cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 02169843     EISSN : 25805614     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan [e-ISSN 2580-5614 ] p-ISSN 0216-9843 | DOI 10.31940/jbk] issued by Politeknik Negeri Bali, published three times a year in March, July and November.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan" : 9 Documents clear
ANALISIS KEMITRAAN BISNIS USAHA PERJALANAN WISATA DI PROVINSI BALI Astawa, I Putu; Abdi Sucipta, Made
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.209 KB)

Abstract

Kemitraan merupakan salah satu strategi yang dibangun untuk memperkuat posisi perusahaan. Ketatnya persaingan mendorong untuk berinovasi dalam sebuah kemitraan. Kondisi ini dirasakan oleh perusahaan lokal yang bergerak dalan usaha perjalanan wisata di Bali. Sebanyak 372 perusahaan yang menjadi anggota Asita sebagai populasi dalam kajian ini, dan 40 perusahaan sebagai target sampel penelitian. Data dikumpulkan dengan daftar pertanyaan dan dianalisis secara statistik diskriptif. Hasilnya adalah proses awal terbentuknya mitra terjadi karena travel agent secara aktif melakukan pendekatan hal ini dapat dilihat dari 40 travel agent 21 perusahaan secara aktif dan 18 perusahaan melakukan pada saat ada event. Harapan mitra lokal adalah perluasan akses pasar menjadi peringkat utama kemudian diikuti oleh segmen pasar dan efisiensi. Harapan yang diinginkan oleh mitra luar negeri adalah menuntut profesionalisasi sebagai peringkat utama, kemudian dilanjutkan dengan pemahaman bahasa dan pemahaman budaya asing
POSITIONING PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA KABUPATEN TABANAN MENJADI DESTINASI KREATIF DAN BERKELANJUTAN Candra Dewi, Luh Komang; Bayu Wisnawa, I Made; Agus Prayogi, Putu
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.388 KB)

Abstract

This study entitled Positioning the Development of Tourism Attraction in Tabanan Regency as a Creative and Sustainable Destination, has a background whereas the tourism potential was not touched well in Tabanan Bali in order to be developed into a creative and sustainable tourism destination.This study aims at positioning various tourism attractions existing in tourism destinations in Tabanan therefore each tourisms will examine their own potential, weakness and also competitive profit by developing research model through Multidimensional Scaling (MDS)and Analysis Correspondence (ANACOR) technique using 39 attributes and 22 tourism destinations attractions. Sample in this study usedpurposive and quota sampling technique which consists of foreign tourists, domestic tourists, travel agents, tourism entrepreneurs, the government and academics about 480 people to be asked their perceptions towardpositioning competitive tourism attractions in Tabanan, Bali. Therefore, it can be known the position of each competitive tourisms attraction which are exist in Tabanan, Bali. The instrumentswhich were used,have validity and reliability, where all of the questionnaires with the value of alpha cronbach were over 0.6 (reliable) with the value of acorected item total corelation were over 0.3 (valid). The results of MDS analysis showed that stress coefficients was 0,13462 (13,46%) with RSQ coefficient was 0,89532. The alignment of a model (Delivered Subject Weights) dan scatterplot of linier fit showed the similarity of respondents’ responses towards the objects which were examined. Therefore, tourism attraction in the  respondents’ mind were clustered into five groups(i) beach (ii) hot spring, (iii) tourism art and culture, (iv) natural attraction and (v) conservation. The results of ANACORR showed the atributes owned by each tourism attractions which can be classified into four, they are (i) entertainment, (ii) main culture and history (iii) architecture and (iv) scenery. These groups will help the government to develop tourism in Tabanan by regarding the creative potential in the concept of sustainability.The limitation of this study was at too many objects and attributes which had been examined therefore it needed long time. Further research heads for the strategy of developing each group of tourism attraction which has been obtained in this study
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM INVESTASI SAHAM DENGAN PENDEKATAN FUNDAMENTAL TERHADAP LAPORAN KEUANGAN DI PASAR MODAL INDONESIA Sukasih, Ni Ketut
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.713 KB)

Abstract

Sebelum melakukan pengambilan keputusan dengan pendekatan  fundamental biasanya dilakukan pendekatan top down, dari laporan  keuangan perusahaan/secara fundamental.  Pendekatan  fundamental adalah suatu analisis yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan kondisi keuangan  atau perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui sifat-sifat dasar dan karakteristik operasional dari perusahaan publik. Tujuan perusahaan mempunyai peluang sangat luas untuk berkembang dan selalu mendapat prioritas untuk mendapatkan stimulus. Secara  finansial dari kondisi keuangan perusahaan mampu memenuhi kewajibannya terutama kewajiban jangka pendek dan  operasional perusahaan berada dalam kondisi baik. Metode pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purpose sampling. Sampel yang dipilih adalah saham WIKA dan BBRI karena kedua saham tersebut merupakan saham LQ45 yang datanya diambil dari Pasar Modal Indonesia dengan sektor yang berbeda, WIKA dari sektor properti dan BBRI dari sektor perbankan. Sumber data yang diambil dari enam bulan terakhir tahun 2014. Hasilnya dilihat dari adanya peningkatan kinerja, dengan ditunjukkan adanya rasio- rasio keuangan yang dipakai,  kalau dibandingkan antara kedua saham WIKA dan BBRI   hasil dari analisis  secara fundamental memenuhi ketentuan. Terbukti secara berturut-turut analisis ratio likuiditas:  saham Wika lebih besar kemampuan untuk membayar utang jangka pendek  yaitu (145,16) dibanding BBRI (111,44); Analisis ratio Leverage : time enterest Earned  saham  Wika (2,837) lebih besar dari pada saham BBRI(1,759 X ); analisis ratio aktivitas   : Total Asset Turn Over (TATO) untuk saham Wika lebih besar  (0,3706 X) daripada saham BBRI (0,0427X); (4) analisis rasio rentabilitas : net profit margin untuk saham Wika 6,9575 lebih besar daripada saham BBRI ( 0,3928) juga EPS saham Wika (9.607.055.468) lebih besar daripada saham E.P.S. BBRI (22.030.834) . Kesimpulannya hasil dari analisis  saham Wika secara fundamental lebih unggul daripada saham BBRI. Walaupun ada beberapa saham BBRI unggul di beberapa analisis rasio seperti Cash ratio 17,12  Leverage 710,9% dan Debt Ratio 0,8767
ANALISIS KONTEN REKOMENDASI PRODUK PADA E-COMMERCE (STUDI KASUS: SITUS INDONESIA KATEGORI JUAL BELI ONLINE) Cahya Dewi, Kadek
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.632 KB)

Abstract

Trend jual beli online sedang menjamur di negara Indonesia. http://lazada.co.id, http://tokopedia.com, http://bukalapak.com merupakan situs jual beli online yang popular di Indonesia. Ketiga situs tersebut menempati 3 posisi teratas untuk kategori situs jual beli online di Indonesia menurut http://alexa.com. Untuk meningkatkan user satisfaction dan loyalty terhadap sebuah website, maka perlu ditambah konten rekomendasi produk pada website tersebut. Penelitian ini menganalisis apakah ketiga situs jual beli online tersebut menyediakan konten rekomendasi produk atau tidak, serta menganalisis metode dan jenis rekomendasi yang digunakan. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi terhadap situs tersebut secara online. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ketiga situs tersebut memiliki konten rekomendasi produk dengan metode rekomendasi raw retrieval, manually selected, statistical summarization, attribute-based dan user-to-user correlation. Jenis rekomendasi produk yang digunakan dalam ketiga situs tersebut adalah alternative dan generic
PENGARUH FAKTOR PSIKOGRAFI KUNJUNGAN PASAR WISMAN TERHADAP PENGEMBANGAN PRODUK WISATA DI SULAWESI SELATAN Karim, Syahrul; Jati Kusuma, Bambang
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.978 KB)

Abstract

Tanah Toraja sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia dan menjadi andalan di provinsi Sulawesi Selatan di wilayah timur Indonesia. Bahkan telah dikenal luas secara nasional hingga internasional. Sampai saat ini Provinsi Sulawesi Selatan dalam pengembangan produk pariwisata hanya fokus pada Tanah Toraja. Namun, tingkat kunjungan wisman ke Tanah Toraja cenderung menurun sejak tahun 2002. Di sisi lain jumlah kunjungan wisman Sulawesi Selatan telah meningkat secara signifikan setiap tahun. Itu menunjukkan ketidaksesuaian pengembangan orientasi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dengan tingginya kenjungan wisatawan. Berdasarkan hal-hal di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menunjukkan pengaruh faktor psikografi kunjungan wisatawan asing ke Sulawesi Selatan untuk pengembangan produk wisata yang dibuat oleh pemerintah Sulawesi Selatan. Subyek adalah wisatawan asing yang mengunjungi Sulawesi Selatan pada bulan April sampai Mei 2010. Data yang dikumpulkan menggunakan metode survei, kuesioner, dan wawancara untuk menentukan motivasi dan persepsi sebelum dan setelah kunjungan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis frekuensi dan Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pola pengembangan pariwisata di Sulawesi Selatan dengan kunjungan pasar faktor psikografis wisatawan ke Sulawesi Selatan. Selain itu ada perbedaan persepsi wisatawan asing berdasarkan wilayah untuk pengembangan produk pariwisata
KUALITAS PELAYANAN PRIMA TERHADAP KLAIMEN ASURANSI KECELAKAANPADA PT JASA RAHARJA (PERSERO) CABANG BALI Ayu Mirah Kencanawati, Anak Agung; Mas Suryaniadi, Sagung; Supiatni, Ni Nyoman
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.924 KB)

Abstract

Pelayanan prima merupakan ujung tombak perusahaan. Dalam konsep  pelayanan prima  terdapat empat unsur pokok, yaitu:  kecepatan, ketepatan, keramahan, dan  kenyamanan. Semakin tinggi tingkat kualitas pelayanan yang dipersepsikan, maka semakin meningkat kepuasan masyarakat.    Dimensi kualitas pelayanan jasa adalah Keandalan, daya tanggap , jaminan,empati, dan bukti fisik. Dimensi jaminan adalahkompetensi,kesopanan, kredibilitas, dimensi empati yaitu akses, komunikasi, dan pemahaman terhadap pelanggan.Bukti fisik berhubungan dengan penampilan fisik.             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pencapaian kualitas pelayanan prima terhadap klaimen asuransi kecelakaan pada PT Jasa Raharja (Persero) dan untuk mengetahui kualitas pelayanan yang masih perlu ditingkatkan terhadap klaimen asuransi kecelakaan pada PT Jasa Raharja (Persero). Jumlah responden79 orang dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif.Kesimpulan dari pembahasan adalah kualitas pelayanan prima yang diberikan kepada klaimen PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali adalah “Baik” (berkualitas) dengan rata-rata (mean) sebesar 4,16. Kualitas pelayanan prima yang terbaik adalah keandalan yang memperoleh nilai paling tinggi dengan nilai rata-rata yaitu 4,23, sedangkan kualitas yang memiliki penilaian paling rendah adalah empati. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata  hanya sebesar 4,09 serta terdapat pula dua variabel yang masih perlu untuk ditingkatkan yaitu dimensi daya tanggap yang hanya memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,97 dan dimensi empati yang juga memperoleh nilai rata-rata (mean) sebesar 3,97
PENYAJIANLAPORAN KEUANGAN EDOTEL BALIKPAPAN ( STUDI KASUS PADA HOTEL TRAININGSMK NEGERI 4 BALIKPAPAN) Mulyani, Yogiana
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.587 KB)

Abstract

Masih diterapkannya sistem akuntansi secara manual serta belum disusun dan disajikannya  laporan keuanganyang mengacu pada aturan yang berlaku di Indonesia seperti yang tertuang dalam Standar Akuntansi Keuangan (SAK)menyebabkan banyaknya kendala yang ditemui di Edotel Balikpapan. Oleh karena itu,  tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dari sistem infomasi akuntansi, kebijakan akuntansi dan penyajian laporan keuangan yang diterapkan pada Edotel Balikpapan sebagai Hotel Training di SMK Negeri 4 Balikpapan.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan  menggunakan pendekatan utama, yaitu : wawancara, observasi dan telaah dokumen, kemudian di analisis dengan pendekatan deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi, kebijakan akuntansi dan penyajian laporan keuangan yang diterapkan pada Edotel Balikpapan sebagai hotel trainingdi SMK Negeri 4 Balikpapan belum sesuai dengan norma-norma akuntansi keuangan khususnya penyajian laporan keuangan pada industri perhotelan. Oleh karena itu, secara terintegrasi diperlukan perbaikan-perbaikan dalam penerapannya sehingga akan menghasilkan suatu sistem akuntansi, kebijakan akuntansi, dan penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan norma-norma akuntansi keuangan dan dapat diterapkan untuk Edotel Balikpapan sebagai hotel training SMK. Selain itu juga diperlukan peran serta pihak-pihak yang terkait dalam pendayagunaan hotel training untuk pembinaan manajemen hotel melalui pendidikan dan pelatihan pengelolaan hotel
BIAYA OVERHEAD BERSAMA DALAM MEMPRODUKSI PRODUK COMMON GELAS DAN LEPEKAN HIJAU PADA UPT PSTKP BALI-BPPT Normal, I Nyoman
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.943 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yang berkaitan dengan perubahan upah minimum regional kota Denpasar dan massa bodi BPC-1 tahun 2013 s.d 2018 adalah : (1) untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional terhadap biaya konversi; (2) untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional terhadap harga pokok produksi; dan (3) untuk mengetahui pengaruh upah minimum regional terhadap harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) penambahan upah minimum regional kota Denpasar dapat meningkatkan biaya konversi massa bodi BPC-1, tetapi tidak secara proporsional. (2) penambahan upah minimum regional kota Denpasar dapat meningkatkan harga pokok produksi massa bodi BPC-1, tetapi tidak secara proporsional; dan (3) penambahan upah minimum regional kota Denpasar dapat meningkatkan harga jual massa bodi BPC-1, tetapi tidak secara proporsional. Penjumlahan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik dalam memproduksi massa bodi BPC-1 menghasilkan harga pokok produksi. Harga pokok produksi ditambah marjin laba yang diinginkan ditambah beban operasi (beban pemasaran dan beban administrasi & umum) menghasilkan harga jual.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI GIRI SARI SEDANA DI MENGWI Agus Putrayasa, I Made; Kurnia Dewi, Ni Wayan; Purwanta Suta, I Wayan
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 11 No 2 Juli (2015): Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.144 KB)

Abstract

Perkembangan koperasi yang begitu pesat, mengharuskan manajemen menerapkan prinsip kehati-hatian dan melakukan penilaian kesehatan atas aktivitas bisnis yang telah dilakukan. Kesehatan koperasi adalah kondisi atau keadaan koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat dan sangat tidak sehat. Aspek yang digunakan untuk penilaian kesehatan koperasi adalah aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, kemandirian dan pertumbuhan, likuiditas serta jatidiri koperasi yang berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor  14/Per/M.KUKM/XII/2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah tingkat kesehatan Koperasi Giri Sari Sedana tahun 2013. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data laporan keuangan tahun 2013 serta daftar pertanyaan tentang aspek manajemen koperasi. Hasil analisis menunjukkan penilaian tingkat kesehatan Koperasi Giri Sari Sedana tahun 2013 yang mengacu pada  Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia No. 14/Per/M.KUKM/XII/2009  adalah cukup sehat, hal ini ditunjukkan dengan skor 73,55

Page 1 of 1 | Total Record : 9