cover
Contact Name
Syarif Hidayatullah
Contact Email
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
syarifbahagia@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Imajeri : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26544199     DOI : -
IMAJERI is an international, open access, multidisciplinary, peer-reviewed journal that is online publishes two times in a year. Is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews on linguistics, literature, and their teaching.
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
ASPEK RELIGIUS PADA KUMPULAN LAGU ISLAMI TAMAN KANAK-KANAK CUT NYAK DIEN JEMBER Dzarna, Dzarna
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.566 KB)

Abstract

Sekolah Cut Nyak Dien memiliki kumpulan lagu islami. Kumpulan lagu tersebut diciptakanoleh gurunya. Peneliti tertarik untuk meneliti aspek religius dengan tujuan mengetahui apa saja aspekreligiusnya. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data adalah kumpulan laguislami yang terdiri 60 lagu, namun hanya 15 lagu yang diambil karena sesuai dengan aspek religius.Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi. Teknik analisis data dengan pereduksian data,paparan data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan dengan cara ketekunan pengamat.Aspek religius terdapat 3 jenis yaitu aqidah, syariah, dan akhlak. Ketiganya ditemukan padakumpulan lagu, aspek aqidah berisi tentang Allah hanya satu. Hal ini sangat baik untuk dikenalkanpada siswa, dengan mengetahui aqidah maka akan menyakini keyakinan bahwa Allah itu ada. Syariahpada kumpulan lagu berisi tentang hukum wajib dan tidak, yaitu sholat dan mengaji, hal ini baikdisampaikan pada siswa agar tahu hukum yang wajib dan tidak. Akhlak juga ditemukan, berisitentang akhlaq pada manusia, Allah dan lingkungan, akhlaq sangat penting diajarkan. Akhlak yangbaik akan membawa perubahan pada diri, keluarga, bahkan kepada dunia.Kata Kunci: Aspek Religius, Kumpulan Lagu Islami.
INTERFERENSI BAHASA ARAB TERHADAP BAHASA INDONESIA DALAM PERCAKAPAN SANTRI (KAJIAN PADA NOVEL NEGERI 5 MENARA) Rahman, Fauzi; Anto, Puji; Maskur, Abu
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.501 KB)

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui wujud interferensi bahasa Arab terhadapBahasa Indonesia, yang direpresentasikan dalam percakapan antar santri pada novel-novel bertokohsantri di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif.Sumber data dalam penelitian ini adalah novel-novel di Indonesia dengan cerita yangmenggambarkan tentang tokoh santri, yaitu Novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi. Adapunhasil yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa, Proses interferensi bahasa Arab ke dalambahasa Indonesia yang digambarkan dalam novel bertema pesantren terjadi karena beberapa hal,antara lain: (1) Penulis memang menguasai bahasa Arab, (2) Penulis ingin memperkenalkan bahasaArab kepada pembaca, (3) Penulis novel ingin menggambarkan bagaimana suasana komunikasi yangterjadi di dalam pondok pesantren yang mewajibkan bahasa Arab. Proses interferensi terjadi karenakebiasaan seseorang menggunakan suatu bahasa, sehingga berpengaruh dan masuk ke dalam sistembahasa lain yang sedang digunakan oleh si pengguna dwibahasa. Hal ini lah yang menyebabkanpengguna bahasa Indonesia yang digambarkan dalam novel, sering menyisipkan bahasa Arab didalam percakapannya.
INTERFERENSI BAHASA BETAWI DALAM NOVEL TABULA RASA KARYA RATIH KUMALA (SUATU TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK) Amalia, Nur; Sukardi , Sukardi ; Ellies, Tifanny
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.58 KB)

Abstract

 Tifanny ElliesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk interferensi bahasa Betawi dan faktorpenyebab interferensi yang terjadi di dalam novel Tabula Rasa karya Ratih Kumala. Penelitian inimenggunakan metode deksriptif kualitatif dengan analisis metode padan. Teknik yang digunakanadalah teknik pilah unsur penentu. Dari novel Tabula Rasa karya Ratih Kumala yang dianalisis,peneliti menemukan 82 data interferensi bahasa Betawi yang diambil secara acak. Interferensi bahasaBetawi tersebut meliputi interferensi fonologi, interferensi morfologi, interferensi sintaksis daninterferensi leksikal. Interferensi fonologi ditemukan sebanyak 23,17%, interferensi morfologisebanyak 50,00%, interferensi sintaksis sebanyak 9,75%, dan interferensi leksikal sebanyak 17,07%.Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat interferensi bahasa Betawidalam novel Tabula Rasa karya Ratih Kumala. Hal ini disebabkan oleh penggunaan bahasa pertamapengarang dalam novel Tabula Rasa.
PENGARUH MEDIA GAMBAR FOTOGRAFI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 23 JAKARTA TIMUR Sukardi, Sukardi
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.909 KB)

Abstract

Adanya permasalahan tentang kesulitan menulis deskripsi membuat penelitian ini berusaha untukmemberikan solusinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar fotografiterhadap kemampuan menulis deskripsi siswa kelas XI. Era modern ini beberapa siswa menyukaiatau hobi dengan fotografi, sehingga dilakukan eksperimen dengan media tersebut. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan design quasieksperimental dengan menghitung menggunakan sofware SPSS 16. Pada penelitian inimenggunakan populasi kelas XI SMA Muhammadiyah 23 Jakarta Timur ± 62 siswa. Kemudiandilakukan random sampling dengan mengundi kelas yang akan dijadikan sampel. Maka didapatkankelas sampel XI IPA 1 dengan jumlah sampel 25 siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwaDiketahui dari 25 responden nilai signifikan untuk pre-test sebesar 0,319 dan nilai signifikanuntuk post-test sebesar 0,212. Nilai signifikan yang ditetapkan pada penelitian ini adalah 0,05. Makanilai signifikan pre- test 0,319> 0,05 dan nilai signifikan post-test 0,212> 0,05. Sehingga dapatdisimpulkan bahwa data pre-test dan data post-test berdistribusi normal. Nilai t hitung sebesar-2,818 degan signifikan 0,010. Nilai signifikan 0,000 < 0.05, maka terdapat perbedaan yangsignifikan pada kemampuan menulis deskripsi sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test). Dapatdinyatakan bahwa media gambar fotografi dapat dijadikan salah satu cara pembelajaranmenulis deskripsi.Kata kunci :Media gambar fotografi, Menulis Deskripsi, SMA
REPRESENTASI EKRANISASI NOVEL DEAR NATHAN KARYA ERISCA FEBRIANI Yanti, Prima Gusti; Hidayatullah, Syarif; Khairani, Richa
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.042 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk ekranisasi yang terdapat dalamnovel Dear Nathan karya Erisca Febriani yang dibandingkan dengan film Dear Nathan. Untukmengetahui hal tersebut, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam terdapat tiga bentuk ekranisasi novel Dear Nathanberupa penciutan/pemotongan, penambahan, dan perubahan bervariasi di dalam film Dear Nathan.Hal tersebut terdapat pada unsur intrinsik novel, yaitu alur, penokohan, dan latar. Di dalam alurterdapat pemotongan pada alur sebanyak 7 kali, penambahan alur sebanyak 3 kali, dan perubahanbervariasi pada alur sebanyak 13 kali. Di dalam tokoh, terdapat penciutan tokoh sebanyak 7 tokohdan penambahan tokoh sebanyak 2 tokoh. Di dalam latar terdapat penciutan latar sebanyak 5 kali danperubahan bervariasi pada latar sebanyak 9 kali.
PROBLEMATIK PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII DI SMP NEGERI 09 KOTA BENGKULU Ariyanti, Tri Dina
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.239 KB)

Abstract

Tidak semua orang mempunyai gaya belajar yang sama, sekalipun bila mereka bersekolah di sekolah ataubahkan duduk di kelas yang sama. Bahwa kemampuan seseorang untuk memahami dan menyerap pelajaransudah pasti berbeda tingkatnya. Ada yang cepat, sedang, dan lambat. Karenanya mereka sering kali harusmenempuh cara berbeda untuk bisa memahami sebuah informasi atau pelajaran yang sama. Sebagian siswalebih suka guru mereka yang mengajar dengan cara menuliskan segalanya di papan tulis. Dengan begitu,mereka bisa membaca kemudian mencoba memahaminya. Akan tetapi, sebagian siswa lain lebih suka gurumengajar dengan cara menyampaikan secara lisan dan mereka mendengarkan untuk bisa memahaminya.Sementara itu, ada siswa yang lebih suka membentuk kelompok kecil untuk mendiskusikan pertanyaan yangmenyangkut pelajaran tersebut. Dalam pembelajaran di kelas, berbagai model diterapkan agar siswa dapatmemahami pelajaran dengan baik. Namun, kenyataannya masih saja terdapat kelemahan oleh sebagian siswaataupun gurunya dalam menggunakan model-model pembelajaran. Untuk itu, perlu evaluasi lebih lanjut untukmendeskripsikan permasalahan yang terjadi bahwa faktanya salah satu model pembelajaran yang digunakanoleh guru kepada para siswa di kelas masih terdapaat kelemahan. Maka, didapat suatu rumusan masalah dalampenelitian ini Problematik Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping dalam Pembelajaran BahasaIndonesia pada Materi Dongeng Siswa Kelas VII SMP Negeri 09 Kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini dalamupaya mengungkapkan kesulitan dalam menerapkan model pembelajaran mind mapping. Tempat penelitianini dilaksanakan di SMP Negeri 09 Kota Bengkulu dan waktu penelitian dilaksanakan pada semester genapselama kurang lebih satu semester. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Teknik pengumpulan datanya berupa pengamatan/observasi dan ujian/tes. Teknik analisis datanya yaknireduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian didapat beberapa kelemahan dalam penerapanmodel pembelajaran Mind Mapping yakni siswa butuh kemampuan kognitif untuk memahami pembelajarandengan model mind mapping, penerapan model mind mapping butuh waktu panjang (satu standar kompetensidua kali pertemuan atau empat jam pelajaran), dan guru cenderung kesulitan mengoordinasi kelas. Dengandemikian model pembelajaran mind mapping ini sebaiknya dilaksanakan secara terfokus pada siswa dan materidibuat semenarik mungkin dengan cara ini minat belajar siswa termotivasi. Kemudian, model pembelajaranini lebih mudah guru memantau keaktifan semua siswa dan tidak sulit untuk menerapkannya pada beberapakompetensi yang berbeda.
PSIKOLOGI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PASUNG JIWA KARYA OKKY MADASARI: KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK Dewi, Trie Utari; Rahmi, Nadya; Imaniah, Nadia
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.938 KB)

Abstract

Trie Utari Dewi1, Nadya Rahmi1, dan Nadia Imaniah1Email: trie.utari.dewi@uhamka.ac.id1Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HamkaPenelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan permasalahan kejiwaan tokoh utama dalam novelPasung Jiwa karya Okky Madasary dengan menggunakan pendekatan psikologi humanistik AbrahamMaslow. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan teknik studi pustaka.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) menentukan tokohyang akan dikaji; 2) mencari dan mengidentifikasikan pemikiran-pemikiran dan perilaku tokoh untukmengetahi permasalahan yang dialami oleh tokoh yang dikaji; dan 3) mendeskripsikan sertamengklasifikasikannya melalui pendekatan humanistik Maslow. Hasil dari penelitian ini yaitu Sasanasebagai tokoh utama mengalami masalah kejiwaan akibat dari kebutuhan-kebutuhan akan dirinyayang tidak terpenuhi. Hal ini terlihat dari kebutuhan fisiologisnya akan seks tidak dapat terpenuhikarena dirinya sebagai laki-laki justru tidak memiliki perasaan terhadap wanita. Ia justru lebihmenyukai sesama jenisnya. Selain itu juga karena faktor kebutuhan akan rasa aman yang tidak iadapatkan dari orang tuanya. Ia sering dimarahi dan dikekang oleh orang tuanya terutama olehbapaknya. Ditambah lagi dengan tidak terpenuhinya rasa akan cinta dan dicintai. Sasana merasa orangtuanya tidak sepenuhnya menyayangi ia. Ia merasa bahwa orang tuanya menyayangi dirinya hanyakarena Sasana selalu menuruti kemauan orang tuanya. Dan iapun merasa hanya orang-orang disekitarnya sesama transgender yang menyayangi dia dengan sepenuh hati. Akan tetapi di lingkungansekitarnya yang normal justru ia merasa direndahkan karena penampilannya yang seperti perempuan.Sehingga kebutuhan akan harga dirinya pun tidak terpenuhi. Akibat tidak terrpenuhinya kebutuhankebutuhan tersebut, Sasanapun tidak dapat mengoptimalkan potensi yang ada dalam dirinya darikepintaran yang ia miliki. Ia justru hanya mampu mengeluarkan potensi atas jiwanya yang bermasalahdengan merubah dirinya yang laki-laki menjadi seperti perempuan.
KESANTUNAN BERBAHASA CIVITAS ACADEMICA UHAMKA : KAJIAN SOSIO-PRAGMATIK Tarmini, Wini; Safii, Imam
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.261 KB)

Abstract

1 dan Imam Safii1Penelitian ini membahas kesantunan berbahasa civitas akademika UHAMKA dengan kajiansosiopragmatik. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantuann berbahasa, skalakesantunan berbahasa serta mendeskripsikan nilai-nilai karakter dalam kesantunan berbahasa.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalahtuturan civitas akademika UHAMKA. Hasil penelitian ini menunjukkan bentuk kesantunan berbahasaterdiri atas tuturan deklaratif, tuturan interogatif, dan tuturan imperatif. Skala kesantunan pada tuturandosen dengan dosen terdiri atas 5 maksim, yaitu maksim kebijaksanaan (MB), maksim pemufakatan(MM), maksim penghargaan (MH), maksim kesimpatian (MS), maksim kesederhanaan (MSD).Prinsip kerja sama dalam tuturan dosen dengan dosen terdiri atas maksim cara (MC), maksimhubungan (MH), dan maksim kuantitas (MKN); Skala kesantunan pada tuturan dosen dan mahasiswaterdiri atas 3 maksim, yaitu maksim kebijaksanaan (MB), maksim pemufakatan (MF), dan maksimpenghargaan (MH); Skala kesantunan pada tuturan dosen dan karyawan terdiri atas 2 maksim, yaitumaksim kedermawanan (MD) dan maksim pemufakatan (MF). Kesantunan berbahasa civitasakademika Uhamka memiliki korelasi dengan nilai-nilai karakter. Wujud perilaku civitas akademikaUHAMKA dalam berbahasa saat berkomunikasi memunculkan penanda-penanda gramatikal diantaranya seringkalinya muncul mungkin dan barangkali dalam tuturan. Penggunaan bentuk-bentukgramatikal tersebut seolah adanya ketidaktegasan untuk menunjukkan kesantunan dalam berbahasa.Latar belakang budaya menentukan karakter dalam bertutur. Ketidaktegasan atau ketidaklugasandalam bertutur harus dibedakan dengan kesantunan berbahasa. Untuk itu diperlukan sebuah revolusimental. Sejak usia dini perlu dibiasakan ketegasan dan kelugasan dalam bertutur sehingga adaperbedaan yang signifikan antara tuturan yang tidak tegas dengan perilaku santun dalam berbahasa.
PENGARUH MEDIA FILM ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 JAKARTA TIMUR Nawawi, Nawawi; Rahmayanti, Indah; Wahyuni, Irna Tri
Stilistika Vol 1 No 1 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.669 KB)

Abstract

Nawawi1, Indah Rahmayanti1, dan Irna Tri Wahyuni11Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKAEmail: indahmartosudiro@yahoo.comAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh antara media film animasi dengan kemampuanmenulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Jakata Timur. Metode dalam penelitian iniadalah metode True Eksperimental Design. Penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelaseksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes menulis tekspersuasi. Pada kelas eksperimen diberikan materi teks persuasi dengan menggunakan media filmanimasi. Sedangkan pada kelas kontrol diberikan materi teks persuasi tetapi tidak menggunakanmedia film animasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Jakarta Timur.Sampel penelitian ini adalah kelas VIII B dan VIII C. Kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dankelas VIII C sebagai kelas kontrol, dengan jumlah siswa 34 setiap kelasnya. Uji normalitas setelahperlakuan menggunakan lilliefors. Hasil perhitungan diperoleh t0 (3.287) > tt (1.668) dengan tarafsignifikansi 5% atau α = 0.05 maka H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh media film animasiterhadap kemampuan menulis teks persuasi.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN IMPLIKATUR KONVENSIONAL DALAM WACANA MEME DILAN Achsani, Ferdian
Stilistika Vol 1 No 2 (2019): MARET
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.362 KB)

Abstract

Meme merupakan salah satu wacana yang paling baru, yang akhir-akhir ini sering dijumpai di media social. Kehadiran meme digunakan oleh penutur sebagai sarana untuk mengekspresikan diri melalui bahasa humor dan disertai gambar yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur atau makna yang terkandung dalam meme Dilan. penelitian diskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan dokumen dan teknik analisis interaktif ini menyimpulkan bahwa beberapa wacana meme dilan mengandung tindak tutur direktif dan memiliki makna yang variatif sesuai dengan konteks wacana meme sendiri. Beberaapa tindak tutur yang terdapat dalam wacana meme dilan seperti memerintah, menyarankan, menuntut dan memberi nasihat. Sedangkan makna implikatur yang terdapat dalam wacana meme dilan seperti, mematuhi peraturan, membantu orang tua, beribadah, iklan, sindiran dll. Melalui hasil dari penelitian ini dapat digunakan guru sebagai media pembelajaran pada materi teks iklan, slogan, poster pada kelas VIII. Hal ini dikarenakan melalui sebuah meme, maka akan membantu siswa dalam mengembangkan bahasa, gagasan atau opini siswa, sehingga dapat digunakan sebagai media pembelajaran.

Page 1 of 3 | Total Record : 30