cover
Contact Name
Dr. Rodi Charndra WJ, S.Pd., SH., M.Pd., MH., MM.
Contact Email
ypb.pesona1@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
goenawanalie@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Journal of Technique Research (JTR)
Published by RC Institut
ISSN : 26565730     EISSN : -     DOI : -
Journal of Technique Research (JTR) merupakan jurnal peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu rekayasa/keteknikan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Journal of Technique Research (JTR) meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli dari berbagai disiplin ilmu rekayasa/keteknikan. Journal of Technique Research (JTR) diterbitkan oleh RC-INSTITUT. Jurnal ini menerima artikel dalam bidang teknik/rekayasa dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 48 Documents
IDENTIFIKASI TINGKAT PENDAFTARAN CALON MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO Helni, Rara
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 1 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 1, FEBRUARI 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pendaftaran calon mahasiswa merupakan faktor utama dalam usaha mendapatkan mahasiswa baru. Semakin meningkatnya jumlah pendaftar menunjukkan sebuah perguruan tinggi semakin baik. Untuk menentukan lokasi yang tepat untuk promosi, maka dilakukan identifikasi pendaftaran calon mahasiswa. Data yang diolah adalah data pendaftaran mahasiswa baru pada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yayasan Perdidikan Islam Kerinci tahun 2011 sampai 2017. Data diolah menggunakan metode Monte Carlo dengan bantuan pemrograman PHP. Jenis atribut yang diolah dengan membangkitkan angka acak dari jumlah pendaftaran calon mahasiswa pertahun. Tingkat prediksi pendaftaran untuk tahun yang akan datang adalah dengan jumlah 265 pendaftar pada periode 2018 .Dari hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan metode monte carlo dapat memprediksi tingkat pendaftran calon mahasiswa sebanya 87,35% dengan 3 sampel proses simulasi, maka metode ini cocok digunakan untuk memprediksikan tingkat pendaftaran calon mahasiswa di masa yang akan datang.  
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI HONORER DENGAN METODE PROFILE MATCHING Peliza, Rahman
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 1 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 1, FEBRUARI 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan pegawai honorer baru di Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh masih dilakukan secara manual yaitu berkas lamaran calon pegawai baru akan dievaluasi dengan membandingkan isian berkas dengan kriteria yang ditetapkan. Berkas lamaran antar calon pegawai memiliki kelengkapan yang berbeda sehingga hasil dari keputusan penerimaan calon pegawai baru tidak akurat. Proses perbandingan berkas diadakan untuk mengambil keputusan dalam menentukan kelulusan pegawai yang dicari dan sangat memakan waktu. Untuk mempercepat proses tersebut diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa pegawai honorer yang sesuai dengan kriteria dengan standar parameter Dinas Pendidikan kota Sungai Penuh yangada. Masalah ini bisa diselesaikan dengan menggunakan metode profile matching, dimana dengan metode ini setiap isian berkas akan diberikan nilai bobot sehingga hasil dari proses seleksi berupa nilai bobot sebagai skor akhir calon pegawai dan nilai bobot berkas ini merupakan rekomendasi dari sistem yang digunakan. sehingga akan didapatkan siapa saja calon pegawai honorer yang paling layak untuk diterima di Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Ansori B, Syafri
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 1 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 1, FEBRUARI 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah rework pada masing-masing bidang yang ada di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kerinci tentu disebabkan oleh beberapa faktor yang selama ini belum dapat diketahui secara pasti. Hal ini dikarenakan salah satunya upaya yang dilakukan hanya sebatas memahami gejala saja dan belum memperbaiki akar permasalahan yang sebenarnya menyebabkan rework tersebut. Beranjak dari fenomena inilah maka penelitian ini merupakan suatu fakta yang memperkuat pentingnya dilaksanakan penelitian dan analisis lebih lanjut sehingga kedepan peluang terjadinya rework dapat diatasi dengan baik dan maksimal. Dari segi perspektifnya penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif karena penelitian lebih menggunakan pendekatan etik, dalamarti bahwa peneliti mengumpulkan data dengan menetapkan terlebih dahulu konsep sebagai variabelvariabel yang berhubungan yang berasal dari teori yang sudah ada yang dipilih oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian Faktor-faktor dominan yang menyebabkan terjadinya rework pada pekerjaan konstruksi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kerinci yang semula dijelaskan oleh tiga fungsi diantaranya desain dan komunikasi, kepemimpinan serta sumber daya menjadi dua faktor setelah dilakukan pembahasan, faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1. Penggunaan Bahan dan Ketersediaan Jadwal Pekerjaan dan 2. Design yang tidak tepat. Secara keseluruhan kedua faktor yang ditemukan memiliki penyebab pada terjadinya rework 94.9% dan sisanya ditentukan oleh faktor lain sebesar 5.1%. Masing-masing penyebab memiliki pengaruh secara parsial adalah Penggunaan Bahan dan Ketersediaan Jadwal Pekerjaan sebesar 0.60 dan yang tidak tepat sebesar 0.535.
PERUBAHAN RUANG DALAM RUMAH TRADISIONAL KERINCI ,, Ilwandri
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 1 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 1, FEBRUARI 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Mukai Mudik adalah kawasan adat tigo luhah tanah sekudung yang merupakan kawasan para depati-depati pemangku adat. Pada kawasan inilah banyak bangunan-bangunan rumah tradsional Kerinci dengan bentuk arsitektur panggung yang seragam. Dengan berjalannya waktu, pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi saat ini bangunan rumah tradisional Kerinci tersebut mulai mengalami pengurangan dari jumlahnya, sehingga perlu dilakukan studi penelitian tehadap rumah tradisional tersebut sehingga didapatkan pengetahuan tentang arsitekturnya. Rumah Tradisional Kerinci atau Umah Lahiek dikawasan ini berbentuk panggung, yang memiliki arsitektur dan tata ruang dalam yang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang perubahan ruang dalam umah lahiek tersebut, dan mencari faktorfaktor apa yang mempengaruhi perubahan ruang dalam tersebut.Teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dengan berbekal teori, wawancara, dan studi pustaka, sehingga objek penelitian dapat terekam dengan maksimal sehingga data yang telah dikumpulkan dapat dianalisis dan mudah dibaca sebagai hasil penelitian.Perubahan ruang dalam menjadi lebih besar dengan penambahan ruang lain, perubahan ini adalah pergerakan dalam satu bentuk kesatuan yang utuh, perubahan juga terjadi dengan adanya penambahan ruang tidur di umah lua dan umah dalam dan faktor lain yang mempengaruhi adalah: adat dan tradisi, kebutuhan dan keluarga.Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menambah khasanah ilmu arsitektur khususnya di daerah Kerinci dan juga rumahrumah tradisional Kerinci yang menjadi objek penelitian dapat direkomendasikan menjadi Benda Cagar Budaya, sehingga rumah tadisional tersebut menjadi contoh bentuk dari rumah TradisonalKerinci pada masa lampau. Kata Kunci: Umah Lua, Umah Dalam, Kerinci, Struktur Lokal, Ruang, Tradisional
UMAH LAHIEK : SALAH SATU KEARIFAN STRUKTUR LOKAL KONSTRUKSI RUMAH KERINCI ,, Fantoni
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 1 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 1, FEBRUARI 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umah Lahiek adalah rumah tradisional Kerinci yang berpanggung sambung- menyambung antara satu dengan yang lainnya dihubungkan dengan pintu samping. Rumah Tradisional Kerinci ini merupakan ‘indigeneous knowledge’ yang menjadi salah satukekayaan khasanah arsitektural di Indonesia. Adaptasi bangunan terhadap lingkungan sekitar, memberikan gambaran bagaimana suatu bentuk rumah tinggal tradisional yang diwujudkan oleh pemikiran tradisional setempat serta pertimbangan lingkungan dan material lokal mampu menjawab kebutuhan penghuninya. Hal ini merupakan gambaran kebijakan nenek moyang dalam mensiasati dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sistem struktur rumah tradisional Kerinci yang terefleksi dari filosofibentuk dan fungsi bangunannya. Selain itu juga sistem struktur rumah tradisional Kerinci sangattanggap terhadap kondisi alam yang sering terjadi, seperti kelembaban tanah yang cukup tinggi, gempa dan gangguan binatang. Pemilihan konstruksi yangtepat untuk mensiasati hubungan antara sistemstruktur atas, tengah dan struktur bawah menjadi gambarankearifan lokal yang dapat dikembangkan pada kehidupan modern saat ini. Sistem tumpuan yang bersifatsendi atau rol, sistem sambungan purus dan pen, konfigurasi balok-balok lantai yang saling mengikat dan di pasak,tumpu, tekan, dantarik dipandang sebagai kesatuan sistem earthquake responsive building.Kata Kunci : Umah Lahiek, Kerinci, Struktur Lokal, Struktur, Sistem Konstruksi
PERUBAHAN RUANG DALAM RUMAH TRADISIONAL KERINCI Fantoni, Fantoni; Ilwandri, Ilwandri; Kasmanto, Kasmanto
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 2 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 2, April 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Mukai Mudik adalah kawasan adat tigo luhah tanah sekudung yang merupakan kawasan para depati-depati pemangku adat. Pada kawasan inilah banyak bangunan-bangunan rumah tradsional Kerinci dengan bentuk arsitektur panggung yang seragam. Dengan berjalannya waktu, pertumbuhan penduduk dan perkembangan teknologi saat ini bangunan rumah tradisional Kerinci tersebut mulai mengalami pengurangan dari jumlahnya, sehingga perlu dilakukan studi penelitian tehadap rumah tradisional tersebut sehingga didapatkan pengetahuan tentang arsitekturnya. Rumah Tradisional Kerinci atau Umah Lahiek dikawasan ini berbentuk panggung, yang memiliki arsitektur dan tata ruang dalam yang seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang perubahan ruang dalam umah lahiek tersebut, dan mencari faktor faktor apa yang mempengaruhi perubahan ruang dalam tersebut.Teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dengan berbekal teori, wawancara, dan studi pustaka, sehingga objek penelitian dapat terekam dengan maksimal sehingga data yang telah dikumpulkan dapat dianalisis dan mudah dibaca sebagai hasil penelitian.Perubahan ruang dalam menjadi lebih besar dengan penambahan ruang lain, perubahan ini adalah pergerakan dalam satu bentuk kesatuan yang utuh, perubahan juga terjadi dengan adanya penambahan ruang tidur di umah lua dan umah dalam dan faktor lain yang mempengaruhi adalah: adat dan tradisi, kebutuhan dan keluarga.Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk menambah khasanah ilmu arsitektur khususnya di daerah Kerinci dan juga rumah rumah tradisional Kerinci yang menjadi objek penelitian dapat direkomendasikan menjadi Benda Cagar Budaya, sehingga rumah tadisional tersebut menjadi contoh bentuk dari rumah Tradisonal Kerinci pada masa lampau.
UMAH LAHIEK: SALAH SATU KEARIFAN STRUKTUR LOKAL KONSTRUKSI RUMAH KERINCI Fantoni, Fantoni; Ilwandri, Ilwandri
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 2 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 2, April 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umah Lahiek adalah rumah tradisional Kerinci yang berpanggung sambung- menyambung antara satu dengan yang lainnya dihubungkan dengan pintu samping. Rumah Tradisional Kerinci ini merupakan ?indigeneous knowledge? yang menjadi salah satukekayaan khasanah arsitektural di Indonesia. Adaptasi bangunan terhadap lingkungan sekitar, memberikan gambaran bagaimana suatu bentuk rumah tinggal tradisional yang diwujudkan oleh pemikiran tradisional setempat serta pertimbangan lingkungan dan material lokal mampu menjawab kebutuhan penghuninya. Hal ini merupakan gambaran kebijakan  nenek moyang dalam mensiasati dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar. Sistem struktur rumah tradisional Kerinci yang terefleksi dari filosofi bentuk dan fungsi bangunannya. Selain itu juga sistem struktur rumah tradisional Kerinci sangat tanggap terhadap kondisi alam yang sering terjadi, seperti kelembaban tanah yang cukup tinggi, gempa dan gangguan binatang. Pemilihan konstruksi yangtepat untuk mensiasati hubungan antara sistem struktur atas, tengah dan struktur bawah menjadi gambarankearifan lokal yang dapat dikembangkan pada kehidupan modern saat ini. Sistem tumpuan yang bersifatsendi atau rol, sistem sambungan purus dan pen, konfigurasi balok-balok lantai yang saling mengikat dan di pasak,tumpu, tekan, dan tarik dipandang sebagai kesatuan sistem earthquake responsive building.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI HONORER DENGAN METODE PROFILE MATCHING Peliza, Rahman
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 2 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 2, April 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan pegawai honorer baru di Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh masih dilakukan secara manual yaitu berkas lamaran calon pegawai baru akan dievaluasi dengan membandingkan isian berkas dengan kriteria yang ditetapkan. Berkas lamaran antar calon pegawai memiliki kelengkapan yang berbeda sehingga hasil dari keputusan penerimaan calon pegawai baru tidak akurat. Proses perbandingan berkas diadakan untuk mengambil keputusan dalam menentukan kelulusan pegawai yang dicari dan sangat memakan waktu. Untuk mempercepat proses tersebut diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa pegawai honorer yang sesuai dengan kriteria dengan standar parameter Dinas Pendidikan kota Sungai Penuh yang ada. Masalah ini bisa diselesaikan dengan menggunakan metode profile matching, dimana dengan metode ini setiap isian berkas akan diberikan nilai bobot  sehingga hasil dari proses seleksi berupa nilai bobot sebagai skor akhir calon pegawai dan nilai bobot berkas ini merupakan rekomendasi dari sistem yang digunakan. sehingga akan didapatkan siapa saja calon pegawai honorer yang paling layak untuk diterima di Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA REWORK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI Ansori B, Syafri; Dody, Dody
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 2 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 2, April 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah rework pada masing-masing bidang yang ada di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kerinci tentu disebabkan oleh beberapa faktor yang selama ini belum dapat diketahui secara pasti. Hal ini dikarenakan salah satunya upaya yang dilakukan hanya sebatas memahami gejala saja dan belum memperbaiki akar permasalahan yang sebenarnya menyebabkan rework tersebut. Beranjak dari fenomena inilah maka penelitian ini merupakan suatu fakta yang memperkuat pentingnya dilaksanakan penelitian dan analisis lebih lanjut sehingga kedepan peluang terjadinya rework dapat diatasi dengan baik dan maksimal. Dari segi perspektifnya penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian kuantitatif karena penelitian lebih menggunakan pendekatan etik, dalam arti bahwa peneliti mengumpulkan data dengan menetapkan terlebih dahulu konsep sebagai variabelvariabel yang berhubungan yang berasal dari teori yang sudah ada yang dipilih oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian Faktor-faktor dominan yang menyebabkan terjadinya rework pada pekerjaan konstruksi di  Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kerinci yang semula dijelaskan oleh tiga fungsi diantaranya desain dan komunikasi, kepemimpinan serta sumber daya menjadi dua faktor setelah dilakukan pembahasan, faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1. Penggunaan Bahan dan Ketersediaan Jadwal Pekerjaan dan 2. Design yang tidak tepat. Secara keseluruhan kedua faktor yang ditemukan memiliki penyebab pada terjadinya rework 94.9% dan sisanya ditentukan oleh faktor lain sebesar 5.1%. Masing-masing penyebab memiliki pengaruh secara parsial adalah Penggunaan Bahan dan Ketersediaan Jadwal Pekerjaan sebesar 0.60 dan yang tidak tepat sebesar 0.535.
IDENTIFIKASI TINGKAT PENDAFTARAN CALON MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO Helni, Rara
Journal of Technique Research (JTR) Vol 1 No 2 (2019): JURNAL JTR Volume 1 No. 2, April 2019
Publisher : rc-institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan pendaftaran calon mahasiswa merupakan faktor utama dalam usaha mendapatkan mahasiswa baru. Semakin meningkatnya jumlah pendaftar menunjukkan sebuah perguruan tinggi semakin baik. Untuk menentukan lokasi yang tepat untuk promosi, maka dilakukan identifikasi pendaftaran calon mahasiswa. Data yang diolah adalah data pendaftaran mahasiswa baru pada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yayasan Perdidikan Islam Kerinci tahun 2011 sampai 2017. Data diolah menggunakan metode Monte Carlo dengan bantuan pemrograman PHP. Jenis atribut yang diolah dengan membangkitkan angka acak dari jumlah pendaftaran calon mahasiswa pertahun. Tingkat prediksi pendaftaran untuk tahun yang akan datang adalah dengan jumlah 265 pendaftar pada periode 2018 .Dari hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan metode monte carlo dapat memprediksi tingkat pendaftran calon mahasiswa sebanya 87,35% dengan 3 sampel proses simulasi, maka metode ini cocok digunakan untuk memprediksikan tingkat pendaftaran calon mahasiswa di masa yang akan datang.