cover
Contact Name
Wiwit Damayanti Lestari
Contact Email
wiwitdamayantilestari@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mathline@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 25025872     EISSN : 26223627     DOI : -
Core Subject : Education,
Mathline is published by Mathematics Education Department of Wiralodra University. Mathline publishes the research issues on mathematics, mathematics education, and could be experiment, research and development, or classroom action research. This Journal are bi-annual publication, on February and August.
Articles 60 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH KALKULUS PEUBAH BANYAK BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS PASIR PANGARAIAN Annajmi, Annajmi; Isharyadi, Ratri
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.763 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v4i2.115

Abstract

Bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa dapat membantu kelancaran proses perkuliahan berjalan dengan efektif. Kalkulus Peubah banyak merupakan satu mata kuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa program studi pendidikan matematika. Berkenaan dengan itu bahan ajar menjadi komponen yang penting diperlukan dalam proses perkuliahan. Mata kuliah ini berisi tentang sistem koordinat, fungsi dua peubah yang memerlukan kemampuan berpikir tingkat lanjut. Oleh karena itu diperlukan suatu bahan ajar yang membantu siswa dalam memvisualisasikan materi yang abstrak. Bahan ajar yang ada dan digunakan dalam perkuliahan selama ini merupakan bahan ajar berupa buku teks yang merupakan buku referensi yang beredar dipasaran. Berkenaan dengan itu diperlukan bahan ajar yang disusun oleh dosen dan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan mahasiswa yang dilengkapi dengan media visualisasi berbasis teknologi. Tujuan penelitin ini adalah untuk mengentahui kebutuhan bahan ajar yang dikembangkan berbantuan software geogebra. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika semester lima Universitas Pasir Pengaraian. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket analisis kebutuhan dan observasi langsung dalam perkuliahan. Hasil angket menunjukkan diperlukannya bahan ajar berbasis teknologi yang mampu memvisualisasikan materi pembelajaran dimana terdapat 50% responden diperlukannya media visualisasi dalam pembelajaran, selanjutnya 75% responden setuju dan 12,5% sangat setuju digunakannya media berbasis teknologi, dan 66,7% responden sangat setujua, 33,3 % setuju digunakannya aplikasi matematika, yaitu software geogebra dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan dibutuhkannya bahan ajar yang berbantuan software geogebra bagi mahasiswa pendidikan matematika universitas pasir pengaraian.
COMIC’S MATHEMATICS LEARNING (CML): PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA Gunadi, Farid; Siti Aisah, Lusi
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.652 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v4i2.113

Abstract

  Literasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting pada abad 21. Pembelajaran matematika juga harus dapat mengembangkan kemampuan tersebut. Salah satunya dengan menggunakan Comic?s Mathematics Learning (CML). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancang pembelajaran matematika berbasis media komik yang dapat menumbuhkan kemampuan literasi matemati siswa pada materi eksponen. Desain penelitian yang dilakukan dalam menghasilkan rancangan Comic?s Mathematics Learning (CML) yakni menggunakan model pengembangan yang diadopsi dari  Gall, Borg, & Gall. Fase untuk menghasilkan perancangan Comic?s Mathematics Learning (CML) terdiri dari : (1) Research and information collecting (pengumpulan data awal); (2) planning (perencanaan); (3) develop preliminary form of product (pengembangan awal); (4) preliminary field testing (uji validasi); (5) main product revision (revisi awal); (6) main field testing (uji coba skala terbatas). Berdasarkan hasil validasi dan uji coba skala terbatas dapat disimpulkan bahwa perancangan pembelajaran menggunakan komik matematika dapat menumbuhkan kemampuan literasi matematis siswa pada materi eksponen. Sehingga memenuhi kriteria valid dan efektif.
INTEGRASI MODEL MONTESSORI PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN: EKSPLORASI, DESAIN DAN IMPLEMENTASI DALAM MATERI PERKALIAN Mellawaty; Lusi Siti Aisah
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.637 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v4i2.114

Abstract

Penelitian ini mengintegrasikan Model Montessori pada siswa tunagrahita ringan dengan tujuan untuk mengasumsikan persiapan guru matematika pada materi perkalian. Metode penelitian menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Tahaan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari (1) eksplorasi; (2) desain; (3) pengembangan; dan (4) implementasi. Teknik analisis data (1) kualitatif dilakukan untuk studi eksplorasi, menggambarkan desain dan proses pengembangan; (2) kuantitatif dilakukan untuk menyelidiki hasil implementasi Model Montessori pada siswa tunagrahita ringan dalam materi perkalian. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa: (1) langkah-langkah Model Montessori dapat digunakan pada pelajaran matematika untuk menjelaskan materi perkalian. (2) tahap desain dan pengembangan terdiri dari merancang konsep integrasi, dan pengembangan sistem pembelajaran. (3) hasil analisis implementasi dapat: (a) membantu meningkatkan kegiatan interaksi pembelajaran; (b) meningkatkan konsep matematika pada materi perkalian; (c) memberikan informasi kepada guru matematika di SLB yang terkait pembelajaran berbasis Metode Montessori.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN RASA PERCAYA DIRI TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATEMATIKA Aripin Nurmantoro, Muh.
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2019): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.161 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v4i1.103

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung antara kecerdasanemosional terhadap rasa percaya diri dan pengaruh langsung antara kecerdasan emosional dan rasapercaya diri terhadap penguasaan konsep matematika. Penelitian ini dilakukan dengan metodesurvey, dengan jumlah sampel 75 (tujuh puluh lima) orang yang diambil menggunakan teknikMulti Stage Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket dan hasil tes matematika siswa.Data diolah dengan bantuan Microsoft Excel dan SPSS 20, dan dianalisis dengan menggunakanmetode analisis jalur. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa (1) terdapat pengaruhlangsung kecerdasan emosional terhadap penguasaan konsep matematika; (2) terdapat pengaruhlangsung rasa percaya diri siswa terhadap penguasaan konsep matematika; dan (3) terdapatpengaruh langsung kecerdasan emosional terhadap rasa percaya diri.
ANALISIS KESALAHAN PADA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA KELAS VIII MODEL PISA KONTEN CHANGE AND RELATIONSHIP BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN Vivi wahyuni
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.317 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v4i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menghitung presentase dan mengetahui faktor-faktor penyebab kesalahan siswa dalam memecahkan soal model PISA pada konten change and relationship berdasarkan prosedur Newman. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 13 Tangerang, subjek penelitian ini merupakan siswa kelas VIII C yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan menggunakan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan menggunakan triangulasi metode yaitu dengan membandingkan data dari hasil tes tulis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis dikembangkan berdasarkan kategori kesalahan Newman. Hasil penelitian di dapatkan 5 jenis kesalahan dan besar presentase untuk setiap jenis kesalahan yaitu kesalahan Reading error 30%, Comprahension error 40%, Transformation error 82,2%, Process skill error 100%, Encoding error 100%. Hasil menunjukan bahwa Process skill error dan Encoding error merupakan kesalahan yang mendominasi dari pada jenis kesalahan lainnya. Secara umum faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa adalah rendahnya kemampuan pemahaman, mengaitkan informasi dari soal, memahami konsep perhitungan, serta tidak terbiasanya menuliskan jawaban akhir.
Perbandingan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Antara Pembelajaran yang Menggunakan Model Team Assisted Individualization Dengan Model Direct Instruction Muh. Aripin Nurmantoro
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2019): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.637 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v4i2.76

Abstract

This purpose of this study are to find out to determine the mathematical problem solving abilities of students using the Team Asissted Individualization learning models; mathematical problem solving abilities of students who use the Direct Instruction learning models; and to find out the better mathematical problem solving abilities of students who use the Team Asissted Individualization learning models with Direct Instruction. This research was conducted by experimental method, using cluster random sampling technique, and after drawing, Class VIII B and Class VIII D were selected as samples. Class VIII D was used as the experimental class I, where the learning used the Learning Team Team Individualization model and class VIII D was used as the experimental class II, where the learning used the Direct Instruction learning model. While the data analysis technique used in this study is the t-test. Based on the results of data analysis that has been done, it can be concluded that the mathematical problem solving abilities of students who use The Team Asissted Individualization learning models are better than Direct Instruction Model.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PENGAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PMR BERBANTUAN CD INTERAKTIF PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL KELAS VII Zaenal Mutaqin, Ikin
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2016): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.762 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v1i2.20

Abstract

This  study  aimed  to  develop  and produce devices PMR mathematics learning approach   aided   interactive   CD   on   the material linear equations class VII are valid and effective. The result of the development of mathematics learning with PMR approach on  the  material  linear  equations  of  one variable  of  class  VII  shows  the  validation results  of the experts. Implementation field learning device that has generated valid and effective   tool   with   active   variable   and process skills, reaching thoroughly studied, the effect of active variable and process skills to the learning outcomes and no difference between    the    control    group    and    the implementation   class.   Once   implemented obtained  that  result  is  students  achieve  a complete study with KKM = 65 gained 79.8 completeness. There is an active variable and process  skills  influence  on  the  process  of student learning outcomes by 79.3%. There are  differences  between  the  control  group (66.7) and the implementation class (78.0). It concluded that the study of mathematics by PMR  approach  aided  interactive  CD  on material class VII PLSV valid and effective.
MEREDUKSI KECEMASAN MATEMATIKA SISWA SMP MELALUI IMPLEMENTASI COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION Dzulfikar, Ahmad
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2016): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.252 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v1i1.8

Abstract

This  study  was  a  Quasi Experiment: The Post-test Only Non- Equivalent Group Design. This study aimed to investigate the differences in students? math anxiety was treated Cooperative Learning of the Group Investigation Type and conventional learning. The instruments used in this study were math anxiety scale and students? daily journal. This study resulted in the finding that there was no difference of students? math anxiety in both classes.  However,  judging  from  the students? daily journal, students? math anxiety of Cooperative Learning of the Group Investigation Type class showed a downward trend compared to the conventional  class  students  tend  to fluctuate. Therefore, further research is needed to investigate the effect of Cooperative Learning of the Group Investigation Type on students? math anxiety.
DESAIN DIDAKTIS KONSEP LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP Siti Aisah, Lusi ; Kusnandi; Yulianti, Kartika
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2016): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.635 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v1i1.9

Abstract

The purpose of this study is to composing didactic design concept about surface area and volume of prismsbased on learning obstacle (learning difficulties) students when studying the concept.The research methods is qualitative methods with data  collection  techniques are  observation, question  and  answer,  and  documentation. The  initial  step  in  this  research  is identifying learning obstacle with learning obstacle instrument to students in grade IX junior high school and grade X senior hign scool who has studied about that concept. After learning obstacle is identified, the didactic design then composed by adjusting the learning theories that  are relevant and does not reduce mathematical abilities that can be developed. Didactic design which has been arrangedthen implemented in the students  learning  process  on  grade  VIII SMP. Didactic design effectiveness was measured using a modified degree increase of   the   gain   normalized   Hake.   Didactic design has show considerable effectiveness, with an effective medium category. Results of the implementation and effectiveness of the didactic design shows that the didactic design that has been composed can be used as one of the alternative designs in studying the concept of surface area and volume of prisms.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN SCAFFOLDING MELALUI LESSON STUDY PADA MATA KULIAH ANALISIS REAL Wahidin Ashari, Nur; Salwah; A, Fitriani
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2016): Mathline
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.784 KB) | DOI: 10.31943/mathline.v1i1.10

Abstract

The type of this research is a descriptive.   Subjects   in   this   study   were students  on  VII  semester  of  academic  year 2015-2016. This research implement scaffolding learning strategy through lesson study in  real  analysis  subject  matter,  which was held in September and October 2015. The scaffolding learning strategies present the theorems to the students, difficult but systematic and thereafter students are given assistance to complete. Results of the study are (i) the learning activities of students using scaffolding learning strategies through lesson study  on  the  analysis  of  real  subjects  each cycle are increase. (ii) the ability of students to prove theorems in real analysis are increase for   each   cycles.   Originally   a   student   in proving the theorem need help lecturers constantly but at the end of the cycle, the students become more independent in proving theorems. (iii) the confidence and activity of the students are increase to. Students become more confident when appointed by lecturers working on the white board.