cover
Contact Name
Nasiruddin
Contact Email
daulay.nasiruddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
daulay.nasiruddin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA
ISSN : 25035355     EISSN : 25808877     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pedagogik Olahraga merupakan jurnal elektronik nasional yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BERLATIH ATLET BOLA VOLI PUTRI KLUB TVRI SUMUT TAHUN 2014 Pertiwi, Sukma Mentari
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 1, No 2 (2015): JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Watchfulness aims to detect connection between parents social support towards motivation practises club daughter volleyball athlete TVRI sumut year 2014. data collecting method uses parents social support scale and motivation scale practises. in this watchfulness is author chooses watchfulness location at volleyball club TVRI sumut. as to that be population in this watchfulness volleyball club daughter athlete TVRI sumut that numbers 40 athletes with 40 person old athletes, so that the population numbers 80 person. so this watchfulness is overall watchfulness (total sampling) with sample total equal to the population total that is 80 person. instrument that used to look for parents social support data and motivation practises club daughter volleyball athlete TVRI sumut with inquiry before worn for watchfulness, inquiry beforehand tested to try at daughter build embryo volleyball club then is looked for validity and reliabilitas inquiry. after looked for validity and reliabilitas inquiry from 40 statement grains obvious found 18 statement grains not valid.Analysis result shows found positive connection between parents social support towards motivation practises club volleyball athlete TVRI sumut year 2014 with correlation value r_xy > r_tabel (0,426 > 0,312) in real standard? = 0,05 that more positiveer parents social support so motivation excelsior practises club volleyball athlete TVRI sumut year 2014. on the contrary more negativeer parents social support so more lower motivation practises club Keyword : Connection Between Parents Social Support and Motivation Practises
SIKAP SOSIAL ATLET NASIONAL Mikdar, U.Z.
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku sosial atlet dalam mencapai prestasi nasional, mulai dari aspek (1) alasan menjadi atlet; (2) sikap sosial selama menjadi atlet; dan (3) pencapaian prestasi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan subyek dan informannya adalah mantan atlet nasional yang berada di Kalimantan Tengah.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)  alasan atlet nasional menajdi atlet karena (a) sejak kecil sudah terbiasa tinggal di lingkungan dengan budaya gerak olahraga; (b) bersekolah dilembaga keolahragaan; (c) sejak usia muda sudah terbiasa berolahraga; (d)  ikut-ikutan berlatih olahraga; (e) terinspirasi oleh atlet nasional melihat figur atlet kelas dunia seperti atlet bulutangkis Rudi Hartono; (2) sikap sosial dari atlet nasional sehingga berpretasi adalah adanya sikap disiplin, kemauan tingi, tekad juara, percaya diri, berjuang, kerja keras, tekun, sabar, dan berdoa, juga dukungan keluarga, dukungan pelatih yang tegas, disiplin, terbuka, menghargai, dan menghormati, serta mentaati terhadap pelatih dan pimpinan. Hal lain, adalah selama menjadi atlet nasional terkadang sekolah atau pekerjaan dan keluarga terganggu bila harus melakukan pemusatan latihan dan pertandingan ke luar negeri. (3) Pencapaian prestasi, selain meraih prestasi nasional, juga berprestasi pada level Asia Tenggara, Asia, juga bertanding di Australia, Eropa, dan level Internasional lainnya.  Kata kunci : Sikap Sosial, Atlet Nasional
KONTRIBUSI ANTARA LATIHAN HORIZONTAL SWING DAN BAR TWIST TERHADAP PENINGKATAN HASIL PUKULAN DALAM PERMAINAN SOFTBALL ., Wicaksono
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada kontribusi latihan Horizontal Swing dan Bar Twist terhadap peningkatan hasil pukulan dalam permainan softball. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pemilihan sampel yang dilakukan dengan purpose random sampling. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2014, di Universitas Negeri Medan. . Objek Penelitian adalah atlet putri Unimed Softball Club sebanyak 9 orang yang terdiri dari 6 orang (1 tahun latihan), 1 orang (2 tahun latihan), 1 orang (3 tahun latihan) dan 1 orang (4 tahun latihan). Objek yang dijadikan sampel adalah atlet yang aktif latihan serta mau dan sukarela untuk dijadikan sampel penelitian. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menggunakan tes dan pengukuran, artinya sebelum memberikan perlakuan terlebih dahulu diberikan tes awal dan setelah diberi perlakuan dilakukan tes akhir.  Perlakuan diberikan 3 x seminggu selama 6 minggu (18 kali pertemuan).   Kata kunci : Kontribusi, latihan horizontal swing dan latihan bar twist, pukulan
THE ENHANCEMENT OF FEATURED SPORTSPROCEDURES AND EVALUATIONQUALITY IN LANDAK REGENCY Gandasari, Maharani Fatima
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the sport coaching whichbecomes priorityas featured sports and to disclose any matters related to the improvement of procedures and evaluation of featured sportsin Landak Regency. This research was sportsaction research. The population in this study was the athletes in the featured sport in Landak Regency. The subjects included two sports that became first and second featured sports in Landak Regency. The data was collected through interviews and observation.  The results show that the prioritized order of the featured sports inLandak Regency is as follow 1) Athletic, 2) Karate, 3) Boxing and 4) Judo. Although the enhancement of the featured sport in the regency has currently been prioritized, the recruitment of athletes in Athletics and Karate has not fully started at early age. Therefore, sport coaching has not been conducted optimally by the respective local government. Based on the study, the constraints for the coaching program include inadequate sport infrastructures and limited transportation, especially for athletes who come remote villages. Therefore, they do not get opportunity to join the selection and sport events in Landak Regency. The process of coaching has been carried out by monitoring the development of athletes through physical and performance testsof each athlete. However, the tests have not been done systematically and periodically. From the description above, the study concludes that it is necessary to improve the quality of procedure and evaluation of athletes in the featured sports through the process of sports coaching in landak Regency. Keywords: Featured Sports, Coaching, Landak Regency.
PENGEMBANGAN ALAT BANTU RETURN BOARD UNTUK FOREHAND TOPSPIN TENIS MEJA Soegiyanto, Teguh Santosa
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 2, No 2 (2016): JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dewasa ini masih minim dikembangkan alat untuk meningkatkan kemampuan teknik forehand top spin atlet tenis meja. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di klub tenis meja Kota Surakarta, hampir semua klub belum memiliki alat bantu untuk hal tersebut. Hal ini diperlukan karena masih banyak atlet belum menguasai teknik forehand topspin secara benar. Alat ini juga akan membantu pelatih tenis meja dalam memberikan program latihannya. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan model alat bantu untuk meningkatkan kemampuan pukulan forehand topspin atlet tenis meja dan seberapa efektif alat bantu yang dihasilkan. Tujuan dalam penelitian ini: 1) menghasilkan sebuah produk alat bantu return board. 2) membantu atlet dan pelatih dalam meningkatkan kemampuan pukulan forehand topspin tenis meja. Metode penelitian pengembangan ini meggunakan langkah-langkah dari Borg dan Gall: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) pengembangan produk awal; (4) validasi expert judgement dan revisi; (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi; (6) uji coba skala besar (produk); (7) revisi produk skala besar; (8) uji coba pemakaian produk; (9) revisi produk; (10) produksi massal. Uji coba kelompok kecil dilakukan terhadap 10 atlet di klub PTM UTP Surakarta. Sedangkan pada uji coba skala besar melibatkan 42 atlet dari PTM Mitra Medika, PTM Dwi Bengawan, dan PTM UTP. Validasi produk dilakukan oleh 6 ekspert yaitu 3 praktisi (pelatih tenis meja) dan 3 akademisi (dosen tenis meja). Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, observasi, dan uji efektivitas pemakaian produk. Teknik analisis menggunakan program mini tab 16. Hasil penelitian ini menyimpulkan: (1) produk pengembangan alat bantu return board dapat digunakan untuk meningkatkan pukulan forehand topspin tenis meja. Pada atlet pemula memiliki efektivitas 53% dan kelompok lanjut memiliki efektivitas 32%; (2) produk alat bantu return board dapat digunakan sebagai sarana latihan bagi atlet tenis meja tingkat junior, pemula, dan senior; (3) produk alat bantu return board dapat digunakan sebagai sarana memotivasi atlet dalam berlatih dengan mengukur kemampuan pukulan forehand topspin masing-masing atlet. Kata Kunci: Pengembangan, Return Board, Top Spin, Tenis Meja
PENGEMBANGAN VCD INSTRUKTIONAL PADA MATERI PENCAK SILAT UNTUK SMA Perangin Angin, Marli
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran materi Pencak silat berupa VCD Instructional untuk jenjang SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development).  Subjek penelitian ini adalah materi Pencak Silat tingkat SMA. Pengembangan media ini melibatkan 5 orang ahli untuk memvalidasi produk VCD Instructional yang dikembangkan yang terdiri dari 2 orang ahli materi Pencak Silat, 2 orang ahli pembelajaran dan 1 orang ahli media video. Berdasarkan  hasil validasi ahli-ahli diperoleh data dari ahli materi Pencak silat sebesar 82,81 dinyatakan valid, untuk ahli pembelajaran PJOK 77,08 dinyatakan cukup valid dan ahli media video 71,42 dinyatakan cukup valid. Pengujian produk dilanjutkan ke tahap uji coba lapangan untuk mengetahui efektivitas media yang terdiri dari uji coba skala kecil dan skala besar. Teknik pengupulan data yang dilakukan menggunakan anget tanggapan guru dan siswa terhadap penggunaan media VCD. Untuk sampel yang digunakan pada penelitian uji coba lapangan ini terdiri dari 2 jenis sampel yakni sampel skala kecil yang berjumlah 30 siswa dan 1 guru PJOK dan hasil data yang diperoleh sebesar 84,73 dan dinyatakan sangat efektif. Pada sampel skala besar berjumlah 220 siswa dan 5 guru PJOK diperoleh hasil sebesar 86,77 dan dinyatakan sangat efektif. Keywords: Media, VCD Instructional, Pencak Silat
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN V. A. K ( VISUAL, AUDITORI, KENESTETIK) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS SMP NEGERI 4 BAHOROK KABUPATEN LANGKAT TAHUN AJARAN 2013/2014 Asmajaya, Dedi
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 1, No 2 (2015): JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendididkan jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistic dalam kualitas individu baik dalam hal fisik, mental, serta emosional. Pendidikan jasmani memperlakukan anak sebagai sebuah kesatuan utuh, makhluk total, dari pada hanya menganggapnya sebagai seseorang yang terpisah kualitas fisik dan mentalnya. Prinsip permainan bola voli adalah memainkan bola dengan divoli (dipukul dengan anggota badan) dan berusaha menjatuhkan bola ke lapangan lawan dengan menyeberangkan bola lewat atas net serta mempertahankan agar bola tidak jatuh di lapangan sendiri. Lapangan permainan bola voli berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 18 m x 9 m, lapangan dibagi 2 (dua) ukuran yang sama oleh sebuah garis tengah yang di atasnya dibentangkan net dengan ketinggian 2,43m untuk pemain putra dan 2,24m untuk pemain putri   Kata kunci : Penerapan metode pembelajaran v. A. K  ( visual, auditori, kenestetik)
HUBUNGAN INTELLIGENCE QUOTIENT DENGAN KEMAMPUAN MELEMPAR BOLA BERUMBAI PADA TARGET SISWA KELAS V SDN 064973 BHAYANGKARA MEDAN Pertiwi, Dian
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kita tahu bahwa banyak anak-anak yang cerdas memiliki keterampilan motorik yang baik, banyak anak-anak yang pintar tapi tidak memiliki kemampuan gerak yang baik, dan sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan  Intelegency Quotient dengan kemampuan  melempar bola berumbai pada target siswa kelas V SDN 064973 Bhayangkara Medan. Untuk mengetahui sejauh mana varian-varian pada satu atau lebih faktor lain yang berhubungan berdasarkan pada koefisien korelasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas V Sekolah Dasar Negeri 064973 Bhayangkara Medan sebanyak 25 orang yang terdiri dari 12 orang anak laki-laki dan 13 orang anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Intelligence Quotient dengan kemampuan melempar bola berumbai pada target siswa kelas V SDN 064 973 Bhayangkara Medar = 0.61, t = 4,71, sedangkan t tabel = 1,71. sehingga dapat dilihat bahwa t 4,71> t tabel 1,71. Dari hasil pengolahan data dan pembahasan hasil penelitian disimpulkan bahwa hasil tes Intelligence Quotient mempunyai rentang skor antara 72 sampai 130 dengan nilai rata-rata 90.32. Sedangkan tes kemampuan melempar bola berumbai pada target mempunyai rentang skor 7 sampai 13 dengan nilai rata-rata 9.04. Keyword : intelligence Quotient, melempar target, bola berumbai. 
PENGARUH METODE PERMAINAN DAN MOTIVASI BEROLAHRAGA TERHADAP KEBUGARAN JASMANI Rohimat, Dikdik
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPermainan merupakan salah satu bentuk kegiatan dalam pendidikan jasmani. Dengan permainan dapat membangun nilai-nilai social yang terkandung, misalnya kebersamaan, menghargai perbedaan, kekompakan, kejujuran, menerima kelebihan lawan atau tim lain untuk mewujudkan lahirnya pribadi-pribadi unggul yang bermartabat. Selain hal itu permainan adalah salah satu media yang sangat bagus untuk menyehatkan, membugarkan dan mencerdaskan siswa. Semua aspek tersebut diharapkan bisa tercapai oleh siswa dalam pembelajaran penjas dengan menggunakan permainan. Namun dalam pelaksanaanya tidak mudah untuk pencapain yang mencakup semua aspek tersebut. Guru harus memahami dan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan siswa untuk menyesuaikan pembelajaran penjas dengan pendekatan yang membuat siswa tidak jenuh dan tetap membangkitkan semangat siswa yang ditandai dengan keseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran penjas. Permainan merupakan suatu kegiatan yang diluar aktivitas sehari-hari yang bersifat menyenangkan sehingga dapat menyegarkan pikiran yang sudah bosan akan rutinitas harian. Maka dapat disimpulkan bahwa beberapa permainan dan kegiatan jasmani yang kita terapkan pada pembelajaran penjas dapat meningkatkan kesegaran jasmani dan motivasi siswa karena terdapat unsur kesenangan didalamnya, dan salah satu kegiatan yang dapat menciptakan kesenangan adalah permainan tradisional dan permainan bola besar. Key word : Metode Permainan, Motivasi Berolahraga, Kebugaran Jasmani
PERBEDAAN GAYA MENGAJAR DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI MAN RANTAUPRAPAT Rahma Dewi, Akhmad Syiroj, Agung Sunarno,
JURNAL PEDAGOGIK OLAHRAGA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembelajaran bola voli yang baik akan membantu siswa untuk memperoleh perkembangan motorik yang optimal dan juga dapat membantu siswa untuk mengembangkan potensinya dalam permainan bola voli. Dalam permainan bola voli terdapat beberapa teknik dasar yang harus dikuasai oleh oleh pemain, salah satunya adalah passing. Passing yang digunakan dalam penelitian ini adalah passing bawah.Setelah dilakukan observasi pada sekolah MAN Rantauprapat, proses belajar mengajar pendidikan jasmani belum begitu baik khususnya untuk pembelajaran passing bawah bola voli, pada saat pembelajaran siswa sering mengalami kesulitan untuk melakukan gerakan passing bawah dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya mengajar resiprokal dan gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, (2) Mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya mengajar resiprokal dengan gaya mengajar komando bagi siswa yang memiliki motor educability tinggi terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, (3) Mengetahui apakah terdapat perbedaan antara gaya mengajar komando dengan gaya mengajar resiprokal bagi siswa yang memiliki motor educability rendah terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, (4) Mengetahui apakah terdapat interaksi antara gaya mengajar dengan  motor educability terhadap hasil belajar passing bawah bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa putra kelas XI MAN Rantauprapat tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 136 siswa, dengan mengambil sampel 40 siswa melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Anava dua jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan antara gaya mengajar resiprokal dan gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan nilai Fhitung 11,983 > Ftabel 4,113 pada taraf signifikansi α = 0,05; (2) Bagi siswa yang memiliki motor educability tinggi, gaya mengajar resiprokal lebih baik dibandingkan gaya mengajar komando terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan Qhitung 16,76 > Qtabel 4,33 pada taraf signifikansi α = 0,05; (3) bagi siswa yang memiliki motor educability rendah, gaya mengajar komando lebih baik dibandingkan gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan Qhitung 9,84 > Qtabel 4,33 pada taraf signifikansi α = 0,05; (4) Terdapat interaksi antara gaya mengajar dengan motor educability terhadap hasil belajar passing bawah bola voli, dengan nilai Fhitung176,896 > Ftabel 4,113 pada taraf signifikansi α = 0,05.Kata Kunci: Gaya Mengajar, Motor Educability, dan Passing Bawah Bola Voli