cover
Contact Name
Rees Jati Prakasa
Contact Email
rees.jati.prakasa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rees.jati.prakasa@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Published by IKIP PGRI Bali
ISSN : 20898460     EISSN : 26213338     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika adalah jurnal pendidikan bahasa dan seni yang dikelola oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) IKIP PGRI Bali. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Mei dan November. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan kajian masalah pendidikan, bahasa dan seni.
Arjuna Subject : -
Articles 70 Documents
PENGARUH GENDER DAN MOTIVASI MEMILIH SEKOLAH KEJURUAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR (STUDY KASUS DI KECAMATAN ABIANSEMAL KABUPATEN BADUNG) TAHUN 2018 Wijaya, I Made Gede Putra
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 2 (2019): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.934 KB)

Abstract

Penelitian ini menguji motivasi memilih sekolah dan pengaruh gender terhadap prestasi belajar siswa di SMK PGRI 1 Badung dimana motivasi memilih sekolah sebagai variabel intervening. Sampel dari penelitian ini sebanyak 100 siswa yang terdiri dari 50 siswa perempuan dan 50 siswa laki-laki. Metode sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh langsung terhadap prestasi belajar siswa; (2) gender tidak berpengaruh secara langsung terhadap motivasi memilih sekolah; (3) motivasi memilih sekolah tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa; (4) dan gender tidak memiliki pengaruh tidak langsung terhadap prestasi belajar siswa melalui motivasi memilih sekolah.   This research examines the effects of student’s motivation and gender in choosing school towards student achievement in SMK PGRI 1 Badung with motivation in choosing the school as intervening variabel. Samples of this researh are 100 students consist of 50 female students and 50 male students. Sampling methode was done by purposive sampling. The results showed that: (1) gender have significant direct effect on student achievement; (2) gender have no significant direct effect on motivation to choose the school; (3) motivation to choose the school have no significant effect on student achievement; (5) and gender has no significant effect on student achievement towards motivation in choosing the school.
MOBILISASI SOSIAL DALAM CERPEN PILIHAN KOMPAS 2016 TANAH AIR SUATU PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA Astawan, Nyoman; Solo, Alfret Rusandi Tanggu; Adhiti, Ida Ayu Iran
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 1 (2018): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.941 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena lemahnya nilai mobilisasi sosial di era sekarang ini. Peneliti menganalisis cerpen Pilihan Kompas 2016 Tanah Air untuk menemukan nilai mobilisasi sosial yang terdapat didalamnya, sehingga dapat dijadikan acuan dalam membentuk karakter siswa. Permasalahan penelitian ini adalah mobilisasi sosial apa yang terdapat dalam cerpen Tanah Air. Teori dalam penelitian ini yaitu, teori sosiologi sastra, cerpen, dan teori mobilisasi sosial, ciri-ciri mobilisasi sosial dan peran sastra dalam memobilisasi perilaku siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, menyajikan beberapa mobilisasi sosial dalam cerpen Tanah Air. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumen, melalui metode dokumen data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.   This study purposed at researching to motivated by the weakness of social mobilization value in this era. The analyzing data This research is a qualitative descriptive through text analysis short stories of Cerpen Pilihan 2016 Tanah Air. This research presenting some social mobilization in the short story of the country and to find the value of social mobilization contained in, it can be used as a reference in shaping the character of students. The problem of this research is social mobilization what is in the short story of the country. Theories in this research are the theories of sociology of literature, short stories, and social mobilization theory, the characteristics of social mobilization and the role of literature in mobilizing student behavior. Data collection in this research is done by document method, to find any other value of social mobilization through the document data method is analyzed by descriptive analysis technique.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SENI RUPA DAN AKTIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E KELAS XI MIPA 2 SMAN 5 DENPASAR Sirna, I Wayan
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 1 (2018): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.398 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan PTK dengan analisis berdasarkan kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Untuk meningkatkan hasil belajar seni rupa dan aktivitas siswa dilakukan setting sosial kelas secara alamiah melalui tiga tahapan siklus penelitian tindakan kelas dengan menerapkan Learning Cycle 5E. Aktivitas siklus I menunjukkan sebagian siswa belum terbiasa dengan kondisi belajar Learning Cycle 5E sehingga hasil belajar belum memenuhi harapan. Siklus II siswa dan guru sudah mulai memahami implementasi Learning Cycle 5E dan menunjukkan hasil yang cukup memuaskan, serta lebih meningkat lagi pada siklus III dengan hasil yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi terhadap guru dan siswa sudah mulai terbiasa menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sesuai dengan prinsip-prinsip Learning Cycle 5E sehingga berdampak terhadap meningkatnya hasil belajar siswa.  This study uses the PTK design with analysis based on reflective, participatory, and collaborative studies. To improve the learning outcomes of fine arts and student activities, natural social settings are conducted through the three stages of the cycle of classroom action research by implementing 5E Learning Cycle. The activity of cycle I shows that some students are not familiar with the learning conditions of 5E Learning Cycle so that learning outcomes have not met expectations. The second cycle of students and teachers has begun to understand the implementation of the 5E Learning Cycle and shows quite satisfactory results, and more improved in the third cycle with better results. This can be seen from the results of observations of the teachers and students are getting used to creating an interesting and pleasant learning atmosphere in accordance with the principles of the 5E Learning Cycle so that it has an impact on increasing student learning outcomes.
PEMAKAIAN JENIS DAN FUNGSI KALIMAT DALAM MENENTUKAN KUALITAS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 7 DENPASAR Semadi, Yoga Putra
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 2 (2019): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.619 KB)

Abstract

Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis kalimat yang digunakan untuk membangun karangan narasi dan (2) kualitas karangan narasi ditinjau dari pemakaian jenis dan fungsi kalimat pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Denpasar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis kalimat yang digunakan oleh siswa dalam karangan narasi lebih didominasi oleh kalimat tunggal, yaitu sebanyak 208 kalimat. (2) Kualitas karangan narasi siswa kelas X6 dan X7 di SMA Negeri 7 Denpasar ditinjau dari pemakaian jenis dan fungsi kalimat tergolong dalam kategori baik, yaitu sebesar 82,21. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa kualitas karangan narasi siswa tergolong dalam kategori baik. Hal itu terlihat pada jenis kalimat yang digunakan oleh siswa dalam membentuk karangan narasi.   This quantitative descriptive study aimed to describe (1) the type of sentences that are used to construct a narrative essay and (2) narrative essay quality in terms of the using types and function of sentences on class X SMAN 7 Denpasar. The data collection method used is the test method. The results showed that (1) The type of sentences used by students in a narrative essay is dominated by a simple sentence, as many as 208 words. (2) The quality of the narrative essay in terms of the using type and function of the sentence within a good category, with score 82.21. Based on the results of research and discussion, we can conclude that the quality of the narrative essay students classified in good category. It was seen on the type of sentence that is used by students in the form of narrative essay.
POLA HIDUP KONSUMTIF SEBAGAI SUMBER IDE PENCIPTAAN SENI PATUNG MINIMALIS Putrayasa, I Nyoman
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 2 (2019): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.611 KB)

Abstract

Gaya hidup konsumtif, paraktis, dan pragmatis merupakan fenomena yang terjadi pada sebagaian masyarakat Hindu di Bali saat ini. Bagi sebagian besar masyarakat Bali kini telah menjadikan uang sebagai sesuatu hal yang sangat penting di atas segalanya. Tak sedikit masalah yang juga diselesaikan dengan uang. Berkembangnya pola pikir pragmatis, praktis, dan ekonomis yang dimiliki sebagian umat Hindu di Bali, menyebabkan tidak jarang suatu bentuk upacara yadnya dapat dipesan atau dikemas dalam sistem paket. Berdasarkan hal tersebut penulis terinspirasi untuk mengangkat pola hidup konsumtif sebagai sumber ide dalam penciptaan seni patung. Ganesha dipilih sebagai perwujudan dari ide tersebut. Figur Ganesha memiliki keunikan dari segi bentuk. Bentuk yang unik sangat leluasa dan bebas dieksplorasi sebagai ide penciptaan karya seni patung minimalis.  Proses perwujudan dilakukan dengan tiga tahap yaitu Eksplorasi atau pengumpulan data, eksperimen atau pengolahan data dan pembentukan. Melalui deformasi bentuk dalam perwujudan karya bertujuan mewujudkan karya seni patung minimalis sebagai media penyampaian pesan terhadap pola hidup konsumtif yang terjadi pada sebagian masyarakat Hindu di Bali.   Consumptive, practical and pragmatic lifestyles are phenomena that occur in the Hindu community in Bali nowadays.  For most Balinese people now has made money as something very important above all.  Not a few problems are also solved with money.  The development of a pragmatic, practical, and economic mindset that is owned by some Hindus in Bali, causes not infrequently a form of ceremony that can be ordered or packaged in a package system.  Based on this, the author was inspired to raise the consumptive lifestyle as a source of ideas in the creation of sculpture.  Ganesha was chosen as the embodiment of the idea.  The figure of Ganesha is unique in terms of form.  The unique shape is very free and freely explored as the idea of creating minimalist sculpture.  The process of embodiment is carried out in three stages, namely exploration or data collection, experimentation or data processing and formation.  Through the deformation of forms in the embodiment of the work aimed at realizing minimalist sculpture works as a medium for delivering messages to the consumptive lifestyle that occurs in some Hindu societies in Bali.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 7 DENPASAR Widiawati, Cokorde Istri Mirah Kusuma
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 1 (2018): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.377 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan perencanaan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Denpasar tahun pelajaran 2016/2017, dengan jumlah 40 siswa yang terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 22 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian yang diperoleh pada siklus I menunjukan dari 40 orang siswa (1) jumlah siswa yang nilainya meningkat sebanyak 36 orang siswa (90%), dan nilainya tetap sebanyak 4 orang (10%), (2) jumlah siswa yang belum tuntas sebanyak 5 orang (12,5%), (3) peningkatan presentase nilai rata-rata kelas dalam pembelajaran menulis teks eksposisi dengan penerapan model pembelajaran kooperaatif tipe STAD  pada refleksi awal (59,56), siklus I (71,21), siklus II (81,72).   This study used the STAD type cooperative learning model with two cycles planning. The subjects of this study were students of class X MIPA 2 in SMA Negeri 7 Denpasar in the academic year 2016/2017, with a total of 40 students consisting of 18 male students and 22 female students. Data collection in this study was carried out using test and non-test techniques. The results of the study obtained in the first cycle showed that of 40 students (1) the number of students whose grades increased by 36 students (90%), and the value remained as many as 4 people (10%), (2) the number of students who had not completed 5 people (12.5%), (3) an increase in the percentage of the average grade value in learning exposition text writing by applying the STAD type cooperative learning model to the initial reflection (59.56), cycle I (71.21), cycle II ( 81,72).
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA PADA TARI KECAK Antari, Luh Putu Swandewi
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 1 (2018): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.28 KB)

Abstract

Pancasila merupakan hasil pemikiran dari para tokoh nasional Bangsa Indonesia, dimana dalam Pancasila mengandung ajaran tentang nilai-nilai luhur dari Bangsa Indonesia. Secara historis nilai-nilai dari Pancasila bersumber dari kebudayaan Bangsa Indonesia, sehingga secara objektif Pancasila merupakan cerminan Bangsa Indonesia. Nilai-nilai pada Pancasila mengatur seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia mulai dari hukum, politik, ekonomi dan seni budaya. Maka dari itu pendidikan seni budaya akan selalu menanamkan nilai-nilai Pancasila pada setiap prosesnya. Tari Kecak merupakan salah satu tarian yang terkenal di bali yang didalamnya mengandung nilai-nilai Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode normatif empiris. Nilai-nilai Pancasila yang terdapat pada tari Kecak adalah nilai keTuhanan, nilai persatuan dan gotong royong, nilai perbedaan (plural), nilai cinta terhadap bangsa dan tanah air.  Pancasila is the result of the thoughts of the national leaders of the Indonesian Nation, in which Pancasila contains teachings about the noble values of the Indonesian Nation. Historically the values of Pancasila originated from the culture of the Indonesian Nation, so that objectively Pancasila was a reflection of the Indonesian Nation. The values of Pancasila regulate all aspects of the life of Indonesian people starting from law, politics, economics and cultural arts. So from that cultural arts education will always instill Pancasila values in every process. Kecak dance is one of the famous dances in Bali which contains Pancasila values. The method used in this research is empirical normative method. The values of Pancasila found in the Kecak dance are the values of God, the value of unity and mutual cooperation, the value of difference (plural), the value of love for the nation and the country.
DEFISIT TUTURAN ANAK TUNA RUNGU DALAM WACANA AKADEMIK DI SLB NEGERI GIANYAR Sutrisna, I Putu Gede
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 2 (2019): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.693 KB)

Abstract

Defisit pragmatik merupakan ketidaksempurnaan dalam mengucapkan simbol-simbol bahasa karena gangguan medis. Ketidaksempurnaan tersebut mengakibatkan gangguan berbahasa seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan defisit tuturan anak tuna rungu dalam wacana akademik, meliputi (1) tindak tutur anak tuna rungu, dan (2) kendala tutur anak tuna rungu. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara dengan teknik perekaman. Data penelitian ini berupa data deskriptif dan refektif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat defisit tindak tutur asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur komisif, dan tindak tutur ekspresif. (2) Kendala tutur yang dialami oleh anak tuna rungu terjadi pada bentuk tuturan yang diujarkan dan sering terdengar tidak jelas.   Pragmatic deficits are imperfections in pronouncing language symbols because of medical disorders. These imperfections cause a person's language disorder. This study aims to describe the deficits of speech of deaf children in academic discourse, including (1) speech acts of deaf children, and (2) constraints of speech by deaf children. This study uses a qualitative descriptive design. Data collection methods used are the method of observation and interviews with recording techniques. The research data is descriptive and refective data. The results of this study are (1) there is a deficit of assertive speech acts, directive speech acts, commissive speech acts, and expressive speech acts. (2) Speech constraints experienced by deaf children occur in the form of speech spoken and often sounds obscure.
KOMPLEKSITAS NILAI TRADISIONAL DENGAN MODERN DI BALI DALAM ANTOLOGI CERPEN “MANDI API” KARYA GDE ARYANTHA SOETHAMA Artajaya, Gede Sidi
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 2 (2019): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.819 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif terhadap cerpen Mandi Api. Sumber data primer berasal dari cerpen berlatar etnik Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi/studi kepustakaan. Langkah analisis data ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode ini dilakukan dengan menggunakan beberapa langkah operasional, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat konflik dalam hal tradisi, adat, budaya, bahasa, sosial yang masih kental nilai tradisionalnya, namun mendapat pergolakan sangat tajam. Judul-judul cerpen yang menggambarkan kompleksitas konflik tradisi dan modern, seperti Tembok Puri, Ibu Guru Anakku, Sekarang Dia Bangsawan, Terompong Beruk, Mandi Api, Gerakan, Kulkul, Sawah yang Indah dan Subur, dan Mati Salah Pati. Terdapat beragam persoalan dan realitas kehidupan masyarakat Bali di dalam judul-judul cerpen tersebut.   This research uses a qualitative descriptive study design for the Mandi Api short story. The primary data source comes from Balinese ethnic short stories. The data collection method used is library documentation/study. This step of data analysis is carried out using qualitative descriptive methods. This method is done by using several operational steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that there were conflicts in terms of tradition, customs, culture, language, social, which were still thick with traditional values, but got very sharp upheaval. The short stories that describe the complexities of traditional and modern conflicts, such as Tembok Puri, Ibu Guru Anak Anak, Now He is Noble, Terompong Beruk, Mandi Api, Gerakan, Kulkul, Beautiful and Fertile Rice Fields, and False Die Pati There are various problems and realities of Balinese life in the titles of the short stories.
IMPLEMENTASI MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPRODUKSI PANTUN PADA SISWA KELAS XI MIPA3 SMA NEGERI 5 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Yarsama, Ketut; Astiti, Ni Putu Widi
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 7 No 1 (2018): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : FPBS IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.737 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan beberapa siklus yakni prasiklus, siklus I, dan siklus II masing-masing siklus dilakukan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penerapan media pembelajaran audio visual  dapat meningkatkan kemampuan  menulis teks pantun  siswa kelas XIMIPA3 SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata pra siklus yakni 64,36, meningkat pada siklus I menjadi 73,06, dan pada siklus II menjadi 85,81. Penerapan media pembelajaran audio visual  mendapat respon yang sangat tinggi dari  siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 5 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018.  Hal ini terbukti dari nilai rata-rata hasil observasi siswa pada siklus I yakni 70,90  dan meningkat menjadi 86,36  pada siklus II.   This research is a classroom action research carried out with several cycles, namely cycle, cycle I, and cycle II, each cycle carried out four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The results of this study indicate that, the application of audio-visual learning media can improve the ability to write pantun texts of XIMIPA3 students in Denpasar Public High School 2017/2018 academic year. This is evidenced by the pre-cycle average value of 64.36, increasing in the first cycle to 73.06, and in the second cycle is 85.81. The application of audio-visual learning media received a very high response from students of class XI MIPA3 Denpasar 5 SMA in the school year 2017/2018. This is evident from the average value of student observations in the first cycle of 70.90 and increased to 86.36 in the second cycle.