cover
Contact Name
Prama Wahyudi
Contact Email
pramawahyudi@lptik.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltpa@fateta.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 14101920     EISSN : 25794019     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas (JTPA) adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). JTPA diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September oleh Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Cakupan artikel Jurnal Teknologi Pertanian Andalas adalah: Teknologi Pertanian, Teknik Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Pertanian Agro-Industri, Teknologi Pangan dan Gizi.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 20, No 1 (2016)" : 9 Documents clear
CARA PENAMBAHAN PALA BUBUK (Myristica fragrans Houtt) PADA PROSES PENGOLAHAN GULA SEMUT TEBU BERCITA RASA PALA Neswati, Neswati
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.9-16.2016

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  cara  penambahan pala bubuk  yang  terbaik  sehingga diperoleh  rendemen, sifat kimia dan sensoris gula semut tebu bercita rasa pala yang terbaik. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini adalah  penambahan pala bubuk pada awal pemasakan nira, saat nira mendidih, sebelum penggerusan dan setelah terbentuk gula semut. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa cara penambahan pala bubuk setelah terbentuknya gula semut menghasilkan rendemen 12,03%, aktifitas antioksidan 28,5%, total fenol 19,5 mg GAE/g, warna cokat muda, bentuk serbuk dan aroma tajam khas pala.
IDENTIFIKASI NON-DESTRUCTIVE KANDUNGAN TOTAL KAROTEN PADA BUAH KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ) BERBASIS ANALISIS CITRA Malin Sutan, Sandra; Diyanal Arifin, Ahmad; Hendrawan, Yusuf
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.50-58.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses penundaan waktu (inap) terhadap kandungan total karoten pada buah kelapa sawit serta mengetahui hubungan antara indeks warna RGB, HSV dan L*a*b terhadap kandungan total karoten pada buah sawit. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh proses penundaan waktu terhadap kandungan total karoten pada buah sawit, dimana semakin lama penundaan maka kandungan total karoten juga semakin tinggi. Pola hubungan antara indeks warna RGB, HSV dan L*a*b terhadap kandungan total karoten didapatkan trend hubungan terbaik adalah naik secara eksponensial, dimana 4 parameter dengan trend hubungan terbaik adalah Saturation, value, a* dan b*.
AKTIVITAS AMILOLITIK PADA PARUTAN UBI KAYU (Manihot uttilissima) YANG DIPERAM DENGAN WAKTU YANG BERBEDA Surya Murtius, Wenny
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.27-34.2016

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mengetahui aktivitas amilolitik tertinggi dan waktu pemeraman yang tepat parutan ubi kayu sebelum dicetak menjadi kerupuk. Berdasarkan pengamatan dilapangan produsen kerupuk ubi kayu di Nagari Tanjuang Gadang Kecamatan Lareh Sago Halaban Kab. Lima Puluh Kota, mempunyai kebiasaan memeram parutan ubi kayu yang telah diparut selama ± 24 jam. Sehingga perlakuan penelitian adalah waktu pemeraman yang berbeda (0 Jam, 6 Jam, 12 Jam, 18 Jam, 24 Jam dan 30 Jam). Hasil penelitian menunjukkan aktivitas tertinggi amilolitik adalah pada waktu 30 jam, sedangkan waktu pemeraman terbaik adalah 18 jam, dengan karakteristik; granula pati sudah mulai pecah, kadar air 56,83%, pH 4,72, Aw 0,97, IA 5,8 mm, mikroorganisme amilolitik 5,0 * 103 cfu/g dan ALT 1,6 * 104 cfu/g.
KAJIAN KEMAMPUAN ADSORPSI BATANG JAGUNG (Zea mays.) TERHADAP ION LOGAM KADMIUM (Cd2+) Haryanto, Bode; Panjaitan, Firmanto; Haloho, Herman; Rawa, Rifai; Ridho, Muhammad
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.59-68.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi batang jagung dengan variasi bentuk dalam menyerap ion logam besi (Cd2+) 50 ppm pada larutan dengan pH 4,5. Batang jagung yang digunakan dibentuk berupa bulat, ½ bulat, ¼ bulat, 50 mesh, dan 70 mesh. Variasi kecepatan yang digunakan adalah 150, 220, dan 250 rpm. Penelitian ini terbagi menjadi 2 tahap, yaitu perlakuan awal dengan melakukan pencucian dan pengeringan hingga kondisi yang seragam. Tahap kedua adalah pengukuran potensi kapasitas adsorpsi dengan system batch adsorption dan pemodelan kinetika adsorpsi. Variasi bentuk batang jagung mempengaruhi kemampuan adsorpsi dengan kenaikan dari 60,89%, 67,45%, 79,95%, 80,75% hingga 85,00% untuk bentuk bulat, ½ bulat, ¼ bulat, 50 mesh dan 70 mesh secara berurut. Pengaruh variasi pengadukan juga mampu meningkatkan kapasistas adsorpsi namun tidak terlalu besar. Model kinetika adsorpsi mengindikasikan adsorpsi terjadi secara kimia. Kemampuan adsorpsi ini menunjukkan bahwa batang jagung memiliki potensi sebagai adsorben dalam menyerap ion logam dalam larutan.
STUDI PERLAKUAN PANAS PADA ALAT PENGUPAS KULIT GELONDONG UNTUK BIJI KOPI (Coffea sp.) Eka Putri, Renny; R, Mislaini; Syaputra, Andri
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.17-26.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan pada pengupasan kulit gelondong untuk biji kopi dan melakukan analisis biaya pokok dengan alat pengupas kulit gelondong. Pengujian dilakukan dengan suhu pemanasan 75°C dengan 3 perlakuan lama pemanasan yaitu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit dengan 3 kali ulangan setiap perlakuan. Bahan yang digunakan adalah kopi Robusta yang telah dijemur selama 2 minggu dibawah sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah pada lama  pemanasan 30 menit, dengan kapasitas pengupasan sebesar 6,12 kg/jam, dan efektifitas pengupasan  tertinggi 38 % serta biaya pokok pengupasan terendah senilai Rp 906,13 kg/jam.
IDENTIFIKASI LIMBAH PABRIK KANCING BAJU DARI KULIT KERANG LOLA DI PADANG Didi Ismanto, Sahadi
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.69-75.2016

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Mengidentifikasi kandungan kimian bahan yang terkandung pada limbah pabrik kancing baju dari kulit kerang dan Mengkaji kemungkinan pemanfaatan limbah pabrik kancing baju dari kulit kerang sedangkan manfaatnya adalah untuk memanfaatkan limbah pabrik kancing baju dari kulit kerang dari bahan kurang bermanfaat menjadi barang bernilai ekonomi. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metoda eksploratif, yaitu mencari tahu kandungan apa yang ada pada limbah pabrik kancing baju dari kulit kerang lola.  Hasil penelitian didapatkan kandungan kimia pada limbah pabrik kancing kulit kerang dari bahan baku kerang Lola adalah Protein10,01 %, Karbohidrat 2,94 %, Kadar Air 3,40 %, Kalsium 31,17 %, Abu 12,44 %, SiO2 7,88 %,  MgO 18,88 %, Fe2O3 0,03  %, Lemak 0,97 % dan Fosfor 12,28 %.  Limbah pabrik kancing kulit kerang dari bahan baku kerang Lola dapat digunakan untuk pakan ternak ayam, Hidroksiapatit, bahan campuran beton polimer, pembuatan pangan kaya kalsium, sebagai adsorben ion timah putih,  Saran perlu penelitian lebih lanjut untuk pemanfaatan limbah pabrik kancing kulit kerang yang banyak mengandung Kalsium untuk keperluan farmasi dan bahan tambahan pangan sebagai fortifikasi kalsium.
PEMBUATAN MINUMAN SERBUK INSTAN DARI BERBAGAI BAGIAN TANAMAN MENIRAN (Phyllanthus niruri) Andhika Permata, Deivy; Sayuti, Kesuma
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.44-49.2016

Abstract

Masyarakat cenderung lebih menyukai produk pangan yang berbentuk instan, seperti minuman serbuk instan. Disamping kemudahan dalam penyajian minuman instan diharapkan juga memberi khasiat bagi kesehatan tubuh, salah satunya dengan memanfaatkan tanaman herbal. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan menggunakan beberpa bagian tanaman meniran (daun, batang, dan akar) serta meniran utuh yang digunakan dalam pembuatan minuman serbuk instan, dengan penambahan cassia vera dan stevia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa waktu larut semua minuman serbuk instan yang dihasilkan sebesar 60,17 detik, kadar air sebesar 9,2801–10,7135%, bagian tidak larut air sebesar 1,9263–3,1912%, kadar abu sebesar 0,0228–0,0278%, serta disukai oleh panelis baik dari segi rasa, warna, aroma dan tampilan.
RANCANG BANGUN DAN UJI TEKNIS ALAT PERONTOK PADI SEMI MEKANIS PORTABEL R, Mislaini
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.1-8.2016

Abstract

Rancang bangun alat perontok padi semi mekanis TEP_TS001 telah dilakukan di Desa Kawai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar serta Laboratorium Produksi dan Manajemen Alat dan Mesin Pertanian Universitas Andalas. Pengujian alat perontok dilakukan pada lahan sawah di Kecamatan Kuranji. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan rancang bangun alat perontok padi semi mekanis TEP_TS 001 dan mendapatkan alat yang sederhana, tepat guna, mudah dalam mobilitasi ke tempat perontokan dan dapat dioperasikan dengan satu orang operator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental yang terdiri dari beberapa tahap meliputi identifikasi masalah, analisis masalah, analisis rancangan fungsional, analisis rancangan struktural, perhitungan kebutuhan daya alat, tahap pembuatan dan tahap pengujian alat. Alat perontok padi semi mekanis TEP_TS 001 hasil rancangan dilakukan pengujian kinerja. Hasil pengujian kinerja alat ini memperlihatkan (1) kapasitas perontokan 26,71 kg/jam. (2) Alat perontok padi portabel ini memiliki putaran 345 RPM saat tanpa beban dan 221,9 RPM saat memiliki beban.
RANCANG BANGUN ALAT MESIN HAMMER MILL UNTUK PENGOLAHAN JAGUNG PAKAN Zulnadi, Zulnadi; Indovilandri, Indovilandri; Irfandi, Irfandi
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.35-43.2016

Abstract

Dalam rangka mempertahankan usaha peternak ayam di Kabupaten limapuluh Kota, sangat perlu diterapkan alat tepat guna penanganan pasca panen, khususnya yang berhubungan dengan pengolahan jagung sebagai pakan ternak. Bagi peternak ayam dalam skala kecil dan menengah sangat memerlukan mesin pengolahan jagung yang sederhana dan terjangkau dalam penggunaannya, sehingga ketersediaan pakan ternak tidak lagi tergantung pada harga pasar.Salah satu alat tepat guna dalam penanganan pasca panen adalah mesin penggiling jagung tipe hammer. Alat ini diharapkan mampu untuk mempermudah petani, khususnya bagi peternak ayam dalam menyediakan pakan ternak untuk usahanya, karena selama ini peternak ayam di Kabupaten Limapuluh Kota cenderung membeli pakan ternak ketimbang menggilingnya sendiri. Alat mesin hammer mill yang dibuat mempunyai spesifikasi: tinggi 135 cm, lebar 37 cm, panjang 128 cm, menggunakan motor bensin 4 HP sebagai tenaga penggerak. Hammer (pemukul) terbuat dari besi strip dengan ketebalan 6 mm, ukuran hammer 13 cm x 4 cm. Terdapat 4 buah sisi pemukul tempat terpasangnya mata hammer, dimana masing-masing sisi terdapat 4 buah hammer.  Dari pengujian didapat kapasitas kerja alat 100 kg/jam dengan rendemen 93% dengan dengan biaya pokok pengoperasian alat sebesar Rp. 1.333,75/kg. Break Even Point (BEP) adalah sebesar 11.853,81 kg/tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 9