cover
Contact Name
Setiangga Fachrurrozi
Contact Email
setiangga.f@gmail.com
Phone
+6289667660998
Journal Mail Official
jurnalmaritim@stimart-amni.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 180 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
ISSN : 14126826     EISSN : 26232030     DOI : http://dx.doi.org/10.33556/jstm
Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM berisi tulisan ilmiah di bidang Kemaritiman baik itu ilmu kenautikaan, Teknika maupun bidang maritim lainnya. Jurnal Sains dan Teknologi MARITIM juga membahas mengenai bidang Transportasi baik itu transportasi darat, laut maupun udara yang kesemuanya merupakan hasil penelitian maupun kajian pustaka.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019" : 9 Documents clear
PERAN KEMARITIMAN INDONESIA DI MATA DUNIA Ismail, Harries Arizonia; Kartika, Erawati
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.418 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.222

Abstract

The purpose of choosing this study is to examine Indonesia's vision as a world maritime axis. This vision is very important because it is nominated by President Joko Widodo in the speech on the official opening of the 2018 Our Ocean Conference (OCC) event in Nusa Dua, Bali, Monday (10/29/2018). This vision is becoming more important since Indonesia still encountered by maritime problems, such as security and financial issues, which are suspected to be attaching that vision. This study is using heuristic and eclectic methods. This is a descriptive qualitative philosophical study that will be centered on the President's speech and the reporting of national newspapers on maritime issues, which have the opportunity to raise nation and state ethical issues. Realizing that Indonesia's vision as a global maritime axis must be coming true in order to format Indonesian roles on maritime subject in the eye of the world.Keywords : Maritime; Indonesia world maritime axis,? Our Ocean Conference heuristic, Eeclectic, Philosophical study? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ??Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji visi Indonesia sebagai poros maritim dunia. Visi ini begitu penting karena dipidatokan oleh bapak Presiden Joko Widodo dalam rangka pembukaan resmi ajang Our Ocean Conference (OCC) 2018 di Nusa Dua, Bali, Senin (29/10/2018). ?Visi ini semakin penting ketika masih banyak dijumpai problem kelautan kita, seperti masalah keamanan dan perekonomian yang ditengarai akan melemahkan visi tersebut. Melalui metode heuristis dan eklektik, kajian filosofis berjenis deskriptif kualitatif ini akan berpusat pada pidato Presiden dan pemberitaan surat kabar nasional tentang problem kemaritiman, yang berpeluang memunculkan problem etis berbangsa dan bernegara. Hasilnya, visi Indonesia sebagai poros maritim dunia harus tetap diwujudkan demi terwujudnya peran kemaritiman Indonesia di mata dunia.Kata kunci :? ? ?Kemaritiman, Indonesia poros maritim dunia, Our Ocean Conference, Heuristis, Eklektik, Kajian filosofis
PERAN TANGGUNG JAWAB NAKHODA DAN SYAHBANDAR TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN MELALUI PEMANFAATAN SARANA BANTU NAVIGASI DI PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Santosa, Agus; Sinaga, Erwin Alexander
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.785 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.215

Abstract

This research was conducted at the Port of Tanjung Emas Semarang. it is also? as the sample. Data collection is done through Observation, Library Studies, Interviews, Documentation and Questionnaires. The analysis technique used is Multiple Linear Regression with the help of the SPSS program. The results of multiple linear regression showed that the Master Responsibility variable (X1) has a t count of 2.794 and t table of 1.98498 then, H, is rejected and Ha is accepted. The variable role of Port Authority (X2) has a t count of 3.682 and t table of 1.98498. So, Ho is rejected and Ha is accepted. The Navigation Aids (X3) has a t count of 4.335 and t table of 1.98498, Ho is rejected and Ha is accepted. Thus the results of the study indicate that the skipper's responsibility variable, Port Authority?s role, the use of navigation aids have a positive and significant effect on shipping safety at the Tanjung Emas Port of Semarang.Keywords: Safety of Shipping, Helmsman, Navigation Aid FacilityPenelitian ini dilakukan pada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui metode Observasi, Studi Pustaka, Wawancara, Dokumentasi dan Kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil regresi linier berganda menunjukkn bahwa variabel Tanggung Jawab Nakhoda (X1) mempunyai t hitung sebesar 2,794 dan t tabel sebesar 1,98498 maka, H, ditolak dan Ha diterima. Variabel Peran Syahbandar (X2) mempunyai thitung sebesar 3,682 dan ttabel sebesar 1,98498 maka, Ho ditolak dan Ha diterima. Variabel Sarana Bantu Navigasi (X3) mempunyai thitung sebesar 4,335 dan ttabel sebesar 1,98498 maka, Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Tanggung Jawab Nakhoda, Peran Syahbandar, Pemanfaatan Sarana Bantu Navigasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keselamatan Pelayaran pada Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.Kata kunci : Keselamatan Pelayaran, Nakhoda, Sarana Bantu Navigasi
TETESAN KRISTALISASI NILAI-NILAI PANCASILA PADA TARUNA/I STIMART ”AMNI” SEMARANG SEBAGAI GENERASI MUDA DI ERA MILLENNIAL Harcici, Harcici
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.314 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.223

Abstract

Today?s Indonesian youth consider Pancasila a history and a foundation. It effect to the reducing sense of nationalism in their souls, moreover with the lack of effectiveness in learning and understanding the values of Pancasila. Young Generation is a translation of young generation instead old age. Youth means the population of teenagers or young people who are still developing. Generation Z are those who are born after the internet era- generations who enjoyed the technology after the birth of the internet. This generation can be said as people who have grown up or have jobs and other things that can affect the economy, politics and social life in the world today. Generation Z as stated by Aulia Adam, 28 April 2017, in this world, there has never been a generation that was born familiar with technology. This is the cause of the rapid influence of today?s? technological globalization, So, as the solution is through cooperation between government, parents and educational institutions to continue to oversee the actions and behavior of the younger generation accompanied by providing understanding and directing to the values of Pancasila. The writing method in this study is literature method.Keywords : Young generation, Deviations of the Pancasila values, the fading of the Pancasila, gadgets, the Millennial Era.Saat sekarang ini pemuda bangsa Indonesia menganggap Pancasila sebuah sejarah dan Dasar negaranya sehingga menurunkan rasa nasionalisme dalam jiwanya, ditambah lagi dengan kurangnya efektifitas dalam pembelajaran dan pemahaman akan nilai-nilai Pancasila. Generasi Muda adalah terjemahan dari young generation lawan dari old age. Youth mengandung arti populasi remaja atau anak muda atau pemuda yang sedang membentuk dirinya. Genersi Z adalah mereka yang lahir setelah generasi internet ? generasi yang sudah menikmati keajiban teknologi usai kelahiran internet. Generasi ini dapat dikatakan sebagai orang yang sudah beranjak dewasa atau sudah punya pekerjaan dan hal-hal lain yang bisa mempengaruhi ekonomi, politik dan kehidupan sosial dunia kini. Generasi Z dikatakan oleh Aulia? Adam, 28 April 2017. didunia belum pernah ada generasi yang sejak lahir sudah akrab dengan teknologi. Ini merupakan penyebab dari pengaruh derasnya globalisasi teknologi saat ini sehingga solusi yang dapat kita lakukan yaitu dengan adanya kerja sama antara pemerintah, orangtua dan lembaga pendidikan untuk terus mengawasi tindakan dan perilaku generasi muda yang diiringi dengan memberikan pemahaman dan pengarahan akan nilai-nilai Pancasila. Generasi-generasi baru inilah yang dapat menyebabkan adanya penyimpangan nilai-nilai Panacasila dan sekaligus lunturnya kristalisasi Pancasila. Pada penulisan ini, metode penulisan yang digunakan adalah metode studi literatur.Kata kunci : Generasi muda, Penyimpangan nilai-nilai Pancasila, Lunturnya Pancasila, gadget, Era Millennial.
MODIFIKASI SISTEM PERMESINAN DAN GENERAL ARRANGEMENT KAPAL NAVIGASI BIMA SAKTI MENJADI KAPAL LATIH Ridwan, Mochamad Ely
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.344 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.216

Abstract

A training ship is a ship that is used as a training ship to train cadets to become sailors. It is used in order to meet today?s sailors need. There are various types of ships but Bima Sakti is a former navigational ship that approaches the needs as a training ship.? Bima Sakti is a grant from the navigation service. One important factor that inhibits the selection of the ships is the availability of accommodation and training centers for cadets. The method used in this research is by conducting research on Bima Sakti training ship which is a transition from a navigation ship. However, there are several parts of the navigation vessel that are not in accordance with the purpose of the training ship. The purpose of this research is to modify the general arrangement for residential and learning units/modifications to the layout of the engine room to get wider space. Recalculate the changing systems, calculate load factors and ship load balance generators with a change in function the ship by going through direct research on environmental conditions and operational equipment of the ship, a new composition is obtained regarding the accommodation of ship crews with equipment suitable for training ship. Keywords : Modification, Accommodation, Load factor and Load ballanceKapal latih merupakan kapal yang digunakan sebagai kapalbuntuk melatih calon pelaut agar menjadi pelaut seesuai dengan kebutuhan zaman. Ada berbagai type kapal saat ini tetapi disini kapal yang digunakan adalah bekas kapal navigasi yang mendekati kebutuhan sebagai kapal latih yang merupakan hibah dari dinas navigasi. Salah satu faktor penting yang menghambat dalam pemilihan jenis kapal adalah ketersediaanya ruangan untuk akomodasi dan tempat latihan taruna sebagai calon anak buah kapal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengadakan penelitian secara langsung dilapangan terhadap kapal latih Bima Sakti yang merupakan peralihan dari kapal navigasi, yang mana ada beberapa bagian dari kapal navigasi tersebut yang kurang sesuai dengan peruntukan kapal latih. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk modifikasi general arrangemen untuk tempat hunian dan pembelajaran Taruna Meredisign/ modifikasi engine room arrangemen layout untuk mendapatkan space yang lebih luas Menghitung ulang sistem-sistem yang berubah, perhitungan load faktor serta load ballance generator kapal kapal dengan adanya perubahan fungsi kapal tersebut. Dengan melalui penelitian secara langsung terhadap kondisi lingkungan dan peralatan-peralatan operasional kapal maka diperoleh suatu komposisi baru mengenai akomodasi anak buah kapal dengan peralatan yang sesuai untuk kapal latih.Kata kunci : Modifikasi, Akomodasi, Faktor beban, Keseimbangan beban
KINERJA PELAYANAN JALAN PADA DISTRIBUSI ANGKUTAN BARANG DI KOTA PADANG Hendrialdi, Hendrialdi
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.669 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.217

Abstract

The distribution of freight transport in Padang City is carried out by using light truck, truck and heavy truck. They operate at peak hours in morning and daylight. ?The purposes of this research are to find out the distribution pattern of freight transport, road pattern performance, and the effect of freight transport on road performance. This research is assisted by Teacher Friendly Transportation Program (TFTP) to figure out the traffic flow, to evaluate traffic characteristics, and to analyze the alternative solution. This research is conducted by interviewing private companies which registered in Transportation Department to find out the distribution pattern of freight transport, and also by traffic volume survey on some roads to find out the characteristics and the composition of the traffic in Padang City. The analysis results showed performance was 298 km of the length of road networking. The average capacity was 1258 vehicles-km with 1304 vehicles-km of networking performance and the total density in system was 2%. The combination of the both of the result has been performed 148.889 vehicles-km of the networking performance and 41% of traffic density. The solution to reduce the traffic load of networking performance has been conducted by creating the bypass of freight transportation that the output of traffic load in TFTP has been resulted 1013 vehicles-km of networking performance. The combination of traffic load output of freight transportation and the existing traffic load output without freight transportation produced 148.602 vehicles-km of networking performance output.Keywords : Freight transportation, Distribution pattern, Road performance?Distribusi angkutan barang di Kota Padang dilakukan dengan truk ringan, truk, dan truk berat yang beroperasi pada jam-jam sibuk di pagi dan siang hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola distribusi angkutan barang, kinerja jaringan jalan, dan pengaruh angkutan barang terhadap kinerja jalan. Penelitian ini dibantu oleh Program Transportasi Ramah Guru (TFTP) untuk mengetahui arus lalu lintas, untuk mengevaluasi karakteristik lalu lintas, dan untuk menganalisis solusi alternatif. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai perusahaan swasta yang terdaftar di Departemen Perhubungan untuk mengetahui pola distribusi angkutan barang, dan juga dengan survei volume lalu lintas beberapa jalan untuk mengetahui karakteristik dan komposisi lalu lintas di Kota Padang. Hasil analisis menunjukkan kondisi saat ini kinerja jalan masih 298 km dari panjang jaringan jalan. Kapasitas rata-rata adalah 1258 kendaraan-km dengan 1304 kendaraan-km kinerja jaringan dan kepadatan total dalam sistem adalah 2%. Kombinasi dari kedua hasilnya telah dilakukan 148.889 kendaraan-km dari kinerja jaringan dan 41% dari kepadatan lalu lintas. Solusi untuk mengurangi beban lalu lintas dari kinerja jaringan telah dilakukan dengan menciptakan bypass transportasi barang sehingga output dari beban lalu lintas di TFTP telah menghasilkan 1013 kendaraan-km dari kinerja jaringan. Kombinasi output beban lalu lintas transportasi barang dan output beban lalu lintas yang ada tanpa transportasi barang menghasilkan 148,602 kendaraan-km dari hasil kinerja jaringan.Kata kunci : Transportasi barang, Pola distribusi, Kinerja jalan
PENGARUH MOTIVASI KERJA, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT. PENINDO II TELUK BAYUR PADANG Beno, Jose; Irawan, Dody Nata
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.75 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.218

Abstract

The purpose of this study was to determine and test the effect of work motivation, work discipline and work environment on the performance of the employees of PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. The populations in this study were employees of PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. The sampling technique used is random sampling. The Samples were 100 people. The data used are primary data and the? data analysis using linear regression. Based on the results of the study, it can be concluded that work motivation has a positive and significant effect on the performance of employees of PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Work discipline has a positive and significant effect on the performance of the employees of PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. The work environment has a positive and significant effect on the performance of PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Keywords : Work motivation, Work discipline, Work environment and employee performance?Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Untuk mengetahui dan menguji pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang dan? untuk mengetahui dan menguji pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja? pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Teknik? pengambilan? sampel? menggunakan? metode? accidentals? sampling,? yaitu?? pengambilan? sampel? secara acak semua jumlah populasi mendapat kesempatan yang sama. Sampel diambil sebanyak 100 orang. Data yang digunakan data primer dengan analisis data menggunakan regresi linier. Berdasarkan hasil penelitian dapat simpulkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Disiplin kerja ?berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang. Lingkungan kerja ?berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai PT. Penindo II Teluk Bayur Padang.Kata kunci : Motivasi kerja, disiplin kerja, lingkungan kerja dan kinerja pegawai
PERAN DESIGNATED PERSON ASHORE (DPA) DALAM PENGOPERASIAN KAPAL YANG AMAN SESUAI KETENTUAN NASIONAL DAN INTERNASIONAL Suganjar, Suganjar; Hermawati, Renny
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.201 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.212

Abstract

Safety management in the shipping industry is based on an international regulation. It is International Safety Management Code (ISM-Code) which is a translation of SOLAS ?74 Chapter IX. It stated that the objectives of the Code are to ensure safety at sea, prevention of human injury or loss of life, and avoidance of damage to the environment, in particular, to the marine environment, and to property.it is also requires commitment from top management to implementation on both company and on board. The implementation of the ISM-Code is expected to make the ship?s safety is more secure. The ISM-Code fulfillment refers to 16 elements, there are; General; Safety and Environmental Protection Policy; Company Responsibility and Authority; Designated Person(s); Master Responsibility and Authority; Resources and Personnel; Shipboard Operation; Emergency Preparedness; Report and Analysis of Non-conformities, Accidents and Hazardous Occurrences; Maintenance of the Ship and Equipment; Documentation; Company Verification, Review, and Evaluation;? Certification and Periodical Verification; Interim Certification; Verification; Forms of Certificate. The responsibility and authority of Designated Person Ashore / DPA in a shipping company is regulated in the ISM-Code. So, it is expected that DPA can carry out its role well, than can minimize the level of accidents in each vessels owned/operated by each shipping company.Keywords : ISM Code, Safety management, Designated Person Ashore??Manajemen keselamatan di bidang pelayaran saat ini diimplementasikan dalam suatu peraturan internasional yaitu International Safety Management Code (ISM-Code) yang merupakan penjabaran dari SOLAS 74 Chapter IX-Management for the safe operation of ships. Tujuan dari ISM-Code ?The objectives of the Code are to ensure safety at sea, prevention of human injury or loss of life, and avoidance of damage to the environment, in particular, to the marine environment, and to property? dan ?ISM-Code menghendaki adanya komitmen dari manajemen tingkat puncak sampai pelaksanaan, baik di darat maupun di kapal.? Pemberlakuan ISM-Code tersebut diharapkan akan membuat keselamatan kapal menjadi lebih terjamin. Pemenuhan ISM-Code mengacu kepada 16 elemen yang terdiri dari ; umum; kebijakan keselamatan? dan perlindungan lingkungan; tanggung jawab dan wewenang perusahaan; petugas yang ditunjuk didarat; tanggung jawab dan wewenang nahkoda; sumber daya dan personil; pengopersian kapal; kesiapan menghadapi keadaan darurat; pelaporan dan analisis ketidaksesuaian, kecelakaan dan kejadian berbahaya; pemeliharaan kapal dan perlengkapan;? Dokumentasi; verifikasi, tinjauan ulang, dan evaluasi oleh perusahaan; sertifikasi dan verifikasi berkala; sertifikasi sementara; verifikasi; bentuk sertifikat. Tugas dan tanggungjawab Designated Person Ashore/DPA didalam suatu perusahaan pelayaran, telah diatur di dalam ISM-Code.? Sehingga diharapkan agar DPA dapat melaksanakan peranannya dengan baik, sehingga dapat menekan tingkat kecelakaan di setiap armada kapal yang dimiliki oleh setiap perusahaan pelayaran.Kata kunci : ISM Code, Manajemen keselamatan, Designated Person Ashore
EVALUASI KEGIATAN BELAJAR DAN MENGAJAR BAHASA INGGRIS MARITIM MENGGUNAKAN NEED ANALYSIS APPROACH Fauziningrum, Endah; Nicolas, Ever
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.923 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.219

Abstract

The cadets need to master Maritime English skills to communicate between ship and shore, between crew members, between crew and captain, between crew and passangers. So, the cadets? efficiency in English is highly expected. Therefore, the purpose of this research are to find out the the needs of maritime cadets in English for Specific Purposes class and problem/s faced by Nautical cadets in Maritime English class. Population sampling for this research is Nautical cadets of STIMART "AMNI" Semarang on English for Specific Purpose in Maritime English class. This research uses need analysis approach to interpret the data and using qualitative approach to describe the data. The results of this research are the language abilities that the maritime cadets mostly needed is speaking with 75%. And current problems that faced by cadets toward Maritime English course is cadets find difficulties to master in pronunciation and speaking skill because of their anxiety to make a mistake also lack of time allocation in Maritime English course. Need analysis is important thing in teaching learning process, especially in English for Specific Purposes. By conducting need analysis, the lecturer can get some information about the cadets? need which plays an important role in designing the materials that will be given to the cadets.Keywords?: Need Analysis Approach, teaching and learning, English for Specific Purposes, Maritime EnglishTaruna sangat perlu untuk menguasai keterampilan Bahasa Inggris maritime untuk berkomunikasi antara kapal dan kapal, kapal dan stasiun pantai, antara kru dan kapten antar kru serta antara kru dan penumpang. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan taruna akademi maritim akan English for Specific Purposes di kelas? Bahasa Inggris Maritim. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah taruna Program Studi D3 Nautika STIMART "AMNI" Semarang di kelas English for Specific Purpose Bahasa Inggris Maritim. Penelitian ini menggunakan Need Analysis Approach untuk menginterpretasikan data dan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menjelaskan data. Hasil dari penelitian ini adalah kemampuan bahasa yang paling dibutuhkan oleh taruna akademi maritim yaitu berbicara dengan 75%. Dan masalah yang dihadapi taruna dalam kegiatan belajar dan mengajar di kelas Bahasa Inggris Maritim yaitu menemukan kesulitan untuk menguasai keterampilan pengucapan dan berbicara karena kecemasan untuk membuat kesalahan juga kurangnya alokasi waktu dalam mata kuliah Bahasa Inggris Maritim. Analisis kebutuhan adalah hal yang penting dalam proses belajar mengajar, terutama dalam English for Specific Purposes. Dengan melakukan analisis kebutuhan, dosen dapat memperoleh informasi tentang kebutuhan taruna sehingga merancang materi yang akan diberikan kepada taruna.Kata kunci?: Need Analysis Approach, Pengajaran, Pembelajaran, English for Specific Purposes
ANALISIS KELAIKLAUTAN KAPAL TERHADAP KESELAMATAN PELAYARAN DIKAPAL NIAGA (STUDY KASUS PADA PERUSAHAAN PELAYARAN KAPAL PENUMPANG DI SURABAYA) Mudiyanto, Mudiyanto
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM VOLUME 20, NOMOR 1, SEPTEMBER 2019
Publisher : STIMART "AMNI" Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.675 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v20i1.213

Abstract

The seaworthiness of the ship and crew can be proven by the validity of all certificates owned by the ship and the crews. It is also to support the safety of sea transportation. Theoretically, the objectives of this research are to support the role of ship seaworthiness, as well as increase the literature repository and further research references. The benefits from this research are expected that shipping companies can find out the extent to which seaworthiness is guaranteed when the ship sails. This research is using a quantitative approach by using explanatory research. And the data used are valid and reliable quantitative data. The results of this research are a multiple R value of 0.937. The multiple correlation coefficient indicates that between the ship worthiness analysis variables have a very strong relationship to the shipping safety variable, the coefficient of determination is indicated by the R value of 0.937 meaning that the variables X1 & X2 have a strong relationship to the dependent variable Y. & R Square value, which is equal to 0.878, meaning that the effective contribution made by the variables X1 & X2 to the dependent variable Y is 87.8%.?Keywords: Seaworthiness, Shipping safety?Kelaik-lautan kapal dan awak kapal dapat dibuktikan dengan validnya semua sertifikat-sertifikat yang dimiliki oleh kapal maupun awak kapalnya sehingga mendukung keselamatan transportasi laut. Tujuan Penelitian Secara teoritis, hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung peranan kelaiklautan kapal, serta menambah khasanah kepustakaan dan referensi penelitian lanjutan. Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini yaitu Hasil penelitian ini diharapkan agar perusahaan pelayaran dapat mengetahui sejauh mana kelaiklautan kapal yang terjamin saat kapal berlayar. Dalam penelitian menggunakan pendekatan kuntitatif dengan? menggunakan penelitian eksplanasi. Sedangkan data yang digunakan adalah data kuantitatif, dimana penulis untuk mendapatkan data yang obyektif valid dan reliable menggunakan data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang dikuantitatifkan. Hasil pengolahan data diperoleh nilai R berganda sebesar 0,937 Koefisien korelasi berganda tersebut menunjukkan bahwa antara variable analisis kelaiklautan kapal memiliki hubungan yang? sangat kuat terhadap variabel keselamatan pelayaran, Koefisien determinasi ditunjukkan oleh Nilai R sebesar 0,937 berarti variable X1 & X2 mempunyai tingkat hubungan kuat terhadap variable terikat Y. & nilai R Square, yaitu sebesar 0,878,artinya sumbangan efektif yang diberikan oleh variabel X1 & X2 terhadap variabel terikat Y adalah sebesar 87,8%.Kata kunci: Kelaiklautan, Keselamatan pelayaran

Page 1 of 1 | Total Record : 9