cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP)
ISSN : 25283669     EISSN : 2655638     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 10 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Metamorfosis dan Metagenesis Menggunakan Kolaborasi Model Picture and Picture dan Media Lagu pada Siswa Kelas VIIG SMP Negeri 11 Madiun Tahun Pelajaran 2016-2017
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1132.837 KB)

Abstract

Tujuan penelitian peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi Metamorfosis dan Metagenesis di kelas VIIIG. Hasil observasi awal diperoleh data bahwa siswa yang mendapat nilai IPA di atas KKM terdapat 16 siswa ( 51,61 % ) dengan nilai rata-rata kelas 67,58. Berdasarkan  kesepakatan MGMPS guru mata pelajaran IPA di SMP Negeri 11 Madiun ditentukan bahwa Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) untuk mata pelajaran IPA adalah 75.Untuk itu perlu adanya model yang lebih menarik bagi siswa, sehingga siswa tidak jenuh dalam mengikuti pelajaran IPA yaitu dengan metode kolaborasi model  Picture and Picture dan media lagu pada materi Metamorfosis dan Metagenesis. Model pembelajaran ini lebih menarik perhatian siswa karena melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Dengan diterapkannya metode tersebut, berakibat pada meningkatnya jumlah siswa yang senang dengan model dan media yang digunakan guru, sehingga siswa menjadi lebih bersemangat dan aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran  IPA.  Peningkatan minat belajar siswa ini menyebabkan peningkatan pada hasil belajar siswa yaitu 22 siswa (70,97%) pada siklus I tuntas dengan rata-rata kelas 76,29 dan 29 siswa (93,55%) dengan rata – rata kelas 86,45 pada siklus 2
Metode Pembelajaran Imajinatif dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Mengarang Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas VI SDN 01 Manguharjo Kota Madiun
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.195 KB)

Abstract

Tujuan penelitian tindakan ini adalah: (a) Mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran imajinatif pada siswa Kelas VI SDN 01 Manguharjo Tahun Pelajaran 2017/2018. (b) Mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran imajinatif dalam belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas VI SDN 01 Manguharjo Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa SDN 01 Manguharjo. Data yang diperoleh berupa hasil tes tanya jawab, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (70%), siklus II (80%), siklus III (93,33%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah merode pembelajaran imajinatif dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SDN 01 Manguharjo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran mengarang bahasa Indonesia.
Peningkatan Perolehan Hasil Belajar Tentang Sistem Etika dan Nilai Pada Mata Pelajaran Bimbingan dan Konseling Melalui Metode Cycle Learning Siswa Kelas X Ilmu Alam 2 SMA Negeri 1 Maospati
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.005 KB)

Abstract

Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah meningkatkan perolehan belajar mata pelajaran Bimbingan dan Konseling siswa Kelas X Ilmu Alam 2 SMA Negeri 1 Maospati Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017 Berdasarkan kenyataan di lapangan membuktikan bahwa 69,44% dari siswa Kelas X Ilmu Alam 2 SMA Negeri 1 Maospati pada mata pelajaran Bimbingan dan Konseling memiliki hasil belajar dalam kategori rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, peneliti melakukan suatu kegiatan penelitian tindakan (action research) dengan mengimplementasikan strategi pembelajaran konstruktivisme. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Tiap pertemuan memiliki alokasi 2 jam pelajaran (2 x 45 menit) dan terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cycle Learning cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas X Ilmu Alam 2 SMA Negeri 1 Maospati. Hal ini dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan nilai rerata (mean score) yang diikuti ketuntasan belajar siswa meningkat dalam setiap siklusnya, yakni pada siklus I mencapai 74,72 ketuntasan belajar 80,55%, siklus II mencapai 79,30 ketuntasan belajar 86,11%, dan siklus III meningkat menjadi 85,13 dan ketuntasan belajar 100%.
Penerapan Metode Kooperatif Model TAPPS Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV SDN Tanjungsari 2 Kabupaten Sidoarjo
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.92 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model TAPPS. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif model TAPPS. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Tanjungsari 2 Kabupaten Sidoarjo. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65%), siklus II (75%), siklus III (90%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model TAPPS dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa Kelas IV SDN Tanjungsari 2 Kabupaten Sidoarjo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika.
Peningkatan Hasil Belajar Menulis Wacana Yang Bercorak Naratif,Deskriptif,Ekspositiris,Dan Argumentatif,Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Pendekatan Model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan ,, Sulastri
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.713 KB)

Abstract

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Menulis Wacana Yang Bercorak Naratif, Deskriptif, Ekspositiris, dan Argumentatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui Pembelajaran Kooperatif model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan Semester II Tahun pelajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil observasi di Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan, maka diperoleh data rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Kompetensi Kejuruan di Kelas XI IPS 1, maka peneliti menawarkan penerapan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange. Diharapkan dengan adanya penerapan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange ini terjadi peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia, mean skor meningkat menjadi 75 atau lebih dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 75% dari keseluruhan jumlah siswa di Kelas XI IPS 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar dapat ditingkatkan dengan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kenaikan nilai rerata kelas dalam setiap siklusnya. Masing-masing siklus I sebesar 73,29, siklus II sebesar 78,29 dan siklus III 84,14. Selain itu peningkatan ini juga didukung dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 62,86%, siklus meningkat menjadi 80,00% dan siklus III meningkat dengan pesat sebesar 97,14%.
Peningkatan Hasil Belajar Berpidato Melalui Program Remidial Intensif Kelas IXG SMP Negeri 14 Madiun
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.503 KB)

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk memahami dan mendiskripsikan tentang : (1) Peningkatan motivasi siswa dalam belajar berpidato  melalui program remidial intensif siswa kelas IXG  SMP Negeri 14 Madiun, (2)  Peningkatan motivasi guru dalam membimbing siswa, (3)  Peningkatan hasil belajar berpidato melalui program remidial intensif siswa kelas IXG SMP Negeri 14 Madiun .Penelitian ini menggunakan suk jenis penelitian partisipan yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan melibatkan langsung peneliti mulai awal perencanaan sampai dengan hasil penelitian yang berupa laporan.  Sejak perencanaan penelitian peneliti selalu terlibat, selanjutnya peneliti memantau, mencatat, dan mengumpulkan data, lalu menganalisis data serta berakhir dengan melaporkan hasil penelitiannya. Penelitian ini lebih menekankan pada masalah proses, maka bentuk penelitian termasuk penelitian kualitatif deskriptif, karena data yang dikumpulkan berbentuk gambaran yang ada di lapangan. Setelah melalui pengamatan maka didapatkan hasilnya yaitu pada hasil aktivitas siswa sebagai tolok ukur motivasi siswa pada pembelajaran ini ialah siklus I : 72% dan  siklus II 77%. siklus III yaitu 88% sedangkan untuk aktivitas guru sebagai tolok ukur motivasi guru dalam pembelajaran ini ialah 93% pada siklusI91%: pada siklus II, dan 95% pada siklus III. Hasil belajar yang diperoleh yaitu : 76% pada siklus I, 80% pada siklus II, 84% pada siklus III . Berdasarkan data yang diuraikan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pidato melalui program remedial sangat diperlukan karena terbukti program remedial dapat membantu siswa dan guru meningkatkan motivasidan hasil belajar .
Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas V SDN 2 Mangkujayan Kecamatan Ponorogo
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.712 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan melalui metode Model Pembelajaran improve  pada siswa Kelas V SDN 2 Mangkujayan Kecamatan Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang Pendidikan Kewarganegaraan khususnya pada standar kompetensi Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 54,44. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan Model Pembelajaran improve  yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Peranan Model Pembelajaran improve dalam meningkatkan hasil belajar ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I: 71,67,  siklus II: 77,22, dan siklus III: 83,33. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I meningkat menjadi  66,67%, siklus II meningkat menjadi 77,78%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Kemampuan Mendiskusikan Objek Dan Permasalahan Biologi Pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan Dengan Strategi Pembelajaran Inquir Siswa Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan ., Sukur
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.367 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman Mendiskusikan Objek dan Permasalahan Biologi pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan melalui strategi pembelajaran Inquiry pada siswa Kelas X MIPA 1. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Biologi khususnya pada kompetensi dasar Mendiskusikan Objek dan Permasalahan Biologi pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan sangat rendah. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Inquiry yang lebih menekankan pada aktivitas siswa  dan merupakan metode belajar mengajar yang mengutamakan peran siswa aktif, baik fisik, mental maupun sosial. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Inquiry diharapkan  dapat meningkatkan jumlah siswa dalam memahami konsep Mendiskusikan Objek dan Permasalahan Biologi pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan. Peranan strategi pembelajaran Inquiry dalam meningkatkan kemampuan Biologi materi ajar Mendiskusikan Objek dan Permasalahan Biologi pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I  67,06; siklus II 73,82, dan siklus III 79,41. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 32,35%, siklus II meningkat menjadi 52,94%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 79,41%.
Peningkatan Hasil Belajar Menerapkan Pola Gilir Dalam Berkomunikasi Melalui Model Pembelajaran Examples Non Examples Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.828 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Menerapkan Pola Gilir dalam Berkomunikasi melalui metode Examples Non Examples pada siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Barat Kabupaten Magetan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal.  Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa untuk dalam bidang Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar Menerapkan Pola Gilir dalam Berkomunikasi sangat rendah, yakni 37,50% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 66,67. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Examples Non Examples. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Examples Non Examples diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menerapkan Pola Gilir dalam Berkomunikasi. Peranan Model Pembelajaran Examples Non Examples dalam meningkatkan kemampuan Menerapkan Pola Gilir dalam Berkomunikasi ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 72,19; siklus II 77,19; dan siklus III 80,94. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 68,75%, siklus II 78,13%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,75%.
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Tentang Luas Bangun Datar Melalui Metode Diskusi Siswa Kelas III SD Negeri Warurejo Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 1 (2018): Vol.3 No.1 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.262 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang mempunyai latar belakang keinginan meningkatan prestasi  belajar siswa dimana  hasil belajar siswa kelas III pada  saat itu belum mencapai kriteria ketuntasan minimum yang diinginkan dan juga bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar matematika tentang Luas Persegi panjang melalui metode Diskusi Kelompok  siswa Kelas III SD Negeri Warurejo, Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 20 orang, kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes sebelum siklus I, akhir siklus I dan akhir siklus II, data  hasil observasi pada setiap pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Hasil yang dicapai setelah menerapkan metode diskusi kelompok pencapaian konsep yaitu: Sebelum siklus I (tes awal) rata-rata nilai kelas adalah 63,57, daya serap 63%, pada siklus I rata-rata kelas 71,43 dengan daya serap sebesar 71% , Pada siklus II, rata-rata kelas 81,57 dengan daya serap 82%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika materi pokok menentukan luas bangun datar persegi panjang  dari siklus I ke siklus II. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa metode Diskusi Kelompok dalam pembelajaran matematika untuk kelas III pokok bahasan menentukan luas persegi panjang  dapat meningkatkan secara signifikan, untuk kelanjutannya guru perlu mengembangkan metode pembelajaran yang tepat untuk mencapai hasil belajar yang maksimal.