cover
Contact Name
Trianokta Akbar Wardana
Contact Email
trianokta.akbar@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkedokteran@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
YARSI Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 08541159     EISSN : 24609382     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018" : 6 Documents clear
Identifikasi Daging Tikus Pada Produk Baso Dengan Metode Sodium Dodecyl Sulphate Polyacrylamide Gel Electrophoresis (SDS-PAGE) P. Roswiem, Anna; Septiani, Triayu
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.464 KB) | DOI: 10.33476/jky.v26i2.394

Abstract

Bahan baku untuk membuat baso adalah daging hewan, pada umumnya dari daging sapi, ayam, ikan dan babi. Di beberapa daerah di Indonesia terjadi kasus baso tikus. Tujuan penelitian ini adalah menguji ada tidaknya kandungan daging tikus pada produk baso yang dijual di pasar Cempaka Putih-Kecamatan Kramat Jakarta Pusat dan di pedagang baso atau mie baso di sekitar kampus Universitas YARSI Jakarta. Daging adalah protein salah satu metode untuk mengidentifikasi protein adalah metode Sodium Dodecyl Sulphate Polyacrylamide Gel Electrophoresis (SDS-PAGE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 sampel baso terindikasi ada 2 sampel baso dengan nomor 1 dan 5 yang dibuat dari campuran daging sapi dan tikus; ada 1 sampel baso dengan nomor 6 yang terbuat dari daging tikus; dan 2 sampel baso dengan nomor 2 dan 3 yang terbuat dari campuran sapi  dan babi, dan hanya 1 sampel baso dengan nomor sampel 4 yang benar-benar terbuat dari daging sapi.
Pengaruh Kombinasi Senam Hamil dan Senam Kegel Terhadap Lama Persalinan Kala II Pada Primigravida Di Wilayah Kerja Puskesamas Karang Pule Tahun 2017 aprianti, opiani; Irmayani, Irmayani
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jky.v26i2.417

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Senam hamil merupakan salah satu kegiatan dalam pelayanan kesehatan selama kehamilan yang memberikan out come yang lebih baik dan onset persalinan yang lebih awal dan lama persalinan yang lebih singkat dibandingkan pada ibu hamil yang tidak melakukan senam hamil. Senam kegel juga berfokus pada otot pubococsigea di area perianal yaitu dengan otot dasar panggul kuat, maka pada proses persalinan dapat mempercepat proses pendorongan bayi, sehingga dapat membantu proses persalinan dan mempercepat. Adapun yang menyebabkan persalinan lama yaitu power, passage, passengger. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkann kesakitan atau komplikasi ibu dengan peningkatan pelayanan antenatal yang mampu mendeteksi dan menangani kasus secara memadai yaitu dengan pelaksanaan kelas ibu hamil (senam hamil dan senam kegel)Metode : penelitian ini dilaksanakan dengan desain jenis penelitian pre-eksperimental menggunakan Posttest-only group design with nonequivalent groups dengan jumlah sampel 36 orang. Data yang dikumpulkan berupa data identitas sampel meliputi nama, umur, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Serta data hasil lama persalinan kala II setelah perlakuan pada kelompok senam kombinasi (senam hamil dan senam kegel) dan senam hamil dengan frekuensi senam hamil 3 kali dalam satu minggu selama 3 minggu berturut dan senam kegel dilakukan minimal satu kali dalam sehari.Hasil : menunjukkan rata-rata lama persalinan kala II pada kelompok senam kombinasi (senam hamil dan senam kegel) yaitu 12,56 menit dan rata-rata lama persalinan kala II pada kelompok senam yaitu 14,27 menit. Hasil uji statistik p value = 0,616 atau p > a = 0,05.Kesimpulan : perlu dilakukan evaluasi dan penelitian ulang oleh peneliti lain dengan frekuensi senam yang lebih lama, waktu dan biaya yang lebih pula sehingga hasil yang diharapkan maksimal. Kata Kunci : senam hamil, senam kegel, primigravida, lama persalinan kala II
Bioactivities of Water Extract and Essential Oil from the Mace of Myristica fragrans Houtt Widodo Santoso, Adit; Simamora, Adelina; Simamora, Adelina; Herawan Timotius, Kris; Herawan Timotius, Kris
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jky.v26i2.584

Abstract

Myristica fragrans Houtt (nutmeg) is used as a spice and flavour for food and beverages. It has been traditionally used to treat a number of medical conditions, including diabetes mellitus. The study was undertaken to scientifically validate the traditional use of mace from M. Fragrans. The objectives of this study were to evaluate α-glucosidase inhibition, antioxidant and antibacterial activities of water extract (WE) and essential oil (EO) from M. fragrans mace.  Both WE and EO were evaluated for their α-glucosidase inhibitory activities in vitro and their antioxidant activities based on DPPH radical scavenging assay. Standard compounds were used for every test. Total phenolic and flavonoid contents of both extracts were also determined. The extracts were also tested for their antibacterial activities against six different bacteria by a well diffusion method. Both extracts showed inhibition activities against α-glucosidase, with WE showed stronger activity than EO (IC50 = 1.86 and 8.15 mg/ml). Good radical scavenging activities were observed for both extracts, with WE showed stronger activity than EO (IC50 = 1.51 and 4.59 mg/ml). WE showed higher content in phenolic than EO (47.84 and 37.21 mg GAE/100 g DW). Flavonoid content in WE was also higher than EO (215.36 and 30.12 mg RE/ml). Based on the well diffusion method, only EO exhibited antibacterial activities, with inhibition zone in the range 1.03 – 1.30 mm.  The strongest activity was observed against Staphylococcus mutans. The results indicate WE and EO can be exploited further for pharmacological uses, in particular for their antidiabetic and antioxidant activities. 
Pelayanan Komprehensif Terhadap Seorang Penderita Sindrom Metabolik dan Keluarga: Studi Kasus Wijayanti, Erlina
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jky.v26i2.391

Abstract

Seorang lelaki, Tn. A berusia 31 tahun mengalami sindrom metabolik ditandai dengan tanda obesitas sentral, hipertensi, dan hiperglikemi. Tn. A memiliki seorang istri dan 3 orang anak yang masih balita. Status gizi istri dan anak masih dalam batas normal (berdasarkan IMT untuk istri dan BB/U untuk anak). Akan tetapi pola makan keluarga sering memilih makanan berlemak. Aktivitas fisik istri tergolong kurang aktif. Selain itu, pola asuh keluarga lebih menyukai anak balita yang gemuk. Peran keluarga sebelum pembinaan memiliki nilai coping score 2. Kemudian dilakukan pembinaan dengan prinsip pencegahan komprehensif pada pasien dan keluarganya. Pada Tn. A dilakukan pencegahan tersier dengan terapi dan perbaikan gaya hidup. Sedangkan pada keluarganya dilakukan pencegahan primer agar berpola hidup sehat (aktivitas fisik, mengurangi konsumsi lemak dan karbohidrat) dan memperbaiki persepsi mengenai pola asuh anak. Pencegahan sekunder berupa penilaian status gizi, pemeriksaan tanda vital dan pemeriksaan gula darah serta profil lipid. Metode pembinaan yang digunakan berupa family conference, konseling dan pendampingan. Pasca pembinaan, coping score meningkat dari skor 2 menjadi lebih dari 4. Kondisi pasien membaik dan keluarga mulai memperbaiki pola hidupnya. Artikel ini juga membahas mengenai natural history of disease dan level of prevention pada sindrom metabolik.
Ekspresi Survivin Dan Potensinya Sebagai Biomarker Diagnostik Dan Prognostik Pada Neoplasma Tiroid Tahir, Fathurrahman; Truly Djimahit, Tarsisia; A. Miskad, Upik; Daud, Dasril
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.615 KB) | DOI: 10.33476/jky.v26i2.610

Abstract

ABSTRAK Keganasan tiroid merupakan keganasan  pada sistim endokrin tersering. Survivin  merupakan anggota inhibitor of apoptosis protein (IAP) berperan dalam tumorigenesis melalui beberapa mekanisme  yaitu menghambat apoptosis ,mendorong progresi siklus sel, angiogenesis, invasi dan metastasis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan ekspresi  survivin pada tumor jinak dan ganas asal sel folikuler tiroid  dan antara tumor ganas dengan derajat differensiasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross-sectional . Populasi penelitian adalah blok parafin sediaan lesi jinak dan ganas asal sel folikel tiroid yang tersiman di Instalasi Laboratorium  Patologi Anatomi RS.Universitas Hasanuddin dan Sentra Diagnostik Patologia Makassar (SDPM) dari Januari 2016- Desember 2017.  Jumlah sampel 92 kasus  terdiri dari  22 adenoma folikuler (AF) dan 70 karsinoma (21 karsinoma folikuler (KF), 37 karsinoma papiler (KP), 5 Karsinoma differnsiasi buruk  (KDB) dan 7 karsinoma anaplastik (KA)). Pada slide dari blok parafin yang memenuhi kriteria dilakukan pulasan  imunohistokimia dengan antibodi poliklonal survivin,  wild type. Perbedaan ekspresi survivin pada masing-masing kelompok diagnosis dianalisis dengan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang bermakna skor ekspresi survivin pada tumor jinak dengan ganas (p=0,000). Antara KP papiler dengan KDB buruk (p=0,021) dan KA (0,000) serta antara KF dengan KA  (p=0,002), (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa survivin berpotensi menjadi biomarker diagnostik antara AF dengan KF serta sebagai biomarker prognostik pada keganasan tiroid.
Pengaruh Tingkat Kepatuhan Minum Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Pejeruk Tahun 2017 Sarah, Sophia; Irianto, Irianto
Jurnal Kedokteran YARSI Vol 26, No 2 (2018): MEI - AGUSTUS 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jky.v26i2.392

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1%. Pada tahun 2015, di Kota Mataram tercacat sekitar 8,11% ibu hamil mengalami anemia dan Puskesmas Pejeruk merupakan puskesmas dengan kasus anemia pada ibu hamil tertinggi yaitu sebesar 26,53%. Pada Tahun 2016 cakupan pemberian tablet Fe-1 di Puskesmas Pejeruk sebesar 107, 93% dan cakupan tablet Fe-3 sebesar 92,26%. Efektivitas upaya pemberian tablet Fe juga sangat bergantung pada seberapa besar kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi yang diberikan.  Cakupan pemberian tablet Fe yang tinggi bisa tidak berdampak pada penurunan anemia besi jika kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe masih rendah.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh tingkat kepatuhan minum tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Pejeruk.Metode : Penelitian ini dilaksanakan dengan desain jenis penelitian observasional analitik menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Data kepatuhan diukur menggunakan kuisioner MMAS-8 untuk mengetahui tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe dan data hasil pemeriksaan kadar hemoglobin untuk mengetahui ibu hamil menderita anemia atau tidak.Hasil : Ibu yang mengalami anemia dan memiliki tingkat kepatuhan rendah dalam mengkonsumsi tablet Fe (43,3%) lebih banyak dibandingkan yang yang memiliki tingkat kaptuhan tinggi dalam mengkonsumsi tablet Fe (6,7%). Ibu yang tidak mengalami anemia dan memiliki tingkat kepatuhan tinggi mengkonsumsi tablet Fe (20,0%) lebih banyak dibandingkan yang memiliki tingkat kepatuhan rendah (6,7%). Hasil uji statistik menggunakan Chi Square diperoleh p = 0,001.Kesimpulan : Ada pengaruh tingkat kepatuhan ibu hamil trimester III dalam mengkonsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia di Puskesmas Pejeruk 2017.

Page 1 of 1 | Total Record : 6