cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Majalah Patologi Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25279106     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Pemeriksaan helicobacter pylori dengan PCR dari lambung penderita gastritis kronis Novi Triana, Mezfi Unita, Jusuf Fantoni,, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 1 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Helicobacter pylori (H.pylori atau Hp) adalah bakteri yang hidup pada mukus dan epitel lambung manusia. Bakteri ini merupakan salah satu penyebab terjadinya gastritis, ulkus duodenum dan lambung, atau salah satu faktor penyebab keganasan lambung. Di negara berkembang prevalensi H.pylori dilaporkan lebih tinggi dibandingkan negara maju. Angka prevalensi juga tergantung dari status sosialekonomi, budaya, lingkungan dan genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai sensitifitas dan spesifisitas pemeriksaan PCR dengan pemeriksaan histo- patologik dalam mendeteksi H.pylori serta mengetahui nilai dugaan positif dan negatif pemeriksaan PCR.
Gastorintestinal stromal tumor: gambaran klinik, histopato-logik dan imunohistokimia Wiwit Ade Fidiawati, Ening Krisnuhon, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 1 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumor mesenkimal traktus gastrointestinal mempunyai gambaran histopatologik yang sulit untuk dibedakan. Tumor tersebut dapat berasal dari otot dan saraf maupun campuran keduanya. Beberapa tahun belakangan ini tumor mesenkimal traktus gastrointestinal dinyatakan berasal dari Intertitial Cells of Cajal (ICC) dan disebut sebagai Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST).
Analisis korelasi antara ekspresi reseptor progesteron dengan protein p53 mutant pada meningioma hubungannya dengan derajat keganasan tumor Fathul Djannah, Suparman, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 1 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningioma adalah tumor terbanyak kedua pada susunan saraf pusat. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa reseptor progesteron (RP) mempengaruhi meningioma. Protein p53 mutant mempunyai peran penting pada keganasan namun hubungan antara RP dengan protein p53 mutant masih belum jelas.
Nilai Numerik Sitomorfometri Keliling dan Densitas Inti pada Fibroadenoma, Karsinoma Duktus dan Karsinoma Lobular Payudara Fitriani Lumongga, Nadjib D. Lubis, Delyuzar, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 1 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemeriksaan sitologi biopsi aspirasi jarum halus penting dalam diagnosa preoperatif lesi payudara. Sampai saat ini interpretasi sediaan sitologi sering bersifat subjektif. Untuk mendapatkan diagnosa yang lebih objektif, diperlukan aplikasi tambahan dengan menggunakan komputer melalui images analysis. Morfometri yang dilakukan dengan komputerisasi dan analisa gambar dapat digunakan untuk menghitung ukuran sel, seperti keliling inti (perimeter) dan densitas inti
TAMs, VEGF dan MVD pada Karsinoma Duktal Invasif Payudara serta Hubungannya dengan Derajat Histologik, Ukuran Tumor, Status Kelenjar Getah Bening dan Ketahanan Hidup Jusuf Fantoni, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 1 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angiogenesis berperan pada progresivitas karsinoma duktal payudara. Angiogenesis pada karsinoma payudara diperantarai oleh sel tumor dan tumor associated macrophages (TAMs) yang menghasilkan vascular endothelial growth factor (VEGF). VEGF dapat memacu pertumbuhan, pematangan dan ketahanan sel endotel sehingga meningkatkan microvascular density (MVD). Peran angiogenesis pada karsinoma payudara, dihubungkan dengan derajat histologik (grade), ukuran tumor, status kelenjar getah bening dan ketahanan hidup masih kontroversi. Penelitian ini bertujuan mengetahui TAMs, VEGF dan MVD pada karsinoma duktal invasif serta dihubungkan dengan derajat histologik, ukuran tumor, status kelenjar getah bening serta ketahanan hidup penderita. Diteliti 30 sediaan blok parafin yang terdiri 15 karsinoma grade 1 dan 15 karsinoma grade 3. Data ukuran tumor, status kelenjar getah bening dan ketahanan hidup diperoleh dari data Patologi Anatomik dan rekam medis RS. Dr. Sardjito Yogyakarta. Sediaan dipulas dengan teknik imunohistokimia dengan anti bodi monoklonal anti CD 68, anti Von Willebrand Factor dan anti VEGF dengan kromogen DAB dan pulasan Hematoksilin Meyer. Korelasi antara TAMs, VEGF dan MVD dengan ukuran tumor serta status kelenjar getah bening dianalisis dengan uji korelasi Pearson dan Spearman. Perbedaan jumlah TAMs, VEGF, VWF pada karsinoma grade 1 dan grade 3 dianalisis dengan analisa statistik Chi square test, sedangkan pengaruhnya terhadap ketahanan hidup diuji dengan uji regresi logistik dan dibuat kurva Kaplan Meier. Pada penelitian ini didapatkan TAMs berkorelasi positif dengan VEGF (ת:0.273; p:0.144) namun berkorelasi negatif dengan MVD. VEGF berkorelasi negatif dengan MVD. TAMs dan VEGF berkorelasi negatif dengan ukuran tumor dan status kelenjar getah bening. MVD berkorelasi positif dengan ukuran tumor (ת:0.222; p:0.239) dan status kelenjar getah bening (ת:0.409; p:0.025). Tidak didapatkan perbedaan jumlah TAMs, VEGF dan MVD pada Karsinoma Duktal Invasif grade 1 dan grade 3. TAMs, VEGF dan MVD serta derajat histologik dan ukuran tumor tidak berpengaruh terhadap ketahanan hidup. Status kelenjar getah bening berpengaruh terhadap ketahanan hidup (Log rank:5.28; p:0.02). Dari penelitian ini disimpulkan angiogensis (MVD) berperan terhadap progresivitas karsinoma duktal invasif. Semakin tinggi skor angiogenesis semakin besar ukuran tumor dan semakin banyak jumlah kelenjar getah bening yang mengandung tumor. Status kelenjar getah bening memiliki pengaruh terhadap ketahanan hidup penderita.
Adenokarsinoma In Situ Endoserviks: Kesalahan dalam Skrining dan Diagnosis pada Pemeriksaan Pap Smear Jusuf Fantoni, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 1 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks pada era delapan puluhan merupakan kanker yang terbanyak pada wanita di dunia setelah kanker payudara, namun di Indonesia berdasarkan penelitian terakhir di Palembang, Semarang, Bandung dan Jakarta ternyata kanker serviks masih menduduki peringkat pertama. Kejadian kanker endoserviks cenderung meningkat dengan penyebab tidak diketahui pasti. Faktor penyebabnya antara lain adalah kontrasepsi oral, obesitas, merokok dan infeksi oleh virus Human papilloma (HPV) 16 dan 18. Penggunaan ”pap smear” untuk mendiagnosis kanker serviks jenis skuamosa sudah terbukti dapat menurunkan angka kejadian kanker serviks. Tetapi untuk karsinoma serviks jenis adeno-karsinoma masih banyak menemui kesulitan dalam penegakkan diagnosis dengan teknik pap smear terutama untuk adenokarsinoma in situ. Revisi pada sistem Bethesda 2001 menghasilkan perubahan cara melaporkan kelainan dari sel-sel kelenjar, mencerminkan kemajuan pengetahuan dan pengertian tentang neoplasia endoserviks uteri. Sel-sel atipik endoserviks dapat digunakan untuk memperlihatkan beberapa kriteria dari adenokarsi-noma in situ. Ciri-ciri ini meliputi pembesaran inti, mengelompok, ukuran yang bervariasi dan hiperkromatik. Artikel dibawah ini ingin menjelaskan adanya kesalahan dalam skrining dan diagnosis pada pemeriksaan pap smear Adenokarsinoma Endoserviks
Gambaran Immunoekspresi Matrix Metalloproteinase 9 (MMP-9) pada Lesi-lesi Prakanker dan Karsinoma Serviks Invansif Jessy Chrestella, M. Nadjib D. Lubis, Soekimin. A.H Wibisono, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 2 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matrix Metalloproteinase 9 (MMP-9) merupakan enzim proteolitik yang diduga berperan penting dalam proses progresifitas lesi prakanker menjadi kanker serviks. Kadar MMP-9 yang tinggi akan menyebabkan proses degradasi jaringan serviks menjadi lebih cepat dan mempermudah proses invasi sel kanker. Penelitian ini…
Hubungan antara Ekspresi MMP-2, C-erbB-2 (HER-2/neu), dan Derajad Keganasan Histologik Karsinoma Endometrium dengan Kedalaman Invasi Miometrium Resti Arania, Budiningsih Siregar, Esti Dwi Sabarati, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 2 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedalaman invasi miometrium pada karsinoma endometrium penting dalam menentukan stadium dan prognosis. Saat ini telah banyak ditemukan faktor prognostik yang berhubungan dengan perubahan molekuler pada karsinogenesis, antara lain Matrix metalloproteinase-2 (MMP-2) yang merupakan enzim proteolitik yang berperan dalam degradasi matriks…
Meilany Feronika Durry, Djumadi Achmad, Truly D.Dasril Meilany Feronika Durry, Djumadi Achmad, Truly D.Dasril, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 2 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lesi kelenjar tiroid merupakan kelainan yang sering ditemukan, namun penegakan diagnosis berdasarkan gambaran histopatologik sesuai kriteria morfologi WHO, seringkali sulit dilakukan terutama pada tumor folikuler berdiferensiasi baik. Antibodi HBME-1 adalah antibodi yang diproduksi dari suspensi sel mesotelioma yang bereaksi dengan…
Aspirasi Jarum Halus dan Pemeriksaan Imunositokimia pada Diagnosis Kasus Timoma Mediastinum Diah Setiawati, Lisnawati Departemen Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Ind, .
Majalah Patologi Indonesia Vol 19 No 2 (2010): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timoma adalah tumor primer yang berasal dari sel-sel epitel timus. Pada umumnya bersifat asimptomatik dengan gejala klinik yang tidak khas, kadang-kadang disertai sindrom paraneoplastik seperti miastenia gravis. Perilaku biologi timoma tidak dapat diprediksi. Gejala yang dapat menyebabkan keadaan darurat seperti…

Page 1 of 25 | Total Record : 241