cover
Contact Name
Imron Amrullah
Contact Email
imron.amrullah@unitomo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fonema@unitomo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 26213257     EISSN : 26212900     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Dr. Soetomo dengan frekuensi terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ilmiah fonema berisi tulisan yang berasal dari hasil penelitian, kajian atau karya ilmiah di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
Etika, Estetika, dan Religiusitas Legenda Dalam Cerita Jokotole dan Dewi Ratnadi Ibadiyah, Istiqamatul; Imayah, Imayah
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.302 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1239

Abstract

Abstrak. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif karena pendekatan ini mendefinisikan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data diskriptif  berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori nilai. Dalam penelitian ini ada beberapa temuan hasil analis, yaitu: Pertama, sebagai Nilai etika, aspek yang ditemukan berupa sikap ibu terhadap anaknya, supaya anaknya memiliki Akhlak, memberi hadiah kepada ibunya sebagai bentuk penghormatan, tetap mengahargai pemberian dari seorang raja, sifat seseorang yang tidak mau berbagi mengakibatkan berdampak pada desa tersebut kekurangan air; Kedua, Nilai estetika, aspek yang ditemukan berupa seorang perempuan melahirkan tanpa mengeluarkan darah dan tidak mengeluarkan ari-ari, anak yang kreatif, berkat kepintarannya diberi hadiah seorang putri raja, berkat kesabarannya selama ini, keajaiban datang  dalam hidup, Dewi Ratnadi berubah menjadi cantik dan sudah tidak cacat lagi, sumber air yang dibuat kencing Dewi Ratnadi dipercaya dapat membuat sembuh semua penyakit kulit, setiap tongkat yang ditancapkan mengeluarkan air dan mnejadi sumber mata air, sumber mata air di Omben dipercaya dapat membuat kulit bersih dan cantik; Ketiga, Nilai agama, Aspek yang di temukan berupa pernah putus asa karena berbeda dengan saudara lainnya dan doa yang dikabulkan oleh Allah. Kata Kunci; Etika, Estetika, Religiusitas 
EVALUASI PELAKSANAAN CAMBRIDGE INTERNATIONAL PRIMARY PROGRAM DI SEKOLAH TAMAN RAMA DENPASAR BALI Nugroho, Hery
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.265 KB) | DOI: 10.25139/fonema.v4i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan Cambridge International Primary Program (CIPP) di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali ditinjau dari komponen konteks, input, proses dan produk serta kendala-kendala yang dihadapi dalam  melaksanakan Cambridge International Primary Program (CIPP) di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali serta alternatif pemecahannya.Penelitian ini dilaksanakanan di Sekolah Taman Rama Denpasar Bali. Penelitian ini termasuk penelitian evaluasi, yang menunjukkan prosedur dan proses pelaksanaan program. Efektivitas program dievaluasi dengan model CIPP (konteks, input, proses dan produk). Subjek penelitian ini adalah 3 orang dari Yayasan, 1 orang dari Kepala Sekolah, 1 orang dari Wakil Kepala Sekolah, 3 orang penanggung jawab program, 4 orang dari Tata Usaha, 4 orang dari Komite Sekolah, 10 orang dari komponen guru, dan 15 orang dari orang tua siswa Sekolah Taman Rama Denpoasar. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama, lembar observasi dan pencatatan dokumen, dan wawancara sebagai instrumen pendukung. Data dianalisis dengan analisis deskriptif. Untuk menentukan efektivitas pelaksanaan Cambridge International Primary School, skor mentah ditransformasikan ke dalam T-skor kemudian diverifikasi ke dalam prototype Glickman.Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan Cambridge International  Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar tergolong kurang efektif dilihat dari komponen konteks, input, proses dan produk dengan hasil (+ + - -). Artinya; pada komponen konteks efektif, pada komponen input efektif, pada komponen proses tidak efektif, dan pada komponen produk tidak efektif.  Kendala-kendala yang dihadapai sekolah dalam mengimplementasikan program Cambridge International  Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar pada umumnya terletak pada komponen proses dan produk.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pelaksanaan program Cambridge International Primary School di sekolah Taman Rama Denpasar tergolong dalam kategori kurang efektif ditinjau dari komponen konteks, input, proses maupun produk dengan hasil (++--).Bertolak dari hasil penelitian tersebut dapat direkomendasikan: (1) usaha-usaha kearah efektivitas pelaksaaan program Cambridge International Primary School yang baik segera mungkin harus dipelihara dan ditingkatkan  karena memberikan pengaruh positif dalam pengelolaan program sekolah. (2) usaha-usaha peningkatan efektivitas komponen konteks dapat dicapai apabila partisipasi stakeholder dan masyarakat semakin baik. (3) usaha-usaha mempertahankan efektivitas komponen input agar tetap berada pada kategori  efektif dapat diwujudkan apabila rencana pengembangan sekolah (RPS)/rencana kerja sekolah disusun berdasarkan analisis situasi sekolah sehingga visi, misi, tujuan, sasaran dan program sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah. (4) usaha-usaha mempertahankan efektivitas komponen proses agar tetap berada pada kategori efektif dapat direalisasikan apabila yayasan, kepala/wakil kepala sekolah, guru, pegawai tata usaha, komite sekolah stakeholders lainnya mampu menerapkan manajemen sekolah yang baik, yaitu partisipasi, transparansi, akuntabilitas, wawasan kedepan, penegakan hukum, keadilan, demokrasi, prediktif, kepekaan, profesional, efektif dan efisien, dan kepastian jaminan mutu. (5) usaha-usaha meningkatkan efektivitas komponen produk dapat dicapai apabila prestasi akademik dan non akademik dan prestasi lainnya direncanakan sesuai dengan konteks sekolah dan harapan sekolah. (6) upaya-upaya lain yang bisa dilakukan oleh yayasan, kepala/wakil kepala sekolah dan personil sekolah lainnya pada Sekolah Taman Rama Denpasar untuk meminimalisir kendala adalah membuat peraturan dan pedoman tata cara berpartisipasi, menyediakan saran dan saluran komunikasi, melakukan (advokasi, publikasi, transparansi, relasisasi) terhadap stakeholder dan melibatkannya sesuai dengan relevansi, yurisdiksi, kompetensi dan kompatibilitas tujuan yang akan dicapai. (7) bagi peneliti lain yang ingin meneliti permasalahan serupa tentang efektivitas pelaksaaan program Cambridge International Primary School di Sekolah Taman Rama Denpasar disarankan melakukan penelitian yang lebih mendalam sampai komponen outcome sehingga menghasilkan penelitian yang lebih sempurna. 
Diksi Dan Gaya Bahasa pada Naskah Pidato Presiden Soekarno Hardianto, Musa; Widayati, Wahyu; Sucipto, Sucipto
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.028 KB) | DOI: 10.25139/fonema.v4i2.761

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis diksi dan gaya bahasa pada pidato Presiden Soekarno. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa pada pidato Presiden Soekarno. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Sumber data berupa dokumen berupa pidato Presiden Soekarno. , yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) menarik kesimpulan. Hasil yang didapat adalah jenis diksi dan gaya bahasa yang terjadi dalam pidato Presiden Soekarno. Pilihan kata-kata dan gaya bahasa dalam iklan kampanye digunakan untuk menarik pendengar / simpati masyarakat untuk mewujudkan gagasan kebangsaan. Dalam penelitian ini, diksi yang paling banyak digunakan adalah kata abstrak dan kata konkret. Ini karena dalam pidato Presiden Soekarno banyak yang mengungkapkan program, visi, misi berupa gagasan atau gagasan yang menjadi indikator kata abstrak Sedangkan penggunaan kata-kata konkret terjadi karena dalam teks pidato juga menyampaikan fakta-fakta di bentuk benda yang diamati. Gaya bahasa yang terkandung dalam naskah pidato berdasarkan pilihan kata meliputi gaya bahasa formal, gaya bahasa tidak resmi, dan gaya percakapan bahasa. Gaya bahasa berbasis nada mencakup gaya sederhana, gaya mulia dan kuat.Kata kunci: Kamus, Gaya Bahasa, naskah pidato
TINDAK TUTUR DALAM TRADISI NYADRAN (NGLARUNG SESAJI) DI DUSUN KEPETINGAN DESA SAWOHAN KECAMATAN BUDURAN KABUPATEN SIDOARJO : KAJIAN PRAGMATIK hutama, marhaendra putra; utami, sri
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.209 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i1.1027

Abstract

Tindak tutur adalah aktivitas berbahasa yang berupa tuturan maupun non-tuturan yang bersifat kontekstual. Dalam penelitian ini menganalisis “Tindak tutur dalam Ritual Nglarung Berkah, di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo”. Pada pengkajian tindak tutur termasuk sub disiplin linguistik yaitu pragmatik. Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur ilokusi dan perlokusi . Berdasarkan fokus penelitian tersebut, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis bentuk tindak tutur ilokusi dan perlokusi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah hasil perekaman ritual Nyadran (Nglarung Sesaji) di desa Sawohan, Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Simak Bebas Libat cakap (SBLC) dengan cara menyimak secara langsung dan juga menyimak melalui rekaman video ritual Nyadran (Nglarung Sesaji) di dusun Kepetingan. Rekaman video digunakan jika dalam proses analisis peneliti memerlukan data yang sahih dan sebagai bukti penelitian. Berdasarkan penganalisisan data ditemukan 5 jenis perlokusi dengan jumlah 105 data. Kelima jenis ilokusi tersebut adalah asertif (40 data), direktif (21 data), komisif (20 data), ekspresif (15 data) dan deklaratif ( 9 data). Selanjutnya perlokusi ditemukan 3 jenis perlokusi yaitu perlokusi membuat penyimak melaukan sesuatu, membuat penyimak memikirkan sesuatu, dan membuat penyimak mempelajari sesuatu.  Kedua  jenis  tindak  tutur  yakni  ilokusi  dan  perlokusi  merupakan  komponen  yang  membangun konstruksi pertuturan di dalam ritual Nyadran (Nglarung Sesaji) di dusun Kepetingandesa Sawohan, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Mengingat ritual tersebut bagi masyarakat desa sangat dijaga dan dipercaya sebagai ritual pembawa berkah bagi sebagian warga Sawohan, maka ritual ini perlu dijaga kelangsungannya karena banyak mengandung nilai budaya dan kearifan lokal. Bentuk nyata menjaga kearifan lokal ini yaitu melalui penelitian ini diharapkan mampu mengenalkan dan mempelajari bagaimana bentuk budaya lokal kepada masyarakat yang belum mengetahui. Kata kunci : tindak tutur, ilokusi, perlokusi, penelitian
Jargon dalam Jual Beli Di Pasar Sapi (Studi Komunikasi Transaksi) Subhan, Roni
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.436 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i2.1176

Abstract

Transaksi jual-beli di pasar sapi merupakan suatu kegiatan yang menentukan harga jual sapi. Penggunaan bahasa transaksi jual-beli dilakukan dengan menggunakan jargon yang bersifat rahasia. Jargon tersebut hanya diketahui oleh sesama pedagang sapi dan hanya digunakan di pasar sapi saat melakukan transaksi. Makalah ini menyajikan bentuk dan penggunaan jargon dalam transaksijual beli. Tujuannya untuk mengetahui bentuk dan penggunaan jargon yang digunakan dalam transaksi jual-beli. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar jargon yang digunakan merupakan kata dari bahasa daerah setempat dan sebagian lagi dipengaruhi oleh bahasa asing. Kata Kunci: Pasar sapi, transaksi jual-beli, jargon. 
Peningkatan Kemampuan Berkomunikasi Siswa dalam Menulis Narasi Melalui Media Gambar pada Siswa Kelas VIII Lumbantobing, Victor Marulitua
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 6 (2016)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.272 KB) | DOI: 10.25139/fonema.v3i6.259

Abstract

In writing lesson students are trained to communicate using reason and thinking on a regular basic, either expressly or impliedly. Students tend to be possive and less creative in expressing ideas or ideas in writing class, because the student are difficult to describe in detail the result of the writing. In this case need to develop strategies in the keraning by using media images. Media images can be used to enhance students skill in writing narrative, which will help students focus the object of events that have been seen in actual, and as a mean to train students reasoning. The study population was SMP Negeri 1 Tanah Merah Bankalan using a sample class VIII scholl year 2013-2014. Qualitative research design used by the type of classroom action research (CAR). The result of analysis of data obtained from the result of testing the use of media images can be increase of 20% completeness study of student data on the use of media images can be conclude that; (1) media images able to attract student to lear to write; (2) to improve students’ reasoning communicating
SAPE SONOK DI KABUPATEN SUMENEP: NILAI TRADISI DAN TRANSENDEN (PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA) Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.418 KB) | DOI: 10.25139/fonema.v4i1.411

Abstract

                Penelitian terhadap Tradisi sape sonok di Sumenep  bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam struktur nilai tradisi dan nilai Transendenitasnya. Dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra  untuk menganalis hubungan karya sastra dengan masyarakat, nilai budaya, dan fungsi tradisi pada masyarakat.            Data dalam penelitian ini adalah Unsur tradisi dan transenden  dalam tradisi sape sonok . Dengan teknik pengumpulan data berupa perekaman,pengamatan terlibat,pencatatan, dan wawancara . Teknik analisis data  menggunakan analisis isi dan analisis deskriptif.            Hasil analisis nilai tradisi  berdasarkan nilai tradisi Roger Tol dan Pudentia (1995:2), meliputi : 1) nilai yang berkaitan dengan mitos dan legenda yang berkembang dalam masyarakat; 2) nilai tradisi yang berkaitan dengan kebiasaan turun - temurun; 3) praktik hukum dalam masyarakat; 4) nilai yang berkaitan dengan praktik kesehatan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan hasil analisis nilai Transendenitas berdasarkan teori Koentjaraningrat (1974:80) meliputi  : 1) penyerahan diri, tunduk dan taat kepada Tuhan Yang Maha Esa; 2) kehidupan yang penuh kemulyaan; 3)  perasaan batin yang ada hubungannya dengan Tuhan; 4) perasaan yang ada hubungannya dengan berdoa.  
Kajian Interaksionisme Simbolik Kidung Jula Juli pada Pementasan Ludruk Irama Budaya Surabaya Rismahareni, Ayu; Sucipto, Sucipto; Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.428 KB) | DOI: 10.25139/fonema.v4i2.760

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis interaksionisme simbolik pada kidung Jula Juli. Adapun yang termasuk dalam interaksionisme simbolik adalah (1) konsep pikiran, (2) konsep diri, (3) hubungan antara individu dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan interaksionisme simbolik yang terdapat pada kidung Jula Juli yang dibawakan saat pementasan Ludruk. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga dalam hasil penelitian dipaparkan konsep pikiran, konsep diri, dan hubungan antara individu dengan masyarakat berdasarkan teori George Herbert Mead. Hasil penelitian ini diharapkan memberi manfaat pemahaman dan menjadi bahan pengembangan yang lebih baik terhadap kajian interaksionisme simbolik yang ada di masyarakat melalui kesenian. Bermanfaat di bidang kesenian yaitu membantu dalam pengenalan kesenian khususnya Ludruk sebagai budaya daerah yang harus dilestarikan. Hasil penelitian ini adalah konsep pikiran yang terdiri atas indikator aksi meliputi pengabdian, sikap, dan tuntutan. Indikator reaksi meliputi penolakan dan peneriman. Konsep diri yang dipengaruhi oleh faktor peran orang tua, faktor sosial, dan faktor belajar. Serta hubungan individu dengan masyarakat yang terdiri dari indikator kerukunan dan taat norma. Kata Kunci : kesenian, kidung, interaksionisme simbolik
Hipersemiotika Bahaasa Operasional Matematika dalam Meme di Media Sosial Mardiana, Ninik; Hatip, Ahmad
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 6 (2016)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1480.967 KB) | DOI: 10.25139/fonema.v3i6.258

Abstract

Cyberspace or intenet meme overflowing with a diverse redership. The meme of the many very interesting to study memes containing operational language of mathematics. This is because the field of mathematics has a stereotype “hard and scary” for the learners. Therefore, the formulation of the problem in this research that is how forms, meaning, and function of mathematics meme that spread on the internet. With qualitative method, data sourcer ant with the use of 18 meme hipersemiotika approach, wil be divulged forms, meaning, and function of mathematics meme that exist in cyberspace. The result were obtained: (1) forms meme that imply about mathematics can be shaped mathematical facts, conceps of mathematics; (2) the meaning caontainde in memes are very waited and inculed content, images, and mathematical symbols and interconnected into a single entity that is mually in addition to helping student to bel able to recall math facts with ease as well as to insinuate, joke, and entertainment to is readers
KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL ENTROK KARYA OKKY MADASARI (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA) Prawira, Sophian Djaka
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.048 KB) | DOI: 10.25139/fn.v1i1.1092

Abstract

ABSTRAK. Karya sastra berasal dari masyarakat dan memang selayaknya dikembalikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat sastra. Novel merupakan bentuk karya sastra. Entrok adalah novel pertama Okky Madasari yang berkisah tentang perempuan Jawa yang berjuang di rezim Suharto. Tujuan penelitian ini adalah untuk; (1) Mendeskripsikan karakter tokoh utama pada novel Entrok karya Okky Madasari. (2) Menemukan latar belakang perubahan karakter pada tokoh utama novel “Entrok” karya Okky Madasari. Sedangkan metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Temuan dari penelitian ini sebagai berikut: Tipe Karakter Marni adalah karakter Sanguine yang memiliki ciri-ciri sifat dan perilaku sebagai berikut; Perasaannya penuh harapan; Suka Menolong; Ramah dan Periang; Banyak Berbicara; Memiliki Rasa Optimis; Berkemauan Keras; Ego; Religius; Berkemauan Keras; Baik Hati; Dermawan. Sedangkan latar belakang faktor yang mempengaruhi berubahnya Marni adalah sebagai berikut; pertama, faktor diri sendiri yang meliputi; a) Stress; b) Naluri; c) Simpati; dan kedua faktor lingkungan meliputi; a) Politik; b) Ekonomi; c) Keamanan.Kata Kunci : Karakter, Novel, Entrok, dan Psikologi