cover
Contact Name
Herry Nur Hidayat
Contact Email
herrynh@hum.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
herrynh@hum.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Published by Universitas Andalas
ISSN : 20988746     EISSN : 23027142     DOI : -
WACANA ETNIK diterbitkan oleh Pusat Studi Informasi dan Kebudayaan Minangkabau bekerja sama dengan Jurusan Sastra Daerah Universitas Andalas. Terbit dua kali setahun, April dan Oktober. Terbit pertama kali pada 2010.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
“MALIN KUNDANG” KARYA WISRAN HADI: SEBUAH PERBANDINGAN Hidayat, Herry Nur
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is describe that a reader can produce new works. There are differences between ‘Legenda Malin Kundang’ with “Drama Malin Kundang’. Those differences shows the intertextuality. The differences indicate that there is a readers reactions, respons, and interpretations which have different backgrounds and horizon expectations.
TINJAUAN ORGANOLOGIS TALEMPONG BATUANG (MUSIK BAMBU MINANGKABAU) DI DUSUN SUNGAI COCANG - SILUNGKANG OSO KOTA SAWAH LUNTO Jufri, Jufri
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik tradisional Talempong Batuang merupakan salah satu manifestasi budaya dari masyarakat dusun Sungai Cocang, Silungkang Oso, Kota Sawah Lunto. Permainan talempong ini dilakukan secara tunggal dan ensambel. Alat musiknya hanya terdiri dari  satu ruas bambu betung yang dicongkel kulit sembilunya sebagai tali (snar) yang pangkal ruas dan ujung ruasnya diberi kuda-kuda sehingga berdengung ketika dipukul. Karakter bunyi alat musik Talempong Batuang yang lembut dan melodinya yang sederhana telah memberi sugesti kedamaian terhadap perasaan penikmatnya.Repertoar lagu yang dimainkan berasal dari melodi dendang-dendang khas dusun Sungai Cocang, Silungkang Oso yang dimelodikan menurut karakter khas Talempong Batuang, sehingga melodi-melodi yang dimainkan selalu mendapat sambutan dari masyarakatnya, dan dibutuhkan sebagai hiburan pada berbagai konteks upacara yang dimiliki masyarakatnya, seperti memeriahkan upacara helat perkawinan, kegiatan sosial masyarakat, hiburan bakongsi (kelompok kerja) ke ladang atau sawah, serta hiburan keluarga (pribadi) di rumah masing-masing.Kespesifikan yang dikandung musik Talempong Batuang ini telah mengundang daya tarik tersendiri, baik dari segi organologis, maupun sistem permainan. Di samping itu, masalah pengembangan-pengembangan konsep komposisi musiknya, dan masalah sosial antropologis masyarakat pendukungnya juga mendapat porsi yang selayaknya untuk mampu menyongsong suasana kehidupan masyarakat kampung di masa kini.
POLITIK PENCITRAAN DAN POLEMIK SOSIAL-POLITIK MINANGKABAU DALAM PERSPEKTIF KARYA SASTRA Putra, Yerri Satria
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 1, No 2 (2010): WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi sebagian orang, istilah sastra politik apalagi sebagai genre sastramungkin masih menjadi kontroversi. Alasannya karena istilah tersebut dinilai jauhdari prinsip-prinsip sastra yang selama ini mereka yakini sebagai suatu opsi yangberdiri sendiri. Ariel Heryanto dalam tulisannya menyebutkan bahwa kontroversimengenai genre sastra politik ini masih ditolak oleh kalangan sastrawan yangmenganut sastra universal yang pandangannya paling berpengaruh. Merekamenganut prinsip sastra yang terbebas dari politik karena sastra merupakan seniyang lahir dari batin sastrawan. Bagi mereka, satu-satunya ideologi kepenyairanadalah universalisme, sedangkan tanah airnya adalah kehidupan dan kemanusiaanitu sendiri. Sebagaimana yang disebutkan oleh Geoge Orwell bahwa pengaranghanya harus terlibat pada satu hal saja: sastra dan biarkanlah sosiolog yangberkompeten berbicara soal-soal sosial.
PERTUNJUKAN BATOMBE: DESKRIPSI SINGKAT Oktasari, Liza
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes batombe of Nagari Abai Sangir Solok Selatan Sumatera Barat. Batombe is a performance which shows pantun dialog between men and women. Batombe performed in batagak panghulu, marriage, and build a rumah gadang. There are functions on this performance. Those are entertaining, supporting, unifying, and learning media of the society.
Ronggeng di Minangkabau Meigalia, Eka
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata “ronggeng” merupakan kata yang identik dengan salah satu seni tradisi di Jawa. Akan tetapi, tradisi ronggeng ini juga dapat ditemukan di daerah lainnya di luar Jawa, salah satunya di Pasaman. Tradisi ini unik karena hidup dan tumbuh di daerah Pasaman, yaitu daerah  khas dengan percampuran budaya dari berbagai etnis. Hal itu tercermin pula dalam tradisi ronggeng yang ada di sana, yang dikenal dengan sebutan Ronggeng Pasaman.Tulisan ini memaparkan tradisi Ronggeng Pasaman dilihat dari konsep hibriditas. Hibriditas adalah konsep melihat bahwa setiap proses budaya mengandung percampuran dan interaksi lintas batas.Hibriditas dari tradisi ini pertama terlihat dari namanya yang mengambil nama dari tradisi ronggeng di Jawa. Kedua dari pelaku tradisi yang keseluruhannya adalah laki-laki karena mengadopsi tradisi di Minangkabau yang melarang perempuan tampil. Ketiga, mengambil tradisi berpantun di Melayu serta alat musik pengiring (seperti biola, akordion, dan sebagainya). Keempat, bahasanya adalah bahasa Minang dengan logat Pasaman dengan beberapa kosakata Mandailing.
PENGOBATAN TRADISIONAL DALAM NASKAH KUNO KOLEKSI SURAU TAREKAT SYATTARIYAH DI PARIANGAN Andri, Wirma
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes sosioculture context in traditional medicines in Surau Terekat Syattariyah manuscript collections. Those objects were analyzed with philology and ethnomedicine approach. The results show that Pariangan population has health and disease context. This society also believes that diseases were caused by spirits interferences besides by physical causes.  Otherwise, traditional medicine in Pariangan can not be separated from religion and magic. This also suggests the combination of tarekat and tradition.  
SURAT SULTAN PONTIANAK: STRATEGI KOMUNIKASI DAN STRUKTUR TIGA KOLEKSI Syahrani, Agus
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kertas kerja ini membincangkan wujud fisik dan kandungan surat Sultan Pontianak koleksi pelbagai pusat manuskrip seperti Perpustakaan Negara Malaysia, Arsip Nasional Republik Indonesia, Perpustakaan Universiti Leiden, British Library, dan milik perseorangan. Perbincangan koleksi surat baginda meliputi, 11 lembar surat sosial dan 2 lembar surat perjanjian yang bermula dari Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie abad ke-18 hingga Sultan Syarif Yusuf Alqadrie tahun abad ke-19. Tiga surat Sultan Pontianak diuraikan berdasarkan struktur surat yang berbeda dari surat Melayu pada umumnya, seperti kepala surat, cap, kata pujian, prapenutup, dan penutup surat.Struktur surat menghasilkan bentuk kandungan yang dilihat dari penyampaian pesan yang terpenting dalam surat. Kandungan tiga surat diuraikan berdasarkan kaidah komunikasi yang digunakan oleh Sultan untuk menyampaikan pesan tentang perkara yang kontroversi dan memunculkan perdebatan sampai sekarang di Kalimantan Barat. Perbincangan koleksi dan kandungan yang terdapat di dalam surat Sultan Pontianak menghasilkan tafsiran yang berbeda dengan pandangan masyarakat pada umumnya terhadap surat Sultan Pontianak itu sendiri.
KATA SAPAAN BAHASA MINANGKABAU Misnawati, Misnawati
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explains the types of greeting words used by Minangkabau people in Ujuang Batuang and how the words are used. The basic technique used in this study is tapping technique, while the advanced technique used in this study is the simak libat cakap (SLC) technique and simak bebas libat cakap (SBLC) technique, continued with note technique.The results found three categories of greeting words used by the Ujuang Batuang community, namely: (1) general greeting words, (2) adat greeting words, and (3) religious greeting words.
NILAI BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT JAMBU LIPO Sari, Putri Mayang
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes analysis result on cultural contents of Jambu Lipo folktales. Jambu Lipo is one of  kingdoms  in  Minangkabau teritory. These  folktales  analyzed with Kluckhohn and Srtodtbeck theory. The result shows relationship between human and nature, human and their jobs, and between human  and human.
ALIH MEDIA MANUSKRIP KUNO SEBAGAI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF Azwar, Azwar
Jurnal Elektronik WACANA ETNIK Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Elektronik WACANA ETNIK
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang memiliki kearifan lokal dan nilai-nilai luhur bangsasepantasnya diwariskan dari generasi ke generasi. Salah satu cara untuk mewariskannyaadalah dengan mempelajari nilai-nilai yang terkandung di dalam manuskrip kuno.Salah satu manfaat mempelajari manuskrip kuno adalah memetik kearifan danperbandingan antara apa yang telah terjadi di masa lalu dan kenyataan hidup yangdihadapi pada saat ini. Namun sayangnya, karena manuskrip kuno itu adalah artefakbudaya yang langka dan kondisinya yang sudah sangat tua, maka harus ada upaya untukmengalihmediakannya ke dalam bentuk lain, seperti digitalisasi. Karena digitalisasihanya sebatas menyelamatkan kandungan manuskrip kuno itu, juga harus ada usahamengalihmediakanya ke dalam bentuk yang kreatif seperti buku, komik, kartun dan lm agar kandungan manuskrip kuno itu bisa diakses oleh masyarakat banyak.Mengalihmediakan dengan media kreatif kontemporer itu tidak hanya menyelematkannilai-nilai yang dikandungnya, ternyata juga bisa mengembangkan ekonomi kreatif.Namun sayangnya tidak semua orang sepakat dengan mengalihmediakan manuskripkuno sebagai sumber inspirasi untuk pengembangan ekonomi kreatif. Sebagianpihak berpendapat bahwa menarik kebudayaan tinggi (manuskrip kuno) ke ranahindustri kreatif akan mendegradasi nilai-nilai kebudayaan tinggi itu. Pendapat inisetidaknya didengungkan oleh Theodore W Adorno dan Max Horkheimer denganmenggagas Teori Kritis Mazhab Frankfurt. Pendapat lain menyatakan bahwa menarikkebudayaan tinggi ke ranah industri adalah usaha melanggenggakan kebudayaanitu sendiri. Pendapat ini setidaknya dipegang teguh oleh Herbert J Gans, pengamatindustri kebudayaan dari Amerika. Makalah ini bermaksud untuk memaparkansecara mendalam, persoalan apa sebenarnya yang terjadi terhadap manuskripkuno ketika dijadikan sumber inspirasi untuk pengembangan ekonomi kreatif.