cover
Contact Name
Dienny Redha Rahmani
Contact Email
rahmani@umbjm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rahmani@umbjm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Healthy-Mu Journal
ISSN : 25973851     EISSN : 25973851     DOI : -
Core Subject : Health,
Healthy-Mu Journal is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is the research articles in the field of health professions.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Faktor - Faktor Yang Berhubungan dengan Stres Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin Linda, Linda
Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.097 KB)

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN  STRES KERJA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD ULIN BANJARMASIN     Linda   Universitas Muhammadiyah Banjarmasin   Email: Lindaalhafizh@yahoo.com   Abstrak     Latar Belakang: Instalasi  Gawat  Darurat  merupakan unit  penting  dalam  operasional  suatu rumah  sakit,  yaitu  Sebagai  pintu masuk pasien dalam  pelayanan  rumah  sakit,  IGD  harus melayani  semua  kasus  yang  masuk  ke rumah  sakit  dan  sesegera  mungkin memberikan  pertolongan  pertama  pada pasien. Perawat dituntut untuk  mampu  bekerjasama  dengan  tim kesehatan, serta pasien  dan  keluarga  pasien  yang berkaitan dengan kondisi kegawatan kasus di  ruang  IGD.  Tuntutan-tuntutan dalam  lingkungan  kegawatdaruratan membuat perawat IGD beresiko terhadap terjadinya  stres. Tujuan: untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan stres kerja. Adapun variabel independen dalam penelitian ini adalah beban kerja, komunikasi  interpersonal antara perawat, kondisi lingkungan kerja Metode: Penelitian menggunakan analitik korelasi dengan desain cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini ada 34 responden Hasil: Pada analisis regresi logistik ganda di dapat 3 variabel yang berhubungan dengan stres kerja yaitu beban kerja, komunikasi interpersonal dan lingkungan kerja. Hasil penelitian lebih lanjut didapatkan faktor yang paling dominan berhubungan dengan stres kerja adalah komunikasi interpersonal (p=0.011) dan OR=69,322. Implikasi Keperawatan: Dalam rangka menurunkan tingkat stres maka perawat IGD hendaknya meningkatkan evaluasi diri, meningkatkan mekanisme koping yang positif dan meningkatkan kualitas teknik komunikasi dalam hubungan interpersonal yang baik, sehingga akan memperlancar pelaksanaan tugas sehari-hari yang pada akhirnya terjalin kerjasama yang baik untuk menyelesaikan tugas.    Kata kunci : beban kerja, komunikasi interpersonal, kondisi lingkungan kerja.       UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH BANJARMASIN   Factors Associated with Job Stress of Nurses at Emergency Room (ER) Ulin General Hospital Banjarmasin   Linda Email: Lindaalhafizh@yahoo.com     ABSTRACT Background: ER is an important unit in the operations of a hospital, which is at the entrance of patients in hospital care, emergency room must serve all cases that go to the hospital and immediately give first aid to the patient. The nurse is required to cooperate with the health care team, as well as patients and their families regarding the condition of the gravity of the case in the ER room. The demands in the emergency environment make emergency nurses are at risk for the occurrence of stress. Objective: to investigate factors related to job stress. The independent variables in this study is the work load, interpersonal communication between nurses, and working conditions Methods: The study used analytic correlation with cross sectional design. The number of samples in this study were 34 respondents Results: In the multiple logistic regression analysis there are 3 variables related to job stress as follows, workload, interpersonal communication, and work environment. The further results of the research found that the most dominant factor related to work stress is interpersonal communications (p = 0.011) and OR = 69.322. Nursing Implications: In order to reduce stress levels, nurses in ER should promote self-evaluation, improve positive coping mechanisms, and improve the good quality of communication techniques in interpersonal relations, so that will facilitate the implementation of daily tasks that ultimately establish good cooperation to complete the task . Keywords: workload, interpersonal communication, working environment.      
Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Kepala Rungan Terhadap Kepatuhan Perawat Memakai APD Sesuai Prosedur Pada Pemeriksaan TTV Di Ruang IGD Rumah Sakit Nurhanifah, Dewi
Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.34 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan didefinisikan suatu pola perilaku yang ditampilkan sebagai pemimpin ketika mencoba mempengaruhi orang lain. Kepatuhan perawat adalah perilaku perawat sebagai seorang yang professional terhadap suatu anjuran, prosedur atau peraturan yang harus dilakukan atau di taati. Adapun praktik memakai APD sesuai prosedur untuk mengendalikan infeksi dalam lingkungan perawatan akan selalu menjadi prioritas bagi para petugas kesehatan. Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Terhadap Kepatuhan Perawat Memakai APD Sesuai Prosedur Pada Pemeriksaan TTV di Ruang IGD Rumah SakitKorelasi dengan rancangan cross sectional. Populasi berjumlah 31 orang perawat IGD Rumah Sakit. Teknik sampling yang digunakan adalah Total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Data di analisis dengan univariat, bivariat dengan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Gaya kepemimpinan kepala ruangan IGD menerapkan yang demokratis, sedangkan kepatuhan perawat memakai APD Sesuai Prosedur Pada Pemeriksaan TTV yaitu patuh 68%. Hasil analisis uji Chi-Square p=0,029 <0,05 yang artinya Ho ditolak.
KEPATUHAN BPM TERHADAP STANDAR APN SAAT MEMBIMBING MAHASISWA D3 KEBIDANAN PRAKTIK ASUHAN PERSALINAN NORMAL Puteri, Musphyanti Chalida
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.763 KB)

Abstract

Asuhan Persalinan Normal (APN) sebagai paradikma baru pada pertolongan persalinan sangat memberi manfaat kepada ibu karena didasari oleh langkah-langkah standar kerja dengan sistimatis dan holistik berorientasi pada kebutuhan ibu. Pendidikan Diploma 3 kebidanan memerlukan proses pembelajaran praktik langsung, sehingga memerlukan praktik di BPM sabagai fasilitas pelayanan dan pembimbing praktik APN. Wawancara dengan mahasiswa tidak ditemukan kepatuhan 100% pada standar APN. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan BPM terhadap standar APN saat membimbing mahasiswa praktik dan langkah APN yang sangat tidak dipatuhi saat melaksanakan Asuhan Persalinan Normal. Desain penelitian diskriptif kualitatif menggunakan analisis fenomenalogis pada lembar ceklist yang diisi mahasiswa yang telah menyesaikan praktik APN. Hasil penelitian menggambarkan hanya 3,13 % sangat patuh, 18,75 % patuh, 25,00%, kurang patuh, 37,50 % tidak patuh, 15,62 % sangat tidak patuh. Langkah APN yang sangat tidak dipatuhi adalah langkah pencegahan infeksi, memimpin mengedan saat kepala bayi telah membuka vulva 5 – 6 cm, serta meletakkan kain bersih dilipat 1/3 bagian dibawah bokong ibu. Disarankan agar semua BPM meningkatkan kepatuhan pada standar APN terutama saat membimbing mahasiswa praktik.  
Hubungan Orang Tua Sebagai Pendidik Dengan Pemberian Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini (4-6 Tahun) Di TK Sari, Yenny Okvita
Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.4 KB)

Abstract

Kurangnya pendidikan orang tua dalam pendidikan seks terhadap anak dan apabila tidak dimulai sejak dini akan menyebabkan anak mengetahui seks dari sumber yang salah. Wilayah Banjarmasin tercatatat perkara tahun 2017 kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur dengan korban 30 kasus dan pelaku anak 11 kasus.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan orang tua sebagai pendidik dengan pemberian pendidikan seks pada anak usia dini (4-6 tahun) di TK di Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross Sectional. Populasi penelitian ini seluruh orang tua anak berusia 4-6 tahun di TK Diberjumlah 20 murid. Teknik pengambilan sampel Accidental sampling dengan uji statistik menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian dari 20 responden, didapatkan dari 13 orang tua sebagai pendidik  baik (65%)  dengan pemberian pendidikan seks yang baik sebanyak 12 orang baik (60%). Ada Hubungan orang tua sebagai pendidik dengan pemberian pendidikan seks pada anak usia dini (4-6 tahun) di TK (ρ value 0,000 < α 0,05).
Perbandingan Kadar Interleukin-6 Dan Jumlah Limfosit Setelah Latihan Aerobik Ringan Dan Sedang Pada Remaja Harun, Lukman
Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.233 KB)

Abstract

Latihan fisik secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, olahraga dapat menyebabkan perubahan fisiologis yang cukup besar dalam sistem kekebalan tubuh, Latihan fisik secara teratur dapat meningkatkan kadar Interleukin-6 dan Jumlah Limfosit sebagai pertahanan sitokin dan adaptive dalam kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar interleukin-6 dan jumlah limfosit terhadap latihan aerobik ringan dan sedang, Pengambilan sampel menggunakan teknik uji hipoteesis kelompok independen two tail dengan 9 Orang menurut kriteria inklusi.Penelitian ini menggunakan metode Quasi experiment design dengan rancangan penelitian posttest with Control Group. Hasil uji perbandingan kadar interleuin-6 Uji Kruskal-Wallis digunakan karena distribusi datatidak  Normal. Menunjukan bahwa p=0,031. Hal ini berarti bahwa rerata kadar IL-6 pada ketiga kelompok berbeda secara bermakna (p < 0,05). Hasil uji jumlah Limfosit Menunjukan bahwa hasil analisis dengan uji Analysis of Variance (Anova)  menunjukan bahwa nilai p=0,001. Hal ini bererti bahwa rerata jumlah limfosit pada ketiga kelompok berbeda secara bermakna (p<0,05).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ULKUS KAKI DIABETIK DI POLIKLINIK KAKI DIABETIK Nurhanifah, Dewi
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.411 KB)

Abstract

Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya yaitu ulkus kaki diabetik. Ulkus kaki diabetik adalah kerusakan sebagian atau keseluruhan pada kulit yang dapat meluas ke jaringan bawah kulit, tendon, otot, tulang atau persendian yang terjadi pada seseorang yang menderita penyakit diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ulkus kaki diabetik Poliklinik Kaki Diabetik di BLUD Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive samplingdengan sampel sebanyak 50 orang di Poliklinik Kaki Diabetik di BLUD Rumah Sakit Ulin Banjarmasin.Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan observasi.Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan faktor durasi diabetes (p=0,001), usia (p=0,042), dan sensasi (p=0,016) merupakan faktor yang berhubungan dengan ulkus kaki diabetik sedangkan faktor denyut nadi perifer (p=0,186) dan deformitas anatomi (p=0,147) tidak berhubungan dengan ulkus kaki diabetik.
Efektifitas Intervensi Keperawatan Multidimesional Family Therapy Untuk Mengatasi Penyalahgunaan Narkoba Pada Kelompok Anak Remaja Wahyudi, Ritanti
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.151 KB)

Abstract

Remaja merupakan kelompok berisiko terhadap penyalahgunaan NAPZA salah satu penyebabnya adalah remaja berada pada masa transisi dimana mempunyai kepribadian coba-coba atau iseng , mudah terpengaruh teman sebaya dan lingkungannya sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari segi pencegahan dan penangannya. Penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan the non randomized  pretest posttest design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 36 remaja. Hasil kegiatan teridentifikasinya peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku pada kelompok remaja;. Simpulan  dari penelitian ini adalah multydimensional family therapy  efektif dan aplikatif digunakan mencegah dan mengatasi  penyalahgunaan NARKOBA pada remaja . Penulis merekomendasikan perlunya perawat untuk berperan dalam penyusunan program dan terlibat aktif dalam pencegahan primer, sekunder dan tersier Narkoba.
PENGARUH PEMBERIAN OKSIGEN MELALUI MASKER SEDERHANA DAN POSISI KEPALA 30º TERHADAP PERUBAHAN TINGKAT KESADARAN PADA PASIEN CEDERA KEPALA SEDANG DI RSUD suwandewi, alit
Bahasa Indonesia Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.367 KB)

Abstract

Cedera kepala adalah cedera mekanik baik secara langsung atau tidak langsung yang mengenai kepala mengakibatkan luka di kulit kepala, fraktur tulang tengkorak, robekan selaput otak, dan kerusakan jaringan otak, serta gangguan neurologis. Metode dasar dalam melakukan proteksi otak pada pasien cedera kepala adalah dengan membebaskan jalan nafas dan oksigenasi yang adekuat. Pemberian oksigen melalui masker sederhana dan posisi kepala 30° merupakan tindakan yang tepat pada klasifikasi cedera kepala sedang untuk melancarkan perfusi oksigen ke serebral sehingga membantu peningkatan status kesadaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui GCS sebelum dan sesudah pemberian oksigen melalui masker sederhana dan posisi kepala 30° serta menganalisis pengaruh pemberian oksigen melalui masker sederhana dan posisi kepala 30° terhadap perubahan tingkat kesadaran pada pasien cedera kepala sedang. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-Experimental dengan 30 responden. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh pemberian oksigen masker sederhana dan posisi kepala 30° terhadap perubahan tingkat kesadaran pada pasien cedera kepala sedang. GCS nilai rata-rata sebelum adalah 17,92 dan GCS nilai rata-rata sesudah 14,09 dengan nilai p 0,009. Penelitian ini bersifat aplikatif sehingga perlu direflikasi dan dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan asuhan keperawatan gawat darurat dan monitoring.
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Ibu Dalam Memilih Tempat Persalinan Rusdiyanti, Ivong
Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.775 KB)

Abstract

Capaian keberhasilan upaya kesehatan pada ibu, salah satunya terlihat dari indikator Angka Kematian Ibu (AKI). Upaya untuk menekan resiko AKI antara lain menganjurkan kepada masyarakat agar persalinan yang aman ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih dan dilakukan di fasilitas kesehatan, bidan adalah tenaga kesehatan yang salah satunya memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu dan anak secara langsung. Bidan memiliki kedudukan memberikan kemudahan dalam pelayanan masa persalinan, promosi dan konsultasi kesehatan untuk ibu dan anak, serta melakukan deteksi dini terhadap kasus rujukan khususny di pedesaan. Salah satu sarana pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak adalah BPM (Bidan Praktek Mandiri)
Pengaruh Pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® Terhadap VO2 Maks Pada Mahasiswa JPOK Asrani, Huldani
Bahasa Indonesia Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : LPPM - Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.533 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui keefektifan pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® sebelum latihan. Multivitamin Fatigon Spirit® adalah beberapa multivitamin yang beredar di masyarakat dan diklaim dapat meningkatkan ketahanan kerja dan  mengurangi kelelahan. Penilaian kapasitas oksigen maksimal sangat penting untuk memonitor kemampuan daya tahan kardiovaskuler, pernafasan dan otot seseorang sehingga dapat menjadi acuan dalam mempertahankan dan meningkatkan kesegaran jasmaninya. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan non probability purposive sampling dengan besar sampel berjumlah 35 orang laki-laki mahasiswa JPOK UNLAM Banjarbaru yang mempunyai rentang usia 19-23 tahun. Bahan penelitian menggunakan Multivitamin Fatigon Spirit® yang dikonsumsi 1 jam sebelum dilakukan latihan Multistage fitness test. Penelitian bersifat kwasi pre test-post test design dengan metode single blind. Data yang didapatkan akan dianalisis secara statistik dengan komputerisasi menggunakan program Statistical package for Social Science (SPSS) dengan metode statistik Uji T berpasangan dengan dilakukan uji normalitas sebelumnya. Hasil statistik tersebut menujukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® atau dengan kata lain pemberian Multivitamin Fatigon Spirit® efektif dalam meningkatkan kapasitas oksigen maksimal.

Page 1 of 4 | Total Record : 33