cover
Contact Name
Susanti
Contact Email
jkastikesalirsyadclp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
santirnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cerme No. 24 Cilacap 53223
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad
ISSN : 20860722     EISSN : 25496603     DOI : -
Core Subject : Health,
Al-Irsyad Health Journal is a journal that publishes articles or research results and critical analysis studies related to nursing, midwifery and physiotherapy problems. Al-Irsyad Health Journal is published by STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap twice a year (March and September). The mission of Al-Irsyad Health Journal is to disseminate and discuss scientific writings on nursing, midwifery and physiotherapy. This journal is intended as a communication medium for lecturers and people who have attention to nursing, midwifery and physiotherapy.
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMAKAIAN KONDOM PADA WANITA PEKERJA SEKSUAL (WPS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDARBARU KECAMATAN SIBOLANGIT TAHUN 2020 Dewi Rismauli Bancin; Surya Anita; Juneris Aritonang
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v13i1.67

Abstract

Salah satu diantaranya adalah upaya menurunkan insiden penyebaran IMS, HIV/AIDS dari pelanggan ke WPS dan sebaliknya. Perilaku menggunakan kondom 100% atau konsistensi menggunakan kondom pada setiap hubungan seksual seharusnya dilaksanakan termasuk antara WPS dengan pelanggannya. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan desain cross sectional yang bertujuan untuk menganalisa berbagai faktor yang berhubungan dengan pemakaian kondom dan teridentifikasinya pemakaian kondom pada WPS. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandar Baru. Sampel dalam penelitian ini yaitu penghuni WPS yang ada di wilayah kerja Puskesmas Bandar Baru yaitu 84 orang. Hasil penelitian tentang pemakaian kondom oleh WPS, hasil penelitian variabel yang berhubungan dengan pemakaian kondom adalah variabel cara negosiasi dengan nilai OR = 4,455 artinya WPS yang memiliki cara negoisasai tidak baik mempunyai peluang 4,4 kali lebih berisiko tidak memakaian kondom dibanding WPS yang memiliki cara negoisasai yang baik. Dengan diketahuinya bahwa variabel yang berhubungan terhadap pemakaian kondom oleh WPS di Bandar Baru adalah cara negosiasi maka variabel tersebut penting dirubah ke arah yang positif sehingga menjadikan perilaku yang benar yaitu menggunakan kondom setiap melakukan hubungan seks untuk pencegahan penyakit menular seksual dan HIV/AIDS.
PENGARUH BRISK WALKING EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA Sonhaji; Shindi Hapsari; Siti Nur Khusnul Khotimah
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v13i1.66

Abstract

Hipertensi menurut WHO ( World Heald Organization ) adalah peningkatan tekanan persesten pada pembuluh darah arteri, dimana tekanan darah sistolik sama dengan atau diatas 140 mmHg dan tekanan diastolik sama dengan atau diatas 90 mmHg. Tujuan : Mengetahui Pengaruh Brisk Walking Exercise Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Puncang Gading Semarang. Metode :Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling yaitu purposive sampling, populasi dari penelitian ini sebanyak 29 sampel perlakuan dengan intervensi menggunakan latihan Brisk Walking Exercise dengan intervensi menggunakan sfigmomanometer kemudian dianalisa untuk mengetahui pengaruh dari hasil penelitian yang dilakukan. Hasil : Berdasarkan analisa dengan menggunakan Uji Wilcoxon didapatkan p value bernilai 0,000 (<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan tekanan darah sebelum dilakukan dan sesudah di lakukan tindakan Brish Walking Execise Kesimpulan : Terdapat pengaruh yang signifikan Frekuensi tekanan darah sebelum Brish Walking Exercise rata-rata pada 161,21 / 11,312 mmHg. Frekuensi tekanan darah sesudah Brisk Walking Exercise rata-rata pada 140,34 / 8,010 mmHg. Ada perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah Brisk Walking Exercise dengan p-value 0,000.Saran :Hasil penelitian ini dapat dijadikan cara penanganan lansia yang mengalami hipertensi, dengan cara memberikan Brisk Walking Exercise sehingga mengurangi ketergantungan terhadap obat. Kata Kunci : Brisk Walking Exercise,Tekanan Darah, Lansia
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU Hasriani; La Rangki
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v13i1.63

Abstract

The medical record data at the Napabalano Health Center for pulmonary TB in 2016 from January to December was 315 suspected cases, whereas in 2017 the January-December period suspected 261 cases of pulmonary TB were suspected. This study aims to analyze the risk factors for TB pulmonary disease in Napabalano District, Muna Regency. The research design is the Case Control Study. The study population was all suspected pulmonary TB in Napabalano Subdistrict, Muna Regency, from January to December 2017 totaling 261 cases with the number of sample cases 57 and controls 57 taken with Simple Random Sampling technique. The results showed that occupancy density was a risk factor for pulmonary TB incidence, respondents who were at home with dense occupancy ie> 1 person per 10 m2 at risk of suffering pulmonary TB by 6 times compared to respondents who were at home not dense at <1 person per 10 m2 . Nutritional status is a risk factor for pulmonary TB incidence, respondents with poor nutritional status <18 IMT risk at risk of developing pulmonary TB 33 times compared to respondents with normal nutritional status BMI value 18-24. There is that there are risk factors for occupancy density, nutritional status, towards the incidence of pulmonary TB.
PEKERJAAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRILAKU PEMBERIAN ASI EKLSUSIF Rosita, Neng; Harindra
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v13i1.62

Abstract

Di Indonesia hampir 9 dari 10 ibu pernah memberikan ASI, namun penelitian IDAI menemukan hanya 49,8% yang memberikan ASI secara ekslusif selama 6 bulan, Rendahnya cakupan pemberian ASI secara eklusif ini berdampak pada kulitas hidup generasi penerus bangsa dan juga pada perekonomian nasional. Data Cakupan ASI Eksklusif tahun 2014 di Provinsi Bangka Belitung masih tergolong rendah yaitu 54,9% sedikit diatas angka rata rata nasional, 52,3% sementara mengacu pada target tahun 2014 sebesar 80%. Banyak faktor yang berhubungan dengan pemberian MP ASI secara Dini oleh ibu, faktor tersebut meliputi pengetahuan, kesehatan dan pekerjaan ibu, iklan MP ASI, petugas kesehatan, budaya dan sosial ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatf, sehingga diperoleh hasil yang lebih lengkap. dengan menggunakan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional), sampel yang digunakan yaitu dengan random sampling, responden adalah ibu yang memiliki bayi usia 6- 12 bulan, yang berada di wilayah kerja puskesmas melintang, analisis yang di gunakan yaitu univarite dan bivarite dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan prilaku menyusui dengan hasil p = 0,023, untuk pendidikan tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan prilaku menyusui ASI Eklusif dengan hasil p = o,891 Kesimpulan Terdapat hubungan antara status ibu bekerja dengan prilaku pemberian ASI eklusif. Kata Kunci : Pekerjaan, Pendidikan, ASI Eklusif
TINGKAT KESIAPSIAGAAN KEPALA KELUARGA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN PLERET DAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTULTINGKAT KESIAPSIAGAAN KEPALA KELUARGA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI KECAMATAN PLERET DAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL Niken; Andri Setyorini
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v13i1.61

Abstract

Indonesia is one of the countries in the world that is vulnerable to various natural disasters. Indonesia is located at the confluence of three main plates of the earth, the Eurasian Plate, the Indo-Australian Plate and the Pacific Plate. One of the disasters that occurred in Indonesia was an earthquake, Yogyakarta is an area prone to experiencing earthquakes more precisely in Bantul district. In 2006 the earthquake in Yogyakarta claimed more than 6500 lives and property losses. The main factor in the emergence of many victims due to disasters is due to lack of knowledge about the disaster and lack of preparedness in anticipating the disaster. The purpose of this study was to measure the preparedness of the head of the family for earthquake disasters in the Piyungan and Pleret sub-districts of Bantul Regency. This type of research is in the form of quantitative descriptive by describing data that has been collected without intending to make conclusions that do not apply to the public. The number of samples is 192 head of family. Sampling of research using acidental sampling for the selection of male head of family respondents. The instruments used were LIPI and UNESCO in 2006. The results of research on the level of disaster preparedness in the majority Piyungan sub-district in the ready category (65-79) were 94 respondents (97.9%), while the Pleret sub-district included in the ready category (65-79) 90 respondents (93.8%). Suggestions from this research are to improve disaster preparedness by conducting training and simulations from the government, BPBD or involving health education institutions.
ILLNESS REPRESENTATION PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI Andri Setyorini; Niken Setyaningrum
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 13 No. 1 (2020): Vol. 13, No. 1 Edisi Maret 2020
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v13i1.60

Abstract

Non-communicable diseases that cause the highest death in the world, one of which is hypertension. In Indonesia, the national prevalence of hypertension in the results of the 2013 Basic Health Research based on the results of blood pressure measurements by medical personnel reached 25.8%. Management of hypertension can be done in two categories, namely non-pharmacological and pharmacological. But in practice it can certainly cause boredom and stress because they have to obey the recommended diet program during his life. So that the portrayal of the patient's implicit beliefs about the illness he is suffering from or called Illness representation can influence the way the patient chooses to deal with his illness including self-management activities carried out by the patient. This study aims to determine the picture related to "Illness Representation in Patients with Hypertension. This study uses a qualitative descriptive approach to data collection using in-depth interviews, participant observation and documentation. Analysis of data using qualitative content analysis. This study produced 6 themes based on the research objectives. The resulting themes are: 1) understanding of hypertension, 2) perceived complaints, 3) causes of disease, 4) duration of illness, 5) complications that may arise, and 6) Control or treatment
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR GARAM HANGAT TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA WANITA DI PUSKESMAS DLINGO II KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA Andri Styorini, Adelia Riza Ihfi Fauzia
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 12 No. 2 (2019): Vol. XII, No. 2, September 2019
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v12i2.57

Abstract

Indonesia diperkirakan mengalami periode lansia (ageing) pada tahun 2010-2035, dimana 10% penduduk akan berusia 60 tahun ke atas, di tahun 2020. Lansia biasanya mudah mengalami depresi, kecemasan, dan stres. Terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi stres yaitu terapi rendam kaki menggunakan air garam hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki menggunakan air garam hangat terhadap tingkat stres pada lansia wanita di wilayah kerja puskesmas Dlingo II Bantul Yogyakarta. Desain penelitian ini adalah Pra-Eksperimen Design: One Group Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 lansia wanita. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner DASS-42. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (nilai P < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi rendam kaki menggunakan air garam hangat terhadap tingkat stres pada lansia wanita di wilayah kerja Puskesmas Dlingo II, Bantul, Yogyakarta.
PENYAKIT KRONIS SISTEM PERNAFASAN ANAK DENGAN STUNTING Rusana, Ahmad Subandi, Ida Ariani
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 12 No. 2 (2019): Vol. XII, No. 2, September 2019
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v12i2.56

Abstract

Penyakit kronik pada anak akhir-akhir ini menjadi perhatian dan merupakan isu global. Salah satu penyakit kronik pada anak adalah gangguan sistem pernafasan. Penyakit kronik merupakan salah satu penyebab perawakan pendek atau yang disebut dengan stunting. Anak yang memiliki perawakan pendek apabila tinggi badan berada di bawah – 2 Standar Deviasi (SD) atau di bawah persentil kurva pertumbuhan sesuai usia dan jenis kelamin. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan anak dengan stunting dan menganalisis hubungan penyakit saluran pernafasan dengan stunting pada anak, metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelatif analitik, jumlah populasi 198 teknik pengambilan data total sampling di 22 Posyandu Kelurahan Sidanegara Cilacap. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (50,5%), usia balita (mean= 32 bulan, SD= 12,), Berat Badan (mean= 10,7 Kg, SD= 2,1), Tinggi Badan (mean= 81,7 cm, SD= 10,97). Stunting pendek (80,3%) dan sangat pendek (19,7%). Anak dengan Pneumonia (0,5%) dan Batuk Bukan Pneumonia (95,5%). Hasil uji analisis korelasi didapatkan data tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis kelamin (pv= 0,914; α= 0,05), usia (pv= 0,599; α= 0,05) dan penyakit kronis sistem pernafasan dengan anak stunting (pv= 0,620; α= 0,05).
PERBEDAAN EFEKTIVITAS POSISI SEMI FOWLER DAN HIGH FOWLER TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ASMA YANG DIBERIKAN NEBULIZER DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Tjokorda Istri Eka Anggayanthi, Putu Wira Kusuma Putra, Ida Ayu Agung Laksmi
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 12 No. 2 (2019): Vol. XII, No. 2, September 2019
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v12i2.55

Abstract

Pasien asma yang mendapat terapi nebulizer perlu diperhatikan yaitu penurunan difusi oksigen dalam darah dapat dilihat secara sederhana melalui penurunan saturasi oksigen yang dipantau dengan oksimetri nadi. Upaya mencegah penurunan saturasi oksigen tindakan mandiri perawat yaitu dapat dilakukan dengan cara mengatur posisi seperti semi fowler dan high fowler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas posisi semi fowler dan high fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien asma yang diberikan nebulizer. Metode penelitian yang digunakan Quasy Experiment dengan rancangan pre-post test with control group design. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan saturasi oksigen pada pasien asma yang diberikan nebulizer sebelum dan setelah diberikan posisi semi fowler dengan p value < 0,05, ada perbedaan yang signifikan saturasi oksigen pada pasien asma yang diberikan nebulizer sebelum dan setelah diberikan posisi high fowler dengan p value < 0,05 dan ada perbedaan efektivitas posisi semi fowler dan high fowler terhadap saturasi oksigen pada pasien asma yang diberikan nebulizer dengan p value < 0,05. Penelitian ini disimpulkan bahwa posisi high fowler lebih efektif meningkatkan saturasi oksigen pada pasien asma yang diberikan nebulizer dibandingkan posisi semi fowler.
PENGETAHUAN DAN KOMPETENSI DOSEN DALAM PENGEMBANGAN UJI OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN Bejo Danang Saputra
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 12 No. 2 (2019): Vol. XII, No. 2, September 2019
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36746/jka.v12i2.54

Abstract

Perencanaan pengembangan uji kompetensi perawat Indonesia akan dikembangkan dengan metode OSCE. Pengembangan uji OSCE membutuhkan persiapan yang matang, terutama pengetahuan dan kompetensi dosen untuk melaksanakan uji OSCE. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan kompetensi dosen dalam pengembangan uji OSCE di Prodi D3 Keperawatan STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Informan penelitian adalah 6 orang dosen Program Studi D3 keperawatan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan constant comparative method. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pengetahuan dosen tentang OSCE dan kompetensi berdasarkan pendidikan memenuhi persyaratan untuk pengembangan uji OSCE, namun masih membutuhkan pelatihan mengenai OSCE.

Page 1 of 3 | Total Record : 26