cover
Contact Name
Muhammad Zukhrufuz Zaman
Contact Email
m_zukhruf@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalthp_uns@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
ISSN : 19790309     EISSN : 26147920     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal “Teknologi Hasil Pertanian”, publishes original articles, review articles, and short communications on the fundamentals, applications and management of Agricultural Product Technology areas. The journal's aim is to offer scientist, researchers and other related professionals the opportunity to share their finding and disseminate knowledge in all the related topics of biotechnology, quality management, and technologies associated with production or product development.
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
ISOLASI DAN KARAKTERISASI YEAST AMILOLITIK DARI RAGI TAPE Nurhartadi, Edhi; Rahayu, Endang Sutriswati
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 4, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13600

Abstract

The demand of sugar increases every year caused by people growth. Indonesia has starchy materialslike tapioca and for long time used to produce food by traditional fermentation with ragi tape. Ragi tapecontains many amylolytic and fermentative microbial. The object of this study was to isolate amylolytic yeastfrom ragi tape, which could be used to produce amylolytic enzymes as an alternative source of amylolyticenzyme from microbial origin. Isolation was done by dilution and spread plate methods on peptone glucoseyeast extract soluble starch (PGYS) agar medium, incubated 30C, for 2 days and purified with same medium.The isolates were then identified based on morphology and physiology profiles. Selection of the strongest isolatewith high amylolytic potent was done with amylolytic activity. The chosen isolate was then used to produceamylolytic enzyme in yeast extract malt extract soluble starch (YMS) medium with variation of soluble starchcontent. 15 amylolytic yeast isolates have been isolated, and then identified with taxonomic keys were suspectedas Debaryomyces vanriji (4 isolates), Saccharomycopsis fibuligera (3 isolates), and Pichia burtonii (8 isolates).They could grow well on starch medium. The result of selection based on amylolytic activity showed that S.fibuligera E-3 was the strongest among the others. From the fermentation, this research obtained the cellscontent increased or obtained logarithmic phase in 1st day of fermentation, and after 2nd day reached stationaryphase medium. The reduction sugar content increased in 1st day of fermentation, after 2nd day was increasedslowly. The soluble starch content was decreased rapidly in 1st day, after 2nd day was decreased slowly. Theglucoamylase activity was high at 1st day, but in 2nd day was low. S. fibuligera had glucoamylase activity 44.13mg glucose/L/min/1 ml enzyme solution.
PENGARUH PALM SUGAR SEBAGAI PENGGANTI SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK SNACK BAR TEPUNG KOMPOSIT (UBI UNGU, JAGUNG KUNING DAN KACANG TUNGGAK) SEBAGAI SNACK RENDAH KALORI Listyaningrum, Christi Eva; Affandi, Dian Rachmawanti; Zaman, M. Zukhrufuz
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 11, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v11i1.29096

Abstract

Trend snack which circulate in sociate contain sugar content, salt and high calories. This has resulted in adverse effects on public health, such as increased degenerative diseases such as diabetes mellitus and increased obesity due to the high number of calories and sugar content in snacks which was consumed daily. The aim of this researchto investigate the effect of palm sugar on the physical, chemical and sensory characteristics snackbar of composite flour (sweet potato, y and cowpea) as an alternative to natural sweetener substitute which has low calories sugar and safe for the body on snacks ) that can be consumed by the community in the long-term The experimental design in this study used Completely Randomized Design (CAD) with one factor in the different concentrations of palm sugar and refined sugar (15%: 0%, 10%: 5%, 5%: 10% and 0%: 15%). The data was processed statistically using One Way Anova with significance level of 5%. The result of this research showed that variation of usage palm sugar take an effect to physical, chemical and sensory characteristic snackbar of composite flour which was resulted snackbar F1 (15% palm sugar) has a low calories (3.98 Kkal/g) than F2, F3 and F4 with variation of usage palm sugar and refined sugar has 4.17 Kkal/g.
PENGARUH PERLAKUAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAN PUREE WORTEL (Daucus carota L.) PADA TEKNOLOGI PRODUKSI CHILI CREAM CHEESE: KAJIAN RENDEMEN, pH, LEMAK, BETAKAROTEN, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SENSORI Oktavia, Armida; Anam, Choirul; Widowati, Esti
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13008

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi dan jenis fortifikan (ekstrak wortel dan puree wortel) terhadap karakteristik fisik (pH dan rendemen), kimia (kadar lemak, β-karoten dan aktivitas antioksidan) dan karakteristik sensori (aroma, warna, tekstur, rasa, aftertaste, daya oles, overall)dari Chili Cream Cheese serta mengetahui karakteristik fisik, kimia dan sensori Chili Cream Cheese dengan perlakuan penambahan wortel yang terpilih. Rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu kombinasi perlakuan jenis fortifikan (ekstrak dan puree wortel) denganpenambahan konsentrasinya (7%; 14% 21%). Chili Cream Cheese terpilih dari penambahan ekstrak wortel adalah dengan konsentrasi 7% dengan penilaian aroma, warna, tekstur, rasa, aftertaste, daya oles dan overall yang terbaik. Memiliki rendemen 6,36±0,380 (%b/b); pH sebesar 4,810±0,127; kadar lemak sebesar 37,45±0,231%; kadar β-karoten sebesar 201,32±4,399 µg/gram sampel dan aktivitas antioksidan sebesar 2,20±0,074 % penangkapan radikal dpph/gram sampel. Chili Cream Cheese terpilih dari penambahan puree wortel adalah dengan konsentrasi 21%. Penilaian aroma, warna dan daya oles memiliki penilaian yang terbaik, sedangkan dari segi tekstur, rasa, aftertaste dan overall memiliki penilaian terbaik kedua. Nilai rendemen dari produk tersebut didapatkan sebesar 7,19± 0,433 %; nilai pH 4,803± 0,222 ; kadar lemak 30,86± 0,210%; kadar betakaroten 244,97± 6,728 µg/gram sampel; aktivitas antioksidan 4,32±0,075 %  penangkapan radikal dpph/mg sampel.Kata Kunci : aktivitas antioksidan, β-karoten ekstrak wortel, keju krim, puree wortel
KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI BERAS ORGANIK MENTIK SUSU DAN IR64; PECAH KULIT DAN GILING SELAMA PENYIMPANAN Basito, Basito
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13636

Abstract

Beras merupakan salah satu makanan pokok. Beras organik ditinjau dari segi kesehatan sangat aman dansehat untuk dikonsumsi. Beras organik merupakan beras yang ditanam dengan menggunakan teknik pertanianorganik, yaitu suatu teknik pertanian yang tidak menggunakan pupuk dan obat-obatan yang mengandung bahankimia berbahaya. Kerusakan beras dapat terjadi selama penanganan, pengolahan, dan penyimpanan.Penyimpanan beras yang kurang tepat dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada beras baik mutufisikokimia maupun sensori. Jenis beras organik yang digunakan adalah mentik susu dan IR64, dengan perlakuanpecah kulit dan giling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kimia (kadar air dan kadaramilosa), sifat fisik (daya serap air), sifat biologi yaitu adanya hama gudang, dan sifat sensori pada beras organikmentik susu dan IR64 (giling dan pecah kulit). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan AcakLengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkannilai kadar air, kadar amilosa, daya serap air dan pengamatan hama gudang semakin meningkat selamapenyimpanan. Uji sensoris secara keseluruhan menempatkan beras organik mentik susu giling sebagai nasi yanglebih disukai oleh panelis, karena memiliki (warna, rasa, aroma dan tekstur) yang lebih disukai oleh panelis. Jikadilihat dari kadar air, daya serap air, pengamatan jumlah kutu dan sensoris (keseluruhan) maka beras organikmentik susu giling merupakan beras organik terbaik. Jika dilihat dari kadar amilosa, beras organik pecah kulitIR64 terbaik secara fungsional karena memiliki kadar amilosa yang paling tinggi.
PENGGUNAAN DAGING DAN TULANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) PADA STIK IKAN SEBAGAI MAKANAN RINGAN BERKALSIUM DAN BERPROTEIN TINGGI Fitri, Amiza; Anandito, R. Baskara Katri; Siswanti, Siswanti
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v9i2.17468

Abstract

Milkfish (Chanos Chanos) was favored by many people and become one of the featured Fisheriescommodity. Processed fish product is very limited, especially, in the food industry as snack. Utilization of fishless than optimal because most only use meat and the bones is a waste. Bones milkfish is rich of mineral,especially calcium. Utilization of meat and bone fish is to optimize the utilization of fish on snack to improve thenutritional value. The experimental design use a complete randomized design (CRD) with one factors, namelythe use of three types of raw material milkfish include: meat milkfish, waste bones and whole milkfish. Step ofthis study were divided into two stages, the first stage is the stage of making a snack of fish sticks with differentbase materials, while the second step was to determine the chemical characteristics and the parameters werethe content of calcium, protein, fat, water, ash, carbohydrate and hedonic test. The whole part of milkfish, fishmeat, bones and head of milkfish was used as raw material on making sticks which was given effect onsuccessively increasing the content of protein and calcium. The chemical characteristic of the fish meat stickwas 23.89% of moisture content; 1.15% of ash content; 20.86% of fat content; 13.08% of protein content;61.030% of carbohydrates content; and 0.02% of calcium content. A fish bone stick in a row of 3.90%; 3.60%;24.18%; 8.99%; 59.16%; and 0.038%. A whole fish stick by 2.81%; 2.12%; 24.81%; 9.43%; 61.11%; and0.1923%. Due to the result of sensory evaluation on sticks hedonic scale of the whole fish sticks product werethe most preferred by panelist.
KINETIKA PENGERINGAN CHIPS SUKUN (Artocarpus communis) DALAM PEMBUATAN TEPUNG SUKUN TERMODIFIKASI DENGAN ASAM LAKTAT MENGGUNAKAN CABINET DRYER Amanto, Bambang Sigit; Manuhara, Godras Jati; Putri, Ratri Rosdiana
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 8, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.12796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinetika pengeringan yaitu laju pengeringan dan kebutuhan energi pada pengeringan chips sukun, dan untuk mengetahui karakteristik (kadar air, kadar amilosa, derajat putih, viskositas, kelarutan, swellling power, gugus fungsi) tepung sukun. Perancangan penelitian menggunakan rancangan acak faktorial (RAF) yang terdiri dari dua faktor yaitu perlakuan (nonmodifikasi dan modifikasi asam laktat 1%) dan suhu pengeringan (60°C, 65°C dan 70°C). Setiap perlakuan dilakukan tiga ulangan sampel dengan dua kali ulangan analisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu pengeringan dan penambahan asam laktat menyebabkan penurunan kadar air chips sukun, mempercepat laju pengeringan dan menurunkan kebutuhan energi pengeringan. Semakin tinggi suhu pengeringan dan penambahan asam laktat menyebabkan menurunnya kadar air dan derajat putih tepung sukun, meningkatnya kadar amilosa, viskositas, kelarutan dan swelling power tepung sukun. Analisis gugus fungsi (FTIR) menunjukkan adanya serapan gugus karbonil pada bilangan gelombang 1735 cm -1 dari tepung sukun yang termodifikasi asam laktat.Kata kunci: kinetika pengeringan, modifikasi, suhu, sukun, tepung
PEMBUATAN TEPUNG MILLET TERFERMENTASI DAN PEMANFAATANNYA DALAM PRODUK MIE KERING Atmaja, Rohmat Priya; Sari, Rewanda Yunita
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v10i2.29076

Abstract

Millet is one of the cereals which is not much used for food product because millet has a small seed and a thick husk so its difficult to isolation of amylum starch. Fermentation of millet with mocaf A enzyme witch produced by Lactobacillus plantarum haved cellulolytic and pectinolytic activities and produce tannase it can improve the millet flour characteristic. Fermented millet flour is used to make noodle. The research aims are to find fermented millet flour process and the usage of fermented millet flour for dry noodle and organoleptic and chemical analysis of noodle substitute fermented millet flour. The process of noodle substitute fermented millet flour started with makes fermented millet flour and mixed fermented millet flour with high protein wheat flour, an egg, salt, sodium carbonate, CMC, and water. The result of organoleptic analysis dry noodle substitute fermented millet flour are panelist gave a like respons to color (5,25), texture (5,0), taste (4,7), odor (4,7) and overall panelist gave a like respons (5,05).The water content of dry noodle substitute fermented millet flour is 2% and negative result for qualitative tannin analysis.
POTENSI ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI HIDROGEN PEROKSIDA (H 2 O ) DALAMPENGAWETAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) 2 Parnanto, Nur Her Riyadi; Utami, Rohula
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 2, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.12880

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan karakteristik fisik (tekstur), kimia (kadar air, pH, TVB, fenol), dan organoleptik (tekstur, warna, aroma, keseluruhan) ikan tongkol dengan menggunakan pengawet asap cair dan H2Oserta untuk mengetahui konsentrasi asap cair (25%, 30%, 35%) yang pengaruhnya mendekati konsentrasi H2O2 (3%, 5%, 7%). pengamatan dilakukan selama 4 hari yaitu pada hari ke-0,1,2,3. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). 2 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada karakteristik ikan tongkol perlakuan asap cair dan H secara fisik (kekerasan dan kekenyalan) tidak berbeda nyata, karakteristik kimia ikan tongkol perlakuan asap cair yaitu kadar air (71-77%), pH (5-6), TVB (48-480 mg/100g) dan fenol (250-530 mg/100g), sedangkan pada ikan tongkol perlakuan H2O kadar air (72-78%), pH (6-7) dan TVB (114-755 mg/100g). Kadar fenol ikan tongkol berkisar antara 251.283 mg/100g sampai 526.912 mg/100g. Pada karakteristik organoleptik (tekstur, aroma dan keseluruhan) ikan tongkol dengan perlakuan asap cair lebih disukai daripada perlakuan H2 , sedangkan pada parameter warna ikan tongkol dengan perlakuan H2O lebih disukai daripada perlakuan asap cair. Konsentrasiasap cair 25% mampu menyamai konsentrasi H 3%.Kata kunci: asap cair, hidrogen peroksida, ikan tongkol
APLIKASI EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) DAN EKSTRAK BIJI PINANG (Areca catechu L.) SEBAGAI PENGAWET DAGING AYAM BROILER GILING SELAMA PROSES PENYIMPANAN Parnanto, Nur Heriyadi; Atmaka, Windi; Happy, Arinta
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.12918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang terhadap karakteristik mikrobiologis dan kimia daging ayam broiler giling selama proses penyimpanan serta mengetahui konsentrasi ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang yang memberikan efek penghambatan pembusukan daging ayam broiler giling, ditinjau berdasarkan karakteristik mikrobiologis dan kimia daging ayam broiler giling selama proses penyimpanan. Penelitian ini menggunakan empat macam analisis, diantaranya adalah kadar tanin, Total Plate Pount (TPC), pH, dan Total Volatile Bases (TVB). Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan berdasar perbedaan konsentrasi ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang yang digunakan. Pada penelitian ini digunakan 9 perlakuan dengan variasi penambahan konsentrasi ekstrak daun salam (0%; 5%; dan 10%) dan ekstrak biji pinang (0%; 2,5%; dan 5%). Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, hari ke-1, hari ke-2, hari ke-4 dan hari ke-6. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dengan alfa 0,05. Percobaan ini dilakukan dengan 2 kali ulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak daun salam dan ekstrak pinang mengandung tanin yang dapat menghambat pembusukan pada daging ayam broiler giling, terbukti dengan penambahan ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang pada daging ayam broiler giling berpengaruh terhadap nilai Total Mikroba, pH, dan TVB. Penambahan ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang dapat menghambat pertumbuhan mikroba yang terdapat dalam daging ayam broiler giling, sehingga masa penyimpanan meningkat menjadi 2 hari. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang maka nilai TVB yang dihasilkan semakin rendah. Konsentrasi ekstrak daun salam dan ekstrak biji pinang yang memberikan efek penghambatan pembusukan daging ayam broiler giling yang baik untuk pengawetan daging ayam broiler giling berdasarkan karakteristik mikrobiologis dan kimia daging ayam broiler giling selama proses penyimpanan adalah 10% ekstrak daun salam dan 2,5% ekstrak biji pinang.
PERUBAHAN KADAR KEASAMAN, INTENSITAS AROMA, DAN KESUKAAN YOGURT DRINK SETELAH FORTIFIKASI EKSTRAK SALAK Permadi, Selma Noor; Legowo, Anang Mohamad; Pramono, Yoyok Budi; Al-Baarri, Ahmad Nimatullah
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah salak dalam mempertahankanmutu yogurt drink dilihat dari keasaman dan mutu sifat organoleptik. Sifat organoleptik terdiri dari cita rasa buahdan kesukaan. Bahan yang digunakan meliputi, susu skim, buah salak, kultur starter (L. bulgaricus, S.thermophillus, L. acidophillus,dan B. longum ATCC 15707), deMan Rogosa Sharpe (MRS) broth, aquades,galaktosa dan sisteinHCL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi, metode pembuatan starter kerjayogurt, metode pembuatan starter keja B. longumATCC 15707,metode pembuatan ektrak buah salak, metodepembuatan yogurt drink, dan metode pengujian variabel.Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancanganacak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan ekstrak buahsalak dalam yogurt drink (v/v) sebesar: T0 = 0%; T1 = 1%; T2 = 2%; dan T3 =3%.Data penelitian diolah denganmenggunakan sidik ragam untuk mengetahui pengaruh perlakuan.Keasaman yogurt drink yang dihasilkanberkisar antara 0,74-0,98 dan sifat organoleptik yang meliputi cita rasa berpengaruh sedangkan untuk kesukaantidak mempengaruhi yogurt drink yang dihasilkan.

Page 1 of 16 | Total Record : 159