cover
Contact Name
Muhammad Agreindra Helmiawan
Contact Email
agreindra@stmik-sumedang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@stmik-sumedang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumedang,
Jawa barat
INDONESIA
Infoman's
ISSN : 19783310     EISSN : 26153467     DOI : -
Core Subject : Science,
Infoman's Journal is a scientific journal published by the STMIK Sumedang. This journal contains scientific papers from Academics, Researchers, and Practitioners about research on informatics.
Arjuna Subject : -
Articles 71 Documents
Perancangan Arsitektur Enterprise Sistem Informasi Sekolah Dengan Menggunakan TOGAF ADM (Studi Kasus : SMK Informatika Sumedang) Santika, Deris
Infoman's Vol 10 No 2 (2016): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v10i2.3

Abstract

Arsitektur enterprise sistem informasi sekolah SMK Informatika Sumedang dirancang untukmemenuhi kebutuhan sekolah yang membutuhkan layanan untuk seluruh pihak yang terlibatdalam sistem sekolah yang terkomputerisasi untuk meningkatkan pelayanan dan menunjangsekolah dalam mewujudkan visi misi sekolah sehingga lebih optimal dan lebih efisien. Hasil daripenelitian ini adalah berupa blueprint arsitektur sistem informasi sekolah SMK InformatikaSumedang yang akan menunjang proses yang ada pada sekolah secara menyeluruh danmenyelesaikan permasalahan sistem informasi yang masih belum terintegrasi.
Virtual Learning Environment Supriadi, Fidi
Infoman's Vol 10 No 2 (2016): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v10i2.5

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menyebabkan terjadinya perubahan dalam paradigma pembelajaran. Penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran, menjadi salah satu unsur dalam perubahan tersebut. Hal ini karena e-learning dapat mencakup kebebasan interaksi antara siswa dan instruktur, atau antar sesama siswa, dalam hal keterbatasan waktu dan ruang belajar. Virtual world sebagai suatu bentuk simulasi 3D dapat menjadi salah satu alternatif dalam penerapan e-learning. Bahasan dari Penelitian ini adalah menyediakan penggunaan virtual worldsebagai sarana pembelajaran virtual (virtual learning)
Perancangan Web Travel Dan Pariwisata Di Kabupaten Sumedang Darmanto, Ipan
Infoman's Vol 10 No 2 (2016): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v10i2.6

Abstract

Posisi strategis dan peran penting Kabupaten Sumedang khusunya dalam bidang kepariwisataan nasional, regional, dan lokal ataupun sebagai bagian ekonomi utama di ekonomi jawa barat memerlukan pengelolaan secara optimal terkait pelibatan masyarakat dalam sektor pariwisata secara berkelanjutan. Langkah awal dari keterlibatan masyarakat dalam keikutsertaan pemberdayaan ekonomi Kab. Sumedang pembuatan media pemaran baru dalam bidang pariwisata. Dimana media ini memanfaatkan keberadaan teknologi informasi sebagai media pemasaran baru dalam hal pemasaran. Lebih lanjut, pembuatan media pemasaran ini di terapkan dengan menggabungkan tiga sektor menjadi sektor baru. Ketiga bidang tersebut adalah bidang pariwisata, perhotelan, dan travel yang berada di daerah Kab. Sumedang. Penelitian ini berfokus pada upaya penerapan teknologi informasi dalam sektor pariwisata, travel, dan kuliner. Penelitian ini menggunakan model prototype, diskusi dengan pusat penelitian, serta praktek. Hasil akhir yang dicapai adalah terbentuknya sebuah media pemasaran dibidang pariwisata yang dituangkan dalam bentuk web dimana didalamnya memuat semua sektor pariwisata, travel dan kulier menjadi satu bagian yang menjadi satu(convergence).
Media Promosi PMB STMIK Sumedang Dengan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android Helmiawan, Muhammad Agreindra
Infoman's Vol 10 No 2 (2016): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v10i2.8

Abstract

Penggunaan brosur sangat mempengaruhi tingginya ketertarikan konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan, bentuk dan tata letak brosur tergantung dengan produk yang ditawarkan dan merupakan satu kesatuan dari strategi pemasaran. oleh sebab itu produsen berlomba–lomba merancang brosur yang interaktif dan menarik, namun pada perkebangan teknologi informasi sekarang ini banyak bermuncula media lain dalam pemasaran, yaitu Augmented Reality. Dengan media Augmented Reality , panitia PMB akan dimudahkan dalam memperkenalkan kampus serta menjadi media alternatif untuk mempromosikan STMIK Sumedang dan mengenalkan sarana dan prasarana yang ada di STMIK Sumedang, biasanya calon mahasiswa selalu betanya tentang dimana dan bagaimana keberadaan atau gedung STMIK Sumedang tersebut, dengan Augmented Reality ini calon mahasiswa baru bisa langsung melihat tentang apa yang ada di STMIK Sumedang mulai dari gedung, fasilitas dan kegiatan-kegiatan yang ada di STMIK Sumedang, dengan demikian calon mahasiswa baru akan mengetahuinya informasi yang di butuhkannya mengenai STMIK Sumedang
Sistem Informasi Bantuan Sosial Bagian Kesra Setda Kabupaten Sumedang Julian, Egi
Infoman's Vol 10 No 2 (2016): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.591 KB) | DOI: 10.33481/infomans.v10i2.10

Abstract

Sistem Informasi Bantuan Sosial Pada Bagian Kesra Setda Kabupaten Sumedang merupakan sarana melatih dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dibangku kuliah kedalam dunia kerja, melatih kemampuan, disiplin, tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan memberikan pengalaman kerja bagi mahasiswa agar siap dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.Pembuatan Sistem tersebut menggunakan metodologi Prototyping. Metode ini sangat baik digunakan untuk menyelesaikan masalah kesalahpahaman antara user dan analis yang timbul akibat user tidak mampu mendefinisikan secara jelas kebutuhannya. Aplikasi ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang ditandai dengan kondisi kehidupan masyarakat sumedang yang memenuhi standar kelayakan dalam pemenuhan kebutuhan di bidang keagamaan, pendidikan dan sosial. Selanjutnya, penulis berharap sistem ini dapat melakukan pengelolaan yang lebih terkomputerisas dari berbagai segi, sehingga dapat menghasilkan Proses pelayanan yang lebih baik pada kegiatan bantuan sosial Bidang Keagamaan, Pendidikan dan Sosial di Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumedang.
Perancangan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang Guntara, Agun
Infoman's Vol 10 No 2 (2016): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v10i2.12

Abstract

Arsitektur sistem Informasi enterprise Puskesmas Cimalaka secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan Puskesmas yang menginginkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terkomputerisasi untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan tugas Puskesmas baik dari sisi operasional, pelaporan, serta pengawasan dapat lebih mudah dan efisien untuk menciptakan good governance. Metodologi penelitian yang penulis gunakan yaitu studi pustaka, wawancara, observasi, dan menggunakan Togaf ADM sebagai framework dalam penrancangan arsitektur. TOGAF (The Open Group Architecture Technique) sebagai salah satu metoda atau kerangka acuan untuk membangun sebuah arsitektur informasi. Metode TOGAF ini ditekankan pada empat langkah, yaitu penetapan visi arsitektur sistem informasi, pemodelan arsitektur bisnis, pemodelan arsitektur sistem informasi dan pemodelan arsitektur teknologi. Hasil dari penelitian ini adalah berupa blueprint arsitektur sistem informasi Puskesmas Cimalaka yang akan menunjang proses Puskesmas secara menyeluruh dan menyelesaikan permasalahan sistem informasi yang masih belum terintegrasi
Antisipasi Dampak Social Engineering Pada Bisnis Perbankan Junaedi, Dani Indra
Infoman's Vol 11 No 1 (2017): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v11i1.13

Abstract

Perkembangan teknologi informasi membuat institusi perbankan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Kecanggihan teknologi yang diterapkan oleh institusi perbankan telah diakui mampu menangkal potensi kejahatan perbankan yang dilakukan oleh hacker. Menyadari semakin canggihnya perlindungan sistem perbankan, hacker tidak hanya beroperasi di balik komputer untuk menyerang targetnya, mereka juga menghampiri targetnya secara langsung untuk mendapatkan informasi berharga yang mereka butuhkan sehingga dapat mengakses sistem yang terlindungi oleh benteng keamanan dan membuat penanganan keamanan apapun menjadi tidak berguna, cara seperti inilah yang biasa disebut sebagai Social Engineering. Dalam social engineering, si pelaku memanfaatkan sifat alamiah dari manusia. Hal ini diartikan bahwa betapa sifat alami manusia dapat diketahui dan dipelajari juga dimanfaatkan untuk tujuan tertentu. Kejahatan social engineering sangat membahayakan bisnis perbankan karena berpotensi menimbulkan kerugian finansial, reputasi dan hukum bagi bank dan nasabahnya melalui serangan fisik dan serangan psikologis. Untuk mengurangi resiko tersebut, bank perlu untuk melatih dan mendidik staf mereka mengenai ancaman keamanan dan bagaimana caranya mengenali dan mengantisipasi  serangan Social Engineering. Untuk mencegah dampak social engineering pada bisnis perbankan diperlukan langkah antisipatif melalui mencegah kebocoran password, keamanan akses informasi, verifikasi kontak, mengikuti prosedur, pelaporan tindakan mencurigakan, menjaga emosi, pelatihan berkelanjutan dan memberikan edukasi kepada nasabah
Penilaian Hasil Kegiatan Belajar Mahasiswa Menggunakan Metode Cluster Non-Hierarki Wicaksono, Haryoso
Infoman's Vol 11 No 1 (2017): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v11i1.16

Abstract

Pengambilan keputusan dalam evaluasi pendidikan, salah satunya adalah penilaian atas kegiatan belajar mahasiswa dalam satu semester pada satu mata kuliah tertentu. Metode yang bisa diterapkan adalah Metode Data Mining, yaitu Clustering Non-Hierarki. Dipakai sebagai metode alternatif atas metode penilaian dengan pembobotan yang selama ini lazim digunakan. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, metode Cluster ini bisa dipakai sebagai metode alternatif penilaian atas kegiatan belajar mahasiswa dalam satu semester pada satu mata kuliah tertentu. Metode Cluster yang digunakan adalah Metode Non-Hierarki. Data yang diolah sebanyak 56 record dengan tujuan mengelompokkan isi dari variabel-variabel Hadir, Nilai Hadir, Nilai Tugas, Nilai UTS & Nilai UAS. Jumlah Cluster yang direncanakan adalah 5, mengacu kepada nilai-nilai huruf yang dipakai untuk penilaian. Yaitu, nilai huruf A, B, C, D & E. Hasil dari metode Cluster Non-Hierarki tadi dibandingkan dengan penentuan penilaian dengan metode pembobotan yang lazim dipakai selama ini. Hasil perbandingan didapatkan 73,21% didapatkan nilai huruf yang sama, antara metode Cluster Non-Hierarki dengan metode pembobotan yang lazim dipakai selama ini. Diperlukan lebih banyak record untuk meningkatkan kualitas penilaian menggunakan metode Cluster Non-Hierarki ini. Diperlukan kebijakan akademik untuk menerapkan metode penilaian menggunakan metode Cluster Non-Hierarki ini
Penggunaan Analisis SWOT Dan AHP Untuk Menentukan Strategi Sistem Informasi Pada 58 Karpet Darmanto, Ipan
Infoman's Vol 11 No 1 (2017): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v11i1.17

Abstract

Keunggulan kompetitif saat ini mutlak harus dimiliki oleh para pelaku bisnis supaya mampu bertahan dalam persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu kemampuan pelaku bisnis dalam memanfaatkan keberadaan teknologi informasi saat ini bukan lagi sebagai suatu pilihan akan tetapi menjadi suatu keharusan. Namun keberadaan teknologi itu sendiri jangan menjadi masalah atau boomerang bagi perusahaan kalau perusahaan yang bersangkutan tidak mampu mengimplemantasikannya secara tepat. Untuk mengimplementasikan secara tepat maka pelaku bisnis harus mempunyai perencanaan strategi sistem informasi yang selaras dengan strategi perusahaan. Menyadari hal tersebut, 58 Karpet perlu membuat sebuah perencanaan strategi yang tepat agar penggunaan sistem informasi bisa dilakukan secara efektif da efisien. Perencanaan strategi yang dilakukan mempergunakan analysis SWOT dan teknik analisis nya mempergunakan teknik AHP. Dari hasil analisis ini diperoleh bahwa nilai rasio konsistensi faktor kekuatan adalah 5,776 %, faktor kelemahan 2,695%,  peluang 6,034% dan ancaman 8,44%. Hasil perhitungan analisis SWOT diperoleh nilai IFE sebesar 2,00 dan nilai EFE 2,32 yang artinya bahwa stratgei yang dapat dipergunakan untuk 58 karpet adalah strategi agresif. Sedangkan kondisi dari kedewasaan sistem dari 58 karpet berada pada fase integration. Dengan kondisi tersebut maka sistem yang dibangun oleh 58 Karpet adalah pada fase Integration
Sistem Informasi Mahasiswa Berbasis Online (Studi Kasus : STIE Sebelas April Sumedang) Alibasah, Kiki
Infoman's Vol 11 No 1 (2017): Infoman's
Publisher : STMIK Sumedang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33481/infomans.v11i1.19

Abstract

Sistem informasi berbasis online merupakan salah satu terobosan dalam perguruan tinggi berkembang. Bukan masalah gengsi tapi perkembangan ini sudah menjadi kebutuhan yang harus dimiliki oleh perguruan tinggi. STIE Sebelas April Sumedang menjadi salah satu perguruan tinggi yang berusaha meningkatkan kualitas layanan dengan mengembangkan sistem informasi berbasis online bagi mahasiswa. Permasalahan utamanya yaitu semakin meningkatnya jumlah mahasiswa STIE Sebelas April Sumednag sedangkan yang jadi permasalahan disini yaitu layanan yang masih terbatas sehingga perlu adanya sebuah sistem berbasis online. Dengan adanya sistem informasi mahasiswa berbasis online ini jelas akan memberikan akses yang lebih cepat dan tidak terbatas bagi mahasiswa karena dapat diakses secara online