cover
Contact Name
Mohammad Syahidul Haq
Contact Email
mohammadhaq@unesa.ac.id
Phone
+6285649799995
Journal Mail Official
dinamikamp@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Fip Unesa Lidah Wetan
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP)
ISSN : -     EISSN : 25407880     DOI : 10.2674/jdmp.v4n1.p1-10
Core Subject : Education,
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) publishes articles of theoretical or practical interest to those engaged in Educational Management and Educational Organization.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
Iplementasi Sistem Manajemen Mutu Berdasarkan ISO 9001:2015 di Sekolah Dasar Katolik Santa Clara Surabaya Muryadi, Muryadi
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v3n1.p31-42

Abstract

Sekolah Dasar Katolik Santa Clara Surabaya telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015 dengan nomor 234872 yang mulai berlaku sejak 31 Mei 2017 sampai 12 Juli 2020. Sebelumnya Sekolah ini sudah menerapkan ISO 9001:2008. Maka dalam penerapan sistem manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015 ada beberapa perubahan mendasar yang harus dilakukan organisasi yang mengadopsinya agar memperoleh nilai tambah dalam pelayanannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi system manajemen mutu berdasarkan ISO 9001:2015 di SD Katolik Santa Clara Surabaya terutama penerapan tujuh prinsip manajemen mutu ISO 9001:2015: fokus pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan orang, pendekatan proses, peningkatan, pengambilan keputusan berbasi bukti dan manajemen hubungan serta faktor penghambat dan pendukung implementasi system manajemen mutu ISO 9001:2015 di SD Katolik Santa Clara Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif melalui tiga langkah yaitu: (1) kondensasi data, (2) penyajian data, (3) penarikan simpulan. Teknik keabsahan data menggunakan: (1) kredibilitas meliputi: (a) prolonged engagement, (b) persistant observation, (c) trianggulasi, (d) peer debrieffing, (e) referential adequancy checks, (f) member checks. (2) dependabilitas, (3) konfirmabilitas, (4) transferabilitas
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan Octavia, Lilis Suryani; Savira, Siti Ina
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v1n1.p7-14

Abstract

Kepemimpinan dalam pendidikan menjadi kunci dalam pelaksanaan pendidikan yang efektif. pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat oleh kepala sekolah akan mampu membawa sekolah kearah peningkatan kualitas dan pelayanan. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan Di SD Negeri Babatan I/456 Surabaya dan menelusuri tentang faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri Babatan I/456 Surabaya. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan penelitian studi kasus. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi terbuka nonpartisipan, wawancara semi terstruktur dan studi dokumentasi. teknik dalam keabsahan data menggunakan kredibiltas, transferbilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) gaya kepemimpinan kepala sekolah disimpulkan dari delapan aspek yang telah ditentukan oleh peneliti yaitu: (a) perilaku keseharian kepala sekolah menunjukkan sikap perhatian, terbuka, periang, tegas, bijaksana, disiplin dan komitmen serta memiliki emosi yang stabil; (b) pendelegasian tugas dilakukan dengan adil dan pemberian pengarahan; (c) pengambilan keputusan dilakukan dengan bersama/mufakat; (d) pengawasan yang dilakukan dengan memantau progress secara langsung; (e) pengembangan sekolah meliputi pengembangan sarana dan prasarana sekolah, ekstrakurikuler, pembelajaran dan guru dan tenaga kependidikan; (f) komunikasi yang terbuka dan dua arah dengan menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami; (g) motivasi dengan pemberian dorongan/semangat dan memenuhi kebutuhan seluruh personil sekolah dan (h) penghargaan berupa pujian dan ucapan terimakasih. Dalam memimpin kepala sekolah menggunakan gaya kepemimpinan kelompok. Sehingga dapat dipahami dalam upaya meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan kepala sekolah melakukan pemberdayaan guru dan tenaga kependidikan, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, pemberian motivasi dan pemberian penghargaan; (2) faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan kelompok adalah: (a) diri pemimpin memiliki kepribadian, pengalaman masa lalu, serta harapan yang tinggi kepada seluruh personil sekolah untuk mengembangkan sekolah; (b) ciri atasan yang mengedepankan proses pelaksanaan tugas; (c) ciri bawahan yang menunjukkan semangat dan kemauan untuk berubah; (d) persyaratan tugas dengan memberi pengarahan mengenai kejelasan tugas; (e) iklim organisasi dan kebijakan mampu membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Back Matter (Biography, Author Guideline) rifqi, ainur
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v2n2.p%p

Abstract

Pengembangan Buku Panduan Monitoring Penanaman Karakter di Pesantren Progresif Bumi Shalawat Sidoarjo Adawiyah, Robiatul
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v2n1.p20-28

Abstract

Penelitian pengembangan ini menghasilkan buku panduan monitoring penanaman karakter di pesantren progresif bumi shalawat sidoarjo. Tujuan buku panduan ini sebagai panduan bagi guru dan murobbi/murobbiah dalam memonitoring karakter santri.Buku panduan dikembangkan dengan teori Thiagrajan (1974) dengan melalui 4 tahap four-D yaitu (1) Define (pendefinisian) (2) Design (perancangan), (3) Develop (pengembangan), dan (4) Deseminate (penyebaran).Produk divalidasi oleh ahli bidang MSDM, bidang kepesantrenan serta validasi bidang Bahasa. Pada validasi putaran 1, difokuskan kepada isi dan tulisan buku sehingga validasi didasarkan pada masukan ahli (validasi secara deskriptif). Validasi pada putaran 2 difokuskan pada tingkat kemanfaatan, sistematika, tingkat kejelasan, tingkat keterbacaan, dan aspek kelayakan, petunjuk pemanfaatan buku, kerangka isi buku, uraian isi buku, tingkat ketepatan, dan tingkat kemutakhiran, tingkat kebakuan bahasa buku, dan aspek kebahasaan buku. Kelima ahli memberikan ketegori sangat tinggi untuk tingkat kemnfaatan, tingkat kejelasan, petunjuk pemanfaatan, uraian isi, tingkat ketepatan, tingkat kemutakhiran, dan aspek kebahasaan, kategori tinggi untuk sistematika, tingkat keterbacaan, kerangka isi, dan kebakuan Bahasa, serta kategori cukup untuk aspek kelayakan. Keywords: Buku Panduan, Monitoring, Penanaman Karakter, Santri, Pesantren.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI SISWA TK Bellina, Olivia
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v4n1.p60-64

Abstract

Research is based on existing problems in the classroom, in the form of inadequate students? social skills communication skills. The purpose of this study was to analyse the process of applying role playing methods to improve social skills and communication skills, analyse the development of social skills and communication skills after the application of role-playing methods, and describe constraints during the process of applying role methods. The research with subject of 15 children took place at Kindergarten A School X West Jakarta. The researcher carried put the research using the class action research (CAR) method through the application of role-playing method in three cycles. Data is collected through observation, field notes and documentation. The results of this study shows that the method of role-playing method of role-playing with the theme of hospital, restaurant, and traditional market can improve social skills and communication skills. The target of 80% that was set after the application of role-playing method was reached in the third cycle.
Sumber Daya Dalam Mengimplementasi Program Adiwiyara di SMK Negeri 1 Ngasem Umroh, Asifa; Endahsari, Seruni
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v3n1.p49-55

Abstract

Penyebab salah satu kerusakan lingkungan hidup terjadi karena ulah manusia yang kurang sadar akan pentingnya lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya memberikan penyadaran melalui penerapan pendidikan lingkungan hidup dalam bentuk Adiwiyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sumber daya dalam mengimplementasikan program Adiwiyata di SMK Negeri 1 Ngasem. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Ngasem, Kediri. Pengumpulan data yang digunakan  yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis yang digunakan yaitu kondensasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulas dan teman sejawat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kebijakan Adiwiyata di SMK Negeri 1 Ngasem  yaitu ?Jumat Bersih?, dimana setiap bulan pada minggu ke dua yaitu hari jumat, sebelum mulai kegiatan belajar mengajar semua warga sekolah melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah selama 45 menit. Selain itu ada juga kebijakan ?Bebas Polusi? yaitu setiap siswa tidak diperkenankan parkir di lingkungan sekolah baik kendaraan bermotor maupun sepeda, terkecuali parkir untuk Kepsek, Guru, karyawan dan juga untuk tamu yang berkunjung di SMK Negeri 1 Ngasem ada tempat parkir tersendiri di lingkungan sekolah. Dan Sumber daya yang mendukung implementasi program Adiwiyata di SMK Negeri 1 Ngasem terdapat 4 jenis sumber daya utama, yaitu meliputi pertama, sumber daya manusia. Dalam meningkatkan sumber daya manusia baik guru, staff, dan komponen yang ada di sekolah. Kedua, sumber daya finansial (dana atau aggaran). Dana atau anggaran yang digunakan untuk melaksanakan program Adiwiyata menggunakan dana dari kas sekolah. Ketiga, sumber daya fasilitas. Sejak sekolah ini didirikan dan diresmikan menjalankan program Adiwiyata, fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang terlaksananya program Adiwiyata. Misalnya dibentuknya ekstrakulikuler PLS, KIR, ruang Adiwiyata, dll. Keempat, sumber daya informasi. Sekolah ini dalam memberikan informasi tentang wawasan pendidikan lingkungan hidup dengan cara rapat guru, pengumuman saat upacara dan sosialisasi ke lingkungan masyarakat sekitar.
Iplementasi Kebijakan Kartu Indonesia Pintar Dalam Upaya Pemerataan Pendidikan di SD Negeri Badal II Tahun Ajaran 2016/2017 Budiarti, Desi Putri
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v2n1.p1-7

Abstract

Salah satu masalah yang paling penting untuk segera diselesaikan di Indonesia adalah masalah pendidikan, khususnya pada masalah pemerataan penddikan di Indonesia itu sendiri. Dengan demikian, upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan pendidikan di Indonesia salah satunya adalah melalui kebijakan kartu Indonesia pintar. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti implementasi kebijakan kartu Indonesia pintar dalam upaya pemerataan pendidikan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Objek penelitian ini adalah SD Negeri Badal II Badal-Ngadiluwih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam wawancara peneliti melibatkan kepala sekolah, seorang guru pengurus kebijakan kartu Indonesia pintar, peserta didik penerima kartu Indonesia pintar serta orang tua peserta didik penerima kartu Indonesia pintar.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitukondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakanuji kredibilitas (melalui triangulasi sumber dan teknik), uji transferability (melalui penyusunan hasil penelitian secara rinci, jelas, sistematis dan dapat dipercaya), uji dependability (melalui audit keseluruhan proses penelitian), dan uji confirmability (melalui publikasi hasil peneltian). Hasil dari penelitian menunjukkan implementasi kebijakan kartu Indonesia pintar melalui buku pedoman pelaksanaan kartu Indonesia pintar, maka dapat di ukur melalui lima aspek, yaitu sasaran, besaran dana, pemanfaatan dana, mekanisme pengambilan dana KIP serta tugas dan tanggung jawab sekolah. Adapun implementasi kebijakan kartu Indonesia pintar dalam upaya pemerataan pendidikan, maka dapat dilihat dari dua aspek penting dalam pemerataan pendidikan, yaitu equality dan equity. Selain itu, sosialisasi dari kebijakan kartu Indonesia pintar
Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Pelaksanaan Ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Bojonegoro Ismail, Hardiyanto
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v1n2.p100-106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Pelaksanaan Ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Bojonegoro yang membahas tentang : 1)Manajemen kurikulum di SMA Negeri 2 Bojonegoro; 2) Pengelolaan ekstrakurikuler dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 2 Bojonegoro; 3)Pelaksanaan ekstrakurikuler dalam implementasi manajemen kurikulum di SMA Negeri 2 Bojonegoro. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yaitu Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, dan Guru Pembina Ekstrakurikuler. Pengecekan keabsahan dengan cara trianggulasi. Hasil penelitian yaitu kurikulum yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Bojonegoro adalah kurikulum 2013. Penanggung jawab Pengelolaan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Bojonegoro adalah Kepala Sekolah. Dan pengordinir  kegiatan ekstrakurikuler yaitu Waka Kesiswaan. Di dalam pelaksanaan ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Bojonegoro terdapat enam belas kegiatan ekstrakurikuler. Pembiayaan ekstrakurikuler yaitu dana BOS dan dana rutin dari komite yang berasal dari SPP siswa. Pelaksanaan segala kegiatan telah mengacu dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) Kata Kunci    :          Manajemen Berbasis Sekolah, Manajemen kurikulum, Ekatrakurikuler.
Peningkatan Keterampilan Menyusun RPP Melalui Metode Bimbingan Kelompok Guru SDN Gedangan 3 Tahun 2018/2019 Murtadlo, Muhammad Ali
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v4n1.p11-16

Abstract

Kondisi riil menunjukkan semua guru SDN Gedangan 3 memiliki RPP hasil dowload dari internet tanpa revisi. RPP ini tidak tersusun secara lengkap dan sistematis, tidak digunakan, hanya melengkapi kewajiban administrasi. Solusi mengatasinya melalui Penelitian Tindakan Sekolah dengan judul ?Peningkatan Keterampilan Menyusun RPP melalui Metode Bimbingan Kelompok Guru SDN Gedangan 3 Tahun 2018/2019?. Dipilih bimbingan kelompok karena: 1) SDN Gedangan 3 memiliki sarana yang terbatas, dan 2) terdapat perbedaan kemampuan individu guru dalam minat belajar. Tujuan penelitiannya mengacu pada rumusan masalah, untuk 1) meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun RPP, dan 2) mendapatkan informasi pelaksanaan metode bimbingan kelompok yang dapat meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun RPP sesuai Standar Proses. Penelitian ini diadakan dalam dua siklus. Instrument pengumpulan data menggunakan tes tulis, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasilnya adalah: 1) Nilai RPP yang disusun oleh guru mengalami peningkatan. Nilai rata-rata RPP pra siklus 60,37%, meningakat secara berturut-turut pada siklus I dan II yakni 67,75% dan 98,5%. 2) Setelah mengikuti bimbingan kelompok, seluruh guru telah memiliki keterampilan yang tinggi dalam penyusunan RPP. Nilai RPP guru-guru SDN Gedangan 3 pada siklus II sudah sangat baik, seluruhnya memperoleh minimal 92%, bahkan sebanyak 6 orang (75%) mencapai nilai 100%, melampaui indikator keberhasilan sebesar 89% sehingga dinyatakan tuntas. Adapun nilai rata-rata keberhasilan mereka pada siklus II adalah 98%. Hal ini membuktikan bahwa bimbingan kelompok yang dilakukan dapat meningkatkan keterampilan guru SDN Gedangan 3 dalam penyusunan RPP
Manajemen Kurikulum Berbasis Industri Kreatif Pada Kompetensi Keahlian Kriya Kreatif Logam dan Perhiasan SMKN 12 Surabaya Vaporizki, Sari
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v3n2.p62-71

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah pengangguran yang masih didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK, pemerintah melakukan revitalisasi pada komponen-komponen yang ada salah satunya kurikulum berbasis industri kreatif yakni kurikulum yang diselaraskan dengan kebutuhan industri. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan menelaah serta menganalisis perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan kurikulum berbasis industri kreatif dilakukan melalui rapat koordinasi dengan melibatkan pihak industri melalui kegiatan link and match dan rapat sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada semua pihak; 2) Pelaksanaan kurikulum berbasis industri kreatif melalui pembelajaran yang berbasis kreativitas yang dilaksanakan dikelas (bengkel) dan juga diluar kelas (Prakerin). Untuk mewujudkan pelaksanaan pembelajaran yang kreatif ini maka dibutuhkan kesiapan guru dalam mengajar dengan peningkatan kompetensi guru melalui magang guru, expert dengan perusahaan serta guru melakukan percobaan terlebih dahulu sebelum menyampaikan bahan ajar kepada peserta didik. 3) Evaluasi kurikulum berbasis industri kreatif ini disetiap pembelajaran terdapat assesment dari guru terkait ketercapaian peserta didik, evaluasi di semester 1 dan 2 melalui ujian-ujian baik berupa tes lisan, tes tertulis maupun unjuk kerja dan evaluasi yang melibatkan pihak eksternal yakni industri terkait melalui Ujian Kompetensi Keahlian (UKK).