cover
Contact Name
Didiharyono
Contact Email
muh.didih@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muh.didih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26226332     EISSN : 26226340     DOI : -
Core Subject : Education,
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Andi Djemma. Jurnal ini adalah jurnal nasional yang mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi ini adalah untuk menyebarkan pemikiran konseptual dan ide-ide yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
PKM PEMANFAATAN LIMBAH SAGU PADA MEDIA BUDIDAYA JAMUR TIRAM KELOMPOK TANI SERUMPUNG SAGU KEC. PEKKAJOANG KAB. MALANGKE BARAT KAB. LUWU Yasin, Sitti Maryam; Aziza, Rahmi; Mursida, Mursida
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v2i2.239

Abstract

Malangke Barat adalah kecamatan penghasil sagu terbesar di Luwu Utara yang memiliki luas areal sagu sekitar 1.061 hektar dengan produksi 669 ton tepung sagu. Salah satu desa di Kecamata Malangke Barat yang merupakan sentra pengolahan dan penghasil sagu yaitu Desa Pengkajoang yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani sagu. Kelompok Tani serumpung sagu merupakan kelompok tani yang dibentuk oleh masyarakat kampung sagu dan dilegalkan oleh pemerintah Luwu Utara. Permasalahan mitra yaitu, kurangnya pengetahuan tentang  inovasi olahan limbah sagu menjadi media budidaya jamur tiram serta belum meiliki peralatan dan bahan budidaya jamur tiram, teknik pengolahan hasil, cara berwirausaha serta sistem-sistem pemasaran.Solusi yang ditawarkan yaitu Penyuluhan dan pelatihan teknologi inovasi olahan limbah menjadi media budidaya jamur tiram serta pengadaan alat dan bahan untuk budidaya jamur tiram, teknik pengolahan hasil jamur tiram, pelatihan pengelolaan manajemen usaha, pelatihan sistem pemasaran bagi wirausaha baru, pelatihan penggunaan media online sebagai media pemasaran bagi mitra dan juga alat pengemasan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program yaitu metode ceramah, demonstrasi dan pendampingan, serta pembantuan dalam pembuatan website. Luaran dari program ini yaitu produk jamur tiram, olahan jamur tiram dengan desain kemasan, website sebagai media pemasaran online.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN OLAHAN SAGU MENJADI PRODUK BROWNIES DAN COOKIES PADA TIM PENGGERAK PKK DESA PURWOSARI KECAMATAN TOMONI TIMUR KABUPATEN LUWU TIMUR Rahmawati, Rahmawati; Firmansyah, Firmansyah; Syarif, Asriyanti; Arwati, Sitti
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v3i1.278

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh potensi sagu yang cukup besar pada Desa Purwosari, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur namun belum berkembang secara maksimal, terutama di kalangan ibu-ibu. Selain itu, permasalahan lainnya adalah adanya ketidaktauan mitra bahwa sagu dapat diolah menjadi produk brownies dan cookies selain produk makanan;  waktu luang yang banyak dan kurang termanfaatkan oleh kegiatan yang bernilai positif dan produktif; keinginan mitra Ibu-ibu PKK melakukan pemberdayaan perempuan  khususnya dalam pengolahan sagu untuk menambah penghasilan keluarga. Pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan ibu-ibu PKK Purwosari. Jenis produk olahan yang dipilih adalah brownies dan cookies sagu karena pembuatannya cukup gampang dan bahan-bahannya mudah diperoleh.Pengabdian ini akan memperkenalkan kandungan gizi dan manfaat sagu dalam bentuk penyuluhan dan dilanjutkan dengan pemberian pelatihan pengolahan sagu menjadi cookies  serta memberikan teknik penggunaan kemasan yang menarik yang dapat memberikan nilai jual yang pada akhirnya akan menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan pada masyarakat.Penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan memberikan nilai pengetahuan, keterampilan, nilai tambah olahan produk dari sagu, dan memberikan jiwa wirausaha bagi ibu-ibu PKK untuk dapat membuka industri skala rumah tangga dengan olahan sagu menjadi cookies dan brownies. Menjadikan sagu memiliki nilai jual apalagi dikemas dengan kemasan yang menarik dan diberikan label.
INCREASING COMMUNITY KNOWLEDGE THROUGH THE LITERACY MOVEMENT D, Didiharyono; Qur'ani, Besse
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v2i1.235

Abstract

Literacy is an important human skill that depends on the ability and awareness to continue learning. Literacy is very closely related to reading activities and information is interpreted as information or news about something. Information literacy in principle aims to develop skills in understanding the information needed or information literacy both through print media and online media. Community service activities will be carried out activities to increase community knowledge through literacy culture. The main problem experienced by the community in general is the low ability of people to read and get good and correct sources of information and avoid hoax information. The steps for the implementation of community service activities carried out in this community service are training activities, provision of useful books for the community, and assistance. The material presented in the training includes (a) the delivery of basic literacy skills in improving reading, writing, numeracy, science, communication information technology (ICT), financial, and cultural & citizenship skills; (b) information literacy through the introduction of electronic sources (technology), critical thinking, problem solving, communication and synthesis; (c) strategies for selecting correct information and stating the source accurately and avoiding hoax information or false information that contains defamation and blasphemy; and (d) motivation for students to have a sense of caring for the surrounding environment. The results of community service can be concluded that the increase in community knowledge through literacy culture is done through the delivery of training materials, the provision of books that are beneficial to the community, and mentoring activities. As a recommendations for further community service activities is focused on fostering students dropping out of school, dropping out of elementary school, dropping out of middle school, and dropping out of high school through literacy culture based on the identification of problems previously carried out.
PELATIHAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Irwanto, Irwanto
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v2i2.238

Abstract

Sampah rumah tangga atau juga disebut sebagai sampah domestik setiap harinya akan semakin bertambah, peran masyarakat Citaman dalam mengelola sampah sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat membantu masyarakat Citaman dalam mengelolah sampah baik sampah organik maupun non organik. Permasalahan dalam kegiatan ini adalah bagaimanakah cara memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya bank sampah dalam masyarakat untuk memilah-milah jenis sampah menjadi barang-barang kerajinan yang bernilai ekonomi. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan kegiatan diskusi pemberdayaan kepada masyarakat Citaman RT 08, RW 13 pada kecamatan Ciomas di lokasi, yaitu di Pedukuhan Desa Citaman, Kecamatan Ciomas Serang Banten. Hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat di Citaman memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat untuk mengelola bank sampah, dengan upaya mengurangi dan memanfaatkan ulang. Kegiatan pengabdian ini cukup efektif karena bahan-bahan yang diperlukan ada di sekitar masyarakat setempat, yaitu dengan dihasilkan produk kerajinan dari sampah, berupa lampion dan bunga dari sedotan bekas, pigura dan tempat pensil dari karton dan plastik bekas.
PEMBINAAN BACA TULIS AL-QUR’AN BAGI ANAK-ANAK YANG BERDOMISILI DI KEBON RAYA INDRALAYA OGAN ILIR Gafur, Abdul; Nurhasan, Nurhasan; Switri, Endang
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v3i1.277

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sangat penting dilakukan karena materi tersebut sangat bermanfaat di dalam masyarakat. Karena belajar dan mengajarkan al-Qur?an merupakan kewajiban bagi kaum muslimin dan muslimat,  membaca atau menuliskannya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan informasi pengetahuan kepada masyarakat khusunya bagi anak-anak yang berdomisili di Kebon Raya kelurahan Indralaya Raya kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir bagaimana cara membaca dan menulis al-Qur?an dengan baik dan benar. Karena ketika kita salah membaca huruf al-Qur?an maka akan berpegaruh kepada makna atau arti dari ayat tersebut. Begitu juga dari segi tata cara memacanya dan hukum bacaan dari al-Qur?an tersebut sangatlah penting. Hasil dari kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka khususnya kepada mereka yang belum sama sekali pernah belajar membaca dan menulis al-Qur?an serta bagi mereka yang pernah belajar untuk mengingatkan kembali pelajaran mereka.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN BUKU KAS PADA USAHA JAJAN TRADISIONAL KHAS BALI Ayuningsih, Ni Putu Meina; Permana, Putu Adi Guna; Hendayanti, Ni Putu Nanik
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v3i1.307

Abstract

Usaha produksi jajan tradisional khas Bali yang dimiliki Ibu Ni Nengah Karniati merupakan sebuah usaha industri rumah tangga. Adapun jajan tradisional yang diproduksi oleh Ibu Karniati yaitu jajan matahari dan jajan sirat. Jajan tradisional yang diproduksi oleh Ibu Karniati biasanya dipergunakan untuk sarana upacara adat Bali. Ibu Karniati telah menjalankan usaha produksi jajan tradisional khas Bali kurang lebih 2 tahun. Selama kurun waktu 2 tahun keuntungan yang diperoleh ibu Karniati sulit untuk dihitung mengingat proses pencatatan keutungan ataupun kerugian yang tidak pernah dilakukan. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu pelatihan manajemen keuangan yang sederhana berupa buku kas yang dapat membantu mencatat jumlah pengeluaran dan pemasukan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi yang diberikan pada mitra menggunakan kuisioner diperoleh hasil kategori index Sangat Baik dengan nilai index 91,25%, sehingga dapat disimpulkan mitra dapat menggunakan media sosial dengan baik dan lancar untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan pedapatan mitra.
PENANDAAN BATAS AREA PERHUTANAN SOSIAL DENGAN PENDEKATAN PARTISIPATIF PADA DESA ILANBATU URU KABUPATEN LUWU Fisu, Amiruddin Akbar; Didiharyono, Didiharyono
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v2i2.220

Abstract

Para masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani di Desa Ilanbatu Uru memiliki masalah terhadap lahan yang mereka kelola pada saat ini. Tidak adanya batas spasial yang jelas antara Kawasan hutan dan wilayah perhutanan social yang dapat mereka kelola membuat petani mengekspansi hutan karena ketidaktahuan mereka. Maksud kegiatan Penadaan Batas Areal Kerja HPHD Ilanbatu Uru adalah membantu masyarakat untuk memberikan batas-batas fisik berupa plat batas pada areal kerja HPHD sesuai dengan SK Penetapannya serta  mensosialisasikan/mengumumkan batas-batas dimaksud kepada masyarakat. Sedangkan tujuannya adalah dalam rangka terwujudnya kepastian hukum mengenai status, batas, luas dan letak wilayah areal kelola.
NILAI MORAL DAN BUDI PEKERTI MELALUI PEMBELAJARAN ISLAM Lastaria, Lastaria; Azzakiyah, Lailatul Fithriyah
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v3i1.276

Abstract

Lemahnya sikap menghargai orang tua merupakan bagian yang sangat penting yang harus diketahui oleh anak-anak remaja saat ini. Hal ini juga menjadi cerminan bahwa sikap menghargai orang yang lebih tua itu masih rendah. Salah satu penyebab masalah ini dikarenakan, kurangnya penanaman nilai moral dan budi pekerti yang tidak ditanamkan secara langsung kepada diri seseorang. Oleh karena itu, arahan-arahan tentang nilai moral dan budi pekerti perlu kiranya disosialisasikan agar kedepannya anak-anak remaja tersebut tidak hanya meraba-raba untuk melakukan sebuah tindakkan. Yang mana sebuah tindakan itu mungkin menurut anggapannya sudah benar namun salah di mata orang lain. Selain itu, dari hasil sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi tersebut memperoleh pengetahuan yang sebenarnya tentang nilai moral dan budi pekerti yang baik terhadap sesama, teman sebaya maupun terhadap orang yang lebih tua karena dengan siraman rohani mampu merubah pribadi seseorang menjadi lebih baik. Hal ini tampak tidak ada satu pun siswa-siswi yang menjadi masyarakat sasaran yang tidak merasa tersentuh pada saat dilakukan siraman rohani dan juga diperkuat dari hasil pengakuan orang tuanya.
PENANGGULANGAN TINGKAT KENAKALAN REMAJA DENGAN BIMBINGAN AGAMA ISLAM Mannuhung, Suparman
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v2i1.234

Abstract

Fenomena sosial yang kerap terjadi dan mengganggu ketertiban di tengah-tengah masyarakat diantaranya adalah kenakalan remaja termasuk perilaku menyimpang yang berujung dengan tindakan kriminal. Kenakalan remaja sering dianggap sebagai sumber masalah karena dapat merusak dan membahayakan kondisi sistem sosial. Dewasa ini kasus kriminalitas dikalangan remaja cukup memprihatinkan. Adapun metode pendekatan yang dilakukan dalam pelatihan tersebut adalah metode ceramah dan tanya jawab atau diskusi antara peserta pelatihan dengan narasumber serta metode dakwah akan dilakukan beberapa masjid di Kota Palopo. Tujuan umum kegiatan ini, yaitu: pertama, pengembangan dan peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan para remaja sehingga memiliki kemampuan untuk mengkaji, merumuskan dan memiliki rasa keperdulian untuk memecahkan persoalan masyarakat berdasarkan sudut pandang Islam. Kedua, terintegrasikan peran perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat dalam upaya menjaga kedamaian ketentraman dan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kerukunan hidup bersama. Langkah-langkah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu tahapan persiapan, penyelenggaraan pelatihan, aplikasi/ praktek, dan evaluasi kegiatan. Adapun saran untuk kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dengan merunitaskan kegiatan pengabdian ini yang berdampak pada perbaikan kehidupan masyarakat yang religius dan dapat meminimalisir kenakalan remaja
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI MENGAJAR BAGI PETUGAS LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) TANGERANG, BANTEN Putri, Elizar Ayu; Hariyanto, Eko; Sunaryo, Thomas; Hisyam, Ciek Julyanti
To Maega | Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v3i1.304

Abstract

Setiap anak, termasuk narapidana anak, memiliki hak atas pendidikan yang bermutu yang dijamin baik oleh Resolusi dan Konvensi yang ditetapkan PBB maupun UUD 1945 amandemen keempat. Pemenuhan hak atas pendidikan bagi narapidana anak juga merupakan bagian dari pembinaan agar narapidana anak dapat kembali ke masyarakat dan menjadi warga negara yang taat hukum dan bertanggung jawab. LPKA Tangerang sebagai UPT di bawah Kementerian Hukum dan HAM di wilayah Provinsi Banten menjalankan tugas dan fungsi pembinaan terhadap narapidana anak. Salah satunya adalah penyelenggaraan pendidikan formal dan non-formal bagi narapidana anak yang menjadi binaannya. Berbagai penelitian menemukan bahwa penyelenggaraan pendidikan di LPKA Tangerang berjalan seadanya, tidak berkelanjutan, dan belum sepenuhnya dapat mengakomodir minat dan bakat serta kebutuhan narapidana anak, serta masih jauh tertinggal dari sekolah-sekolah di luar tembok penjara. Salah satu kendala utamanya adalah rendahnya kompetensi guru yang mengajar. Para guru di LPKA Tangerang umumnya adalah para petugas LPKA yang tidak memiliki latar belakang pendidikan guru. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya pelatihan dan pendampingan teknologi pembelajaran bagi para guru di LPKA Tangerang. Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya peningkatan kompetensi pembelajaran bagi para guru di LPKA tersebut, sehingga pada gilirannya nanti akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi narapidana anak di LPKA tersebut.

Page 1 of 3 | Total Record : 22