cover
Contact Name
Setiangga Fachrurrozi
Contact Email
setiangga.f@gmail.com
Phone
+6289667660998
Journal Mail Official
jurnalmaritim@stimart-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 180 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : http://dx.doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman baik itu ilmu kenautikaan, Teknika maupun bidang maritim lainnya. Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 105 Documents
TINGGINYA BIAYA LOGISTIK DI PELABUHAN : DAPATKAH DIMINIMALISIR ? nuryanto, nuryanto
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XI, NO 2 MARET 2013
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v0i0.3

Abstract

Transportasi laut mempunyai peran penting dalam menekan biaya logistik perusahaan, sehingga? apabila efisiensi kapal sebagai andalan pengangkutan melalui laut baik, maka akan dapat menekan logistic cost perusahaan. Tingginya biaya logistik, disebabkan oleh tiga faktor, yaitu : muatan, kapal dan pelabuhan, terutama pembangunan infrastruktur pelabuhan, mengingat sumber inefisiensi saat ini ada di pelabuhan.? Untuk mengetahui seberapa jauh sektor logistik suatu negara dapat mendukung daya saing negara tersebut dapat dilihat dari kinerja sektor logistik yang biasa disebut sebagai Logistics Performance Index (LPI), yang berdasarkan data Bank Dunia pada tahun 2012, LPI Indonesia menempati posisi ke-59 dari 155 negara yang disurvei. masih tergolong rendah jika dibandingkan Malaysia yang berada di posisi 29. Sementara, biaya logistik di Indonesia berada pada kisaran 25 persen hingga 30 persen, dibanding biaya logistik di Jepang yang hanya 5%, Singapura 6%, Filipina 7%, dan Malaysia 8%. Untuk itu Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan kebijakan yang disebut sebagai Cetak Biru (Blue Print) Penataan dan Pengembangan Sektor Logistik Nasional, dalam rangka meningkatkan daya saing dunia usaha nasional di pasar global, guna menyongsong implementasi Masyarakat Ekonomi Asean tahun 2015.??Kata kunci :?? Logistic Performance Indeks, Blue print, penekanan biaya logistik, kinerja pelabuhan meningkat.
ANALISIS KINERJA SDM, FASILITAS DAN PELAYANAN TERHADAP PENGGUNA JASA TERMINAL PETI KEMAS SEMARANG (TPKS) PELABUHAN TANJUNG MAS SEMARANG Sutini, Sutini
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XIII, NO 2 MARET 2015
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.28

Abstract

Pada pengujian validitas (keabsahan) dan relibilitas terhadap data-data hasil, penelitian didapat hasilpada variable Tingkat kinerja SDM (X1),Fasilitasa (X2) dan pelayanan (X3) serta variable kepuasan penggunajasa (Y)didapatkan angka r hitung > r table.Hal ini dapat diartikan bahwa item-item pertanyaan padaketiga variable bebas yang diteliti memenuhi syarat untuk diadakan suatu penelitian.Sedangkan angkareliabilitas pada masing-masing variable diperoleh angka > 0,6 sehingga dikatakan reliable.Oleh karena ituketiga variable bebas ( Tingkat KinerjaSDM,fasilitas dan pelayanan) serta variable terikatnya (kepuasan penggunajasa) layak digunakan untuk menguji hipotesis selanjutnya (uji t dan uji f )?In testing the validity (validity) and reliability of the data of the results, the research results obtained inthe variable rate HR performance (X1), Fasilitasa (X2) and services (X3) and variable user satisfaction services(Y) obtained figures count r> r table .This means that the items in question three independent variables studiedeligible for penelitian.Sedangkan held a number of reliability for each variable obtained figures> 0.6 so that saidthird reliable.Oleh therefore independent variable (Level KinerjaSDM , facilities and services) as well as thedependent variable (the service user satisfaction) should be used to test the hypothesis further (t test and f )
PERMASALAHAN PESISIR DAN SUMBER DAYA LAUT MANAJEMEN DI INDONESIA Samekto, PM Ananda
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XV, No 2 MARET 2016
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.91

Abstract

Ini adalah fakta yang diketahui bahwa bagian dari ekosistem laut pesisir seperti muara, bakau, tempat tidur rumput laut, dan terumbu karang, sangat produktif. Produksi primer mungkin pergi ke 10.000 g C / m2 / tahun dalam sistem ini. Hal ini sangat tinggi dibandingkan dengan produksi primer di laut terbuka yang hanya 50-100 g C / m2 / tahun. Akibatnya laju produksi sekunder, seperti ikan, dan fauna laut lainnya, yang hidup dalam sistem ini, juga tinggi. kegiatan antropogenik dilakukan dalam rangka untuk menggunakan sumber daya di wilayah pesisir, seperti praktek destructive fishing, penambangan karang, pemotongan mangrove, dapat mempengaruhi ikan (termasuk fauna laut lainnya) produksi.Mengingat sifat destruktif dari beberapa aktivitas manusia di daerah pesisir, pemerintah Indonesia telah menetapkan beberapa hukum dan peraturan untuk perlindungan lingkungan laut. Ini termasuk pembentukan 37 kawasan konservasi laut yang mencakup area seluas sekitar 2.800.000 Ha. Diharapkan daerah-daerah tersebut akan diperluas ke 30.000.000 Ha pada tahun 2000, tetapi tidak ada jaminan apakah ekspansi ini dapat dicapai atau tidak. Sementara itu strategi untuk mencari alternatif untuk praktek yang merusak di ekosistem pesisir dan laut sedang dipersiapkan.?Kata kunci: Manajemen Sumber Daya Kelautan Pesisir?
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN PESISIR PANTAI UTARA JAWA TENGAH MELALUI KOPERASI NELAYAN DAN E-COMMERCE -, Nuryanto; -, Haryono
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII, NOMOR 1, SEPTEMBER 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.588 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i1.157

Abstract

The fisherman communities are still living within its limitations. The social limitations experienced by fishermen did not materialize in the form of alienation, but more manifested in the inability of fisherman communities to take part in the economic market activities. In general, the implementation of e-commerce in business can improve the quality of the product / service and lower the production cost which will eventually decrease the selling price (e-commerce or e- usiness), Besides, low socio-economic level is a common feature of fisherman's life wherever located. Their level of living is commensurate with that of small farmers, even when compared with other farmers in the agricultural sector, fishermen groups (especially fisherman workers and small fishermen or traditional fishermen) can be classified as poor social layers. This paper discusses, what efforts are made to empower fishermen. The answer is only two, that are: by establishing Fisherman Cooperative, because Poverty eradication of fishermen can be done with development of Fisherman cooperative, beside that also by doing marketing ecommerce because with marketing through ecommerce make business (Fisherman Cooperative) can directly communicate with buyers, so they can gain more profit.Keywords : Empowering Fishermen, Cooperatives,E-Commerce Masyarakat nelayan masih hidup dalam keterbatasan. Keterbatasan sosial yang dialami oleh nelayan memang tidak terwujud dalam bentuk keterasingan, tetapi lebih terwujud pada ketidakmampuan masyarakat nelayan dalam mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi pasar secara menguntungkan. Secara umum, implementasi e-commerce dalam bisnis dapat meningkatkan kualitas dari produk/service serta menurunkan biaya produksi yang akhirnya akan menurunkan harga penjualan (ecommerce atau e-bisnis), Disamping itu tingkat sosial-ekonomi yang rendah merupakan ciri umum kehidupan nelayan dimanapun berada. Tingkat kehidupan mereka setaraf dengan petani kecil, bahkan jika dibandingkan secra seksama dengan kelompok masyarakat lain di sektor pertanian, kelompok nelayan (khususnya nelayan buruh dan nelayan kecil atau nelayan tradisional) dapat digolongkan sebagai lapisan social yang miskin. Tulisan ini membahas, upaya apa dilakukan untuk pemberdayaan nelayan. Jawabannya hanya ada dua, yaitu : dengan mendirikan Koperasi Nelayan, karena Pengentasan kemiskinan nelayan dapat dilakukan dengan pengembangan Koperasi Nelayan, disamping itu juga dengan melakukan pemasaran secara?e-commerce? karena dengan pemasaran melalui e-commerce membuat pelaku bisnis (Koperasi Nelayan) dapat langsung berkomunikasi dengan pembelinya, sehingga mereka dapat memproleh keuntungan yang lebih.Kata kunci : Pemberdayaan Nelayan, Koperasi, E-Commerce?
THE EFFECTIVENESS OF MOVIE MAKING ACTIVITIES TO IMPROVE STUDENTS’ LEARNING MOTIVATION AND SPEAKING SKILL (An Experiment Research Third Semester of Port and Shipping Management Students Of STIMART “AMNI” Semarang in the Academic Year of 2016/2017) Oktavia, Ariana
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII NOMOR 2, MARET 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.714 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.179

Abstract

The purpose of this study was to find out on the effectiveness of movie making activities to improve students? learning motivation and speaking skills of the third semester of Port and Shipping management students of STIMART ?AMNI? Semarang in the academic year of 2016/2017. This research was an experimental research design which involved two groups. They were control group and experimental group. The subject of this research was Class A and B of the third semester of Port and Shipping Management of STIMART ?AMNI? Semarang in the academic year of 2016/2017. Each class was consists of 30 students. Class A was experiment group and class B was the control group. At the beginning of this research, both groups were given pretest. Then, the experimental group was given treatment of movie making activities which was done for five times. The control group was not getting any treatment. Next, both groups were given posttest.The result of this research was based on the result of both groups pretest and posttest. The control group pretest result was 60, 6 and the posttest result was 77,2 while the experimental group pretest result was 67,4 and the posttest result was 83,4 so, it could be concluded that movie making activities was 83,4% effective to improve and increase students? learning motivation and speaking skills of Port and Shipping management students of STIMART ?AMNI ? Semarang in the academic year of 2016/2017.Keywords : Movie making activities, Speaking, Motivation.?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan kegiatan pembuatan film untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan ketrampilan berbicara taruna semester tiga jurusan Ketatalaksanaan pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan STIMART ? AMNI ? Semarang tahun akademik 2016/2017.? Penelitian ini adalah penelitian experimental yang melibatkan 2 grup. 1 grup sebagai control grup dan 1 grup sebagai experimental grup. Subjek dari penelitian ini adalah taruna kelas A dan B mempunyai jumlah taruna sebanyak 30 taruna . Kelas A sebagai eksperiment grup dan kelas B sebagai kontrol grup. Pada awal pelaksanaan penelitian , kedua grup diberikan pretest . Kemudian , kelas yang merupakan eksperimental grup diberikan perlakuan menggunakan kegiatan pembuatan film. Perlakuan ini dilakukan lima kali . Bagi control grup tidak diberikan perlakuan sama sekali. Selanjutnya, kedua grup diberikan posttest. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil dari pretest dan posttest dari kedua grup. Hasil pretest dari control grup 60,6 dan posttestnya 77,2 sedangkan hasil pretest eksperimental group 67,4 dan posttestnya 83,4 jadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembuatan film 83,4% efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan ketrampilan berbicara taruna semester tiga jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan STIMART ? AMNI ?Semarang tahun akademik 2016/2017.Kata kunci : Kegiatan pembuatan Film, Berbicara, Motivasi
PERAN NAHKODA DALAM MENINGKATKAN KINERJA ABK DIATAS KAPAL Guritno, Suryo
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 19,NOMOR 2, MARET 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.739 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v19i2.205

Abstract

A leadership characteristic is a valuable quality in a leader, where this leader attitude can be seen as an example by the leader?s friends and colleagues. So, it is important to understand and learn someone?s leadership. On the contrary, it is also important for a leader to analyse his/her leadership for his/her own good. The ability to lead or leadership is based on someone?s behaviour, personality, capability, effort and also that person?s willingness to improve himself/herself. Leadership is science which its implementation should be determine based on the situation, environment and most importantly is the co-worker/colleagues. The most suitable leadership on board of a ship is an authoritarian but democratic leadership. It means all the instruction should be follow by all crews ship from Master to Ratings.Keywords: Master, Roles, Performance, Crews ship?Sifat kepemimpinan merupakan kwalitas pribadi seseorang yang amat berharga bagi seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya dan merupakan sikap dan tingkah laku yang dapat dilihat dan dicontoh oleh Iingkungannya. Oleh karena itu sifat-sifat kepemimpinan dapat dipelajari dengan menjalani dan memahami sifat-sifat kepemimpinan seseorang. Pemimpin dapat menganalisa dirinya guna kepentingannya. Kemampuan memimpin atau kepemimpinan yang sangat bergantung pada kualitas jiwa dan sifat seseorang akan berhasil menjalankan kepemimpinannya tergantung kemampuan, usaha dan kegiatan orang itu sendiri dalam mengembangkan serta meningkatkan kualitas pribadinya (self improvement). Kepemimpinan sebagai ilmu didalam pelaksanaannya harus disesuaikan dengan keadaan dan lingkungan serta anggota bawahan yang dihadapi untuk tipe kepemimpinan atas kapal saat dilaut yang cocok dipakai dan dianut yaitu tipe kepemimpinan otoriter dan demokrasi, maksudnya adalah tipe ini melakukan pimpinan pekerjaan atau kehendak yang diinginkan bersama dengan bawahannya.Kata kunci : Kinerja ABK, Nahkoda, Kinerja
PENGARUH PELAYANAN, TARIF BONGKAR /MUAT DAN FASILITAS PENUMPUKAN BARANG TERHADAP MINAT PENGGUNA JASA PT. (PERSERO) PELINDO III CABANG TANJUNG EMAS SEMARANG Saprianto, Ernawati, Hendra Saprianto, Sri Ernawati
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XII, NO 1 SEPTEMBER 2013
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v0i0.14

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel-variabel yang dapat mempengaruhi minat pengguna jasa PBM PT (Persero) Pelabuhan Indonesia? III Cabang Tanjung Emas Semarang. Populasi terdiri dari ?Perusahaan Bongkar / Muat berjumlah 29 Perusahaan yang masih aktif tahun 2013, dengan menggunakan metode sampling? jenuh atau sensus, yaitu bila semua anggota populasi di gunakan sebagai sampel ??Dari analisa data yang diperoleh, ?mengidentifikasikan bahwa, fasilitas penumpukan memiliki pengaruh terhadap pengguna jasa PBM PT (Persero) Pelabuhan Indonesia? III Cabang Tanjung Emas Semarang, terbukti dengan angka t hitung yang lebih besar dibandingkan t tabel dengan keofisien regresi fasilitas penumpukan sebesar 0.376 yang bertanda positif. Disamping itu pelayanan juga diperoleh hasil adanya pengaruh positif dan signifikan? terhadap minat untuk menggunakan jasa PBM PT.(Persero) Pelindo III Cabang Tanjung Emas Semarang. Hal ini dibuktikan dengan melihat angka t hitung yang lebih besar dibandingkan t tabel? dengan koefisien regresi pelayanan sebesar 0.137 juga bertanda? positif. Hal ini berarti semakin baik fasilitas penumpukan dan pelayanan yang diberikan pihak PBM PT.(Persero) Pelindo III Cabang Tanjung Emas Semarang kepada para pengguna jasa, maka akan semakin meningkatkan minat untuk menggunakan jasa pada PBM PT.(Persero) Pelindo III Cabang Tanjung Emas Semarang. ?Satu-satunya variable yang tidak mempunyai pengaruh yaitu Tarif Bongkar/ Muat.?? ?Kata kunci :? Fasilitas penumpukan, pelayanan, minat pengguna jasa.
KINERJA BERKELANJUTAN DI TRANSPORTASI LAUT -, Suwarno
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XIV, NO 1 SEPTEMBER 2015
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33556/jstm.v14i1.51

Abstract

Pengukuran kinerja merupakan hal terpenting dalam praktik bisnis karena membantu manajer untuk mengevaluasi pencapaian tujuan bisnis yang mendasar dan menetapkan ruang lingkup dan arah kemungkinan tindakan perbaikan. Karena pengukuran kinerja di atas organisasi telah menerima perhatian luas dalam literatur. Kinerja mencerminkan hasil dari pelaksanaan setiap tugas strategis dan apakah hasil tersebut dianggap berhasil atau gagal.Apa yang sangat penting tentu saja adalah untuk dapat mempertahankan kinerja dan mencapai tujuan kinerja dari waktu ke waktu. Pengukuran kinerja dari waktu ke waktu bersama dengan penilaian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja (faktor lingkungan internal dan eksternal) akan memberikan bukti strategi keberlanjutan dan pendekatan yang diadopsi oleh manajemen. Tujuan dari setiap bisnis adalah tidak hanya untuk mencapai tujuan kinerja yang telah ditetapkan tetapi pencapaiannya secara berkelanjutan. Tujuan dari makalah ini adalah untuk memberikan review studi pengukuran kinerja di industri maritim dan kemudian menggunakan sektor yang dipilih dari ukuran kinerja kunci untuk menilai kinerja dan keberlanjutannya di tiga sektor utama dari industri pelayaran, yaitu. kontainer, curah kering dan sektor pengapalan tanker.Kata kunci: kinerja berkelanjutan, industri maritim, industri perkapalan, pengangkut.The measurement of performance is the cornerstone of business practice because it assists managers to evaluate the achievement of fundamental business goals and sets the scope and direction of possible improvement actions. Because of the above performance measurement of organizations has received extensive attention in the literature. Performance reflects the outcome of the implementation of any strategic task and whether such outcome is deemed to be successful or disastrous. What is very important of course is to be able to sustain performance and achieve performance goals over time. The measurement of performance over time together with an assessment of the factors that influence performance (internal and external environmental factors) will provide evidence of the sustainability of strategies and approaches adopted by management. The goal of any business is not merely to achieve the performance goals which have been set but achieving them in a sustainable manner.?The aim of this paper is to provide a review of performance measurement studies in the maritime industry and then to use a selected number of key performance measures to assess performance and its sustainability across the three key sectors of the shipping industry, viz. container, dry bulk and tanker shipping sectors.Key words: sustainable performance, maritime industry, shipping industry, transportationt.
EFEKTIVITAS SISTEM DELEGASI GAJI AWAK KAPAL Rosita, Niken Devi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVI, NOMOR 2, MARET 2017
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.06 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.150

Abstract

Delegation of salary is the act of rights transfer against a person or a party designated by the sea agreement letter signed by crew and ship owners. This system prevents the action of hedonist behavior by crew?s ship. Salary that delegated organized 50-60% of the total crew?s salaries but that not including incentives. Ship Incentive received by crew?s ship on board directly. From the results of questionnaire toward 58 respondents who comprise the crew of PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk concluded that the crew felt helped by the existence of a salary delegation system and the delegation of salary in the company has been running well and effectively.Keywords : The System Delegates , Salary Crew , EvektifitasDelegasi gaji merupakan tindakan pengalihan atas sejumlah hak terhadap seseorang atau pihak yang ditunjuk berdasarkan perjanjian kerja laut yang ditandatangani awak kapal dan pemilik kapal. Sistem ini mencegah tindakan pemborosan awak kapal dalam penggunaan gaji. Gaji yang didelegasikan bekisar 50-60% dari total gaji awak kapal tidak termasuk insentif kapal. Insentif yang merupakan bonus tambahan bagi awak kapal diterima langsung diatas kapal. Dari hasil kuesioner terhadap 58 responden yang terdiri dari awak kapal PT. Arpeni Pratama Ocean Line, Tbk disimpulkan bahwa awak kapal merasa terbantu dengan adanya sistem delegasi gaji serta sistem delegasi gaji di perusahaan tersebut telah berjalan lancar dan efektif.Kata kunci : Sistem delegasi, Gaji awak kapal, Evektifitas
PENGARUH RELIABILITY DAN TANGIBLE TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA JASA KAPAL DI PELABUHAN TANJUNG MAS SEMARANG Kurniawati, Andi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME XVII NOMOR 2, MARET 2018
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.939 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v0i2.174

Abstract

The purpose of this research was to analyze the influence of reliability and tangible to the customers? satisfaction on the ship?s service quality at Tanjung Emas Port of Semarang. This was a qualitative research used questionnaires. There were 100 respondents for population sample from all ship?s customers at Tanjung Emas Port of Semarang. The data sampling technic used was purposive sampling which used F test, T test and determination coefficient (R2) test. The result of this research showed that the significant level of the influence of reliability & tangible to the customers? satisfaction on the ship?s service quality at Tanjung Emas Port of Semarang was 5%.Keywords : Reliability, Tangible, Customers? Satisfaction?Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh reliabitlity dan tangibles terhadap kepuasan pengguna jasa kapal di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan data kuesioner yang diisi oleh sampel sebanyak 100 sampel dari seluruh jumlah pengguna jasa kapal di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. Teknik pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling, dengan pengujian melalui Uji f, Uji t dan Uji Koefisiensi Determinasi (R2 ).? Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial maupun simultan? reliability dan tangibles terhadap kepuasan pengguna jasa kapal di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dengan level of significant 5%.Kata kunci : ?Reliability, Tangibles, Kepuasan Pengguna

Page 1 of 11 | Total Record : 105