cover
Contact Name
Subur
Contact Email
subur@ummgl.ac.id
Phone
+6285729453702
Journal Mail Official
subur@ummgl.ac.id
Editorial Address
Jalan Mayjend bambang Soegeng Km 5. Mertoyudan, Magelang, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment
ISSN : 26144964     EISSN : 26214024     DOI : 10.31603/ce
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community empowerment. Community Empowerment, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services and community engagement areas as follows: Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access;Student Community Services;Border Region, Less Developed Region;Education for Sustainable Development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
ARTIKEL ILMIAH PENCIPTAAN PERTANIAN TERPADU DALAM RANGKA MEMPERKENALKAN DUSUN DUKUHSARI, DESA PENGARENGAN, KECAMATAN KALIANGKRIK SEBAGAI DESA EDUKASI WISATA Wanudya, Anggun; Isnaeni, Reni; Erlangga, Wisnu Candra; Zulfa, Nila Kamila; Lestari, Danang Wahyu; Pratiwi, Eni; Antoro, Septian Budi; Niagasi, Ariq Fikria; Agustina, Lia Putri; Putri, Ella Laily Selfyana; Mawardi, Imam
Community Empowerment Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.774 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i1.2290

Abstract

Proyek pertanian terpadu merupakan program pemanfaatan lingkungan yang baik, sistem yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan ilmu lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan, sehingga diharapkan dapat sebagai salah satu solusi bagi peningkatan produktivitas lahan, program pembangunan dan konservasi lingkungan, serta pengembangan desa secara terpadu. Diharapkan kebutuhan jangka pendek, menengah, dan panjang petani berupa pangan, sandang dan papan akan tercukupi dengan sistem pertanian ini. Didukung dengan pengembangan desa sebagai desa edukasi wisata yang tentu saja menjadi aspek penting pengikutnya. Dusun Dukuhsari merupakan daerah penghasil pertanian dan peternakan yang berkualitas. Dalam rangka pemanfaatan hasil pertanian dan peternakan yang digabungkan menjadi satu mempunyai nilai yang leebih tinggi dan mampu menambah penghasilan dan menekan kerugian, maka tim KKN Tematik 46 bersama dengan masyarakat sasaran khususnya adalah penduduk asli. Sebagai kegiatan awal melakukan sosialisasi tentang bagaimana kegiatan pertanian terpadu dan edukasi wisata. Selanjutnya masyarakat sasaran diberi pelatihan mengenai cara kerja dari program ini. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman mengenai program pertanian terpadu yang dikembangkan menjadi edukasi wisata desa Dukuhsari
PENYULUHAN MAKANAN JAJANAN SEHAT DAN TIDAK SEHAT BAGI PEDAGANG,GURU DAN SISWA SD DI KABUPATEN BANGKA Wardani, Erika Fitri; Yuanita, Yuanita; Kurnia, Feni
Community Empowerment Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.812 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i1.2648

Abstract

Kegiatan PKM ini dilatarbelakangi oleh adanya makanan atau jajanan tidak sehat yang dijual/dijajakan pada kantin sekolah dan lingkungan luar sekolah. Berdasarkan obeservasi awal, hal ini juga ditemukan pada beberapa sekolah yang terdapat di kabupaten Bangka tepatnya di kecamatan belinyu. Adapun beberapa contoh jajanan yang disediakan pada kantin tersebut yaitu: mie, bakso tusuk, sosis tusuk, gorengan, dan jajanan bungkusan. Kegiatan PKM penyuluhan ini menggunakan metode penyampaian materi melalui ceramah, tanya jawab dan demonstrasi yang melibatkan beberapa pihak sebagai peserta diantaranya: 1) Pedagang merupakan penyediaan makanan atau jajanan sekolah, 2) Siswa yang merupakan konsumen, dan 3) Guru yang merupakan pemangku kebijakan terutama untuk pengawasan. Sehingga tujuan yang diharapkan melalui kegiatan penyuluhan ini yaitu untuk memberikan edukasi kepada pedagang, guru dan siswa agar mereka dapat membedakan mana makanan jajanan yang sehat dan makanan jajanan tidak sehat, untuk membangun dan memberikan pengetahuan bagi pedagang, guru dan siswa tentang dampak makanan jajanan tidak sehat sehingga diharapkan mereka  peduli dengan kesehatan, untuk memberikan kesadaran bagi guru di sekolah agar dapat mengontrol makanan jajanan yang dijual pedagang di kantin maupun diluar kantin sekolah, dan menggerakkan pedagang agar dapat menjual makanan jajanan yang sehat, bersih dan bergizi bagi siswa di sekolah. Pada kegiatan ini juga dihasilkan kerjasama pihak sekolah dan puskesmas, serta kampus sebagai penyelenggara dengan harapan kegiatan akan rutin dilaksanakan pada sekolah lainnyaya masyarakat dalam kelompok tani/pedagang  ikan. Publikasi kegiatan dan  hasil olahan dilakukan  dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti media sosial
BRIKET KOTORAN KAMBING (BRIKOKA) FERMENTASI SEBAGAI MEDIA PLANTER BAG BUDIDAYA VANILI DESA JELOK KALIGESING PURWOREJO Wibawanti, Jeki Mediantari Wahyu; Fadhiliya, Lukman; Pamungkas, Sapto
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.411 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.2980

Abstract

Kaligesing merupakan sentra pengembangan Kambing Kaligesing di Jawa Tengah. Pemanfaatan kotoran ternak dari kambing belum dilakukan secara optimal dan budidaya Vanili secara konvensional. Tujuan pengabdian PKM (Program Kemitraan Masyarakat) ini memberikan sebagai inovasi pemanfaatan kotoran kambing yang diproses menjadi Briket Kotoran Kambing Fermentasi (Brikoka) serta memberikan inisiasi budidaya tanaman vanili dengan penggunaan Brikoka sebagai media dalam metode planter bag  dan menjadi Produk Ungggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) di Desa Jelok Kecamatan Kaligesing, Purworejo. Brikoka menjadi sumber nutrisi bagi tanaman. Teknik ini dapat memaksimalkan pertumbuhan vanili. Akar vanili akan menjalar dalam media tanam planter bag sehingga akan mendapat pasokan nutrisi yang cukup.
SOSIALISASI SISTEM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH BERSAMA KEPALA SEKOLAH DAN GURU-GURU SD ISLAM MADINATURRAMLAH BANJARMASIN Wahab, Abdul
Community Empowerment Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.533 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i1.2990

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh Tim Pengabdian dari  Fakultas Studi Islam, Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin, pengabdian ini berlokasi di SD Islam Madinaturramlah dengan sampel 15 guru. Seiring dengan perkembangan lembaga keuangan syariah baik lembaga dalam bentuk bank maupun non-bank, namun masih ada masalah dalam menjalankan sistem LKS berbasis syariah, karena umumnya masih memahami LKS dengan konsep konvensional. Pengamatan yang dilakukan oleh penyedia layanan menemukan bahwa mereka (guru) menjalankan praktik lembaga keuangan syariah non bank, yaitu koperasi guru yang masih menggunakan sistem konvensional. Berdasarkan hal ini, pelayan perlu mensosialisasikan sistem lembaga keuangan Islam. Sosialisasi dilakukan dalam beberapa langkah seperti memilih peserta target, menyiapkan bahan untuk peralatan dan peralatan, menyiapkan kerangka kerja dan jadwal. Hasil sosialisasi ini menyatakan bahwa ada peningkatan pemahaman tentang sistem lembaga keuangan syariah sebesar 75% seperti yang diharapkan dan umumnya mereka (para peserta) berharap dapat melakukan kegiatan mendatang dengan tema yang berbeda
PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI PEMBERDAYAAN WANITA DALAM PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI DUSUN SEMAWUNG Nurjanah, Siti Rahayu; Nurazizah, Nadia Naila; Septiana, Fera; Shalikhah, Norma Dewi
Community Empowerment Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.486 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i1.3003

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sedayu, Dusun Semawung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, pada kelompok PKK Dusun Semawung. Kegiatan ini bertujuan membantu para ibu untuk meningkatkan kesehatan keluarga dengan mengurangi pengeluaran dalam membeli obat, dan meningkatkan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman yang berfungsi sebagai obat. Penerapan kegiatan adalah dengan introduksi beberapa jenis tanaman yang berfungsi sebagai obat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, penyuluhan, demonstrasi plot dan pendampingan. Perubahan pola pikir dan gaya hidup masyarakat  saat ini memerlukan adanya sosialisasi. Sosialisasi TOGA terus dilakukan baik melalui pelatihan hingga pengadaan lomba Desa atau Kota Pelaksana Terbaik Kegiatan Pemanfaatan Hasil TOGA hingga tingkat nasional. Lemahnya daya beli masyarakat dan melambungnya harga obat-obatan modern memaksa masyarakat dan pemerintah mencari upaya mengatasi keadaan ini dengan cara kembali ke alam
PPDM GUNA MEWUJUDKAN DESA MANDIRI HERBAL BERBASIS MASYARAKAT YANG BERKELANJUTAN DI DESA GROWONG, TEMPURAN, MAGELANG Pramesti, Diesyana Ajeng; Rusdjijati, Retno; Al Manan, Oesman Raliby; Hidayat, Imron Wahyu
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.094 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3047

Abstract

Agrobisnis tanaman obat (herbal) di Desa Growong, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang belum dapat berkembang secara optimal. Padahal wilayah ini cukup potensial untuk pengembangan komoditas tersebut. Didukung dengan keberadaan hutan rakyat seluas 14 hektare yang menawarkan konsep agroforestry yaitu suatu sistem pemanfaatan lahan yang memadukan budidaya tanaman keras berkayu (pohon-pohon, perdu, jenis palm, bambu, dan lain-lain) dengan tanaman pertanian dan atau budidaya hewan. Petani hanya memanfaatkan lahan tegalan dan pekarangan yang dimiliki untuk budidaya tanaman obat (herbal). Hasil panen komoditas tersebut, umumnya dijual segar atau diolah menjadi simplisia dengan cara manual dan dipasarkan di sekitar wilayah Kabupaten Magelang. Aktivitas para petani di Desa Growong tersebut, belum mampu untuk menyejahterakan keluarga masing-masing sehinga wilayah ini masih termasuk daerah merah dengan tingkat kesejahteraan masyarakat sangat rendah. Dengan adanya program PPDM Kemenristekdikti yang menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA) memberikan banyak manfaat dan nilai positif bagi masyarakat Growong, antara lain peningkatan dari jumlah dan kualitas produk, perluasan wilayah pemasaran, omzet mitra rata-rata meningkat 10% terutama pada penjualan simplisia, penguatan kelembagaan, serta pengaplikasian teknologi tepat guna.
PROGRAM ”MARI BANTU ANAK SELESAIKAN TUGAS PERKEMBANGAN” DI YAYASAN RUMAHKU TUMBUH Zahra, Aning Az; Qomariyah, Laili
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.61 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3050

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu kurangnya pengetahuan guru terkait dengan perkembangan anak dan pembelajaran yang cocok dalam menstimulasi anak. Guru dan pengasuh cenderung menggunakan permainan- permainan yang biasanya dilakukan di sekolah- sekolah anak usia dini namun sering kali tidak memiliki tujuan yang jelas. Selain itu dalam aplikasi problem solving juga membutuhkan pendampingan. Tujuan dari program ini yaitu memberikan pelatihan bagi guru dan pengasuh terkait dalam usaha untuk membantu anak menyelesaikan tugas perkembangannya. Metode pelaksanaan pengabdian ini yaitu melalui metode psikoedukasi, pelatihan, serta evaluasi. Hasil pengabdian ini yaitu bertambahnya pengetahuan guru terkait dengan perkembangan anak dan penyelesaian permasalahan anak dan guru lebih terampil dalam menangani anak.
PROGRAM PPUPIK BESTCARE UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG Janitra, Fitria Endah; Wahyuningsih, Indah Sri; Wijayanti, Kurnia; Apriyanti, Hani Werdi
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.125 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3064

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang mengancam bagi seorang wanita. Angka kejadian kankerkhususnyakankerpayudaradi Indonesia setiap tahunnya juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Dalam proses perjalananpenyakitkankerdapatterjadikomplikasisalahsatunyalukakanker. Karakteristik luka kanker sangat berbeda dengan luka lainnya yaitu jaringan luka yang rapuh sehingga mudah terjadi perdarahan, bau menyengat dan jumlah eksudat  yang banyak, rasa nyeri yang dialami pasin, dan resiko infeksi. Masalah ini sangat mempengaruhi keadaan fisik dan psikologis pasien dan keluarga.Klinik BESTCARE Unissulaadalahsebuahbentukpengabdianmasyarakat yang didanaiKemenristekdiktidalam skim PPUPIK yang memberikan perawatan luka modern  pada pasien kanker payudara dan memberikan layanan psikoedukasi bagi pasien dan keluarga.  Hasil  dari kegiatan PPUPIK BESTCARE adalah meningkatnya jumlah kunjungan pasien setiap bulannyasehinggamenjadi income gererating unit bagiFakultasIlmuKeperawatanUnissula.Setelahdilakukanperawatan, progres luka kankersemakin membaik yaitu pada kunjungan ke 3 pasien sudah mengalami penurunan nyeri, bau dan perdarahan yang minimal, infeksi terkontrol, dan jumlah eksudat yang berkurang. 
PENDAMPINGAN PROSES PRODUKSI DAN KEMASAN PRODUK INDUSTRI KECIL MINUMAN HERBAL Nurwidiana, Nurwidiana; Fatmawati, Wiwiek; Masidah, Eli
Community Empowerment Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.452 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i2.3067

Abstract

Kegiatan pendampingan ini dilakukan terhadap industry kecil rumah tangga yang memproduksi beragam minuman herbal cair dengan kemasan botol plastik. Proses produksi dilakukan secara manual menggunakan alat-alat sederhana, label pada kemasan produk  belum mengikuti kaidah yang berlaku. Hal itu mempengaruhi kepercayaan konsumen pada produk yang berimbas pada rendahnya tingkat penjualan. Pendampingan dilakukan pada aspek legalitas, proses produksi , labeling dan kemasan.  Dari sisi legalitas dilakukan komunikasi dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang, didapatkan informasi bahwa untuk produk dengan daya tahan kurang dari 7 hari tidak perlu medaftar PIRT, cukup memenuhi proses produksi sesuai pedoman Cara Pembuatan Makanan yang Baik (CPMB). Dari aspek proses produksi, dilakukan penataan tempat produksi sesuai ketentuan CPMB, namun industri ini perlu menyediakan sarana cuci tangan di ruang produksi untuk menjaga higienitas pekerja saat proses produksi. Pada aspek label dilakukan pendampingan dalam penetapan informasi-informasi yang wajib tercantum pada label yaitu : merek, isi bersih, komposisi, tanggal kadaluarsa dan informasi produsen. Dilanjutkan dengan pembuatan desain label sesuai dengan informasi yang telah ditetapkan dan pemilihan botol dengan volume yang sesuai strategi pemasaran Kepada pemilik industri diberikan bantuan berupa label produk dan botol, sehingga dapat segera memasarkan produknya menggunakan kemasan sesuai peraturan yang berlaku. Melalui usaha-usaha tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk sehingga pemasaran akan meningkat.
PKU DENGAN MAJELIS DIKDASMEN PCM SALAM: KEGIATAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI PENDEKATAN BERBASIS 3R DALAM RANGKA MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT DI SMP MUHAMMADIYAH SALAM Imron, Imron; Nugroho, Irham; Subur, Subur
Community Empowerment Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.644 KB) | DOI: 10.31603/ce.v4i1.3121

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasi pengelolaan sampah, pendampingan pengelolaan sampah sehingga terwujudnya sekolah sehat sesuai dengan ketentuan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah No. 06/KTN/1.4/F/2013 tentang sekolah sehat. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA). Metode PRA dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa yang mempunyai atau menghadapi masalah adalah mitra, oleh karena itu keterlibatan mitra secara aktif dalam penentuan pemecahan masalah sangat diperlukan. Tahapan persiapan meliputi ijin kegiatan, menyiapkan kelengkapan dan menyusun jadwal. Tahap pelaksanaan diantaranya manajemen pelaksanaan program meliputi FGD, sosialisasi, pelatihan, praktek, pendampingan, lomba kebersihan kelas dan pengelolaan sampah. Tahap pelaporan meliputi penyusunan dokumen monitoring pelaksanaan kegiatan dan penyusunan laporan. Adapun hasil dari program kemitraan universitas dengan judul PKU Dengan Majelis Dikdasmen PCM Salam: kegiatan pendampingan pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis 3R dalam rangka mewujudkan sekolah sehat di SMP Muhammadiyah Salam adalah terbentuknya kebiasaan positif warga sekolah tentang kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dan bagaimana cara mengelola sampah yang baik dan benar. Hal tersebut terbukti dengan hasil monitoring yang dilakukan oleh tim dalam setiap tahap pelaksanaan PKU. Selain hal tersebut, kepala sekolah telah menetapkan kebijakan bahwa kegiatan lomba kebersihan kelas dan pengelolaan sampah menjadi kegiatan rutin tahunan dengan harapan berdampak pada kegiatan lomba sekolah sehat yang dilaksanakan terpusat oleh Majelis Dikdasmen yang sewaktu-waktu akan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan tersebut, tim PKU akan senantiasa melakukan pendampingan bila sewaktu-waktu mitra membutuhkan