cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi
Published by Politeknik Negeri Bali
ISSN : 1412114X     EISSN : 25805649     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi is a peer-reviewed research journal aiming at promoting and publishing original high quality research in all disciplines of engineering and applied technology. All research articles submitted to Logic should be original in nature, never previously published in any journal or presented in a conference or undergoing such process across the world. All the submissions will be peer-reviewed by the panel of experts associated with particular field. Submitted papers should meet the internationally accepted criteria and manuscripts should follow the style of the journal for the purpose of both reviewing and editing.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN AND CAPACITY SPECTRUM METHOD FOR SPECIAL MOMENT RESISTING FRAME Rosyidah, Anis; A.P., Nadhila Ramadhani
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 20 No 1 (2020): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2407.866 KB) | DOI: 10.31940/logic.v20i1.1455

Abstract

In designing seismic-resistant buildings, it is commonly used Forced-Based Design method. The concept of the Force-Based Design (FBD) method is based on an elastic analysis of the structure and indirectly shows the performance level of the structure towards the effects of the seismic forces. Therefore, it is required an approach that capable of analyzing and evaluating the performance of the inelastic structural response; it is called Performance-Based Design method. This paper uses two methods of Performance-Based Design, there are Direct Displacement-Based Design and Capacity Spectrum Method, by using pushover analysis. The objectives of the research are to analyze and compare the performance level of the building in inelastic condition by using these two methods. The structural model reinforced concrete special moment frames. Seismic design code that used in this study is SNI 1726:2012. The reviewed parameter values are displacement and story drift values, estimated plastic hinge response, and performance level of the building from two methods. As the results, all the parameter values of DDBD analysis are more significant than CSM. DDBD produces the drift and displacement values of 0.668 m with the rebar ratio is more significant than 1.00. While, the CSM produces the drift and displacement values of 0.501 m with the rebar ratio of 1.00. The failure mechanism of both methods indicates the strong column weak beam where the beams should fail before the columns. The structure performance level which refers to ATC-40 indicate that both DDBD method and CSM method are in Damage Control level despite displacement target of the two methods are different which is DDBD produces displacement target of 0.376 m while CSM produces the value of 0.345 m.
HORIZONTAL COFFEE ROASTER DESIGN WITH TEMPERATURE AND TIME CONTROL Suherman, I Ketut; Suwirya, I Wayan; Dewi, Ni Wayan Merda Surya
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 20 No 1 (2020): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.461 KB) | DOI: 10.31940/logic.v20i1.1780

Abstract

National coffee have bean production reaches 600,000 tons for a year, only 20% that can be processed and marketed in to secondary products by roasted coffee, ground coffee, fast food coffee, and several types of secondary products derived from its derivatives and processing. The factors need to be considered when roasting, including temperature, time, expertise, and roasting techniques with a tool that is designed has dimension length 50 cm width 45 cm and height 110 cm. Coffee beans are roasted using a teflon griddle without a 25 cm cover diameter and Teflon griddle with a 16 cm cover diameter. The treatments studied were temperatures around 180 to 215oC with 12 minutes roasting time. The temperature treatment and roasting time affect the changes in mechanical physical properties of the coffee, namely a faster decrease in water content, increased fragility and accelerate changes in the color of darkness. Roaster machine based on microcontroller using gas fuel is made only 3 settings of coffee profile results, namely light, medium and dark with a light time of 12.8 minutes, medium 17 minutes and dark 25 minutes with a temperature setting of 245 degrees Celsius. The price of "roaster" is still very high because all the roasted tools in Indonesia are mostly imported so that they are not affordable by the household industry scale in relatively low income. So the authors make a prototype of a horizontal roaster model while still emphasizing traditional methods with temperature and time control. Temperature and time control here can be used to obtain the desired coffee profile qualit to reproduce creations roasted results. The dimensions are also small with a height of 60 cm, a width of 50 cm and a length of 60 cm and a frying pan diameter of 30 cm to hold 2 kg of coffee. This tool is designed with stainless steel and other parts used easily found on the market with the aim of facilitating maintenance and the main point is the application of appropriate technology with to increasing economic value. The results of testing the tool with a robusta coffee sample of 2 kilograms obtained the conclusion that the temperature and roasting time affect the profile of coffee produced and the roasting process can reduce the moisture content of coffee beans produced to improve quality of coffee profile.
PERBANDINGAN KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH ANTARA BETON NORMAL DAN BETON INTEGRAL WATERPROOFING Jaya, I Made; Kader, I Made Suardana; Suasira, I Wayan; Yuda, I Putu Indra
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 3 (2017): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.049 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i3.642

Abstract

Beton adalah massa padat hasil campuran dari agregat halus, agregat kasar,  air  dan semen portland dengan atau tanpa bahan tambah. Beton Integral waterproofing  merupakan campuran beton dengan penambahan waterproofing integral yang bertujuan  untuk memperbaiki sifat beton terhadap ketahanan air. Penambahan Integral waterproofing  juga akan berpengaruh terhadap kuat tekan maupun kuat tarik belah pada beton yang dihasilkan. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton,  dengan perlakuan yang diberikan pada benda uji meliputi: benda uji dengan penambahan Integral waterproofing dan benda uji normal. Benda uji direncanakan dengan mutu f?c 25 Mpa, dengan jumlah masing-masing benda uji untuk uji kuat tekan sebanyak 15 buah, sedangkan untuk pengujian kuat tarik belah masing-masing menggunakan 5 buah benda uji.  Hasil pengujian menunjukkan terjadi penurunan kuat tekan karakteristik sebesar 7,62% pada beton integral terhadap   beton normal. Hal ini disebabkan oleh adanya penambahan air untuk pencampuran waterproofing integral. Sedangkan dari uji  kuat tarik belah (fct) rata-rata beton, terjadi peningkatan sebesar  3,52% pada beton integral, yaitu dari fct = 10.22 MPa pada beton normal sedangkan pada beton integral nilai fct = 10.58 MPa.
Studi Analisis Rugi-Rugi Daya pada Penghantar Netral Akibat Sistem Tidak Seimbang di Jaringan Distribusi Gardu KA 1495 Penyulang Citraland Menggunakan Simulasi Program ETAP 7.0. Suwardana, I Wayan; Sutawinaya, I Putu; Wulandari, I Ayu Rai
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 3 (2014): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.915 KB)

Abstract

Pada suatu sistem distribusi tenaga listrik, ketidakseimbangan beban sering kali terjadi sebagai akibat sulitnya mengatur beban di sisi pelanggan. Sebagai akibat dari ketidakseimbangan beban tersebut, muncul arus pada penghantar netral. Arus yang mengalir pada penghantar netral ini menyebabkan terjadinya rugi-rugi daya (losses). Pada penelitian ini, penulis melakukan analisis bagaimana pengaruh ketidakseimbangan beban pada Gardu Distribusi KA 1495 terhadap rugi-rugi daya penghantar netral saluran induk menggunakan program ETAP 7.0. Adapun hasil yang diperoleh, prosentase pembebanan trafo mengacu pada dasar data hasil pengukuran adalah sebesar 83,96 %, sedangkan yang mengacu pada data hasil simulasi ETAP adalah sebesar 84,77 %. Prosentase ketidakseimbangan beban mengacu pada data hasil pengukuran adalah sebesar 55,62%, sedangkan yang mengacu pada data hasil simulasi ETAP adalah sebesar 55,07 %. Besarnya arus netral mengacu pada data hasil pengukuran adalah sebesar 155,2409 ampere, sedangkan yang mengacu pada data hasi simulasi ETAP adalah sebesar 155,8148 ampere. Rugi-rugi daya yang terjadi pada penghantar netral saluran induk mengacu pada data hasil pengukuran adalah sebesar 56,5138 watt, sedangkan yang mengacu pada data hasil simulasi ETAP adalah 56,9325 watt.
REKOMENDASI INTERVENSI ERGONOMI PADA UKM UNGGULAN PROVINSI SUMSEL Setiawan, Heri
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 2 (2017): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.063 KB) | DOI: 10.31940/logic.v17i2.541

Abstract

UKM unggulan di Provinsi Sumsel, yaitu; UKM Pempek dan UKM Kerupuk & Kemplang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Sumsel, menopang perekonomian Indonesia dalam pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing bangsa. Sistem kerja di setiap UKM banyak ditemukan ketidakergonomisan berdampak belum optimalnya produktivitas dan melebihi nilai ambang batas aspek kesehatan manusia.  Kajian intervensi ergonomi dalam konteks ide yang cocok adalah melakukan analisis ergonomi dan Teknologi Tepat Guna/TTG. Hasil penelitian berupafenomena ketidakergonomisan UKM dan kajian intervensi ergonomi, meliputi: sikap kerja dan rancangan alat lama yang tidak memenuhi kaidah ergonomi, bekerja tidak fisiologis, klasifikasi subjektivitas tingkat sistem muskuloskeletal risiko tinggi sebesar 42-62, klasifikasi tingkat kelelahan subjektif sebesar 45-67 (kategori tinggi), beban kerja fisik pada tingkat dan kategori beban kerja berat (125-150 dpm), dan kategori % CVLsebesar 60-80% (agak berat). Hasil kajian intervensi ergonomi ini, menjadi titik awal untuk menunjang riset Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi UKM Unggulan di Provinsi Sumsel dalam Pembangunan berkelanjutan.
ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM LOOP SCHEME JARINGAN TEGANGAN MENENGAH 20 KV PENYULANG BLAHKIUH TERHADAP KEANDALAN SISTEM Ta, I Ketut; Sudiartha, I Wayan; Mudiana, I Nyoman
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 2 (2014): July
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.955 KB)

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian terpenting dalam proses penyaluran tenaga listrik, karena merupakan penghubung dari sumber ke konsumen. Sehingga Keandalan sistem distribusi tenaga listrik sangat diperlukan. Oleh karena itu diperlukan cara-cara untuk menjamin keandalan sistem tersebut. Salah satunya dengan menggunakan sistem loop scheme dalam pengoperasian jaringannya. Penyulang Blahkiuh berada di wilayah Area Jaringan Bali Selatan Rayon Mengwi, yang terdapat pada trafo III GI Kapal. Dengan panjang 124966,918km dan jumlah pelanggan 14427 pada tahun 2012. Dalam Penelitian ini dibahas mengenai pengaruh penggunaan sistem loop scheme JTM 20KV penyulang Blahkiuh terhadap Keandalan sistem. Dimana akan dihitung tingkat SAIDI dan SAIFI dengan sistem loop scheme dan sistem radial. Dengan asumsi data durasi gangguan, jumlah gangguan serta jumlah total pelanggan penyulang Blahkiuh pada sistem radial sama dengan sistem loop scheme. Setelah diperoleh hasil perhitungannya akan dibandingkan untuk mengetahui pengaruh digunakannya sistem loop scheme pada penyulang Blahkiuh. Pada penyulang Blahkiuh tingkat SAIDI dan SAIFI dengan sistem loop scheme adalah SAIDI=32,52 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI=9,24 kali/pelanggan/tahun. Sedangkan dengan sistem radial SAIDI=60,26 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI=17,13 kali/pelanggan/tahun. Dengan selisih perhitungan pada sistem loop scheme dan sistem radial sebesar SAIDI=27,74 jam/pelanggan/tahun dan SAIFI=7,89 kali/pelanggan /tahun. Selisih tersebut menunjukkan dengan menggunakan sistem loop scheme tingkat keandalan sistem pada penyulang Blahkiuh menjadi lebih baik.
Analysis of the Effect of Temperature on Tire's Durability on Engkel Truck Vehicle Suastawa, Wayan; Sukadana, Ida Bagus Putu
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 19 No 1 (2019): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.849 KB) | DOI: 10.31940/logic.v19i1.1146

Abstract

Tires are a very important component of a vehicle, a variety of charges are imposed on the tires when the vehicle is stationary or moving. The various loading styles directly rest on the air trapped in the tire, and cause the rise of pressure to flow in accordance with the magnitude of the various forces it receives. The rise in tire pressure mainly occurs when the vehicle is in motion, where the tire gets a compressive force from the constant load of the vehicle and the shock load due to the road contour. High pressure and rising and falling causes heat on the tire which then heat is moved to the rubber tire layer. Besides also because of the heat when the surface of the tire tread rub against the road during acceleration and braking.             Assuming that heat is the main cause of tire damage then this study will try to analyze the influence of tire rubber temperature on the ability of work to withstand the air pressure in the tire. The loading received by the tire rubber coating is assumed to be the same as the tensile test that will be applied to the tire when used. This tensile test will be carried out on the rubber tire layer by heat treatment before it is tested. Temperature treatment starts from a temperature of 30 until 110 with a range of 20 degrees, with the expected stress value and the best strain obtained at that temperature range. The tire samples used in this study are two of the most used tire brands on ankle truck trucks which are the most widely used truck types.                 With tensile test the tire performance is generally very good at low temperature up to 70 degree temperature, above 70 degree temperature tire performance began to decrease due to the increased strain on the tire material so that the ability to resist high pressure by the pneumatic force of the wind inside the tire decreased relative Against the increase in tire temperature.
POTENSI LUMPUR SIDOARJO BAKAR DAN FLY ASH PADA PEMBUATAN MORTAR RINGAN GEOPOLIMER Amin, M. Shofi?ul; Ekaputri, Januarti Jaya; Triwulan, Triwulan
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 14 No 1 (2014): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.638 KB)

Abstract

Semburan lumpur Sidoarjo (LUSI) yang terus-menerus sampai sekarang mengakibatkan jumlah lumpur yang semakin sulit dikendalikan. Unsur kimia yang terkandung pada lumpur Sidoarjo didominasi oleh silika (>50%), alumina (26%), dan beberapa unsur lain seperti besi, calsium dan magnesium dengan jumlah yang relatif kecil. Tujuan penelitian ini yaitu memanfaatkan lumpur Sidoarjo sebagai bahan dasar untuk pembuatan binder pada mortar ringan geopolimer. Komposisi mortar ringan geopolimer digunakan (binder+alkali+naphtalhene superplasticizer+agregat halus+bahan pengembang alumunium powder). Adapun bahan dasar binder adalah campuran LUSI bakar + fly ash. Perbandingan binder dengan pasir yang digunakan adalah 1:0,15. Perawatan dilakukan dengan steam pada suhu 60oC selama 6 jam. Hasil mortar ringan geopolimer memiliki rata-rata kuat tekan dan berat volume berturut-turut yaitu 3,49 Mpa dan 1,29 gr/cm3. Sedangkan hasil pengujian kimia (XRD) menunjukkan mortar ringan geopolimer didominasi senyawa silica oxcide dengan mineral quartz (SiO2).
INOVASI SUMUR IMBUHAN UNTUK PEMANENAN AIR HUJAN DOMESTIK Sudiajeng, Lilik; Wiraga, I Wayan; Lanang Parwita, I Gusti
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 16 No 3 (2016): November
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.96 KB)

Abstract

Masalah umum yang sering dihadapi kota besar adalah terjadinya genangan air atau banjir di saat musim hujan dan krisis air di saat musim kering. Kondisi tersebut juga dialami oleh sebagian wilayah Kota Denpasar, di antaranya adalah Denpasar bagian Utara, sebagian Denpasar Timur, dan sebagian Denpasar Barat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, di antaranya melalui pembuatan sumur imbuhan. Penelitian sebelumnya sudah menghasilkan desain sumur imbuhan untuk pemanenan air hujan yang terbuat dari buis beton diameter 1 m, namun dalam penerapannya mengalami beberapa kendala, terutama masalah ketersediaan lahan dan tenaga kerja untuk mengerjakan galian secara manual. Oleh karenanya perlu dilakukan inovasi desain sumur imbuhan berdasarkan prinsip-prinsip ergonomi yang menempatkan kenyamanan pengguna sebagai pertimbangan utama. Berdasarkan data hidrogeologi, telah dilakukan inovasi desain sumur imbuhan dari pipa HDPe diameter 12? yang pembuatannya dapat dilakukan secara masinal dan pracetak, fleksibel tergantung ketersediaan lahan yang ada di halaman rumah penduduk, bahkan dapat dibuat di sepanjang bawah cucuran atap sehingga tidak memerlukan lahan khusus. Desain dibuat indah sehingga dapat menyatu dengan keindahan rumah. Desain sumur tersebut juga dapat dibuat di sepanjang bahu jalan atau di tempat-tempat fasilitas umum lainnya. Dengan desain yang fleksibel tersebut semua unsur baik masyarakat maupun pemerintah diharapkan tergugah untuk ikut dalam program pemanenan air hujan sehingga pada musim hujan dapat memanen air dalam jumlah yang banyak dan mengurangi terjadinya genangan air atau banjir di saat musim hujan serta mencegah terjadinya krisis air di saat musim kemarau.
METODE SARINGAN PASIR UNTUK PENURUNAN KEKERUHAN DAN AMONIAK (NH3) PADA AIR LIMBAH KANTIN DI POLITEKNIK NEGERI BALI Winaya, I Nyoman Anom Purwa; Triadi, I Nyoman Sedana; Sudiasa, I Wayan
Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Vol 17 No 1 (2017): March
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan survey secara langsung debit air limbah kantin 1 dan 2 di Politeknik Negeri Bali. Penelitian ini didasarkan berdasarkan fakta bahwa seringnya terjadi luberan air limbah kantin akibat dari tidak sesuainya kaidah dalam pengolahan air limbah untuk karakteristik limbah organik. Simulasi penelitian dengan melakukan pengujian awal untuk mengetahui karakteristik awal dari parameter fisik dan kimia dari air limbah tersebut. Karakteristik awal dari uji karakteristik air limbah yaitu didapatkan : 1) kekeruhan 119 NTU (newton total unit), 2) Ammonia / amoniak 0.21 mg/ltr. Berdasarkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 8 tahun 2007 tentang Baku Mutu Air Limbah bahwa : 1) kekeruhan ambang batasnya adalah 5 NTU (newton total unit), 2) ammonia / amoniak (nihil) atau tidak terdeteksi. Hal inilah menjadi dasar penelitian bahwa harus dirancang Instalasi Pengolahan Air Limbah yang sesuai dengan prosedur dan tepat secara dimensi. Hasil penelitian menyatakan debit air limbah didapatkan sebesar : 0.43 m3/dtk dalam seminggu. Untuk pernecanaan IPAL direncanakan tahap pertama yaitu pengolahan secara anaerob  dengan merencanakan detensy Time. selama 24 jam didapatkan hasil  kekeruhan yaitu 81,8 NTU. Sedangkan ammonia (NH3) tetap terdeteksi 0.21 mg/ltr. Tahap berikutnya adalah pengolahan aerob dengan metode aerasi selama 45 menit dan waktu tunggu selama 24 jam didapatkan penurunan kekeruhan menjadi 55.7 NTU dan ammonia 0.12 mg/ltr.. Hal ini menyatakan bahwa limbah organic memang tidak bisa hanya diolah secara aerob maupun aneorob, tetapi harus dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu dengan metode filtrasi. Simulasi alat filtrasi menggunakan hasil penelitian Dwijani W. (2007) dengan metode saringan biologis memanfaatkan media kerikil, pasir dan tanah yang disusun secara berlapis. Setelah proses filtrasi dengan kecepatan debit 0.03 m/dtk dengan waktu tunggu 8 jam maka didapatkan hasil : 1) kekeruhan 2.81 NTU dan ammonia tetap terbaca menjadi 0.19 mg/ltr. Perencanaan bak pengolahan air limbah adalah Panjang 3 meter dan lebar 2.54 meter dan kedalaman 5 meter. Perkiraan RAB Rencana Anggaran Biayanya adalah Rp. 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah).

Page 1 of 23 | Total Record : 222