cover
Contact Name
Umar
Contact Email
el.muhbibpgmiiaim@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
el.muhbibpgmiiaim@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
Published by IAI Muhammadiyah Bima
ISSN : 26141051     EISSN : 27165019     DOI : -
Core Subject : Education,
el-Muhbib: jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar diterbitkan 2 kali setahun oleh Prodi S1 PGMI sebagai media informasi dan pembahasan seputar isu kekikinian yang berkaitan dengan perkembangan akademik anak sekolah dasar terutama di madrasah ibtidaiyah. Hal lain yang menjadi fokus bahasannya berkenaan dengan aspek metodologi pembelajaran ditingkat sekolah dasar . Adapun kajian ilmiah dalam pembahasan jurnal ini berupa telaah konseptual-kritis dan ringkasan hasil penelitian baik field research maupun library research. Redaksi mengundang para akademisi, peneliti, pemerhati, dan pihak-pihak lain yang memiliki karya ilmiah terkait dengan fokus kajian jumal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAHBERBASIS KURIKULUM 2013 Sadat, Anwar
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.498 KB)

Abstract

Pendekatan dalam pembelajaran bahasa Arab memiliki peran penting dalam memandu jalannya proses pembelajaran khususnya bahasa Arab karena dari pendekatan semuanya harus dimulai, baik menentukan tujuan, materi, metode dan teknik pembelajaran harus terintegrasi dengan pendekatan yang digunakan. Berkaitan dengan hal tersebut, seiring dengan implementasi kurikulum 2013 di tingkat satuan pendidikan, proses pembelajaran bahasa Arab khususnya diMadrasah Ibtidaiyahjuga mengalami perubahan paradigma pembelajaran yang menekankanpendekatan saintifik (scientific approach) yakni mengandung lima elemen penting mencakup aktivitas mengamati, menanyakan, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan hasil pembelajaran.Kelima elemen ini harus digunakan secara integral-holistikdalamketrampilan membaca (mahârah qiraah), ketrampilan menulis (mahârah kitabah) kegiatanmenyimak (mahârahal-istima’), dan kegiataan berbicara (mahârah al-kalâm) sebagai fondasi dalam berbahasa. Sedangakan Pembelajaran qawâid (kaidah-kaidah) kebahasaan hanya diajarkan seperlunya yang berkaitan dengan cara menggunakan kata-kata ganti (dhamâir), kata-kata tanya (isim istifham), kata-kata tunjuk (isim isyarah) dan lain-lain.
POLA INTERAKSI EDUKATIF GURU-MURID TERHADAP PENINGKATAN AKHLAKUL KARIMAH: ( Studi Multisitus di MIN Tolobali dan SDIT Insan Kamil Kota Bima) Masitha, Dewi
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.681 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pola interaksi guru- murid di MIN Tolobali dan SDIT Insan Kamil Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan rancangan penelitian studi multisitus. Informan terdiri dari yaitu kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru-guru serta guru akidah akhlak dan beberapa siswa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dandokumentsi. Analisis dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi. Hasil penelitian di SDIT Insan Kamil dan MIN Tolobali Kota Bima adalah dimana kedua sekolah tersebut menggunakan pola interaksi yang sama, yakni pola interaksi antara guru dan murid, guru dengan obejek belajar, serta murid dengan objek belajar akan tetapi peran guru di kedua sekolah tersebut berbeda. di SDIT Insan Kamil guru berperan sebagai monitor, fasilitator, pembimbing dan evaluator dalam interaksi guru dengan peserta didik sedangkan di MIN Tolobali Kota Bima guru berperan sebagai; pengajar, pendidik dan melatih dalam interaksi guru dengan peserta didik. Pola interaksi dari kedua sekolah tersebut sama-sama berpengaruh terhadap pembentukan akhlak peserta didik, akan tetapi dengan cara yang berbeda pula. SDIT Insan Kamil pembentukan karakternya melalui perencanaan nilai-nilai karakter di sekolah (interaksi edukatif di dalam kelas melalui proses pembelajaran) sedangkan di MIN Tolobali Kota Bima dalam pembentukan karakternya
URGENSI NILAI DAN MORAL SEBAGAI SUBTEORITIS PEMBELAJARAN PKn DI SD Kusumawati, Yayuk
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.48 KB)

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran wajib yang diajarkan baik dari tingkat SD maupun perguruan tinggi sebagaimana tertuang dalam Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 3 menyatakan bahwa pedidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini pun tertuang dalam alinea ke empat di Pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, perlu penekanan pengetahuan agar generasi mampu berilmu baik itu terlihat dari cara berpikir maupun dari perbuatan, dan PKn menjadi mata pelajaran yang memiliki pesan-pesan nilai dan moral yang terkandung didalamnya salah satunya adalah pada mata pelajaran pembelajaran PKn di SD. Untuk mewujudkan yang diamanatkan oleh Pembukaan UUD 1945 di alinea ke empat maka perlu bantuan dari oknum yang akan mentarasnferkan pengetahuan tersebut dengan menjadi teladan bagi peserta didiknya yaitu seorang guru. Melalui seorang guru ini kemudian yang harus dilihat bagaimana dalam mengkristalisasikan nilai dan moral sebagai karakteristik pembelajaran PKn di SD dan ketika hal itu mampu dilaksanakan disitulah akan terlihat bahwa dalam pembelajaran PKn hadir untuk menanamkan nilai dan moral bagi generasi bangsa.
PENGGUNAAN METODE COOPERATIVE LEARNING DALAM PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PAI Khairuddin, Khairuddin
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.366 KB)

Abstract

Konsep pembelajaran pendidikan agama Islam semestinya tidak hanya terjebak pada pola pembelajaran konvensional, tetapi implementasi pembelajaran harus diarahkan pada kegiatan yang lebih kreatif dan berbasis pada aspek keaktifan siswa secara menyeluruh. Dalam konteks ini, seyogyannya para guru dapat menginisiasi desain pembelajaran dengan menekankan penggunaan metode cooperative learning agar dapat memfasilitasi kebutuhan belajar siswa yang berorientasi pada pembentukan kecakapan humanis siswa dalam proses pembelajaran antara lain; saling bergantung secara positif (Positif Interdependence), tanggung jawab individu (Individual Accountability ) perkumpulan heterogen (Heterogeneous Grouping ), kemahiran sosial (Social Skills), termasuk interaksi Bersemuka (Face- to-face Interaction). Dengan demikian, penggunaan metode cooperative learning dapat menyajikan peluang bagi siswa dari berbagai latar belakang dan kondisi saling ketergantungan yang positif dalam menangani tugas akademik di tingkat satuan pendidikan.
UPAYA GURU DALAM PENGUATAN NILAI KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MIS ASSALAM KEC. MONTA KAB. BIMA Salam, Abd.
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.217 KB)

Abstract

Proses pembelajaran yang dilaksankan para guru seyogyanya dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa dapat tersenyum, senang serta menunjukan sikap partisipatif dalam mengikuti kegitan pembelajaran. Sedangkan pada sisi yang lain, proses pembelajaran juga harus diarahkan pada penguatan nilai­nilai karakter bagi perkembangan pribadi seorang siswa. Dalam konteks ini, guru di Madrasah Ibtidaiyah (MI) khususnya para guru bidang studi aqidah akhlak sangat dituntut untuk mengedapankan nilai­nilai karakter bagi peserta didiknya/siswa sebagai wujud capaian akhir pembentukan moral dan akhlak seorang anak didik. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji; Bagaimana upaya guru dalam penguatan nilai­nilai Karakter siswa melalui pembelajaran bidang studi aqidah akhlakdi MIS Assalam Desa Wilamaci Kec. Monta Kab. Bima.
PERANAN PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM: (Orang Tua, Guru dan Tokoh Masyarakat) Sri Jamilah, Umar dan
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.122 KB)

Abstract

Secara kontekstual posisi orang tua, guru, dan tokoh masyarakat memainkan peranan yang cukup signifikan dalam upaya pembentukan pribadi seorang anak didik ke taraf kebaikan jasmani dan rohaninya. Peranan tersebut, ditinjau dari bentuk tanggung jawab moral orang tua, guru, dan tokoh masayarakat selaku pendidik dalam hal mendidik, mencerdaskan, dan membimbing anak didik terutama di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan sosialnya. Bahkan dalam pendidikan Islam ketiga elemen tersebut memiliki andil dalam membentuk masa depan pendidikan bagi seorang anak. Adapun sinergisitas peranan orang tua, guru, dan tokoh masyarakat sebagai pendidik dalam pendidikan Islam dapat dilihat dari bentuk peranan orang tua sebagai lokomotif utama pendidikan agama dan moral anak dilingkungan keluarga, peranan guru dalam mencerdaskan aspek intelek dan emosional anak di lembaga pendidikan, dan peranan tokoh masyarakat dalam pembentukan etika
POLA PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENDIDIKAN ANAK Masita, Masita
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2017): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.74 KB)

Abstract

Sepatutnya umat Islam memperhatikan pendidikan anak dan pembinaan individu untuk mencapai predikat “umat terbaik” sebagaimana digambarkan Allah SWT dalam Al-Qur’an surah Ali – Imran (3): 110. Pendidikan anak- anak-anak dimulai dari rumahnya masing-masing, ketika anak mulai bisa bicara, ayah wajib mengajari untuk mengucapkan kalimat tauhid: laa ilaaha illa Allah. Dan ketika berumur enam tahun mesti diajarkan melaksanakan sholat wajib. Pada usia itu pulalah dimulainya pendidikan formal. Dalam Ilmu psikologi perkembangan anak merupakan masa atau fase yang harus dilalui setiap individu manusia untuk sampai ke fase kedewasaannya. Tahun-tahun pertama usia 0-6 tahun disebut sebagai periode sekolah ibu, karena hampir semua usaha bimbingan pendidikan ditambah perawatan dan pemeliharaan berlangsung di tengah keluarga, dimana aktivitas ibu mempunyai andil bagi kelancaran proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Berdasarkan pandangan tersebut, tulisan ini berusaha menguraikan gagasan konsepstual tentang pola pendidikan Islam dalam pendidikan anak. Dengan alasan bahwa konsep pendidikan Islam termasuk landasan ideal yang secara teoritis harus diterapkan kepada anak-anak sejak dini.
ANALISIS KEBIJAKAN MANAJEMEN KEUANGAN MI MUHAMMADIYAH CANDIREJO Ilham, Ilham
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2018): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.646 KB)

Abstract

pembangunan sarana prasarana yang menunjang keberhasilan pendidikan. Fokus penelitian ini adalah bagaimanakah pengelolaan anggaran terhadap pengembangan sarana prasarana MI di Muhammadiyah Candirejo. Metode penelitian bersifat field research di MI Muhammadiyah Candirejo. Hasil penelitian menunjukan bahwa anggaran dana untuk sarana dan prasarana masih belum mencukupi untuk Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Candirejo. Anggaran yang sampai kepada MI tidaklah 100% tetapi dalam pembuatan laporan haruslah 100%.Ranting Muhammadiyah juga menyumbang pendanaan untuk menggaji guru ditambah dengan diambilkan dana BOS. Adanya penarikan sebesar Rp.10.000 ditiap bulan untuk memenuhi pendanaan kegiatan ekstrakurikuler itupun tidak mencukupi sehingga untuk menggaji para pelatih ditambah dana BOS.
PEMBENTUKAN NILAI KARAKTER SISWA MELALUI PEMBIASAAN MEMBACA AL-QUR’AN SDIT AL-ISLAM KAMPUNG SUNTU KOTA BIMA Salam, Abd.
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2018): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.283 KB)

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan pembentukan bagi perkembangan pribadi seorang siswa SDIT Al-Islam Kampung Suntu Kota Bima. Dalam konteks ini, guru-guru di SDIT Al-Islam Kampung Suntu sangat dituntut untuk mengedapankan nilai-nilai karakter dan nilai- nilai Al-Qur’an bagi peserta didiknya/siswa sebagai wujud capaian akhir pembentukan moral dan akhlak seorang anakdidik. Peneliti ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu suatu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji; Bagaimana pembentukan karakter dan nilai-nilai al-Qur’an Siswa melalui pembiasaan membaca al-Qur’an di SDIT Al-Islam Kampung Suntu Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SASTRA BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Fuaduddin, Fuaduddin
eL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar Vol 2 No 1 (2018): Jurnal el-Muhbib
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.433 KB)

Abstract

Pengajaran sastra harus memiliki efek yang melekat pada diri siswa. Sehingga siswa dapat mengimplementasikan hasil pengajaran sastra sebagai dasar budi dan nilai-nilai luhur yang termuat dalam kegiatan besaastra. Makna sastra sebagai dulce et until (indah dan bemakna) harus melekat pada siswa yang beroleh pengajaran sastra. Demi mencapai pengajaran sastra yang ideal tersebut, maka pembelajaran sastra harus didukung oleh berbagai instrumen pendukung. Diantra instrumen pendukung dalam pengajaran sastraa adalah (1) tersedianya sarana dan praasarana; (2) siswa sebaai komponen subyek pelaksana pembelaajaran sastra; dan (3) guru sebagai pengatur dalam menjalankan proses pembelajaran sastra. Meskipun persolalan yang dihadapi oleh setiap siswa dalam proses pembelajaran apresiasi sastra menjadi objek yang menarik untuk diteliti. Metodologi penelitian dengan studi kasus adalah merupakan suatu pendekatan yang mendalam untuk memahami persoalan atau kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran atau pada kasus tertentu. Pentingnya memecahkan persoalan yang dihadapi merupakan tuntutan bagi pengajar maupun pemerhati pendidikan, khususnya bagi pembelajaran di sekolah. Berbagai problema yang dihadapi oleh siswa baik scara umum maupun kasus yang bersifat khusus pada siswa tertentu merupakan keharusan untuk dicarikan soslusinya. Pembelajaran apresiasi sastra memang menjadi persolan rumit ditengah berbagai polemik yang terjadi diantara pelaksana pengajaran apresiasi sastra di sekolah dan pemerintah sebagai regulator pelaksana kebijakan pendidikan.

Page 1 of 2 | Total Record : 14