lebih baik jika Indonesia bisa menghasilkan sendiri berbagai input produksi kelapa sawit seperti pupuk, pestisida dan berbagai mesin dan peralatan budidaya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT KONSUMEN BERBELANJA BERAS ORGANIK DI SURAKARTA KARTIKASARI, RATIH DWI; PRASETYOWQATI, KUSRIANI; SUSWADI, SUSWADI
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.817 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.897

Abstract

Perkembangan permintaan akan produk organik banyak disebabkan oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi produk pangan yang rendah residu bahan kimia sebagai bagian dari kecenderungan gaya hidup sehat dan kembali ke alam. Salah satu hasil pertanian yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia adalah beras. Persepsi konsumen tentang produk sangat bervariasi, oleh karenanya pemasar harus memperhatikan kebutuhan dan selera konsumen demi menghadapi persaingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengethaui tingkat kepentingan konsumen dalam berbelanja beras organik di Surakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan  Maret 2019 di Kota Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total 30 resoponden. Analisis data menggunakan Prosentase Excel dan dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kesehatan menjadi alasan paling penting bagi konsumen dalam mengkonsumsi beras organik dengan prosenatse sebesar 91%. Rata-rata tingkat kepentingan konsumen dalam berbelanja beras organik tergolong tinggi yaitu 80%. Oleh karena itu penting bagi pedagang atau produsen untuk menjaga dan meningkatkan kinerjanya sehingga konsumen memperoleh kepuasan dalam berbelanja beras organik.
PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DENGAN TEGEL SERTA FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN KASWATI, KASWATI; YULIAWATI, YULIAWATI
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.965 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produktivitas dan pendapatan usahatani padi sistem tanam jajar legowo dengan sistem tanam tegel serta faktor ? faktor yang mempengaruhi pendapatan di Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Metode pengambilan sampel secara acak sederhana dengan jumlah sampel sebanyak 69 petani yang terdiri dari 36 petani sistem tanam jajar legowo dan 33 petani sistem tanam tegel. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Analisis data dengan uji t tidak berpasangan dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan rata ? rata produktivitas padi sistem tanam jajar legowo tidak berbeda nyata dengan sistem tanam tegel. Pendapatan usahatani pada sistem tanam jajar legowo lebih besar dan berbeda nyata dengan sistem tanam tegel. Faktor ? faktor yang mempengaruhi pendapatan adalah harga benih, harga pestisida, upah tenaga kerja, luas lahan, dan sistem tanam.
KAJIAN EFISIENSI PEMASARAN KUBIS (BRASSICA OLERACEA) STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI SUMBER MAKMUR DESA CONTO KECAMATAN BULUKERTO KABUPATEN WONOGIRI HENDRIASTO, ROHMAWAN; HANDAYANI, MTH; SUSWADI, SUSWADI; PRASETYOWATI, KUSRIANI
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 19 No 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.983 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi saluran pemasaran, margin pemasaran dan efisiensi ekonomi pemasaran kubis (Brassica oleracea) pada kelompok tani Sumber Makmur.Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Mei 2018 di Desa Conto Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri dengan ketinggian tempat 750 mdpl.Penelitian ini menggunakan metode penentuan daerah secara purposive sampling, penentuan responden petani menggunakan metode random sampling dan snoball sampling untuk responden lembaga pemasaran.Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara pencatatan dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan di kelompok tani Sumber Makmur terdapat tiga saluran pemasaran, total biaya pemasaran terbesar pada saluran pemasaran I (Rp. 845,00/kg) dan total biaya pemasaran terendah pada saluran pemasaran III (Rp. 152,00/kg). Total keuntungan terbesar pada saluran pemasaran II (Rp. 2.276,30/kg) dan total keuntungan terendah pada saluran Pemasaran III (Rp. 628,77/kg). Margin saluran pemasaran II merupakan margin terbesar (Rp. 2.698,30/kg) dan margin saluran pemasaran terendah pada saluran pemasaran III (Rp. 780,77/kg). Farmer?s share terbesar pada saluran pemasaran III (77,77 %) dan famer?s share terendah pada saluran pemasaran II (51,04 %). Saluran pemasaran kubis di kelompok tani Sumber Makmur Desa Conto Kecamatan Bulukerto yang paling efisien adalah pada saluran pemasaran III yaitu dari petani ke pedagang kecil kemudian ke konsumen akhir.
PENGARUH PEMBERIAN VARIAN HERBAL JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DENGAN AUTOMATIC FEEDER TERHADAP PANJANG TUNGKAI (FEMUR, TIBIA, METATARSO) PADA ITIK (ANAS JAVANICUS) Rakhmawati, Reni; Sulistyoningsih, Mei
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 20 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/afp.v20i1.1015

Abstract

This study aims to determine the effect of giving ginger elephant and ginger empiric herbs by using automatic feeder or manual feed tool to the length of the leg bones (femur, tibia, metatarso) in ducks. This study used randomized randomized controlled trials with four treatments and three repetitions. GP1 (Feed + Automatic Feeder + Elephant Ginger 2%), GP2 (Feed + Manual + Elephant Ginger 2%), EP1 (Feed + Automatic Feeder + Emprit Ginger 2%), EP 2 (Feed + Manual + Empritic Ginger 2%). The parameters measured were the length of the leg bones (femur, tibia, metatarso) of ducks. The results of the analysis showed that the total bone length of the femur was 6.51 cm with Fcount (0.038) <Ftable (5.32), the total length of the total tibia bone was 11.9 cm with Fcount (1,313) <Ftable (5, 32), and the results of the total length of the metatarso bone are 6.67 cm with Fcount (0.668)> Ftable (5.32). These results indicate that the effect of giving ginger elephant and empirical ginger using a feed device Automatic feeder or manually has no significant effect (P> 0.05) on the length of the leg bones (femur, tibia, metatarso) of ducks. The results are not significantly different which causes the Automatic feeder tool to be a new breakthrough for replacing the manual feed tool for feeding ducks

Page 1 of 2 | Total Record : 18