cover
Contact Name
Mohammad Imran
Contact Email
imransains02ars@gmail.com
Phone
+6285398750852
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 40 Kota Gorontalo 96115
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi
ISSN : 23374101     EISSN : 2686553X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Published twice in the period (June and December) by Bina Taruna Gorontalo College of Engineering (STITEK). RADIAL Journal is a scientific and sharing media publication that contains scientific studies, research results, criticisms and appreciation of scientific fields that discuss civil engineering, architecture, regional planning, environmental engineering, and other engineering / engineering fields.
Articles 144 Documents
MASTERPLAN PUSAT PERKANTORAN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN Ruchban, Dirman
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.366 KB)

Abstract

ABSTRAK   Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara,  dengan pusat pemerintahan berada di Bolaang Uki. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2008, yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Bolaang Mongondow. Kabupaten yang baru terbentuk ini memiliki luas 1.615,86 km2 dengan jumlah penduduk 87.012 jiwa. Semua kecamatan berada di pesisir Teluk Tomini dengan panjang garis pantai 290 km. (BPS Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan), Saat ini sistem pelayanan pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan belum efisien karena Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD) masih menggunakan bangunan rumah tinggal warga yang disewa untuk dijadikan sebagai gedung kantor dan letak antara SKPD sangat berjauhan. Masterplan Pusat Perkantoran bertujuan untuk mendukung aktivitas atau kegiatan dalam pemerintahan pusat setempat dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dan melayani kepentingan umum serta dapat berperan sebagai symbol filosofi, fungsional, teknis, monumental, serta memiliki fungsi keterbukaan yang menjadi cerminan kota atau Kabupaten tersebut. Metode yang digunakan merupakan metode perancangan arsitektur dengan pendekatan Arsitektur Post Moderen karena cocok untuk karakteristik bangunan perkantoran yaitu lebih Rasional, modern dan menambahkan unsur klasik pada desain tersebut sehingga menggambarkan karakter gedung pemerintahan.     Kata Kunci : Masterplan, Kantor, Arsitektur Post Modern
PERANCANGAN PANTI WREDHA DI KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN NATURAL MODERN Karim, Agustina
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.394 KB)

Abstract

ABSTRAK   Populasi masyarakat di Indonesia yang terus berkembang di setiap tahun juga diikuti dengan perkembangan teknologi, fasilitas, dan kebudayaan. Perkembangan ini juga menjadikan pola pikir masyarakat sekarang ini lebih individualistis dan kurang memperdulikan sekitarnya. Pola pikir inilah yang menjadi dampak negatif dan persoalan muncul ketika kebutuhan pelayanan dan fasilitas bagi warga lansia yang tidak lagi diperdulikan. Untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah telah berusaha menciptakan program kebijakan untuk kesejahteraan warga lansia, yaitu dengan pembangunan Panti wredha. Panti Wredha di Kota Gorontalo dengan pendekatan natural modern berlokasi di Jalan Membramo yang direncanakan di atas lahan seluas ± 1 Ha. Perancangan Panti wredha dengan pendekanan Arsitektur natural modern, karakteristik desain massa dan bentuk bangunan dengan mengadopsi keharmonisan alam dan lingkungan dengan manusia dalam konsep perancangan arsitektur, agar dapat memberikan kesan    yang unik    dan    mendalam    akan keragaman budaya dan  arsitektur yang ada di Gorontalo. Penampilan bangunan secara umum  menggunakan tema Natural Modern. pendekatan arsitektur ini digunakan karena menimbulkan kesan homy, hangat dan stylish. Bentuk bangunan simplicity dan elegan. Kata Kunci : Lanjut Usia, Panti dan Stylish.
PERANCANGAN HOTEL RESORT DI KABUPATEN BONE BOLANGO DENGAN PENDEKATAN ORGANIC OF ARCHITECTURE Azzahra, Afifah
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.768 KB)

Abstract

ABSTRAK   Menata lansekap pesisir Pantai Kurenai sebagai site objek rancangan hotel resort yang dapat mewadahi para wisatawan dan merancang hotel resort sesuai dengan pendekatan Organic of Architecture. Perancangan Hotel Resort di Kabupaten Bone Bolango terletak di Pantai Kurenai dengan luas lahan yang direncanakan 2,2 Ha dengan cottage yang menyebar serta beberapa bangunan fasilitas penunjang. Penekanan desain pada objek rancangan ini yaitu penggunaan warna-warna yang alami pada bangunan dan menampilkan sifat alami dari material-material yang digunakan serta menonjolkan karakteristik desain massa dan bentuk bangunan dengan mengadopsi keharmonisan alam dan lingkungan dalam konsep perancangan arsitektur sehingga dapat memberikan kesan yang unik dan mendalam. Adapun bentuk bangunan yaitu bentuk lengkung pada atapnya merupakan adopsi dari bentuk gelombang air laut. Hal ini bertujuan untuk mengarahkan angin agar tidak menjadi beban yang berarti pada bangunan. Bangunan cottage juga menggunakan material alami yakni atap alang-alang dan kayu pada dinding.   Kata kunci           : Resort, Organic of Architecture.
PERANCANGAN RTH BANTARAN SUNGAI KECAMATAN DUMBO RAYA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR SEMIOTIKA Julianty, Inda Putri
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.13 KB)

Abstract

ABSTRAK   Perancangan RTH Bantaran Sungai Kecamatan Dumbo Raya dengan Pendekatan Arsitektur Semiotika merupakan suatu proses perancangan ruang terbuka hijau yang areanya memanjang mengikuti sisi bantaran sungai di Kecamatan Dumbo Raya, dengan fungsi sebagai tempat tumbuh tanaman guna meningkatkan kualitas lansekap kota, maupun tempat yang dimanfaatkan untuk melakukan kegiatan seperti bermain, berolahraga, dan aktivitas sosial lainnya, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka untuk publik dengan menggunakan pendekatan Arsitektur Semiotika. Penggunanaan Arsitektur Semiotika sebagai pendekatan dalam rancangan ini dimaksudkan untuk mewujudkan visualisasi RTH Bantaran Sungai Kecamatan Dumbo Raya yang lebih mencirikan kultural daerah Gorontalo, sebab dari beberapa pembangunan beberapa RTH yang pernah ada di Gorontalo, sulit menemukan RTH yang menampilkan ciri khas daerah Gorontalo sebagai sajian visualnya. Sementara pemilihan bantaran Sungai Bone dalam kecamatan Dumbo Raya sebagai lokasi RTH ini, didasarkan pada tingginya kepadatan penduduk (terutama Kelurahan Bugis) yang menyebakannya menjadi kawasan padat bangunan namun tidak disertai dengan adanya taman atau RTH, padahal RTH di kawasan perkotaan merupakan suatu persyaratan yang wajib dipenuhi untuk kehidupan masyarakat yang sehat. Pembangunan RTH ini juga bisa menjadi solusi untuk kondisi sungai Bone yang tidak lagi terjaga kelestariannya akibat perkembangan permukiman yang begitu pesat sehingga banyak dijadikan tempat pembuangan sampah dan limbah rumah tangga.   Kata Kunci: RTH, Bantaran Sungai, Arsitektur Semiotika, Sungai Bone
EVALUASI TINGKAT PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) DI KOTA GORONTALO (STUDI KASUS : RUAS JALAN PROF. DR. JHON KATILI) Shamin, Novita; Demak, Nini A. Kiay
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.976 KB)

Abstract

ABSTRAK Utilitas publik terdiri dari listrik, telekomunikasi, jaringan air bersih, sanitasi/air limbah, persampahan dan jaringan gas. Penerangan jalan umum (PJU) merupakan salah satu bagian utilitas publik  yang harus disediakan oleh pemerintah kota/kabupaten, untuk dapat menyediakan dan merawat penerangan jalan umum yang  telah ada pemerintah menarik dana dari masyarakat melalui pajak yang  dibayarkan setiap bulan bersamaan dengan rekening listrik kepada PT. PLN (Persero). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi intensitas cahaya dan tingkat Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Prof. Dr. Jhon A. Katili, analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dengan cara pengumpulan data yang berhubungan dengan Penerangan Jalan Umum (PJU). Dalam perhitungan intensitas pencahayaan (lux) penerangan jalan umum, digunakan alat bantu ukur Digital Lux Meter, model LX-1010B. Lokasi penelitian dilakukan yakni di sepanjang ruas jalan Prof. Dr. Jhon A. Katili, mengukur lebar jalan dan klasifikasi kelas jalan, kemudian mengukur jarak antar lampu jalan. Selain itu, penelitian itu juga meliputi tingkat Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan Prof. Dr. Jhon A. Katili. Dilakukan cara : (1) survey/mengukur intensitas cahaya pada lampu jalan Penerangan Jalan Umum (PJU), mengklasifikasikan kelas jalan, mengukur lebar jalan, kondisi jalan, kondisi sekitar dan kendaraan yang ada serta jarak antar lampu (2) analisis data hasil survey/pengukuran di lapangan dengan menggunakan standar pencahayaan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 04-6262-2000 tentang rekomendasi untuk pencahayaan jalan bagi kendaraan bermotor dan pejalan kaki.Dari hasil analisis data diperoleh bahwa intensitaspencahayaan PJU pada ruas jalan Prof. Dr. Jhon A. Katili cenderung memiliki intensitaspencahayaandi bawah standar. 13 buah lampu PJU memiliki kriteria persentase dibawah standar 54%, sesuai standar 38%, dan diatas standar 8%. Intensitaspencahayaan tidak merata pada masing-masing PJU. Untuk PJU 1 yang terletak pada perempatan jalan dan terdapat lampu lalu lintas, batasan intensitas pencahayaan (iluminansi) dan luminansi pada rambu-rambu lalu lintas yangdipasang berdekatan dengan lampu penerangan jalan atau papan reklame bertujuan agar lebih menarik perhatian bagi pengguna jalan.   Kata Kunci : Intensitas Cahaya, Klasifikasi Jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU)
CEMARAN LOGAM MERKURI (HG) PADA AIR DAN SEDIMEN SUNGAI BULADU AKIBAT PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI) DI KECAMATAN SUMALATA Elawati, Elawati; Isa, Ishak; Lihawa, fitryane
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.361 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cemaran logam merkuri (Hg) pada air dan sedimen Sungai Buladu akibat pertambangan emas tanpa ijin (PETI) di Kecamatan Sumalata. Dengan menggunakan metode observasional analitik berbasis laboratorium dengan pemeriksaan kadar merkuri pada air, ikan, dan sedimen menggunakan metode AAS tanpa nyala. Sampel air dan sedimen masing-masing 10 titik serta beberapa jenis ikan masing-masing satu titik di muara Sungai Buladu. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampel air telah terkontaminasi merkuri sesuai PP No 82 (2001) <0,001 mg/l. Pada titik 1,2,3,4,6,7,8,10 rata-rata <0,0004312 ppm sedangakan pada titik 5 sekitar 0,001 dan pada titik 9 sekitar 0,0001. Sampel sedimen pada 10 titik rata-rata 0,00028 ppm dan masih memenuhi syarat IADC/CEDA <1,6 ppm. Selanjutnya pada ikan tawes dan dan kurisi sekitar <0,00028 ppm hasil ini menunjukan bahwa ikan tersebut sudah terkontaminasi merkuri walaupun masih di bawah batas maksimum yang dipersyaratkan BSNI  <1,0 mg/kg sedangkan pada ikan kakap putih lebih tinggi yaitu 0,11 ppm telah melebihi batas maksimum BSNI. Kata kunci: Logam Merkuri,  Air, Sedimen, Ikan, PETI
ANALISIS HUBUNGAN RASIO VOLUME PER KAPASITAS DAN ANGKA KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN JENDRAL SUDIRMAN KOTA GORONTALO Tahir, Srie Nurnaningsi K.
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1321.946 KB)

Abstract

ABSTRAK Kondisi lalu lintas di ruas Jalan Jenderal Sudirman tidak teratur disebabkan oleh sikap berkendara dari para pemakai jalan yang hanya mementingkan kepentingan sendiri untuk mencapai suatu tempat dengan cepat sehingga para pemakai jalan tidak mengindahkan peraturan lalu lintas yang ada. Maka secara umum yang akan terjadi adalah kemacetan yang tidak terkendali dan lebih lanjut hal ini akan mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas kota dan tingkat pelayanan (LOS atau Level of Service) yang menjadi standar kelayakan dalam pelayanan berlalu lintas, atau dampak lebih luas lagi misalnya terganggunya kestabilan perekonomian karena terhambatnya distribusi pada jalur vital ekonomi. Kepadatan yang tinggi dan tidak teraturnya kondisi lalu lintas membuat banyaknya terjadi kecelakaan lalu lintas di  ruas jalan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio volume per kapasitas dan angka kecelakaan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman Kota Gorontalo. Metode analisis yang digunakan pada penelitian adalah rasio volume per kapasitas  sebagai fungsi kecelakaan dimana parameter rasio volume per kapasitas lebih  mewakili karakteristik  kinerja lalu lintas dan aspek geometri jalan dibandingkan arus lalu lintas. Dari hasil analisis data diperoleh bahwa terdapat hubungan antara rasio volume per kapasitas dan angka kecelakaan. Hubungan antara rasio volume per kapasitas dan angka kecelakaan menunjukkan hubungan regresi linear. Semakin tinggi nilai rasio volume per kapasitas maka angka kecelakaan menurun. Untuk angka kecelakaan 2 kejadian, nilai korelasi (R2) sebesar 1,00 dengan hasil persamaan antara rasio volume per kapasitas (x) dan angka kecelakaan (y) yaitu y = 8,93x ? 8,93. Sedangkan pada angka kecelakaan 1 kejadian yang dikelompokkan berdasarkan jenis kecelakaan, nilai korelasi (R2) sebesar 1,00 dengan hasil persamaan antara rasio volume per kapasitas (x) dan angka kecelakaan (y) yaitu y = 4,46x ? 4,46. Kata Kunci : Volume Per Kapasitas, Angka Kecelakaan Lalu Lintas
ANALISIS KERUSAKAN SALURAN PRIMER DI SIGASO KECAMATAN ATINGGOLA KABUPATEN GORONTALO UTARA Anuz, Munawir S.
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 7 No 1 (2019): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.21 KB)

Abstract

ABSTRAK   Daerah irigasi sigaso merupakan salah satu daerah irigasi yang berada di Kabupaten Gorontalo Utara Daerah Irigasi Sigaso mengairi luas areal potensial persawahan 185 Ha akan tetapi dengan adanya kerusakan di sepanjang saluran mengakibatkan kebutuhan air kurang optimal untuk mengairi areal persawahan yang ada di desa sigaso sehingga merugikan para petani. Rusaknya salah satu bangunan-bangunan irigasi akan mempengaruhi kinerja sistem yang ada, sehingga mengakibatkan efisiensi dan efektifitas irigasi menurun maka dengan demikian perlu dilakukan penelitian analisis kerusakan saluran primer di daerah irigasi Sigaso. Dalam Penelitian ini dilakukan survey untuk mengetahui kondisi fisik bangunan pada saluran primer Sigaso serta melakukan perhitungan debit air, efisiensi, kehilangan air serta efektifitas irigasi di daerah irigasi sigaso.. Dari hasil perhitungan yang dilakukan maka  dapat diketahui kinerja dari daerah irigasi tersebut.                 Dari hasil penelitian didapatkan kondisi kondisi bangunan utama untuk bangunan utama  didapatkan hasil 21,50% (rusak), saluran pembawa sebesar 43,75% (rusak) bangunan bagi/sadap 45,16% (rusak), saluran pembuang 72,50% (cukup), bangunan disepanjang saluran pembuang 25,00% (rusak) sedangkan dari hasil perhitungan debit air di saluran irigasi sigaso sebesar 0,2753%, untuk efisiensi saluran irigasi sebesar  64,48% dan untuk nilai efektifitas jaringan irigasi sebesar 55,13% serta kehilangan air sebesar 30,50%. Aspek OP jaringan irigasi masuk kategori 1 (kurang) Dari hasil terebut jaringan irigasi sigaso memerlukan rehabilatasi. Kata Kunci : Irigasi, Saluran Primer, Kerusakan
ANALISIS PERILAKU PENYEBERANGAN PEJALAN KAKI TERHADAP KINERJA LALU LINTAS DI JALAN MANADO KOTA GORONTALO (STUDI KASUS : SISWA/SISWI SMK NEGERI 4 KOTA GORONTALO) Hidayat, Rahmat
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 6 No 2 (2018): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.356 KB)

Abstract

ABSTRAK Berjalan kaki adalah bagian dari pergerakan pelaku perjalanan dan merupakan sarana transportasi yang paling sederhana, tetapi berada pada posisi yang lemah dan rentan terhadap konflik atau kecelakaan saat mereka bercampur dengan moda transportasi yang lain. Kondisi ini tentunya menarik untuk dikaji bagaimana perilaku penyeberangan pejalan kaki yang menggunakan Zebra Cross dan tidak menggunakan Zebra Cross terhadap pengaruh kinerja arus lalu lintas serta pengaruh penyeberang pejalan kaki secara berramai-ramai atau perorangan terhadap Derajat kejenuhan (DS) pada ruas jalan Manado Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenid penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian dilakukan di ruas jalan Manado sebagai pusat pengamatan penyeberang ditujukan pada Siswa/siswi SMK Negeri 4 Kota Gorontalo dan menggunakan data Primer dan data Sekunder sebagai acuan pengaruh terhadap Kinerja Lau lintas. Hasil penelitian ini menunjukkan pada waktu pagi hari perilaku penyeberang Siswa/siswi SMK Negeri 4 Kota Gorontalo yang menyeberang melalui Zebra Cross lebih sedikit dibandingkan dengan penyeberanga di luar Zebra Cross.  Hal ini menunjukan bahwa fasilitas penyeberang Zebra Cross tidak efektif. Sedangkan pada waktu sore hari perilaku penyeberang yang menggunakan Zebra Cross lebih banyak dari pada diluar Zebra Cross. Hal ini menjukan bahwa fasilitas penyeberangan Zebra Cross lebih efektif. Pada puncak pagi rata-rata penyeberang jalan mampu menahan 1 kendaraan selama 1 detik, sedangkan pada puncak sore harii penyeberang jalan mampu menahan 1 kendaraan dengan tundaan selama 2 detik. Kata Kunci : Pejalan kaki, Perilaku, Penyeberangan, Kinerja Lalu lintas, SMK Negeri 4 Kota Gorontalo
KARAKTERSITIK HUNIAN MASYARAKAT PESISIR STUDI KASUS : PERMUKIMAN TEPI PANTAI DESA BOTUTONUO KABUPATEN BONE BOLANGO Soukotta, Dwars; Bagulu, Achmad
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol 6 No 2 (2018): RADIAL
Publisher : STITEK Bina Taruna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1272.435 KB)

Abstract

ABSTRAK Kawasan pantai merupakan daerah yang sangat menarik untuk ditata dan diolah menjadi suatu kawasan area terbuka (open space) atau dengan cara eksplorasi waterfront city, namun kenyataan yang terjadi justru kawasan pantai ini menjadi daya tarik tersendiri oleh para nelayan untuk mendirikan bangunan hunian / pemukiman dengan tujuan agar dekat dengan tempat mencari nafkah mereka. Bangunan yang terdapat pada area tepian pantai (pesisir) secara teori harus memiliki karakter tersendiri yang berbeda dengan karakter bangunan yang ada di daerah daratan. Perbedaan itu bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, baik faktor internal (menyangkut pola hidup/perilaku masyarakat, budaya dan sebagainya) maupun faktor eksternal (menyangkut iklim, lokasi dan sebagainya). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi jenis dan karakter bangunan yang ada di sepanjang pesisir Desa Botutonuo, mengkalsifikasikan ketersediaan sarana, prasarana lingkungan dan material bangunan dan Penataan pola Permukiman hunian masyarakat yang tersebar di pesisir Pantai Botutonuo. Lokasi penelitian dilakukan yakni di pesisir pantai Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Pusat penelitian ini berada di kawasan permukiman (hunian) masyarakat. Karaktersitik hunian pesisir diteliti berdasarkan fisik bangunan dan perilaku masyarakat pesisir terhadap penarapan pada pola bermukim, sedangkan hasil Pengukuran Panas lingkungan, kecepatan angin dan material serap panas pada bangunan diolah dengan menggunakan Microsoft Excell. Langkah selanjutnya melakukan sketsa ide (konsep) dalam bentuk desain pola permukiman (hunian) masyarakat pesisir pantai di Desa Botutonuo.   Kata Kunci : Waterfront city, Karakteristik hunian, Pola permukiman masyarakat pesisir

Page 1 of 15 | Total Record : 144